Inilah Resiko Kesehatan Untuk Pekerja Shift Malam

Additional Image

Waktu Posting : 22-05-2016 02:06 | Dibaca : 2287x

Seperti yang kita tahu, pekerja shift malam mempunyai jam kerja yang tidak sama dengan jam kerja sebagian besar orang biasanya. Pekerjaan yang termasuk juga kelompok shift malam diantaranya : perawat, dokter, pilot, petugas keamanan, 

Apakah bekerja pada waktu kerja yang tidak sama dari umumnya orang mempunyai resiko yang lebih tinggi ? Pada intinya, bila kita terbangun bahkan juga bekerja di luar jam yang lumrah, ritme bilogis pada badan kita pasti bakal terganggu. Pekerjaan shift mengganggu Ritme Sirkadian (Circadian Rhythm) kita, yakni jam didalam badan yang terpaku pada terang serta gelap. Lantaran ritme sirkadian pula merubah fungsi badan, jadi bila ritme ini kacau, keseimbangan badan juga jadi kacau. 
 
Baca juga : Cara Mencegah Cedera Gigi dan Mulut 

Efek Periode Pendek 
Efek periode pendek dalam soal ini tidak terus-terusan mesti dihadapi oleh pekerja shift malam. Kita sendiri dapat merasakannya, misalnya, tidur sampai larut malam kerjakan suatu hal, menanti pasangan yang tengah bersalin, dan lain-lain. Kecuali dari kelelahan yang riil dirasa, dampak lain yang dapat terkena diantaranya : 
  • Mual, mulas, diare, sembelit atau nyeri ulu hati 
  • Resiko cedera atau kecelakaan 
  • Insomnia 

Efek kesehatan periode panjang 
Efek periode panjang dari bekerja shift malam lebih susah diukur. Namun kaum peneliti temukan jalinan yang mengagetkan pada kaum pekerja shift malam dengan meningkatnya resiko terkena penyakit : 

  • Penyakit Kardiovaskuler. Sepanjang berpuluh-puluh th., kaum peneliti sudah sukses tunjukkan jalinan pada bekerja shift malam dengan resiko serangan jantung serta penyakit jantung. Diindikasikan resiko bakal bertambah bersamaan dengan semakin lamanya seorang bekerja shift malam. 
  • Diabetes serta Sindrom Metabolisme. Berbagai studi temukan kalau bekerja shift mungkin saja jadi resiko terjangkit Diabetes. Satu diantara studi di Jepang temukan kalau pekerja shift, terlebih yang berdurasi 16 jam, mempunyai resiko 50% lebih tinggi terserang diabetes dari pada pekerja dengan jam kerja umum. 
  • Obesitas. Ada berbagai keterikatan pada obesitas serta bekerja shift. Mungkin saja karena pola makan jelek dan kurang berolahraga. Keseimbangan hormon pula dapat jadi pemicunya. Hormon Leptin, yang bertindak utama dalam mengatur nafsu makan serta bikin kita terasa kenyang. Lantaran bekerja dalam shift mungkin saja jadi penyebabnya rendahnya hormon leptin, hal semacam ini bikin kaum pekerja shift jadi gampang lapar serta makan semakin banyak. 
  • Permasalahan Kesuburan serta Kehamilan. Penelitian tunjukkan kalau bekerja shift bisa merubah system reproduksi wanita. Satu penelitian pada pramugari yang bekerja waktu hamil tunjukkan kalau kaum pramugari yang hamil serta bekerja shift mempunyai resiko 2 x lipat alami keguguran daripada pramugari hamil yang bekerja non-shift. 
  • Kanker. Dua studi yang pernah dikerjakan memperlihatkan kalau bekerja malam hari menambah resiko terserang kanker payudara sebesar 50%. Bekerja shift di pesawat terbang, seperti pilot atau pramugari alami 70% resiko terserang kanker. 
Baca juga : 7 Cara Ampuh Meningkatkan Kekebalan dalam Tubuh  
 
Bagaimana Menanganinya? 
Bila Anda bekerja shift, tersebut berbagai hal yang bisa Anda kerjakan : 
  • Makan sehat serta olahraga. Lantaran banyak resiko untuk pekerja shift erat hubungannya dengan obesitas serta sindrom metabolisme, ambillah langkah yang tepat misalnya : olahraga teratur, makan sehat serta teratur dan melindungi berat badan sehat. 
  • Tidur yang cukup. Umumnya, kaum pekerja shift malam susah tidur di siang hari lantaran paparan pada sinar siang hari bahkan bakal bangunkan badan Anda. Karenanya, pekerja shift malam mesti berupaya lebih keras untuk memperoleh istirahat yang cukup. Yakinkan Anda telah memblok sinar siang hari dengan tutup semuanya jendea di kamar supaya tetaplah gelap, atau dapat tidur dengan pertolongan masker tidur. 
  • Gantilah jadwal Anda. Bila sangat mungkin, mintalah supaya Anda dipindah ke jadwal pagi. Namun bila tak, upayakan supaya Anda memohon jadwal yang stabil, serta bukanlah jadwal perputaran. 
Tanyakan pada dokter. Bila Anda mencemaskan kesehatan Anda, mintalah dokter untuk memantau kesehatan Anda dengan lebih cermat.
 
