Waktu Posting : 21-05-2014 09:25 | Dibaca : 3036x
Kini asam urat tak hanya ditemukan pada penderita berusia 40 atau 50 tahun, melainkan juga usia produktif. Mitos bahwa asam urat hanay menghampiri orangtua jelas tak lagi relevan. Meningkatnya angka kejadian asam urat pada penderita berusia mulai 20 tahunan menjadi bukti bahwa penyakit ini mulai menghinggapi usia muda.
Angka kejadian asam urat pada generasi muda meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Penyebab utamanya adalah faktor asupan makanan. Gaya hidup dan faktor keturunan juga disebutkan menjadi faktor lain pencetus asam urat yang diderita anak muda. Kebanyakan karena gaya hidup yang tidak sehat, dimanifestasikan dengan memakan makanan yang mengandung kadar purin tinggi. Kadar asam urat yang normal di dalam darah bagi perempuan yaitu 2-6 mg/dl dan laki-laki yaitu 2-7 mg/dl.
Penyakit asam urat yang dalam istilah medis dikenal sebagai gout, merupakan penyakit akibat adanya penumpukan asam urat di dalam tubuh secara berlebihan. Hal itu disebabkan baik karena produksi asam urat yang meningkat, mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar purin berlebih, maupun ginjal yang tidak mampu mengeluarkan zat tersebut secara normal. Akibatnya, kristal asam urat menumpuk di persendian. Obat-obatan, hipertensi, obesitas (kegemukan), diabetes melitus (kencing manis), dan hiperlipidemia juga dapat menyebabkan meningkatnya produksi asam urat.
Baca juga : Obat Herbal Bukan Sekedar Pendamping bagi Penyakit Asma
Beberapa gejala yang dirasakan oleh penderita asam urat, misalnya nyeri atau linu di bagian jari, lutut, bahu, pinggang, leher, dan punggung. Kebanyakan kasus asam urat terjadi di pergelangan kaki dan sendi jari kaki, terutama bagian jempol. Selain itu, juga terjadi pembengkakan di bagian sendi yang meradang dan umumnya berwarna merah. Rasa nyeri bisa datang kembali jika memakan makanan berpurin tinggi. Namun, banyak juga orang yang menganggap bahwa semua pebal linu dan nyeri sendi adalah asam urat, padahal belum tentu. Untuk memastikannya harus melakukan pengecekan.
Banyaknya kejadian asam urat pada anak muda terjadi karena riwayat pernah mengkonsumsi minuman beralkohol secara aktif. Minuman yang mengandung alkohol mengadung kadar purin yang tinggi sehingga bisa memicu terjadinya penyakit ini.
Untuk anak muda, keluhannya terasa jauh lebih sedikit dibandingkan dengan orangtua. Mungkin karena metabolisme yang relatif lebih baik. Namun, hal ini sudah bisa dideteksi dengan medical check up menyeluruh dan rutin. Selain itu obesitas juga menjadi faktor penyebab asam urat lebih mudah menjangkiti orang dengan kadar gula tinggi.
Baca juga : Obat Alamiah Untuk Penyakit Gondok
Anak muda yang rutin berolah raga di pusat kebugaran dan kemudian mengkonsumsi whey protein (tambahan asupan potein) untuk membantu pembentukan oto, juga dipercaya bisa meningkatkan kadar asam urat di dalam darah. Untuk mengantisipasinya, bacalah dengan teliti kadar kandungan purin di dalam suplemen tubuh tersebut.
Untuk mengantisipasi asam urat secara keseluruhan, seseorang dianjurkan untuk mengatur pola makan. Misalnya dengan mengurangii makanan beku, makanan instan, dan makanan lain yang memiliki kadar glukosa tinggi. Tingkat konsumsi air putih sebanyak 8-10 gelas per hari juga penting dilakukan.
Poin dari penyakit asam urat adalah asupan, jadi akan lebih baik kalau makanan kembali lagi ke alami (back to nature) sehingga gizinya lebih seimbang. Bagi anak muda yang sudah terlanjur memiliki asam urat tinggi di dalam darah, sebaiknya melakukan perbaikan pola hidup. Obat-obatan mungkin diperlukan setelah berkonsultasi dengan dokter, namun untuk langkah pencegahan mengkonsumsi secara rutin jus herbal seperti Ultra Mangosteen, Ultra Noni, dan DragonNoni adalah tindakan yang bijaksana. [MS]
20-03-2015 08:20
Seiring dengan meningkatnya jumlah penderita penyakit diabetes, maka meningkat pula kebutuhan akan cara mengobati diabetes. Memang, penyakit diabetes menjadi momok yang sangat menakutkan bagi banyak orang, terutama mereka yang memiliki sejarah kesehatan keluarga dengan penyakit diabetes dan mereka yang tidak menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, banyak orang yang menyepelekan fakta bahwa diabetes bisa menyerang siapapun, tanpa kenal usia maupun jenis kelamin, bahkan jika mereka tidak memiliki riwayat penyakit ini di dalam keluarga mereka. Oleh sebab itu pula, badan kesehatan dunia WHO memberikan nasehat kepada kita masyarakat modern agar benar – benar menjaga pola hidup, termasuk pola makan agar tidak terserang penyakit ini. Baca juga : Mengenal Penyakit Gula, Faktor dan Gejalanya  Namun, ketika penyakit diabetes sudah terlanjur menyerang, tetapi dalam tahap yang masih terbilang aman, maka cara pengobatan diabetes manual masih bisa diterapkan. Pengobatan manual yang dapat diterapkan antara lain dengan: § Menghindari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi