Waktu Posting : 22-05-2016 02:06 | Dibaca : 2403x
10-07-2018 22:51
Sebum merupakan kelenjar lemak alami dari tubuh kita yang membuat kelembaban kulit tetap terjaga. Akibat rendahnya tingkat minyak, kulit kering terlihat kusam, pecah-pecah, tingkat kelembaban rendah, dan terasa kencang. Namun jika ternyata anda pemilik kulit kering, tidak perlu khawatir. Karena ada beberapa cara perawatan kulit kering agar cantik. Permukaan kulit yang terasa dan terlihat kasar adalah gejala kulit kering yang sering muncul. Selain itu, pemilik kulit kering sering mendapati permukaan kulit mereka terasa kencang atau kaku saat mandi, setelah mandi, atau saat berenang. Bahkan kemerahan dan rasa gatal juga biasanya muncul. Berikut dijelaskan cara ampuh perawatan kulit kering yang alami. Perawatan kulit kering secara alami Gunakan sabun pelembap Penyebab kulit kering memang sangat bervariasi. Salah satu yang paling sering menyebabkan seseorang mengalami gangguan ini adalah sabun yang kurang cocok. Terutama jika sabun badan digunakan untuk muka. Mulai sekarang pastikan menggunakan sabun pelembap untuk menjaga kesegaran kulit. Apalagi khusus untuk sabun wajah, sebaiknya pilih yang mengandung pelembap yang tinggi. Pakai pelembap setelah mandi Ketika cuaca berubah-ubah seperti sekarang ini, penggunaan pelembap kulit setelah mandi akan membantu mengatasi kulit kering sepanjang hari. Ada banyak sekali produk pelembap kulit yang dijual di pasaran. Masing-masing merek tentu memiliki keunggulan tersendiri. Apapun pilihanmu, pastikan pelembap tersebut mengandung banyak nutrisi untuk kulit. Madu Kelembaban kulit kering bisa dikembalikan dengan menggunakan madu. Madu juga dapat mengatasi siku yang kasar, dan bibir & tumit yang kering. Tidak Mandi Terlalu Lama Mandi terlalu lama dapat menyebabkan kulit semakin kering, jadi jangan biasakan menghabiskan banyak waktu di kamar mandi. Waktu mandi terlama adalah 15 menit. Selain itu, tidak perlu menggosok badan dengan kuat hingga badan terasa benar-benar bersih, karena itu hanya akan menghilangkan minyak alami pelembab kulit. Hindari Mandi Air Panas Setelah beraktivitas seharian penuh, memang mandi air panas terasa menyegarkan. Namun ternyata, mandi air panas justru tidak baik untuk kulit, karena menyebabkan kulit kehilangan kelembaban dan kering, yang kemudian bisa menimbulkan gatal-gatal, ruam, dan infeksi. Jadi, sebaiknya anda menggantinya dengan air hangat. Mengatasi kulit kering sebenarnya cukup sederhana, namun juga perlu konsistensi. Hanya dengan mengubah beberapa kebiasaan hidup seperti yang sudah dijelaskan di atas tentang perawatan kulit kering, kebanyakan kulit kering bisa teratasi.
20-01-2016 18:21
Adakah cara yang tepat untuk mengurangi mata minus? Jawabnnya tentu saja ada. Mata minus dapat dikurangi dan bahkan dapat disembuhkan. Namun untuk mengurangi serta menyembuhkannya sendiri memang dibutuhkan beberapa tahapan langkah yang cukup panjang. Sebelum menjelaskan hal tersbeut, sebaiknya Anda pahami dulu mengenai mata minus itu sendiri serta beberapa hal yang menimbulkan keberadaannya. Mata minus seringkali terjadi akibat dari lengkungan kornea di bagian mata yang lebih cenderung memiliki ukuran pendek jika dibandingkan dengan sumbu bola mata yang tentunya lebih panjang. kedua hal tersebut seringkali dikatakan bermula dari gen atau turunan yang diwariskan oleh kedua orang tuanya. Namun selain gen, ternyata ada juga beberapa bentuk hal lainnya yang berperan aktif dalam menimbulkan mata minus tersebut. Hal ini berkaitan dengan berbagai macam bentuk aktifitas yang dilakukan oleh penderitanya itu sendiri. Ingin tau apa saja aktifitas penyebab mata minus terseut? Simaklah penjelasannya berikut ini : Baca juga : Jual Buku & Ebook Panduan Merawat dan Terapi Penderita Stroke Minimnya asupan makanan sehat Pola makan sehat dikenal dengan istilah 4 sehat 5 sempurna. Untuk mengkonsumsi makanan tersebut, Anda dapat melakukan kombinasi diantara karbohidrat, sayuran dan juga buah-buahan. Jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi salah satu bagiannya saja, utamanya karbohidrat, maka ketajaman mata yang Anda miliki pun akan berkurang karena tidak dilengkapi dengan jenis makanan sehat lainnya. Melakukan