Waktu Posting : 27-05-2014 14:36 | Dibaca : 2438x
05-06-2014 02:40
Gangguan tidur sleep apnea sering terjadi dan membuat orang disekitarnya merasa tidak nyaman. Tidak sedikit orang yang mendengkur pada saat tidur namun, orang tersebut tidak menyadari akan hal itu karena tidak pernah merasakan dimana mendengkur terjadi pada saat tubuh tertidur dengan nyenyak. Orang yang tidurnya mendengkur inilah menderita selep apnea dan tidak baik untuk kesehatan tubuhnya. Sleep apnea merupakan jeda nafas pada saat tidur dimana, apnea terjadi pada saat saluran nafas seseorang tertutup sehingga tidak ada udara yang mencapai paru – paru. Siklus sleep apnea terjadi pada saat seseorang, bisa tidur dengan tenang dan bernafas secara normal. Udara pada saluran nafas seseorang mengalir dengan mudah keparu – paru. Hingga akhirnya seseorang tersebut akan mulai mendengkur keras. Hal ini merupakan tanda bahwa sebagian jalan nafas seseorang terblokir. Nafas yang terblokir secara sebagian dapat diartikan bahwa, udara kesulitan masuk ke dalam paru – paru orang tersebut. Selanjutnya jika saluran nafas tertutup sepenuhnya tidak ada udara yang masuk kedalam paru – paru. Baca juga : Obat Herbal Tekanan Darah Tinggi Otak anda memberitahu anda untuk bernafas seperti biasa namun, anda tidak dapat bernafas karena saluran nafas tertutup hal inilah, yang disebut dengan apnea. Gangguan tidur sleep apnea akan terjadi setelah jeda 10 hingga 30 detik dimana otak anda menyadari bahwa seseorang belum anda belum bernafas. Dengan demikian anda dapat terjaga dengan tiba – tiba untuk mengambil nafas di udara dan mulai tidur lagi. Siklus sleep apnea bisa terus berlangsung sepanjang malam dimana, anda bernafas tenang dan mendengkur dengan adanya jeda nafas sehingga anda akan terbangun dengan megap – megap serta mulai bernafas lagi. Tidak sedikit orang yang mengalami sleep apnea pada setiap malam di waktu tidur. Sleep apnea disebabkan oleh terhalangnya sebagian ataupun seluruh saluran nafas pada saat tidur. Dimana, otot tenggorokan terlalu kendor sehingga menutupi saluran nafasnya pada waktu tidur. Selain itu sleep apnea juga disebabkan oleh lidah ataupun jaringan lemak yang menutupi saluran nafas seseorang dan akan terjadi dengkuran ketika seseorang memiliki saluran nafas sempit. Baca juga : Dapatkan Kulit Halus dan Mulus dengan Strawberry Sleep apnea terjadi ditandai dengan adanya gejala dimana, seseorang merasa ngantuk sepanjang hari tetapi tidak memahami akan penyebab hal itu. Kemudian seseorang akan mendengkur dan berhenti bernafas pada waktu tidur. Sleep apnea dapat menimbulkan masalah kesehatan, kecelakaan bahkan kematian dini jika tidak segera diatasi. Karena seseorang yang menderita sleep apnea beresiko terkena penyakit kardiovaskuler. Gangguan pernafasan yang sering terjadi pada malam hari akan menciptakan kekurangan oksigen, dan mampu merusak otak, jantung serta organ dalam lainnya. Penderita sleep apnea kemudian akan banyak makan sehingga tubuhnya cenderung lebih gemuk dari orang yang tidak menderita sleep apnea. Kegemukan ini juga menjadi pemicu bagi seseorang lebih mudah terserang penyakit terutama penyakit dalam karena jumlah lemak di dalam tubuh lebih banyak. Seseorang yang menderita sleep apnea juga akan merasa kantuk serta selalu lelah dan sakit kepala, tidak dapat berkonsentrasi hingga kehilangan memori siang hari karena tubuh dan otak tidak cukup tidur. Sehingga hal ini beresiko kecelakaan jika penderitanya mengendarai kendaraan ataupun mengoperasikan sebuah mesin. Gangguan tidur yang ditandai dengan mendengkur ini menjadi penyebab terjadinya kematian mendadak sehingga harus ditangani secara tepat ketika anda mengalami sleep apnea. Gangguan tidur sleep apnea dapat menyerang siapa saja, dengan demikian ketahuilah gejala – gejala sleep apnea untuk menyelamatkan nyawa diusia senja.
