Waktu Posting : 13-09-2014 04:15 | Dibaca : 2594x
28-04-2014 20:22
Marasmus pada anak – anak tidak lagi menjadi jenis penyakit yang hanya menyerang pada berbagai kalangan anak ekonomi rendah saja. Pasalnya, peran orang tua yang mampu menyajikan makanan sehat dengan jumlah gizi yang cukup juga menjadi poin penting didalamnya. Jenis makanan sehat tidak hanya dinilai dari nominal makanannya saja namun juga dipengaruhi oleh nilai gizi yang berada didalamnya. Asupan makanan itu sendiri harus seimbang antara nilai karbohidrat, protein, vitamin serta lemak yang tentunya menjadi nutrisi yang baik bagi tubuh anak anda. Untuk lebih jelasnya mengenai beberapa rahasia menyembuhkan Marasmus pada anak, anda dapat mengetahuinya dalam ulasan berikut ini : Pengetian Marasmus adalah gangguan kesehatan anak yang disebabkan oleh asupan gizi yang buruk atau kurang. Kejadian penyakit ini tidak hanya dikaitkan dengan kondisi ekonomi keluarga yang rendah namun juga didukung oleh pengetahuan gizi yang cukup oleh orang tuanya, infeksi penyakit atau kelainan fisik anak serta lingkungan yang tidak memungkinkan untuk anak mendapatkan konsumsi makanan yang memang memadai. Untuk itu, peran orang tua serta para promoter kesehatan dibutuhkan agar terbentuk rasa kerja sama yang kuat dalam mengurangi kejadian penyakit akibat gizi kurang atau Marasmus ini. Gejala Marasmus Bagi anda para orang tua perlu memantau perkembangan tubuh anak anda, terutama ketika anda berusia sekitar 0 – 2 tahun. Dalam rentang usia yang seperti ini biasanya anak – anak mudah untuk terserang penyakit Marasmus ini. Diantara gejala klinis yang tampak pada penyakit Marasmus ini antara lain yaitu : a.      Tulang rusuknya akan terlihat lebih jelas b.     Dinding perut akan mengalami hipotonus dan kulit yang longgar c.      Hilangnya lemak sub kutan dengan anggota gerak yang akan terlihat jelas d.     Wajah anak akan terlihat lebih kering, berkeriput serta tampak lebih tua e.      Berat badan anak akan turun menjadi 60% berat badan anak normal pada seusianya f.      Penahan sistem panas anak akan hilang sehingga suhu tubuh anak cenderung dingin Patofisiologi Marasmus Marasmus merupakan jenis kelainan sindrom yang terjadi akibat berbagai faktor / multi faktor. Diantara berbagai faktor tersebut antara lain yaitu : -      Tubuh anak – anak sendiri (host) -      Penyebab (agent) -      Lingkungan sekitarnya (environment) Ketiga faktor inilah yang berperan penting terhadap kejadian penyakit Marasmus. Tubuh anak ini menjadi faktor internal yang memperparah kejadian penyakit Marasmus, seperti halnya kelainan fungsional maupun anatomi tubuh anak yang memang mampu mengakibatkan penyakit Marasmus semakin parah. Faktor kedua yaitu penyebab penyakit yang menjadikan anak untuk menderita gangguan gizi buruk ini. Penyebab atau agent penyakit ini multifaktor seperti yang sudah dijelaskan dalam ulasan diatas. Kemudian faktor terakhir yang menjadikan anak untuk menderita penyakit ini yaitu lingkungan sekitarnya. Lingkungan sekitar yang masih belum memiliki akses pelayanan terkait pengetahuan gizi makanan tentunya menyebabkan kejadian Marasmus juga semakin parah. Pencegahan Marasmus Penyakit Marasmus membutuhkan tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi dampak buruk dari penyakit ini. Berbagai tindakan tersebut membutuhkan peran orang tua yang optimal seperti halnya : a.      