7 Cara Ampuh Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Additional Image

Waktu Posting : 23-05-2016 04:57 | Dibaca : 2158x

Sebelumnya Anda terkena penyakit, sebaiknya kita lakukan berbagai usaha untuk mencegahnya. Tahukah Anda bila orang dewasa itu umumnya diserang flu atau pilek tiga kali dalam setahun? Masing-masing penyakit flu itu biasanya berjalan hingga 1 minggu atau dua minggu. Penyakit flu bisa pula demikian parah yang baru dapat sehat selama sebulan atau lebih. 

Nah, agar tidak mudah sakit dan sistim kekebalan badan selalu terpelihara ada berbagai langkah yang bisa kita dikerjakan. Berikut ini tujuh langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat perlindungan sistim kekebalan badan kita : 

1. Meditasi 
Fikiran kita bisa kurangi kemungkinan kita diserang flu sebesar 40-50 persen, menurut penelitian dari Kampus Wisconsin - Madison pada 2012 lalu 55 orang yang menjalani teknik menentramkan fikiran bisa mempunyai 13 type penyakit lebih sedikit dan 51 hari bebas penyakit makin banyak daripada berbagai orang dari grup kontrol sepanjang musim pilek dan flu berjalan. Ini karena meditasi bisa kurangi efek fisik yang karena oleh stres yang dapat melemahkan system kekebalan badan. 
 
Baca juga : Inilah Resiko Kesehatan untuk Pekerja Shift Malam  

2. Konsumsi Lebih Banyak Bawang Putih 
Alisin, kandungan yang ada di dalam bawang putih bisa melawan virus. Karenanya makanlah dua siung bawang putih sehari-harinya supaya bisa membantu kita agar tak gampang terkena penyakit. 

3. Olahraga Sedikitnya 5 Hari Satu minggu 
Berolahraga 30 hingga 60 menit sehari bisa membuat lancar aliran darah sampai berbagai sel imun dapat tersalurkan ke semua segi badan. Dan demikian direferensikan untuk menggerakkan olah-raga lima hari sepanjang 1 minggu. 

4. Bersihkan dan Keringkan Tangan 
Sering-seringlah bersihkan tangan Anda, terlebih waktu barusan menyentuh satu hal yang dicurigai mempunyai kandungan bakteri atau kuman. Tetapi yakinkan pula Anda mengeringkan tangan Anda setelah mencucinya. Kenapa? Karena bakteri tetap masih bisa menempel di tangan yang masih tetap basah. Jangan sampai lupa pula selalu untuk ganti handuk yang basah dengan handuk kering sekerap mungkin saja. 

5. Tidur yang Cukup 
System imun kita butuh istirahat untuk tetaplah sehat. Dalam satu penelitian yang ditangani di Carnegie Mellon University, walaupun berbagai orang berkata bila mereka merasa fresh setelah tidur kurang dari tujuh jam/hari, tetapi mereka memiliki kemungkinan tiga kali lipat makin besar diserang flu di banding berbagai orang yang bisa tidur sedikitnya delapan jam setiap harinya. 
 
Baca juga : 4 Jenis Olahraga Ini Baik untuk Penderita Asma  

6. Kurangi Konsumsi Makanan Manis 
Dalam satu penelitian di Kampus Loma Linda, berbagai orang yang konsumsi 6 sdm gula (baik dari jus jeruk, madu, atau minuman manis yang lain), berbagai sel darah putih yang bisa menahan infeksi kehilangan kemampuannya untuk membunuh bakteri dan virus. System imun kita akan alami penurunan sepanjang kian lebih satu jam setelah kita makan atau minum yang manis-manis. 

7. Minum Air Putih yang Cukup 
kepala petugas medis dari Bastyr Center yakni Jamey Wallace, MD, Alami Health di Seattle mengemukakan kalau mencukupi kepentingan cairan badan dengan baik bisa hindari kita diserang dari infeksi. Jamey Wallace mengemukakan bila selaput lendir serta pula berbagai sel imun di sekresi kita bertugas untuk melawan virus penyakit flu, dan peranannya bakal tak jalan baik apabila kita dehidrasi. 

