Waktu Posting : 10-03-2016 07:11 | Dibaca : 2414x
Penanganan penderita diabetes melitus secara alami. Diabetes adalah salah satu jenis penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Adapun hal tersebut dikarenakan penanggulangan penyakit ini hanya memberikan kesembuhan yang sementara untuk penderita tanpa menuntaskan penyakit diabetes secara total. Untuk itu, sangat penting sekali upaya pencegahan pada penyakit ini terlebih lagi bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan penderita diabetes.
Penanganan penderita diabetes sangat penting dilakukan dengan segera sesudah mengetahui terjadinya peningkatan dari kadar gula dalam darah dengan drastis. Penyakit diabetes bisa saja terjadi karena turunan, namun tak menutup kemungkinan jika diabetes terjadi dikarenakan pola hidup tidak sehat dengan mengonsumsi banyak makanan berkadar gula sintesis tinggi atau kita tak dapat mengontrol asupan makanan yang dikonsumsi, jarang sekali menjalankan olahraga dan lain sebagainya. Hal inilah yang mengakibatkan seseorang mengalami penyakit diabetes.
Baca juga : Kenali Gejala Kolesterol Tinggi dan Temukan Cara Menurunkan Kolesterol yang Efektif
Pengertian Penyakit Diabetes
Diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan dari sistem endokrin sehingga mengakibatkan kadar gula atau glukosa di dalam darah menjadi berlebihan dan tidak normal. Adapun semua hal tersebut terjadi dikarenakan oleh jumlah insulin pada darah tak mencukupi. Bisa juga sel-sel dalam tubuh tak memberikan respon pada insulin, dengan begitu gula pun tak bisa masuk pada sel-sel tubuh serta tak dapat digunakan secara normal oleh tubuh kita.
Faktor Penyebab Penyakit Diabetes
Penyebab terjadinya penyakit diabetes sendiri dikarenakan tubuh tak mampu memanfaatkan insulin yang sudah dihasilkan pankreas. Bisa juga dikarenakan organ pankreas tak mampu menghasilkan hormon insulin dengan jumlah banyak demi membantu kadar gula masuk menuju sel-sel di dalam darah. D mana kedua hal tadi bisa saja terjadi pada tubuh kita dengan begitu kita mengalami yang namanya penyakit diabetes melitus.
Ada berbagai macam faktor yang bisa mengakibatkan seseorang mengalami diabetes melitus, di antaranya obesitas, faktor keturunan, kadar kolesterol tinggi, kerusakan sistem pankreas, dan juga gaya hidup tidak sehat di mana kebanyakan orang gemar mengonsumsi makanan-makanan cepat saji atau junk food. Diabetes bisa juga dipicu karena seringnya merokok, hipertensi, kebanyakan mengonsumsi karbohidrat dan stres.
Gejala Penderita Diabetes
Seseorang yang mengalami diabetes, biasanya akan menimbulkan beberapa gejala. Adapun gejala-gejala yang dialami penderita diabetes, di antaranya : Mudah haus serta banyak minum, mudah sekali merasa lapar dan makan banyak, sering buang air kecil khususnya di malam hari, urine yang dihasilkan jumlahnya berlebihan, sering mengalami mual dan pusing, penglihatan kabur, mudah lelah dan mengantuk, mudah mengalami infeksi kulit, berat badan terus menerus mengalami penurunan, mudah terluka terutama bila tergores sesuatu benda, koordinasi gerak seluruh anggota tubuh akan terganggu, dan merasa gatal-gatal serta kesemutan di area tangan serta kaki.