Pemberian ASI eksklusif terutama pada usia anak 0 – 2 tahun. ASI ( air susu ibu ) merupakan nutrisi yang tepat untuk kesehatan anak. Dengan pemberian ASI yang cukup ini tentunya akan membentuk kekebalan tubuh yang kuat terutama saat ASI pertama yang masih mengandung kolostrum. b.     Meningkatkan kebersihan lingkungan dan personal hygiene Tindakan pencegahan yang kedua ini ditujukan untuk mengurangi paparan zat infeksius terhadap kesehatan tubuh anak, khususnya pengaruh untuk penyakit Marasmus ini. c.      Pemberian imunisasi Kegiatan posyandu yang memberikan imunisasi bagi anak – anak perlu anda kunjungi. Pasalnya, dengan pemberian imunisasi ini mampu memberikan kekebalan tubuh anak anak terhadap beberapa agent penyakit. Selain itu, pada kegiatan posyandu juga dilakukan penimbangan berat badan anak anda sehingga anda akan mengetahui secara pasti pertumbuhan anak anda. d.     Mengikuti penyuluhan atau resep untuk mengolah makanan yang sehat bagi anak. Makanan anak memang berbeda dengan makanan yang anda konsumsi biasanya. Kecukupan nilai gizi serta rasa makanan tersebut sebaiknya harus memadai. Pengobatan Marasmus Marasmus merupakan kelainan gizi pada anak yang dapat anda sembuhkan dengan beberapa langkah berikut ini, yaitu : 1.     Cegah atau atasi Marasmus dengan diet tinggi karbohidrat dan protein agar terhindar dari hipoglikemia 2.     Berikan konsumsi air / mineral yang cukup agar anak tidak mengalami dehidrasi 3.     Mulailah memberikan makanan dengan jumlah gizi yang cukup 4.     Jangan lupa untuk melakukan penimbangan anak secara teratur untuk mengetahui berat badan anak setelah menderita Marasmus
24-06-2014 06:39
Bulan Ramadan selekasnya tiba. Anda yang beragama Islam pasti tidak sabar menanti hadirnya bulan yang penuh barokah ini. Ada saran supaya tiap-tiap orang memaafkan orang lain sebelum saat masuk bulan Ramadan. Saran itu nyatanya benar, lantaran memaafkan orang lain bakal bikin tubuh lebih sehat serta dapat melaksanakan puasa dengan maksimal. Inilah berbagai manfaat memaafkan orang lain serta hubungan dengan kesehatan Anda. Melindungi Jantung Terus Sehat Memaafkan orang lain amat erat hubungannya dengan kesehatan jantung. Suatu riset menunjukkan bahwasanya beberapa orang yang hidupnya dipenuhi dendam condong mempunyai detak jantung yang cepat serta ini tak sehat. Sedang orang yang gampang memaafkan mempunyai detak jantung yang lebih rendah. Semakin keras detak jantung, kerja jantung makin terbebani. Maka jangan sampai Anda membebani jantung Anda. Maafkanlah, serta jantung Anda bakal berterima kasih pada Anda. Â Baca juga :Â Tahukah anda, Memaafkan Bisa Buat Tubuh semakin Sehat Menurunkan Tingkat Stres Anda ketahui apa pemicu penyakit-penyakit berat di zaman ini? Stres. Satu kata yang barangkali bikin Anda tertawa, namun itu benar. Dimulai dari sakit jantung, stroke, sakit mental juga bunuh diri, seluruhnya dapat dipicu oleh stres. Fakta dari riset di Hope College menunjukkan bahwasanya memaafkan bakal menurunkan hormon stres. Orang yang memaafkan pula lebih terlindungi dari masalah mental. Menurunkan Tensi Darah Punya masalah dengan tensi darah? Maka Anda dapat bikin daftar siapa-siapa saja orang yang belum Anda lupakan kesalahannya serta belum Anda maafkan. Suatu riset menunjukkan bahwasanya orang yang ingin memaafkan orang lain mempunyai tensi darah lebih stabil serta terlepas dari persoalan tensi darah diri. Â