Makanan berkabohirdrat tinggi seperti roti putih, nasi dan mie akan dengan mudah meningkatkan kadar gula dalam darah. § Olahraga Penumpukan gula di dalam darah dapat ditekan dengan cara berolahraga secara teratur. Namun, hal itu juga harus dibarengi dengan menghindari makanan yang menjadi pantangan bagi penderita diabetes. Baca juga : Khasiat Jus Mengkudu untuk Mengobati Berbagai Jenis Penyakit § Menggunakan obat – obatan medis maupun herbal Penderita diabetes dihadapkan pada dua pilihan obat, yakni medis dan herbal. Untuk obat – obatan medis, tentunya hanya bisa didapatkan dari rumah sakit atau dokter, namun untuk pengobatan alami atau herbal, penderita dapat memilih sendiri mana yang sekiranya sesuai. Saat ini, metode pengobatan herbal lebih banyak dipilih, terutama oleh penderita diabetes tipe dua. Alasannya, pengobatan herbal tidak menggunakan obat – obatan pabrik yang menggunakan bahan kimia, yang ditakutkan justru akan menimbulkan masalah baru. Beberapa obat herbal yang diklaim mampu mengobati penyakit diabetes tipe dua antara lain daun sirsak, ekstrak kulit manggis, sari mengkudu dan jintan hitam atau habatussauda. Namun, satu hal yang perlu diingat bahwa cara mengobati diabetes secara herbal hanya bisa bekerja efektif bagi penderita diabetes tipe 2 saja, sedangkan bagi penderita diabetes tipe 1 sangat dianjurkan untuk menggunakan pengganti insulin, terutama jika memang organ pankreas sudah benar – benar tidak mampu menghasilkan hormon tersebut.
02-06-2014 23:18
Manfaat buah naga dapat meningkatkan kesehatan tubuh kita. Ada dua buah jenis buah naga yang dapat Anda manfaatkan. Buah yang berasal dari Amerika Serikat ini dikembangkan oleh para petani dalam jua jenis buah naga merah dan putih. Dengan harga jual buah naga yang tinggi, para petani mampu meningkatkan pendapatannya setiap panennya. Nah, ingin tahu kandungan serta manfaat buah naga? Mari kita cari tahu bersama-sama! Kandungan Buah Naga Merah dan Putih Kandungan zat pada buah naga merah dan putih hampir sama. Daging buahnya mengandung protein, karbohidrat, zat besi, serat, betakaroten,fosfor, kalium, dan Vitamin B1 dan B12. Selain kandungan zat tersebut, buah naga juga mengandung kalsium, niasin dan provitamin A yang memiliki banyak fungsi. Baca juga : Manfaat Jus Sirsak untuk Kesehatan dan Kecantikan Tubuh Kandungan serat alami dan gula sederhana yang tinggi sangat cocok dikonsumsi bagi orang yang menderita diabetes. Selain itu, kandungan air dan lemaknya juga mampu memberikan rasa kenyang yang awet dan cocok untuk program diet. Oleh karena itu, tidak salah jika Anda meningkatkan konsumsi buah naga setiap harinya. Nah, untuk mengetahui manfaat buah naga, mari kita lanjutkan artikel ini. Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan · Kandungan vitamin C dan antioksidannya mampu meningkatkan sistemkekebalan tubuh kita. Dengan kinerja vitamin C dan antioksidan sebagai penangkal radikal bebas inilah kita tidak akan mudah terserang berbagai macam penyakit. Jadi, buah ini sangat cocok dikonsumsi saat musim pancaroba yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia akan serangan berbagai macam penyakit. · Buah naga juga mengandung zat anti kanker yang sangat bermanfaat untuk menghindarkan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh kita. Jika Anda memiliki saudara atau garis keturunan yang memiliki riwayat mengidap kanker, ada baiknya jika Anda mengkonsumsi buah naga ini sebagai cara pencegahan dini. · Dengan mengkonsumsi buah naga, Anda dapat mengatasi masalah kurangnya nafsu makan pada anak atau diri Anda sendiri. Zat peningkat nafsu makan yang terkandung dalam buah ini mampu menyelesaikan masalah kurangnya gizi pada Anda. Baca juga : Tips Mendapatkan Tubuh Proporsional dengan Diet Golongan Darah · Kandungan serat dan lemak nabati ini sangat cocok untuk orang yang bermasalah dengan berat badannya atau obesitas. Obesitas dapat mengakibatkan masalah diabetes melitu dan kolesterol tinggi. Dengan mengkonsumsi buah naga ini, Anda mampu mengurangi masalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penyakit kolesterol tinggi dan diabetes ini. · Untuk meningkatkan kesehatan dan kecantikan kulit, buah naga sangat bermanfaat meningkatkan elastisitas kulit tubuh Anda. Kandungan vitaminnya mampu memperbaiki kerusakan sel kulit yang akan terlihat kusam dan tidak sehat. Selain itu, pemanfaatan buah naga ini mampu menghindarkan dari penuaan dini. Nah, ambilah manfaat buah naga yang lengkap ini sekarang juga!
29-05-2014 09:50
Assalamualaikum :) Mba dr lely ,,, hihi maaf lagi pen nyobain konsul via web :p Mba memang nya kalau di bawah usia 6 bln ( yg seharusnya hanya mengkonsumsi asi ), trus diberikan asupan makanan selain asi dan bahkan makanan orang dewasa, apakah akan menyebabkan penyakit2 lambung dan semacamnya pada usia dewasa? Kok banyak yg bilang gt ya ... atau cuma mitos? hehe Jazakillah mba dr lely. Wassalamualaikum warahmatullah