Waktu Posting : 13-09-2014 04:15 | Dibaca : 2523x
22-07-2016 21:48
Penumpukan asam urat di dalam sendi adalah penyebab penyakit asam urat. Asam urat sejatinya merupakan limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh. Sebagian besar asam urat dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine dan sebagian kecil lainnya dibuang melalui saluran pencernaan dalam bentuk tinja. Jika asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah yang diproduksi, maka asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi. Ketika kristal-kristal tajam tersebut masuk ke ruang persendian dan mengganggu lapisan lunak sendi, maka terjadilah peradangan yang terasa sangat sakit. Baca juga : Tips Memilih Aksesoris untuk Kebaya agar Kamu Makin Cantik Ada beberapa faktor yang bisa memicu naiknya kadar asam urat di dalam darah, salah satunya adalah makanan berzat purin tinggi yang kita konsumsi. Contoh-contoh makanan tersebut adalah jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang-kerangan, kepiting, ikan teri, ikan makarel), dan daging merah (sapi, kambing, kerbau). Selain makanan, kita juga bisa berisiko mengalami penumpukan sama urat di dalam darah jika mengonsumsi minuman manis (baik gula buatan maupun alami) dan minuman beralkohol secara berlebihan. Risiko terkena penyakit asam urat juga tinggi bagi orang-orang yang sedang menjalani pengobatan menggunakan obat-obatan jenis tertentu, misalnya niacin, aspirin, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor), obat penghambat beta (beta blocker), sislosporin, diuretik, dan obat-obatan kemoterapi. Sedangkan jika dipandang sebagai bentuk komplikasi, penyakit asam urat berisiko tinggi dialami oleh orang-orang yang sedang menderita penyakit ginjal kronik, penyakit diabetes, hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi, osteoarthritis, psoriasis, dan sindrom metabolisme. Terlepas dari keempat faktor pemicu di atas, penyakit asam urat juga diduga masuk ke kelompok penyakit turunan alias penyakit genetik. Ini artinya mereka yang memiliki anggota keluarga berpenyakit asam urat berisiko mengalami kondisi yang sama. Menurut penelitian, proporsi dari risiko ini adalah 20 persen. Baca juga : Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat Lebih sedikitnya jumlah perempuan yang terkena penyakit asam urat dibandingkan laki-laki kemungkinan terkait dengan kondisi menopause. Setelah perempuan mengalami menopause, kadar asam urat dapat meningkat dan mulai merasakan gejala-gejala penyakit asam urat. Terlepas dari faktor-faktor di atas, ada juga sebagian orang yang memiliki kadar asam urat tinggi dalam darah mereka, namun tidak ditemukan pembentukan kristal-kristal natrium urat pada sendi-sendinya. Selain itu, di antara sebagian orang yang memiliki kadar asam urat yang sama pun, tingkat kerentanan mereka akan berbeda-beda. Mengenai hal tersebut, hingga kini belum ada penjelasan yang pasti.
01-07-2014 11:59
Satu diantara jenis kanker yang bisa menyerang manusia ialah kanker tulang, penyakit ini sendiri bisa terdiri atas berbagai macam terhitung primary malignant giant cell tumor. Untuk jenis kanker tulang ini sendiri cuma berlangsung pada 5 hingga 9 % dari keseluruhan pasien kanker tulang di seantero dunia, tipe kanker seperti ini semakin banyak berlangsung pada wanita dibanding pria serta umumnya menyerang mereka yang berumur di antara 25 hingga 40 thn. Perubahan tipe kanker ini sendiri jalan lambat serta gejalanya sendiri baru nampak waktu telah berlangsung rusaknya pada korteks tulang atau lantaran rapuhnya keadaan tulang yang bisa mengakibatkan rasa nyeri, kecuali itu pada berbagai kondisi, pasien penyakit ini tak bisa bergerak dengan bebas lantaran keadaan penyakit yang telah mendekati daerah sendi. Ada kalanya nampak pembengkakan pada daerah badan spesifik yang dibarengi rasa sakit. Tanda-tanda tulang kanker : 1. Nyeri pada tulang 2. Bengkak di dekat ruang yang terinfeksi 3. Lemah tulang, kadang-kadang mengakibatkan patah tulang 4. Lemah 5. Penurunan berat tubuh dengan cara tiba-tiba Tak terang apa yang mengakibatkan kanker tulang, dokter yakini bahwasanya kanker tulang dikarenakan kekeliruan pada sel DNA. Kekeliruan ini mengakibatkan tulang tumbuh dengan tak teratasi, akumulasi dari mutasi sel ini membuat tumor yang bisa menyerang tulang di dekatnya atau menyebar ke ruang lain didalam badan. Arti kanker tulang tak mengacu pada kanker yang timbul di manapun di badan serta menyebar ke tulang, kanker tulang pula tak mengacu pada kanker sel darah yang diawali dari sumsum tulang belakang. Pada umumnya, beberapa jenis kanker itu terdiri jadi dua jenis, yakni kanker tulang primer serta kanker tulang sekunder atau umum dikatakan semacam kanker tulang metastatic. Â Baca juga :Â Kenali Penyakit Kista Pada Wanita Beberapa jenis kanker tulang : 1. Osteosarkoma Kanker Tulang dalam bhs medis umum dikatakan Osteosarkoma, osteosarkoma umumnya