Tak cuma beberapa tips di atas, kita pun perlu mengonsumsi cukup buah dan sayuran, terlebih yang mempunyai kandungan vitamin C. Sebelumnya terkena penyakit, baiknya kita lakukan berbagai upaya mencegah yang tentu lebih gampang dan murah. Maka dari itu segera cegah dengan Ultra Noni, Ultra Mangosteen atau pun Dragon Noni.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Gejala dan Pengobatan Secara Herbal untuk Penyakit Rematik

01-05-2014 21:09

Gejala dan Pengobatan Secara Herbal untuk Penyakit Rematik  - Di Indonesia, penyakit rematik bukanlah suatu penyakit yang baru saja dikenal. Banyak sekali mereka terutama yang berusia setengah baya hingga lanjut usia menderita penyakit ini. Banyak yang mengatakan jika rematik disebabkan karena sering tiduran di lantai yang dingin tanpa alas atau juga Karena selalu mandi dengan air dingin. Benarkah begitu adanya? Penyakit rematik adalah penyakit yang menyerang dan memberi rasa linu pada persendian dan tulang-tulang Anda. Biasanya merasa sakit pada bagian kaki, betis , paha dll. Saat ini tidak hanya mereka yang berusia lanjut yang menderita rematik bahkan banyak juga kaum yang masih muda belia dan produktif sudah mengidap rematik. Sebenarnya ada beberapa jenis penyakit rematik yang dikenal di dunia kedokteran hanya saja karena ciri nya yang sering disalah artikan sebagai asam urat atau nyeri sendi biasa maka seringkali tidak segera ditangani. Jenis rematik yang berbahaya adalah arthistis rematoid. Baca juga : Pengobatan Alami Untuk Sakit Gigi  Ketika penyakit rematik atau sejak gejala tidak segera diobati maka rasa nyeri pada persendian yang timbul akan semakin hebat. Berikut akan kami berikan beberapa gejala utama saat Anda terserang penyakit rematik. Ketika mengalami beberapa gejala atau semua gejala di bawah ini harap segera langsung memeriksakan diri ke dokter karena rematik bukan penyakit yang bisa dianggap remeh. Gejala pertama adalah ketika Anda mengalami cidera pada bagian tubuh Anda coba pastikan apa itu hanya terkilir biasa atau karena radang yang memang salah satu penyebab rematik. Gejala yang kedua adalah seringnya kita mengalami mati rasa pada bagian tubuh atau kesemutan. Jika rasa itu sering timbul segera kompres bagian tubuh yang terkena. Gejala berikutnya adalah kekeringan pada mulut, mata kulit dan juga tenggorokan yang disebabkan karena adanya radang. Gejala yang keempat adalah timbulnya rasa pegal-pegal pada bagian persendian Anda. Jika rasa nyeri timbul bersamaan pada kaki, siku, lengan dan lebih dari seminggu maka segera lah ke dokter. Jika Anda mengalami kekakuan persendian setiap pagi hari setelah Anda terbangun dan lama sekali baru kembali pulih maka itu adalah gejala rematik. Jika rematik telah parah maka akan timbul benjolan dan juga mati sendi. Dari beberapa gejala rematik diatas Anda bisa memastikan jika rematik bukan penyakit yang menyenangkan. Segera ke dokter dan berobat. Jika Anda ingin melakukan pengobatan dengan ramuan herbal maka daun buah sirsak terkenal ampuh dalam mengatasi rematik. Bagaimana cara mengolahnya? Daun buah sirsak bisa Anda potong kecil-kecil setelah dicuci lalu dijemur hingga kering dan rebus lalu airnya diminum seperti teh. Bisa Anda tambahkan gula batu sedikit untuk menghindari rasa getir. Jika Anda tidak suka harus memotong dan menjemur maka bisa langsung Anda cuci lalu rebus airnya. Minum setiap hari sebanyak 3x sehari. Ramuan herbal yang kedua adalah kulit buah manggis. Buah manggis terkenal sebagai queen of fruit yang akan sangat manjur mengobati berbagai macam penyakit bahkan kanker. Selain rasanya yang manis segar ternyata kulitnya juga sangat berkhasiat dalam membasmi penyakit kronis. Rematik adalah salah satu penyakit yang bisa disembuhkan dengan kulit buah manggis. Cara mengolahnya cukup mudah. Anda bisa mencuci kulit buah manggis lalu di ambil bagian dalam yang berwarna pink dan jemur hingga kering lalu rebus dan minum airnya saja. Ambil bagian pink kulit manggis lalu di blender hingga halus dan ambil air tanpa ampasnya. Ramuan ini Anda minum satu gelas sebanyak 3x sehari setelah makan. Agar penyerapan ke dalam tubuh lebih maksimal. Jika Anda tidak begitu suka dengan rasa sepat dan getir bisa Anda tambahkan madu secukupnya. Baca juga : Jangan Biarkan Asam Urat Menjerat Anda Konsumsi ramuan herbal dikenal dengan tanpa efek samping tetapi untuk kulit manggis biasanya Anda akan merasa mual selama beberapa kali konsumsi dikarenakan tubuh perlu penyesuaian saja. Selain itu hindari melakukan aktivitas yang sekiranya memacu rematik Anda untuk menjadi lebih parah semisal selalu mandi dengan air dingin di malam hari atau sering keluar malam tanpa penghangat. Memang disaat Anda sudah memutuskan akan menggunakan pengobatan herbal atau alami proses nya tidak bisa instant. Tetapi biasanya kulit manggis dan daun sirsak sudah menunjukkan hasil sejak sebulan pemakaian. Anda bisa bandingkan kesegaran tubuh Anda sebelum dan sesudah pemakaian pasti akan sangat berbeda sekali. saat ini memang sudah banyak tersedia ramuan yang di ekstrak dari manggis dan daun sirsak lalu dijual dalam bentuk kapsul hanya saja perhatikan apakah produk tersebut mengandung bahan pengawet. Jelas obat yang bebas pengawet adalah yang paling baik yang tidak akan menyebabkan efek samping yang berarti. Setelah satu bulan atau lebih pemakaian Anda bisa berkonsultasi kembali dengan dokter rematik Anda. Apakah peradangan yang dulu terjadi pada sendi masih dengan kondisi yang sama atau sudah mengalami perubahan yang berarti. Selain murah, obat rematik secara herbal juga sangat aman. Selama ampas dari jamu-jamuan yang Anda konsumsi tidak ikut terminum maka tidak akan menyebabkan fungsi ginjal dan hati Anda rusak. Imbangi dengan perbanyak minum air putih yang cukup. Selain kedua bahan diatas, teripang juga bisa menjadi pilihan obat yang manjur hanya saja mungkin mendapatkannya dan pengolahannya tidak semudah ketika Anda mencari manggis dan daun buah sirsak. Tetapi untuk saran, konsumsi satu persatu jangan langsung di campur-campur agar khasiatnya mudah terlihat dan kinerja nya maksimal.  