kebiasaan buruk Ada beberapa jenis aktifitas yang termasuk dalam kategori kebiasaan buruk, terutama bagi kesehatan mata. Kebiasaan tersebut seperti halnya membaca ditempat yang redup, kemudian membaca dengan posisi tiduran atau bahkan melakukan kegiatan membaca dengan jarak yang terlalu dekat. Kebiasaan seperti ini sangat memudahkan mata Anda mejadi cepat lelah, sehingga ia tidak dapat berfungsi dengan lebih optimal, yang pada akhirnya mewajibkan Anda untuk mengurangi mata minus dengan melakukan pengobatan atau bahkan perawatan khusus. Terlalu sering berada di depan layar Penyebab lainnya yang juga dapat membuat mata Anda menjadi tidak sehat atau minus adalah kebiasaan menatap layar dalam jangka waktu yang lama, misalkan menonton televisi atau bahkan menatap layar komputer. Kedua jenis layar tersebut, utamanya komputer dikenal dengan tingkat radiasi yang tinggi. Karena itulah ia dapat menyebabkan mata minus dengan mudah pada penderitanya. Demikianlah 3 bentuk penyebab utama yang seringkali menimbulkan terjadinya mata minus pada penderita. Karena itulah sebaiknya Anda hindari ketiga hal tersebut, dan pastikan untuk menjaga kebersihan dari mata Anda dengan lebih teliti. Namun bagi Anda yang sudah mengalami mata minus, tentunya dibutuhkan cara untuk mengurangi mata minus tersebut, sehingga ia dapat kembali dengan normal. Cara untuk menguranginya itu dapat Anda lakukan dengan menggunakan 8 tips sehat di bagian bawah ini : 1. Menjaga kebersihan dari mata Hal pertama dan yang paling penting untuk merawat kesehatan mata Anda agar ia tetap berada dalam keadaan yang baik adalah dengan menjaga kebersihannya.karena itulah sebaiknya Anda biasakan untuk membersihkan bagian bola mata Anda, selain itu gunakan lah alat pelindung mata ketika Anda tengah melakukan aktifitas di luar ruangan. Karena lingkungan yang kotor, seperti halnya jalanan dapat menyimpan berbagai macam kotoran masuk ke dalam bagian mata Anda hingga mengakibatkan adanya mata minus. 2. Terapi Lilin untuk mengeluarkan air mata Terapi lilin adaah cara tradisional yang seringkali dilakukan untuk mengurangi tingkat keminusan dalam mata. Terapi ini pun dapat Anda lakukan dengan sederhana, cukup nyalakan lilin di depan Anda, dan mulailah untuk menatap lilin tersebut tanpa berkedip, hingga air mata pun mulai bercucuran. Semakin banyak air mata yang Anda keluarkan, maka semakin baik pula hasil yang bisa Anda dapatkan dari terapi yang satu ini. Hal ini berkaitan dengan lilin yang berfungsi dalam menguatkan akomodasi dari daya mata yang Anda miliki. 3. Istirahat dari depan layar Jika Anda adalah orang yang sering bekerja di depan layar atau bahkan hobi menonton televisi, maka sebaiknya pastikan untuk melakukan istirahat dari mata sebanyak 30 menit 1 kali. Istirahat yang Anda lakukan untuk mata juga tidak membutuhkan waktu yang lama, cukup lakukan selama 3 hingga 5 menit saja. Selain itu pastikanlah selama melakukan istirahat terseut untuk melakukan kegiatan senam mata atau bahkan melihat pemandangan lainnya yang lebih jauh dan juga berwarna hijau, sehingga mata akan kembali menjado lebih segar. 4. Terapi alami daun sirih Sebuah terapi alami dengan menggunakan bahan dari daun sirih dikenal sebagai metode yang paling manjur dalam mengembalikan keadaan mata minus menjadi lebih normal kembali. Cara untuk melakukan terapi ini pun cukup sederhana, yaitu dengan mengambil dua bagian dari daun sirih yang dapat menutupi bagian dari kelopak mata Anda. Namun sebelumnya pastikanlah untuk membersihkan daun sirih tersebut lebih dahulu, dan terapkan pada kelopak mata Anda sebelum Anda tertidur. Cara yang satu ini sangat mudah, murah dan bahkan bermanfaat dalam menjaga kesehatan utamanya mengurangi mata minus yang tengah Anda derita. 