menyerang anak lelaki di rentang umur 10 th. serta 25 th.. Serangan kanker itu sampai waktu ini tetap disangka semacam penyakit yang di turunkan dengan cara genetic, kanker Osteosarkoma sendiri condong tumbuh di ujung bawah tulang paha, ujung atas tulang lengan atas, atau ujung atas tulang kering. Tanda-tanda yang paling kerap ditemukan ialah rasa nyeri yang searah dengan perkembangan tumor, pula dapat menyebabkan pembengkakan yang bakal menyajikan sensasi rasa hangat dan kulit yang mulai tampak memerah. Sinyal awal dari penyakit ini dapat merupakan patah tulang atau sering dikatakan fraktur patologis, hal semacam ini kerap berlangsung sesudah tulang alami gerakan teratur. Patahnya tulang itu dikarenakan oleh perkembangan tumor yang mengakibatkan tulang jadi rapuh. Osteosarkoma dapat dideteksi serta didiagnosa lewat test imaging dengan memakai cara CT Scan atau X-Ray pada tulang, apabila sudah terdeteksi, osteosarkoma dapat diobati dengan operasi pengangkatan kanker. Penyembuhan kemoterapi pula mesti dikerjakan apabila beberapa sel kanker sudah menyebar ke bagian-bagian badan yang lain. Â Baca juga :Â Mengenal 8 Jenis Penyakit Peredaran Darah 2. Chondrosarkoma Kanker tipe ini umumnya menyerang beberapa sel kartilago atau tulang riskan seorang yang sudah berumur diatas 50 th., chondrosarkoma memiliki kecepatan tumbuh condong lebih lambat serta bisa sembuh cuma dengan pembedahan. Tetapi dalam berbagai masalah, kanker ini berbentuk invasive atau agresif serta gampang menyebar. Pembedahan dengan pengangkatan semua tumor, sampai waktu ini di rasa semacam cara yang efisien untuk menyembuhkan Chondrosarkoma. Penyembuhan kemoterapi serta radioterapi tak mempunyai efek yang demikian banyak pada tipe kanker ini. Cara amputasi amat tidak sering dikerjakan untuk menyembuhkan kanker ini. 3. Ewing Sarkoma Masa-masa pubertas ialah masa-masa yang rawan diserang kanker Ewing Sarkoma, kanker ini tidak sering ditemukan pada anak yang berusia kurang dari 10 th.. Ewing Sarkoma paling kerap berkembang di tulang panjang, panggul, serta pula dada. Kanker tipe ini pula memiliki karakter yang invasive hingga gampang menyebar ke organ-organ paling dekat, seperti paru-paru atau organ yang lain. Tanda-tanda yang paling kerap dikeluhkan ialah rasa nyeri serta demam. Tetapi, tanda-tanda itu pula dapat dibarengi dengan sinyal tanda pembengkakan tulang. Dalam kasus-kasus pada umumnya, kanker ini baru terdiagnosa waktu kanker telah menyebar. Ewing Sarkoma dapat sembuh dengan gabungan cara pengangkatan kanker, kemoterapi, dan radio terapi.
03-06-2014 08:19
Suatu riset baru memperlihatkan bahwasanya wijen berguna untuk orang yang menderita radang sendi lutut. Hebatnya, ia juga mampu mengungguli terapi medis. Suatu studi yang diterbitkan di International Journal of Rheumatic Diseases menyampaikan bahwasanya makanan tak saja dapat menyembuhkan, namun kadang-kadang lebih superior daripada obat-obatan itu sendiri. Hal itu dibuktikan beberapa peneliti medis dari Tabriz University of Medical Sciences. Mereka mempelajari dampak dari suplemen berbasis wijen pada beberapa gejala medis pada pasien dengan radang sendi lutut. Baca juga : 6 Bahan Makanan Ini Berkhasiat Obat Lho ! Radang sendi atau osteoartritis pada lutut merupakan satu diantara wujud penyakit degeneratif pada sendi. Biasaya, ia mempunyai bermacam tanda-tanda serta dampak, terhitung rasa sakit, pembengkakan, perkembangan tulang abnormal, dislokasi sendi, dsb. Radang sendi ini umum menimpa seorang berumur diatas 60 th.. Pada studi itu, sejumlah 50 pasien dibagi jadi dua group. Group pertama memperoleh suplemen wijen sejumlah 40 gram /hari, sesaat group ke-2 memakai terapi penyembuhan standard, yang meliputi dua dosis 500 mg Tylenol, 2 x satu hari, serta 500 mg glukosamin. Sesudah dua bln. perawatan, akhirnya cukup mengagetkan. Faedah wijen pada radang sendi lutut mulai tampak saat pada group pertama, rasa sakit yang terkena menyusut jauh, dari taraf 9, 5 sebelum saat perawatan jadi 3, 5 pasca perawatan. Ini jadi benar-benar menarik lantaran pada group ke-2, rasa sakit cuma menyusut dari taraf 9 jadi 7 pasca perawatan. Pengukuran lain dikerjakan melalui kuisioner Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Skor (KOOS) serta tes Timed Up and Go (TUG). Ke-2 tipe terapi tunjukkan hasil positif. Baca juga : Asupan Nutrisi Ini Khusus untuk Pekerja Lembur Dari hasil riset itu, beberapa peneliti menyimpulkan bahwasanya dalam masalah itu wijen jadi pemenang. Lantaran, kecuali yang tersebut di atas, wijen tetap mempunyai faedah lainnya untuk tubuh. Plus, ia tak mempunyai bermacam dampak samping yang dapat diakibatkan obat-obatan kimia. Walau demikian, apakah yang sebanding dengan 40 gram wijen? Satu sendok makan wijen mempunyai berat berkisan sembilan gram. Jadi, Anda memerlukan sekurang-kurangnya empat sendok makan untuk meraih ‘dosis klinis’ serta rasakan faedah wijen pada lutut Anda.