Waktu Posting : 22-03-2016 19:10 | Dibaca : 2469x
26-06-2014 01:05
Iklan Pasta Gigi senantiasa menghadirkan gigi putih serta bercahaya. Tahukah Anda bahwasanya makanan yang Anda konsumsipun memengaruhi kesehatan serta warna gigi? Teh Teh mempunyai reputasi semacam minuman yang menyehatkan. Sayangnya minum teh dengan cara teratur, dapat meninggalkan noda pada gigi putih Anda. Dokter gigi menyampaikan teh – terlebih beragam basic hitam – dapat meninggalkan noda lebih dari pada kopi. Juga studi teranyar sudah menemukan bahwasanya teh herbal serta teh putih juga mempunyai potensi untuk mengikis enamel serta mengakibatkan pewarnaan gigi. Saus serta Kecap Saus serta Kecap menaikkan kelezatan makanan, namun tipe saus yang amat berwarna seperti kecap, saus tomat, saus karijuga dipercaya mempunyai potensi “mewarnai” gigi yang amat tinggi. Pastikan saus terbuat berbahan alami tiada penambahan bahan perwarna serta berkumur atau sikatlah gigi anda selekasnya sesudah makan untuk kurangi kemungkinan noda tertinggal pada gigi Anda. Baca juga : Cara Meningkatkan Berat Badan Secara Sehat Minuman Energi Makanan serta minuman yang asam pula dapat mengakibatkan perubahan warna gigi. Riset teranyar menemukan bahwasanya minuman yang amat asam seperti minuman daya – dapat mengikis enamel gigi, mempermudah noda tertinggal pada gigi. Waktu olahraga, batasi konsumsi tipe minuman ini. Air barangkali jadi pilihan yang tambah baik – sekurang-kurangnya untuk gigi Anda. Wine Bila makanan atau minuman dapat menodai taplak meja, ia mempunyai potensi untuk menodai gigi Anda. Anggur merah, minuman asam dengan molekul berpigmen intens dikatakan tanin serta chromogens, populer semacam aspek pemicu pewarnaan gigi. Anggur putih juga lebih asam serta dapat mengakibatkan noda pula. Buah-buahan Kelompok “Beri” Buah-buah ini mempunyai molekul kecil dengan pigmentasi amat tinggi yang kerap melekat pada enamel gigi. Itu penyebab blueberi, blackberi, ceri, delima, serta buah-buahan “beri” berwarna yang lain dapat menodai gigi. Juice serta kue yang terbuat dari buah-buah pula dapat mengakibatkan noda. Buah dengan pigmentasi lebih sedikit – seperti anggur putih serta cranberry putih – condong lebih tak menodai gigi. Namun zat asam tetap dapat membahayakan enamel, jadi yakinkan untuk rajin menyikat gigi serta bersihkan dengan benang gigi. Soda, Cola serta Minuman Berkarbonasi lain Asam serta chromogens dalam minuman dapat mengakibatkan pewarnaan gigi. Keasaman dalam berbagai minuman berkarbonasi demikian kuat hingga sesungguhnya kandungannya sepadan dengan keasaman baterai. Minuman-minuman ini pula banyak yang memiliki kandungan zat aditif (perasa penambahan, pewarna penambahan, dan sebagainya) yang menaikkan efek erosif mereka. Baca juga : Seputar Jenis-jenis Kanker Otak Permen Bila Anda suka pada makanan manis seperti permen, permen karet atau es cream yang bikin warna lidah anda beralih, makanan itu pula dapat bikin gigi anda ternoda. Untungnya, bila anda cuma konsumsi mereka sekali-kali saja, dampaknya tak terlampau besar. Lalu bagaimana meminimalkan pewarnaan gigi tetapi tetap memperoleh nutrisi dari makanan tersebut di atas? Blueberi, blackberi, serta saus tomat umpamanya, kaya bakal antioksidan. Jadi teruslah konsumsi mereka tetapi dengan jumlah yang seperlunya, atau sekali-kali ubahlah dengan sumber antioksidan lain, seperti kembang kol, apel, jeruk, serta melon. Kecuali itu, cobalah pakai sedotan untuk minum minuman kesayangan Anda – seperti soda, juice, serta es teh. Hal semacam ini sekurang-kurangnya menjaga gigi sisi depan Anda serta meminimalkan kontak dengan gigi-gigi sisi lain. Pastinya, janganlah lupa selalu untuk berkumur serta menyikat gigi setelah makan. 30 menit sesudah anda konsumsi sesuatu yang berbentuk asam, enamel gigi anda memiliki resiko alami abrasi apabila segera disikat. Oleh karenanya, berkumurlah dulu, lalu menyikat gigi. Bila anda tak pernah menyikat gigi, kunyahlah permen karet tiada gula sesudah Anda makan.