Untuk menjaga stamina tubuh, Anda bisa mengatasinya dengan rutin mengkonsumsi Dragon Noni, Ultra Noni dan Ultra Mangosteen. 

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
7 Strategi Tangkal Asma Kambuh

16-05-2014 09:11

Untuk beberapa penderitanya, asma barangkali sekedar hanya persoalan kecil yang bakal hilang dengan cepat. Tetapi untuk yang lain, asma dapat benar-benar mengganggu kesibukan keseharian juga bisa mengakibatkan kematian. Walau tak dapat sembuh sekalipun, kekambuhan serta serangan asma dapat dihindari atau dikurangi dengan penanganan yang jitu. Bila Anda menderita asma serta kerap kambuh, besar kemungkinan mempunyai persediaan obat asma atau inhaler. Namun, sesungguhnya ada langkah lain yang dapat meminimalisir kemungkinan serangan asma. Di bawah ini yaitu beberapa kiat mengelakkan asma yang dapat dicoba.   Baca juga : Tanda-tanda Serta Penyembuhan Penyakit Rematik Dengan Cara Herbal Gunakan penyejuk ruangan (AC). AC bisa kurangi jumlah serbuk sari yang terbawa hawa dari pohon, rumput, serta rumput liar yang masuk ke dalam ruangan. Kecuali itu, ruangan ber-AC bisa kurangi kelembapan hingga paparan dust mite bisa diminimalisir. Untuk Anda yang tak mempunyai AC, coba untuk menempatkan filter debu pada jendela atau buka jendela sekedarnya saja. Hindari alergen yang bisa menyebabkan serangan asma. Barangkali Anda mesti hindari kucing atau anjing, lantaran bulu mereka dapat bikin asma kambuh. Bila Anda pelihara mereka, pindahkan hewan itu dari dalam rumah atau sekurang-kurangnya jauh dari kamar. Janganlah beli baju, perlengkapanan, atau karpet yang terbuat dari bulu hewan. Bersihkan rumah dengan cara teratur. Janganlah tunggulah hingga rumah berdebu atau kotor, bersihkan rumah dengan cara teratur atau tiap-tiap minggu supaya debu tak menumpuk. Pakai pengisap debu yang mempunyai penyaring untuk partikel kecil. Janganlah lakukan pekerjaan yang dapat menaikkan penumpukan debu di rumah—seperti menggergaji perlengkapanan kayu. Jangan merokok serta jauhi perokok/asap rokok. Tidak cuma asap rokok yang perlu dihindari, namun juga seluruhnya tipe asap. Ini terhitung asap pembakaran sampah yang bisa mengakibatkan iritasi mata, kalkulasi, serta pastinya bakal menyebabkan serangan asma. Olahraga yang teratur. Dahulu, barangkali dokter bakal melarang Anda untuk olahraga lantaran takut asma kambuh. Saat ini, umumnya dokter memiliki pendapat bahwasanya olahraga yang teratur serta direncanakan dengan baik bakal berguna, terlebih bila Anda menderita asma mudah/tengah. Tetapi baiknya jauhi olahraga berat, terlebih yang memiliki resiko besar seperti lari maraton, balap sepeda, serta triatlon. Pertahankan berat tubuh ideal. Berat tubuh berlebihan bisa jadi parah tanda-tanda asma serta jadi besar kemungkinan diserang persoalan kesehatan lain. Konsumsi buah serta sayur-sayuran. Dengan lakukan ini, kemampuan kerja paru-paru bisa meningkat serta turunkan kemungkinan terjadinya serangan asma. Lantaran buah serta sayur-sayuran kaya bakal antioksidan yang berperan menaikkan ketahanan badan. Baca juga : Konsumsilah Minuman-minuman Penurun Tekanan Darah !   Kecuali beberapa kiat diatas, ada juga obat-obatan herbal yang dipercaya dapat menurunkann intensitas kekambuhan serta menahan serangan asma. Walau dampaknya tak secepat obat-obatan medis, obat herbal sekurang-kurangnya dapat mengelakkan Anda dari efek samping yang tak penting. Jus mengkudu ialah satu diantara herbal paling baik yang bisa menahan reaksi sensitivitas badan Anda pada alergen spesifik yang menyebabkan serangan asma. Herbal ini memiliki kandungan zat aktif antrakuinon serta scopoletin yang bakal menghimpit reaksi sebelum saat asma menyerang. Namun, konsumsi jus mengkudu mesti juga diimbangi dengan aksi pencegahan seperti yang telah di uraikan diatas supaya lebih efisien dalam mengelakkan kambuhnya asma.  [MS]