Adapun gejala-gejala ini terjadi disebabkan kadar gula dalam darah meningkat drastis mengakibatkan ginjal memproduksi urine secara berlebihan untuk dapat mengencerkan gula atau glukosa. Dengan begitu penderita sering kali mengalami buang air kecil. Di samping itu, hal ini juga membuat penderita lebih sering minum sebab proses ini membuat penderita merasa lebih mudah haus. Karena proses itu pulalah kalori pada tubuh si penderit mengalami kekurangan, sehingga mengakibatkan berat badan pun turun dengan drastis, akibatnya nafsu makan pun semakin meningkat. Maka dari itu, bagi penderita diabetes dianjurkan agar bisa mengelola pola makan serta melakukan olahraga dengan rutin. Hal ini bertujuan demi mempertahankan kadar glukosa atau gula dalam darah pun menjadi normal.
Penanganan Diabetes Secara Alami
Diabetes merupakan salah satu penyakit yang tak bisa dianggap sepele. Sebab jika diabetes ini dibiarkan begitu saja, bisa membuat penderitanya semakin parah. Selain itu, penderita diabetes akan mengalami berbagai macam dampak yang ditimbulkan seperti resiko mengalami komplikasi penyakit. Maka dari itu, kami akan memberikan penjelasan mengenai cara penanganan penderita diabetes secara alami. Adapun cara mengobati diabetes secara alami yaitu sebagai berikut :
1. Kunyit
Kunyit merupakan salah satu obat herbal yang banyak dimanfaatkan setiap orang, terlebih lagi kunyit sangat mudah dijumpai di lingkungan sekitar. Di samping itu, ternyata kunyit bisa dijadikan sebagai obat diabetes secara herbal yang paling aman dan mudah untuk diaplikasikan. Adapun cara pengolahan kunyit menjadi obat herbal diabetes adalah dengan mengambil 1 buah rimpang kunyit lalu tambahkan ½ sendok garam. Selanjutnya rebus pada 1 liter air sampai mendidih, dan saring air hasil rebusan tadi kemudian diamkan supaya dingin terlebih dulu. Sesudah dingin, Anda bisa meminum air hasil rebusan kunyit tadi ½ gelas saja. Kemudian minum dengan teratur ramuan kunyit tadi sebanyak 2 kali seminggu.
2. Mahkota Dewa
Obat tradisional penderita diabetes berikutnya yaitu mahkota dewa. Mahkota dewa termasuk salah satu tanaman yang sangat efektif untuk mengatasi diabetes selain bisa mengobati berbagai macam jenis penyakit. Adapun cara memanfaatkan tanaman herbal ini yaitu dengan menyiapkan 3-5 tangkai dari tanaman mahkota dewa, lalu tambahkan dengan 3 lembar daun salam kemudian cuci sampai bersih, selanjutnya rebus pada 3 gelas air bersih sampai mendidih hingga air yang tersisa tinggal setengahnya. Lalu minum air hasil rebusan tanaman mahkota dewa ini tiap hari supaya penyakit diabetes pun dapat diatasi.
3. Tanaman Brotowali
Tanaman brotowali sudah lama dikenal sebagai salah satu jenis tanaman obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diabetes. Untuk mengatasi diabetes dengan memanfaatkan tanaman brotowali ini, Anda bisa mencobanya dengan cara mengambil batang dari tanaman brotowali sekitar 10 cm, kemudian masukkan 1 genggam dari akar pepaya kemudian rebus bahan-bahan alami tadi dan rebus sampai mendidih. Diamkan dingin terlebih dulu sebelum dikonsumsi, lalu minumlah untuk meredakan penyakit diabetes.
Selain menggunakan bahan-bahan alami di atas, Anda juga bisa memanfaatkan mengkudu untuk mengatasi diabetes. Buah mengkudu memiliki kandungan Proxeroni tinggi sebagai zat yang bisa membentuk alkaloid dengan fungsinya membuka bagian pori-pori pada sel tubuh, dengan begitu nutrisi pun lebih mudah diserap oleh tubuh. Nah, jika Anda tak tahan dengan pahitnya buah mengkudu, kini sudah ada solusi terbaik memanfaatkan buah mengkudu sebagai obat diabetes yakni dengan mengonsumsi obat herbal Ultra.