Baca juga :Â Cara Mencegah Terjadinya Batu Empedu Kurangi Rasa Nyeri Ada yang katakan, orang yang memaafkan condong tak gampang sakit, itu benar. Suatu riset yang dikerjakan oleh Duke University Medical Center menunjukkan bahwasanya beberapa orang yang memaafkan semakin dapat tak rasakan sakit serta nyeri. Intinya, bila Anda tetap dendam serta tak ingin memaafkan, tubuh Anda bakal menaruh rasa sakit serta nyeri dalam kurun waktu yang lama. Perpanjang Umur Usia itu rahasia Tuhan, itu benar. Tetapi selaku manusia, tiada kelirunya berusaha supaya umur kita panjang. Bila umur kita panjang, kita pun dapat melaksanakan ibadah serta semakin lebih berguna untuk sesama. Satu diantara jalan untuk panjang usia ialah memaafkan. Riset lain menunjukkan bahwasanya orang yang memaafkan serta tak mengungkit-ungkit kekeliruan orang lain lebih bahagia dengan hidupnya serta mempunyai umur yang lebih panjang. Demikianlah berbagai manfaat dari memaafkan. Tak cuma hati Anda yang lega, tubuh Anda pula jadi lebih sehat. Maka maafkanlah orang lain, maka tubuh Anda lebih siap untuk terus sehat sepanjang menggerakkan beribadah puasa.
11-05-2014 19:35
Pria yang memulai olahraga daya tahan setelah usia 40 bisa mendapatkan manfaat jantung jangka panjang yang sama seperti orang-orang yang memulai olahraga sebelum usia 30 tahun, penelitian baru yang menemukan. Penelitian ini melibatkan 40 pria sehat, berusia antara 55 dan 70 , yang tidak memiliki faktor risiko penyakit jantung. 10 dari orang-orang itu tidak pernah melakukan olahraga rutin selama lebih dari 2 jam seminggu . Sisanya 30 telah melaksanakan olahraga rutin setidaknya 7 jam seminggu selama lebih dari 5 tahun , baik awal sebelum usia 30 atau setelah usia 40. Olahraga rutin mereka terlibat baik bersepeda atau berjalan. Baca juga : Bawang Merah, Herbal Sehat dari Dapur Pria yang mulai rutin olahraga berat, mereka sebelum usia 30 telah melakukannya selama rata-rata 39 tahun ( sejak usia 22 ), sementara mereka yang dimulai setelah usia 40 telah melakukannya selama rata-rata 18 tahun ( sejak umur 48 ). Istirahat denyut jantung adalah serupa antara laki-laki pada kedua kelompok olahraga (sekitar 57-58 denyut per menit ) , tetapi jauh lebih tinggi di antara pria yang tidak berolahraga ( hampir 70 denyut per menit ). Orang-orang dalam dua kelompok olahraga juga memiliki pengambilan oksigen maksimal yang jauh lebih tinggi daripada mereka yang tidak berolahraga. Pria pada kedua kelompok olahraga rutin menunjukkan bukti yang sama dalam perbaikan olahraga terkait dalam struktur dan fungsi jantung. Baca juga : Sering Bertengkar dan Khawatir Bisa Meningkatkan Risiko Kematian Jadi, meskipun ada perbedaan usia biologis, tapi dengan modifikasi olahraga pada mulai umur 40 tampaknya tidak mengganggu manfaat jantung. Namun, olahraga daya tahan juga bermanfaat untuk kepadatan tulang , untuk massa otot, stres oksidatif. Dan manfaat ini diketahui lebih besar jika olahraga dimulai pada awal kehidupan. Dengan olahraga yang teratur dapat memperlambat struktur dan fungsi jantung yang makin menua. Tidak pernah terlalu terlambat untuk mengubah cara hidup Anda dan mendapatkan lebih aktif secara fisik. Ini akan selalu bermanfaat bagi jantung dan kesejahteraan. Dan tidak perlu untuk olahraga tingkat tinggi selama berjam-jam seminggu. Menggunakan tangga daripada lift, atau berkebun secara teratur, dapat bermanfaat juga. (TTR)