Featured Image
Efek Gila Kerja Dan Cara Mengatasinya

19-06-2014 00:35

Bekerja itu merupakan aktivitas yang menyehatkan baik untuk fisik maupun psikis sekaligus dapat menjadi sumber penghasilan. Oleh karena itu, tidaklah sulit bila ada yang berpendapat bahwa orang yang sehat jiwanya adalah orang yang mampu bekerja dengan baik. Pada usia lanjut, bekerja dapat memelihara fungsi otak agar tak mudah lupa, sedangkan pada orang dewasa bekerja akan menjaga rasa percaya diri. Bekerja sebaiknya tak lebih dari 8 jam dalam sehari atau 40 jam seminggu. Sewaktu-waktu boleh bekerja lembur, terutama bila di kantor sedang sibuk. Bekerja terus-menerus selama 30 jam sangat berbahaya untuk jiwa karena yang bersangkutan mengalami kelelahan yang parah, baik fisik maupun mental. Kondisi dapat memburuk bila juga meminum minuman yang mengandung kafein. Kafein dapat memicu kerja sistem kardiovaskuler termasuk jantung. Baca juga : Obesitas Bisa Merusak Kesehatan dan Penampilan Ketika seseorang bekerja keras/lembur di atas batas kemampuan, awalnya tubuh akan menyesuaikan diri dengan memacu seluruh cadangan energi, baik fisik maupun mental sehingga semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Prestasi serta produktivitas kerja meningkat sangat mengagumkan. Akan tetapi, setelah beberapa bulan berlangsung semua cadangan energi habis terpakai sehingga akhirnya yang bersangkutan dapat  mengalami exhausted atau kelelahan kerja dan itulah yang disebut sebagai burn out. Apa itu burn out? Kata burn out sangat populer di dunia kerja dan kadang sulit dibedakan dengan stres di tempat kerja. Pada abad ini,burn out banyak ditemukan pada karyawan wanita dengan usia sebelum usia 30 tahun. Gejala-gejala burn out yang sering ditemukan antara lain : Exhaustion yaitu perasaan lelah dan letih pada hampir setiap waktu, baik secara emosi, mental maupun fisik. Kehilangan motivasi atau antusias terhadap semua kegiatan, termasuk untuk kerja, sulit bangun pagi hari untuk memulai kerja. Berkembang frustasi, sinis, dan emosi negatif lainnya, biasanya yang bersangkutan cenderung bersikap sinis, selalu berpikiran negatif pada orang ilaini. Masalah kognitif  berupa kesulitan konsentrasi dan memusatkan perhatian serta mengalami keseulitan memecahkan masalah atau mengambil keputusan (fight atau flight). Menimbulkan masalah dalam hubungan interpersonal baik di tempat kerja maupun rumah; lebih banyak konflik seperti melakukan perdebatan atau pertengkaran dan sebaliknya lebih menarik diri untuk berbicara dengan teman kerja satu tim atau dengan anggota keluarga. Tak peduli terhadap keadaan dirinya, misalnya dengan banyak merokok, minum suplemen yang mengandung stimulan, banyak makan junk food atau sebaliknya kurang makan dan tak cukup istirahat atau tidur. Mengobati diri sendiri dengan mengonsumsi obat tidur atau minum alkohol berlebih, minum kopi untuk meningkatkan energi pada pagi hari. Preokupasi terhadap kerja terutama ketika tidak bekerja. Akhirnya, kualitas hidup dan rasa puas akan menurun secara drastis. Setelah burn out berlangsung cukup lama, yang bersangkutan dapat mengalami berbagai penyakit fisik seperti gangguan pencernaan, serangan jantung sampai kematian mendadak, depresi yang disertai ide bunuh diri, dan obesitas. Angka bunuh diri akibat burn out banyak ditemukan di Jepang yang masyarakatnya terkenal gila kerja atau workaholic. Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular Jika mulai merasakan keluhan-keluhan seperti tadi, berarti Anda mengalami burn out. Yang perlu Anda lakukan adalah segera ambil cuti untuk beristirahat. Mulailah dengan melakukan aktivitas yang Anda inginkan yang selama ini tidak sempat dilakukan seperti mendengarkan musik yang membuat relaks dan nyaman. Tinggalkan, sekali lagi tinggalkan semua pikiran tentang pekerjaan selama Anda istirahat. Meditasi akan membuat Anda menjadi lebih relaks dan tenang atau membaca buku atau mengunjungi keluarga/kerabat untuk bersilaturahmi atau buatlah sesuatu yang benar-benar dapat membuat Anda relaks. Sediakanlah waktu untuk itu. Temukan sesuatu di luar sana untuk melakukan aktivitas atau hobi. Semua komunikasi yang dapat mencetuskan stres dalam pekerjaan, tinggalkan. Sediakan waktu untuk kegiatan bersama keluarga, liburan, atau aktivitas sosial. Bukalah telepon atau e-mail (surat elektronik) Anda setelah makan malam. Bila dengan cara tersebut tadi belum juga membantu, segera hubungi psikiater untuk konsultasi lebih lanjut.