09-07-2016 07:06
Influenza (Flu) adalah jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari famili Orthomyxoviridae (virus influenza). Gejala yang biasanya timbul dari penyakit ini diantaranya yaitu badan menggigil, demam, nyeri tenggorokkan, nyeri otot, saki kepala terasa berat, batuk-batuk, kelemahan/lelah, dan rasa tidak nyaman secara umum. Baca juga : Menangani Keracunan MSG Berikut 10 Tips Cara Mengatasi Flu atau Pilek Secara Alami : Perbanyak Minum Air Putih Mengapa harus minum air puith? jawabannya simple, karena air putih memang mempunyai segudang manfaat yang diantaranya juga dapat membantu mengobati penyakit flu atau pilek. Usahakan minum air puith minimal 8 gelas / harinya. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga agar tenggorokan anda bersih dari kuman yang bisa menyebabkan flu. Mengkonsumsi Minuman Hangat Selain dengan memperbanyak minu air putih anda juga dapat mengkonsumsi minuman yang hangat-hangat misalnya, air puith hangat, air teh hangat, kopi dsb. Mengapa harus minuman hangat? Jawabannya karena pada saat flu, akan ada banyak cairan yang terbuang melalui ingus, ludah dan keringat. Maka dari itu, sangat disarankan agar anda banyak minum air, utjuannya untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Mengapa harus air hangat? karena cairan hangat dapat membantu mengurangi hidung mampet, mencegah dehidrasi, dan melegakan tenggorokan yang terganggu. Selain itu, uap dari minuman panas juga dapat membantu mengencerkan lendir. So, jika anda flu segeralah minum yang hangat-hangat! Beristirahat Total Kondisi tubuh yang lelah akan menyebabkan kekebalan tubuh melemah dan flu akan menyerang saat kondisi tubuh yang sistem kekebalannya melemah. Maka dari, sangat disarankan untuk anda melakukan istirahat total dan berhenti bekerja untuk sementara waktu, agar sistem kekebalan tubuh anda menjagi kembali seperti seharunya. Konsumsi Buan dan Sayuran Saat kondisi tubuh anda melemah, otomatis sistem kekebalan tubuh anda akan melemah. Maka dari itu asupan vitamin dan mineral sangat diperlukan untum membantu mengembalikan kondisi tubuh dan membantu memperbaiki sistem kekebalan tubuh agar tidak meudah terserang penyakit Gunakan Aroma Bawang Bawang yang selama ini kita kenal sebagai salah satu dari banyak rempah-rempah, ternyata juga bisa dijadikan obat untuk mengatasi flu. Aroma Bawang-Bawangan (bawang daun, merah, puith) dapat berfungsi sebagai katalis dalam mengeluarkan cairan dan membersihkan hidung. Caranya, peganglah bawang di bawah lubang hidung dan hiruplah aromanya selama sekitar 5 menit. Silahkan selamat mencoba! Terapi Uap Tradisional Penguapan merupakan salah satu cara tradisional yang dipercaya ampuh untuk mengatasi flu. Caranya masukan air panas ke dalam baskom, Gunakan handuk menutupi kepala Anda, dan tempatkan wajah anda di atas baskom tersebut. Agar hasilnya lebih optimal, anda bisa mencampurkan minyak kayu putih, kunyit, jahe atau rempah-rempah lainnya. Berkumur Berkumur bisa menjadi salah satu solusi saat flu menyerang. Mengapa harus berkumur? tujuannya untuk membantu membersihkan mulut agar bakteri jahat penyebab flu tidak masuk ke tenggorokan. CObalah berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan garam, cuka apel, kunyit jahe agar hasilnya maksimal. Gunakan Aroma Mentol / Mint Menggunakan aroma mentol atau mint adalah salah satu cara saya dalam mengatasi penyakit flu atau pilek. Caranya mudah, anda hanya perlu mengoleskan minyak kayu putih atau balsam di dekat lubang hidung, tenggorokan dan dibagian dada anda. Mandi dengan Air Hangat Saat anda mengalami flu, usahakan jangan mandi menggunakan air dingin. Tapi selalu gunakan air hangat tujuannya yaitu untuk menjaga agar tubuh tetap hangat. Konsumsi Cabai / makanan yang mengandung cabai Capsaicin adalah sebuah senyawa kimia yang terkandung dalam cabai yang dipercaya dan sudah terbukti efektif membantu membersihkan rongga hidung. Ketika flu mulai menyerang, cobalah mengkonsumsi sup dengan taburan lada atau makanan yang mengandung cabai. Tapi ingat, jangan terlalu banyak, nanti bukannya flunya sembuh malah sakit perut hehe. Baca juga : Penyebab Sariawan Konsumsi Rempah-rempah Yang Rasanya Hangat Terakhir anda juga bisa mencoba memakan rempah-rempah yang rasanya hangat seperti, kencur, jahe, kemangi, sreh. Atau bisa juga semua rempah-rempah berikut di satukan dan direbus dengan air secukupnya, lalu minum air rebusannya. Campuran Madu dan Jahe Semua orang pasti sudah tahu madu. Selain rasanya yang enak, madu ini juga kaya akan manfaat yang diantaranya juga bermanfaat dalam mengatasi penyakit flu atau pilek. Caranya, ambil 2 ruas jahe, kemudian parut dan campurkan dengan madu. Lalu anda makan 3x sehari. Insyaalloh flu anda akan sembuh.