Featured Image
Penyebab Sariawan

09-07-2016 14:06

Sariawan ternyata bukan sesuatu yang terjadi secara kebetulan, pasti ada hal-hal yang menjadi penyebabnya misalnya : Sariawan bisa terjadi karena kekurangan nutrisi seperti Vitamin B 12, Vitamin C bisa menyebabkan sariawan dan zat besi. Secara umum sariawan juga dapat terjadi karena mulut yang tergigit bisa saja pada saat anda makan ataupun saat anda ngobrol. Atau bisa juga karena anda makan sambil ngobrol. Baca juga : Tips Mengatasi Flu atau Pilek Secara Alami Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang panas / pedas misalnya makan keripik yang pedas, sayuran yang pedas, gorengan, sambal dsb. Selain itu, sariawan juga dapat disebabkan oleh penggunaan suatu produk kesehatan yang tidak cocok dengan kita, misalnya menggunakan pasta gigi yang tidak cocok atau mengkonsumsi suatu obat-obatan yang memang tidak cocok dengan mulut kita. Sariawan juga dapat disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga, misalnya jarang gosok gigi,jarang minum dsb. Apalagi selalu lupa membersihkan mulut ketika anda hendak akan tidur. Atau bisa jadi, penyebab sariawan anda adalah karena keadaan suhu disekitar anda atau ditempat anda tinggal sekarang. Baca juga : Cantik Dengan Kopi  Untuk mengetahui lebih detail tentang apa yang menjadi penyebab sariawan yang anda rasakan saat ini, anda bisa mengingat kembali hal apa saja yang anda lakukan seminggu yang lalu / pada hari-hari sebelumnya. Setelah penyebabnya ditemukan, sekarang kita lanjut ke langkah selanjutnya.