03-06-2014 10:32
Mengendarai sepeda motor tanpa perlindungan seperti jaket, helm, dan masker, sama dengan berlari tanpa pakaian di udara terbuka. Dalam keadaan seperti itu, udara yang merupakan campuran debu dan bakteri akan terisap. Hal itu yang dapat mengakibatkan infeksi. Bersepeda motor sangat lekat dengan penyakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan karena udara campuran debu dan bakteri tadi akan masuk langsung ke paru-paru. Infeksi paling ringan yang diderita berupa flu dan pilek. Namun, jika dibiarkan, akan memperburuk infeksi. Anda akan merasa sesak. Tidur pun terpaksa miring ke kiri atau ke kanan. Itu disebabkan adanya cairan dalam rongga selaput paru. Kondisi ini berbeda dengan penyakit paru-paru basah. Jika sebelumnya juga mengidap penyakit menahun seperti brokhitis atau tuberkulosis. kondisi akan semakin buruk. Sesak kian terasa. Bisa menekan jantung atau paru-paru, tergantung dimana letak cairan itu berada. Terkadang disertai batuk. Namun, ada juga yang tidak dibarengi batuk. Baca juga : Cara Mudah dan Aman Mengendalikan Diabetes Yang paling parah, cairan akan merendam organ tubuh seperti jantung dan paru-paru. Saat itu, penderita harus segera ditangani oleh ahli medis. Namun, bila Anda rajin berkendara sepeda motor dan merasa sesak napas, segeralah periksakan diri Anda. Untuk mengetahui penyebab sesak, dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani rontgen. Jika memang itu disebabkan adanya cairan di rongga selaput paru-paru, pengobatan pertama akan diberikan obat yang biasa meredakan sesak. Akan tetapi, jika kondisi memburuk, dokter akan melakukan tindakan menyedot cairan itu. Tindakan itu dapat mencegah cairan merendam organ dalam Anda. Tentunya hal seperti itu tidak ingin menimpa Anda, bukan? Oleh karena itu, jagalah tubuh Anda lebih dahulu. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati. Berlari sambil telanjang di jalanan adalah hal yang memalukan. Mari berpikir yang sama saat Anda mengendarai sepeda motor. Tak sulit bagi Anda untuk menyiapkan perlindungan bagi tubuh Anda saat berkendaraan menggunakan sepeda motor. Baca juga : Tiga Ramuan Pendongkrak Kekebalan Tubuh Anda Inilah tips aman dan sehat saat berkendara sepeda motor 1. Masker Selalu gunakan masker saat mengendarai sepeda motor walaupun Anda sebaagi penumpang. Masker dapat mengurangi masuknya udara kotor yang terdiri atas debu dan bakteri masuk ke saluran pernapasan Anda sehingga risiko infeksi bisa dikurangi. 2. Helm Full Face Helm jenis ini dapat melindungi Anda dari tiupan angin kencang. Jika angin kencang terlalu sering mengenai wajah Anda saat mengendarai sepeda motor, risiko terganggunya urat saraf pada wajah cukup besar. Selain itu, helm full face ini juga berfungsi mencegah kerusakan pada kulit wajah Anda karena terpapar debu. 3. Jaket Pemakaian jaket juga terbilang cukup penting. Siang atau malam, angin akan terasa dingin saat Anda mengendarai sepeda motor. Kenakan jaket berbahan kulit atau plastik yang dapat menahan angin ke tubuh Anda. 4. Gunakan Sepatu Meski terkesan sepele, sepatu akan melindungi kaki saat berkendara. Kaki adalah bagian pertama yang akan terkena saat terjadi kecelakaan. Sepatu yang kokoh akan melindungi kaki dari kemungkinan terburuk.
29-05-2014 09:50
Assalamualaikum :) Mba dr lely ,,, hihi maaf lagi pen nyobain konsul via web :p Mba memang nya kalau di bawah usia 6 bln ( yg seharusnya hanya mengkonsumsi asi ), trus diberikan asupan makanan selain asi dan bahkan makanan orang dewasa, apakah akan menyebabkan penyakit2 lambung dan semacamnya pada usia dewasa? Kok banyak yg bilang gt ya ... atau cuma mitos? hehe Jazakillah mba dr lely. Wassalamualaikum warahmatullah