16-06-2024 15:13
Bagi penderita diabetes, menjaga kadar gula darah tetap stabil merupakan hal yang penting dilakukan. Ini karena kadar gula darah yang terlalu tinggi berisiko menyebabkan berbagai penyakit, seperti stroke, gagal ginjal, bahkan kematian.Selain mengonsumsi obat medis, penderita diabetes juga bisa menggunakan beberapa bahan alami yang diduga efektif untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dalam tubuh. Berbagai Jenis Obat Diabetes Alami Selain mengonsumsi obat diabetes yang diberikan oleh dokter, ada beberapa jenis obat diabetes alami yang diduga dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita prediabetes maupun diabetes, yaitu : 1. Kayu manis Salah satu obat diabetes alami yang dapat dengan mudah ditemukan adalah kayu manis. Obat alami ini diduga memiliki efek seperti insulin dalam tubuh yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Tidak hanya itu, kayu manis juga diduga dapat mengurangi risiko terjadinya komplikasi diabetes, termasuk penyakit jantung dan kerusakan saraf. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas hingga efek samping kayu manis sebagai pengobatan diabetes. 2. Ginseng Tanaman ginseng, khususnya ginseng Amerika (Panax quinquefolius), merupakan salah satu jenis ginseng yang diduga dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Jenis ginseng ini juga dapat mencegah resistensi insulin pada orang yang sehat, sehingga mencegah risiko terkena diabetes tipe 2. 3. Lidah buaya Obat diabetes alami selanjutnya adalah lidah buaya. Meski umumnya lebih dikenal sebagai obat untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti luka bakar ringan, tetapi lidah buaya juga diketahui dapat mengontrol kadar gula darah. Khasiat lidah buaya tersebut berasal dari kandungan fitosterol yang diduga dapat mengurangi kadar gula dengan menurunkan penyerapan gula di saluran cerna setelah makan. 4. Jahe Jahe merupakan jenis rempah yang cukup sering dijadikan sebagai pengobatan alami, termasuk obat diabetes. Berdasarkan beberapa penelitian, jahe diduga dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi dan menjaganya tetap stabil. Meski begitu, studi terkait jahe sebagai obat herbal untuk diabetes masih sangat terbatas sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui khasiat dan keamanannya. https://pafiyapen.org/ 5. Cengkeh Penelitian menunjukan bahwa cengkeh bisa menjadi salah satu pilihan obat diabetes alami. Ini berkat kandungan senyawa pada cengkeh yang diduga dapat meningkatkan produksi insulin dan menurunkan kadar gula darah. 6. Gymnema Gymnema merupakan salah satu obat alami yang diduga memiliki sifat antidiabetes dan dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes, khususnya diabetes tipe 2. Perlu diingat bahwa beberapa bahan alami di atas biasanya hanya digunakan sebagai pendukung obat diabetes, bukan pengganti obat diabetes yang diberikan oleh dokter. Selain itu, penderita diabetes juga perlu berhati-hati ketika mengonsumsi obat herbal. Pasalnya, menggabungkan obat alami dengan obat medis diabetes dapat meningkatkan risiko terjadinya hipoglikemia atau kadar gula darah di bawah normal. Di samping mengonsumsi obat alami maupun medis, Anda juga perlu menjalani pola hidup sehat agar kadar gula darah tetap terjaga, misalnya dengan olahraga secara rutin, hindari asupan tinggi gula dan lemak, serta kelola stres. Meski beberapa bahan alami di atas dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu guna memastikan keamanan dan efektivitasnya sebagai obat diabetes alami.