Baca juga : Keuntungan yang Didapatkan dari Kebiasaan Mencuci Muka Sebelum Tidur
Jadi daripada Anda harus repot-repot mencari buah mengkudu atau harus tahan dengan baunya jus mengkudu bisa langsung saja mengonsumsi Ultra Noni. Dengan membeli ultra noni ini, cukup meminumnya saja secara langsung untuk menyehatkan kembali tubuh Anda dari gangguan penyakit diabetes. Adapun manfaat dari jus mengkudu ini sebenarnya telah ditelaah berdasarkan medis untuk menurunkan tingkat atau kadar glukosa dalam darah.
Jus mengkudu herbal Ultra Noni ini telah melewat serangkaian uji coba dan sudah terdaftar dalam dinas kesehatan Republik Indonesia untuk dikonsumsi para penderita diabetes maupun untuk mengobati penyakit kencing manis. Ramuan tradisional Ultra Noni ini memang telah turun temurun digunakan demi mengobati penyakit diabetes ataupun penyakit yang berhubungan dengan kadar gula dalam darah. Jadi, untuk penanganan penderita diabetes secara alami Anda cukup mengonsumsi Ultra Noni secara instan, praktis dan aman tentunya!
25-05-2014 21:56
Aktivitas pasti akan lancar jika semua anggota tubuh kita sehat. Khususnya yang sifatnya menopang dan menyeimbangkan tubuh seperti kepala. Kepala merupakan bagian penting tubuh karena di sana terdapat otak yang merupakan penerjemah dari semua rangsangan yang diterima saraf. Otak juga yang menjadi pusat keimbangan dan pusat berpikir. Jadi, ketika kepala kita sakit otomatis kita tidak akan bisa berpikir dengan baik, dengan tenang, dan pekerjaan atau aktivitas pasti akan terganggu. Gangguan kesehatan yang sering menyerang bagian kepala adalah pusing. Mulai dari pusing sebelah atu yang dikenal dengan migraine, hingga pusing seluruh bagian yang membuat kita merasakan semua yang ada di sekitar berputar. Bukan hanya pening dan pusing saja, kita juga akan merasa tubuh tidak seimbang. Baca juga : Pengobatan Alternatif Penyakit Anemia Pusing seluruh bagian kepala tersebut biasa disebut dengan vertigo. Jika vertigo sudah datang, kita tidak dapat berdiri dengan baik lagi karena tubuh hilang keseimbangannya. Menurut orang tua jaman dulu, vertigo adalah penyakit pusing tujuh keliling. Mengenai hal tersebut, secara medis, vertigo merupakan penyakit yang menyerang tonusvestibular dan membuatnya hilang keseimbangan. Hal ini disebabkan karena kerusakan yang terjadi pada labirin serta saraf vestibular yang kemudian menyebabkan perifer hilang. Vertigo yang sakitnya luar biasa ini memang merupakan penyakit. Namun, vertigo juga bisa menjadi indikasi bagi gejala adanya penyakit lain. Kurang lebih, sepuluh jenis penyakit mempunyai gejala serangan berupa vertigo. Jadi, ketika vertigo menyerang sebaiknya segera tangani atau periksakan ke dokter, agar jika ada penyakit lain kita bisa tahu lebih dini dan segera melakukan pencegahannya. Untuk penyebab vertigo sendiri, penyakit ini bisa disebabkan karena beberapa faktor. Mulai dari ketergantungan obat-obatan yang sifatnya kimia, adanya kelainan atau gangguan pada bagian telinga, gangguan pada sistem sirkulasi, gangguan pada sistem neurologis, dan adanya pengaruh