Featured Image
Jauhi Gaya Busana Tidak Sehat

06-06-2014 15:18

Ingin gaya jadi tersiksa. Menurut beberapa pakar, beragam gaya berpakaian ini dapat lho buat penggunanya sengsara. Anda pasti tidak mau merasakannya. Karenanya, janganlah asal turut mode. Tetapkan gaya Anda sendiri yang bikin Anda nyaman seharian. * Celana ketat vs masalah pencernaan Baju ketat, umpamanya skinny jeans yang menghimpit area perut, dapat membuat persoalan, terlebih waktu si pemakai banyak makan. Selain itu baju yang menghimpit perut bisa menyebabkan berbaliknya asam lambung ke kerongkongan bawah serta terjadi rasa seperti terbakar. Menurut Dr. Kaufman, 37 % dari masalah reflux itu berlangsung pada golongan muda umur 20-30 tahunan.   Baca juga : Hilangkan Lelah dan Stres Dengan Aroma Terapi Baju ketat, seperti korset, blus, atau ikat pinggang yang mengikat perut dapat juga menghadirkan dampak yang sama. Bila Anda menghadiri acara makan malam serta berdandan rapi dengan memakai korset dibalik gaun malam, disarankan untuk makan sedikit saja. Juga Sedikit saja mengambil menu berlemak untuk kurangi resiko refluks. Atau longgarkan baju yang menghimpit perut, sesudah makan. * Korset vs nyeri saraf Baju dalam untuk “menyulap” wujud badan jadi indah ini dirancang untuk menutupi perut yang kendur serta gendut, dan paha yang tidak ramping lagi. Baju yang ketat mengikat area perut bawah serta paha atas ini bisa mengakibatkan meralgia paresthetica. Ini ialah iritasi saraf dibagian depan serta luar area paha. Ciri-ciri iritasi ini diantaranya nyeri, rasa seperti terbakar, sensasi seperti kesemutan, serta benar-benar peka pada sentuhan di area paha. * Dasi ketat vs aliran Suatu studi yang dipublikasikan dalam jurnal Stroke Research and Treatment, pada 2011 mendapatkan bahwasanya pemakaian dasi dengan cara ketat bisa mengakibatkan pergantian reaksivitas pada serebrovaskular. Hal semacam ini terkait dengan kekuatan arteri di otak untuk melebar, serta mungkin semacam pemberi tanda stroke.   Baca juga : Tips Agar Anak Mau Menyantap Beragam Makanan Sehat Beberapa penulis laporan studi itu menyampaikan teori bahwasanya pergantian reaksivitas tersebut tak cukup untuk merubah resiko stroke pada orang dewasa yang sehat, namun dapat jadi aspek resiko yang perlu diwaspadai pada orang dewasa yang telah mempunyai aspek-faktor resiko stroke yang lain. * Kain vs reaksi alergi Sebagian tipe bahan baju dapat mengakibatkan iritasi serta reaksi alergi. Wool umpamanya, dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang spesifik, berbentuk dermatitis kontak. Dermatitis kontak ditandai munculnya ruam yang gatal, juga dapat nampak tonjolan serta jadi kritis. Orang yang mempunyai masalah alergi, kulitnya peka atau sempat terkena eksim, berisiko tinggi alami iritasi oleh bahan ini. * Bahan sintetis vs infeksi Pewarna baju dari zat kimia seringkali menyebabkan alergi berbentuk ruam di kulit. Warna biru serta jingga yang paling kerap menyebabkan alergi. Bahan elastis pada kaus kaki, celana dalam, serta bra dapat juga mengakibatkan ruam serta gatal-gatal. Bila Anda alami reaksi tersebut, disarankan senantiasa membersihkan baju baru sebelum saat mengenakannya. Bahan sintetis seperti nilon serta lycra dapat juga mengakibatkan persoalan. Ke-2 materi ini bikin keadaan terus lembab serta panas, hingga jamur pemicu infeksi gampang berkembang biak.

...