5. Penggunaan layar anti radiasi Pada bagian di atas sudah dijelaskan cara untuk menghindari mata minus dengan melakukan istirahat setelah melakukan aktifitas di depan layar komputer atau bahkan televisi. Namun untuk cara yang jauh lebih aman selanjutnya. Anda juga dapat menggunakan layar anti radiasi sebagai bentuk perlindungan dari cahaya radiasi yang dikeluarkan oleh layar komputer atau bahkan televisi pada bagian mata Anda. 6. Menatap dan mengikuti arah pergerakan benda Ketika Anda berada di ruangan terbuka dan tentunya berada di lingkungan yang penuh pergerakan, seperti halnya di jalan raya, maka biasakanlah untuk memperhatikan benda-benda yang bergerak disekeliling Anda, baik itu orang yang tengah berjalan, laju kendaraan dari satu titik tertentu menuju titik lainnya atau bahkan burung yang tengah terbang bebas di langit. Ketika menatap benda bergerak tersebut, pastikanlah agar leher dan kepala Anda tidak bergerak namun ikuti gerakan dari objek tersebut dengan menggunakan gerakan mata. Sehingga mata Anda pun akan terasa jauh lebih rileks. Baca juga : 10 Cara Atasi Sakit Kepala Sebelah Atau Migrain Dengan Tepat 7. Senam mata Senam mata adalah aktifitas ringan yang bisa Anda lakukan untuk melatih otot mata dalam memperhatikan fokus dari objek tertentu. Senam mata ini dapat dilakukan di mana pun Anda berada, dan caranya cukup dengan mengedipkan bagian mata selama beberapa saat saja. Selain itu lakukan pula gerakan menatap dari satu fokus tertentu menuju fokus lainnya secara bergantian. Kemudian Anda juga dapat menatap benda yang memang lokasinya berada cukup jauh dari lokasi Anda dalam beberapa saat. 8. Melepaskan kaca mata Ketika Anda tengah bersantai atau bahkan dapat melakukan pekerjaan tanpa menggunakan kaca mata, maka sebaiknya lepaskanlah kaca mata yang Anda gunakan tersebut untuk sementara. Hal ini tentunya sangat berguna untuk mengurangi tingkat ketergantungan mata terhadap kacamata. Dengan melakukan hal yang satu ini, maka mata Anda pun akan lebih terlatih untuk banyak bergerak, sehingga bagian dari otot-otot yang dimilikinya akan lebih banyak berakomodasi dan menjadi fleksibel. Karena itulah cara ini dapat Anda lakukan untuk mengurangi mata minus yang Anda miliki dengan mudah.
24-03-2015 11:43
Penyakit diabetes melitus dapat membuat seseorang merasa dibatasi, sebab ia harus waspada dengan apa saja yang ia konsumsi agar kadar gula dalam darah tetap terkontrol. Kondisi seperti ini bisa sangat sulit, apalagi banyak sekali godaan yang muncul seperti hidangan santapan lezat dan manis di depan mata yang menjadi pantangan baginya. Beberapa jenis makanan tersebut di antaranya mie, pasta, nasi, roti putih, kentang, kafein, gorengan dan minuman bersoda. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh penderita penyakit gula agar tetap bisa menjalani hidupnya dengan normal? Baca juga : Berbagai Gejala Diabetes Melitus Tipe 2 Gaya hidup sehat adalah kunci utama menjaga kadar gula darah seimbang dan terkontrol pada penderita diabetes melitus. Langkah tersebut meliputi olahraga rutin dan pola makan teratur serta tepat. Cara tersebut telah berhasil membuat banyak penderita penyakit gula atau kencing manis bertahan dengan kehidupan yang sehat dan normal, bahkan tanpa tergantung dengan obat-obatan. Yang terpenting adalah fokus penuh pada kada gula darah yang terkontrol. Jalankan diet khusus penderita diabetes yang mengacu pada pilihan makanan yang tepat. Untuk memudahkan langkah tersebut, Anda dapat mengikuti tips berikut ini: § Konsumsi makanan berserat tinggi dan karbohidrat kompleks dimana sistem pencernaan akan lebih mudah mengurainya sehingga membantu menjaga kadar glukosa. Anda dapat mengkomsumsi nasi merah, gandum, sereal, sayuran dan buah-buahan. Baca juga : Cara Menyembuhkan Diabetes yang Ampuh § Cermat memilih yang manis, secukupnya saja dan tidak berlebihan. Kurangi porsi karbohidrat saat Anda akan makan sesuatu yang manis setelahnya. § Bijak memilih lemak. Pilih lemak tak jenuh yang dapat diperoleh dari tumbuhan dan ikan. § Jalani pola makan teratur dan buat catatan harian. Aturan yang dianjurkan, termasuk dalam upaya penurunan berat badan pada penderita penyakit gula adalah 3 kali makan utama dan 2 kali makan ringan dalam sehari. Tentunya, atur porsi secukupnya serta buat catatan harian yang bertujuan untuk merekap asupan makanan dan membantu proses evaluasi pada diet yang dijalankan. Resiko komplikasi fungsi organ setelah divonis menderita penyakit gula memang menjadi momok bagi semua orang. Akan tetapi, kemungkinan tersebut dapat dihindari atau diperkecil dengan pola hidup sehat termasuk olahraga dan diet yang tepat untuk penderita diabetes melitus.