dari lingkungan. Beberapa ada juga yang disebabkan karena terlalu seringnya migraine dan dibiarkan serta diobati dengan obat yang tidak tepat, mabuk perjalanan, peradangan pada bagian leher, serta adanya bakteri yang menginfeksi bagian telinga yang menyebabkan oksigen ke otak kurang. Begitu vertigo menyerang, biasanya kita akan merasa diri ini seolah melayang tidak menapak di bumi. Tapi, kepala pusingnya bukan main, ditambah lagi dengan mual-mual sampai muntah. Wajah pun pucat berkeringat. Beri\diri akhirnya tidak tegak dan solusinya biasanya dengan tidur. Sebagai salah satu usaha untuk menghindari penyakit ini, ternyata bisa dilakukan dengan menghindari makanan penyebab vertigo tersebut. Makanan peyebab vertigo diantaranya goreng-gorengan, jeroan, makanan manis, penyedap rasa, MSG, telur, daging, seafood, makanan bersantan, petai, jengkol, durian, nangka, es, soda, serta minuman yang beralkohol. Baca juga : Mengenal Gejala Kanker Darah Pada Anak Pada dasarnya, makanan yang harus dihindari agar terhindar dari vertigo hampir sama dengan makanan penyebab penyakit lain yang terhitung berat. Jadi, cara terbaik untuk sehat memang kembali kepada kebiasaan dalam memilih makanan. Makanan yang sehat akan menghindarkan kita dari penyakit-penyakit yang berbahaya. Untuk itu, kita juga bisa mencegah vertigo dengan pencegahan atau pengobatan penyakit berat tersebut. Salah satu pengobatan yang sifatnya menyeluruh dan hampir untuk semua penyakit adalah obat herbal. Obat herbal yang penggunaannya kini dimasukkan ke dalam gaya hidup sehat mampu membuktikan kelayakannya. Obat herbal telah menempuh penelitian para ahli dan kandungannya telah dimanfaatkan. Berbagai macam vitamin hingga antioksidan yang penting bagi kesehatan tubuh telah terbukti terkandung dalam obat herbal tersebut. Hebatnya, obat herbal fungsinya tak hanya mengobati tapi juga menjadi pencegahan sejak dini. Sifat obat herbal dalam mengobati, sifatnya menyeluruh tapi tidak akan merusak bagian yang sehat. Bagian yang sehat tersebut justru dilindungi. Pengobatan dengan obat herbal lebih terjangkau dan tidak akan disertai rasa sakit. Demikian juga untuk efek samping, sampai saat ini tidak ditemukan efek samping obat herbal yang berbahaya terhadap penderitanya. Setelah sembuh, obat herbal tidak akan menjadikan pasien ketergantungan. Beberapa jenis herbal alami untuk obat ternyata didapatkan dari bahan yang awalnya tidak pernah diduga dan jarang dimanfaatkan sebagai obat, seperti mengkudu, kulit manggis, dan daun sirsak.
06-09-2018 02:13
Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih. Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis. Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti : 1. Pencernaan Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus). 2. Saraf Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain. 3. Saluran kemih dan Ginjal Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis. 4. Kandungan Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar. 5. Peredaran darah Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).