Featured Image
Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin Dan Kardiovaskular

19-06-2014 07:26

Banyak alasan yang dikemukakan orang-orang yang rajin begadang. Mulai dari menyelesaikan pekerjaan kantor, ronda malam, perayaan tahun baru, bahkan menonton pertandingan sepak bola di televisi. Alasan-alasan itu juga yang dijadikan biang kerok ketika esoknya bangun kesiangan. Kebiasaan begadang ini tak jarang membuat kesal orang-orang terdekat yang kerap mengingatkan. Seorang dewasa membutuhkan tidur selama 7-9 jam di malam hari. Waktu tersebut dinilai efektif untuk mengembalikan energi setelah seharian beraktivitas. Namun, bila Anda tidur lebih dari 9 jam juga kurang baik. Kelebihan durasi tidur juga akan membawa masalah kesehatan lainnya. Baca juga : Efek Gila Kerja dan Cara Mengatasinya  Jam hidup manusia terbagi atas tiga tahap. Tahap pertama adalah delapan jam bekerja normal, delapan jam nerikutnya untuk kerja ringan, dan delapan jam sisanya untuk istirahat. Tidak ada yang dapat menggantikan jam biologis ini. Apabila waktu tidur di malam hari kurang dari 6 jam, maka akan meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung sekira hampir 50 persen dan stroke sebesar 15 persen. Ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa apabila waktu tidur Anda kurang dari 6 jam, sebanyak 12 persen lebih mungkin meninggal dunia sebelum usia 65 tahun dibandingkan dengan mereka yang tidur 7-8 jam. Salah satu penyebab berkurangnya waktu tidur yang efektif di malam hari, ya begedang. Mungkin Anda tak menyadari begadang dapat mempengaruhi sistem endokrin dan kardiovaskular sebagai pangatur produksi hormon. Begadang juga mengakibatkan gangguan toleransi glukosa dan berkurangnya sensitivitas terhadap insulin. Hal itu dapat menyebabkan diabetes serta tekanan darah tinggi. Dampaklain dari begadang yang paling sederhana adalah Anda akan menjadi bodoh. Saat Anda kurang tidur, maka akan sering sakit kepala, mudah lupa, dan sulit konsentrasi. Ketika kondisi itu menimpa Anda, jangan harap otak Anda akan mudah merekam kejadian lalu menyimpannya dalam bentuk memori. Selain itu, mana bisa Anda menyimpan memori bila untuk konsentrasi saja susah. Baca juga : Tips Hindari Cedera Saat Futsal Hal lainnya, kulit Anda akan tampak kusam. Wajah Anda tidak ada eloknya bila dihiasi garis-garis halus dan lingkaran hitam di bawah mata. Kurang tidur membuat Anda stres dan tubuh tidak memberi kesempatan tubuhnya memperbaiki diri. Begadang juga berakibat fatal pada jantung. Pasalnya, zat pada kolesterol yang berbentuk seperti lilin, tidak terbentuk. Padahal zat ini dibutuhkan untuk membangun dinding sel dan membuat hormon-hormon tertentu. Akibatnya, aliran darah cenderung diendapkan sehingga bisa menyumbat pembuluh darah. Ketika tumpukan ini semakin banyak di pembuluh darah koroner, maka akan menimbulkan serangan jantung. Dan saat menyumbat di otak, akan menjadi stroke. Tak ada yang melarang Anda begadang, namun Anda harus tahu risiko yang akan Anda terima. Jika dikuatkan daftar dampak buruk dari begadang, maka akan ada sebuah daftar yang panjang. Oleh karena itu, pintar-pintarlah mengatur waktu tidur di tengah kesibukan. Apakah Anda termasuk disiplin atau tidak? Coba mulai hitung, berapa jam Anda tidur dalam sehari? Jangan sampai Anda menyia-nyiakan waktu tidur berharga Anda.!

...