20-05-2016 10:24
Mata kering ialah keadaan saat mata tak dapat berikan kelembapan yang cukup untuk melindungi mata selalu terproteksi. Air mata tak mencukupi lantaran beragam penyebab, diantaranya lantaran mata tak membuahkan cukup air mata atau air mata berkwalitas rendah. Mata yang sehat selalu ditutupi oleh susunan cairan. Susunan terluar (lipid) ialah asam lemak yang melembutkan permukaan air mata serta memperlambat penguapan dari susunan tengah (lacrimal) yang tidak tipis yang kebanyakan adalah air. Lendir membuat susunan terdalam (mucin) yang memberi kemungkinan air mata menyebar rata di permukaan mata. Mata kering berlangsung saat satu diantara dari ketiga komponen itu tak seimbang. Gejala mata kering yang umumnya memengaruhi ke dua mata diantaranya sensasi terbakar atau gatal menyengat mata, berserabut lendir didalam atau di sekitaran mata, penambahan iritasi mata lantaran asap atau angin, mata lelah sesudah membaca sebentar saja, kepekaan pada sinar, kesusahan menggunakan lensa kontak, air mata membanjir mendadak yang menandakan mata berupaya untuk menyeimbangi kurangnya produksi air mata, pandangan kabur serta kerap memburuk pada sore atau malam hari atau sesudah konsentrasi dalam kurun waktu lama. Baca juga : 10 Pola Hidup Sehat Agar Awet Muda Mata kering bisa dikarenakan oleh berbagai aspek termasuk yang terkait dengan air mata kurang serta kelembapan kurang dalam mata. Penyebab lain ialah penuaan. Makin berusia, produksi air mata makin kurang produktif yang bermakna kelembapan kurang untuk mata. Air mata mungkin saja juga menguap dengan cepat. Wanita mendekati menopause besar kemungkinan pula hadapi mata kering lantaran penambahan hormon. Aspek lain ialah penyumbatan saluran air mata atau lantaran obat yang mengakibatkan kurangnya produksi air mata. Berbagai tipe obat yang mengakibatkan mata kering diantaranya obat tekanan darah tinggi, antihistamin serta dekongestan, pil KB, berbagai antidepresan, pembasmi nyeri seperti ibuprofen serta naproxen, serta isotretinon untuk penyembuhan jerawat. Aspek lingkungan pun bisa mengakibatkan mata jadi kering. Misalnya udara berdebu, cuaca kering atau berangin, atau asap seperti asap rokok yang dapat menguapkan air mata tambah lebih cepat atau menghalangi efektivitas produksi air mata. Hal semacam ini terlebih berlangsung pada penggunaan lensa kontak lantaran lensa menyerap pelumasan dari air mata, melihat TV, memakai laptop, atau menjahit untuk durasi yang lama bisa mengakibatkan mata kering. Baca juga : Cara Mencegah Cedera Gigi dan Mulut Untuk menangani mata kering, di bawah ini terdapat panduan praktis langkah menyembuhkan dan menghindari mata kering yang dapat Anda kerjakan sendiri dirumah : Untuk masalah mata kering ringan bisa di hilangkan dengan obat tetes mata yang di jual bebas yang tak mengandung bahan untuk menangani mata merah lantaran akan jadi parah gejala. Baiknya tanyakan dahulu ke dokter obat yang pas untuk Anda. Mengkonsumsi makanan yang kaya dengan asam lemak omega-3, yang dapat diketemukan dalam minyak ikan serta sayur seprti minayk canola, minyak kedelai, minayk biji rami, kenari, ikan salmon, tuna, ikan kembung, sarden atau telur ayam. Jauhi udara bertiup di mata. Janganlah langsung mengarahkan mata ke pengering rambut, pemanas mobil, AC atau kipas angin. Menggunakan kacamata pelindung ketika keadaan berangin serta waktu berenang. Sering-sering menyempatkan diri untuk mengistirahatkan mata sesaat di tengah-tengah aktivitas padat. Bila Anda membaca atau lakukan pekerjaan lain yang membutuhkan konsentrasi visual, lakukanlah istirahat mata dengan tutup mata sekitar beberapa menit, atau berkedip berkali-kali sekitar beberapa detik untuk menolong menebarkan air mata dengan cara rata diatas mata. Posisikan monitor computer dibawah tingkat mata supaya Anda tak usah buka mata lebih lebar hingga memperlambat penguapan air mata. Berhenti merokok serta jauhi asap. Asap bisa jadi memperburuk gejala kering mata. Janganlah terus-terusan menggosok-gosok mata. Sesekali berkediplah untuk meratakan air mata diatas mata. Jumpai dokter bila Anda alami gejala mata kering yang berkelanjutan, termasuk juga mata merah, iritasi mata, capek atau sakit.