Waktu Posting : 22-06-2014 10:56 | Dibaca : 3695x
01-07-2014 09:29
Xerostomia atau yang lebih di kenal dengan mulut kering, bukan merupakan satu jenis penyakit. Xerostomia adalah tanda-tanda dari beragam penyakit atau keadaan kesehatan yang lain. Keadaan ini mengakibatkan produksi air liur jadi menyusut atau malahan tiada sepenuhnya. Air liur berperan untuk membasahi mulut, menolong menelan, serta mencicipi makanan. Air liur pula menolong mencegah pembentukan plak gigi yang dikarenakan oleh makanan. Kecuali itu, air liur pula menolong menetralkan asam mulut yang membahayakan enamel gigi. Xerostomia bisa berlangsung lantaran berbagai hal. Tersebut di bawah ini ialah 5 pemicu paling umum yang kerap menyebabkan xerostomia : 1. Efek Samping Obat Obat-obatan adalah pemicu paling umum terjadinya xerostomia. Beberapa ratus obat bisa mengakibatkan mulut kering. Terhitung salah satunya ialah obat pembasmi rasa sakit, obat-obatan untuk depresi, obat flu, obat kejang otot, serta obat alergi. Orang lansia kerap minum banyak obat-obatan, terhitung obat yang barangkali dapat mengakibatkan mulut kering. Oleh karenanya, banyak dari mereka yang alami keadaan mulut kering. Baca juga : Waspadai Stroke di Usia Muda 2. Komplikasi dari Penyakit serta Infeksi Berbagai penyakit terkait dengan mulut kering. Salah satunya ialah diabetes, anemia, cystic fibrosis, rheumatoid arthritis, desakan darah tinggi, serta infeksi HIV. Xerostomia pula berlangsung pada sindrom Sjogren. Pada keadaan ini, antibodi badan menyerang kelenjar saliva serta kelenjar air mata. Berbagai infeksi virus, seperti penyakit gondok, pula merubah produksi air liur serta mengakibatkan xerostomia. 3. Dehidrasi Tiap-tiap keadaan yang mengakibatkan hilangnya cairan badan pula bisa mengakibatkan xerostomia. Keadaan ini terhitung demam, keringat terlalu berlebih, muntah, diare, kehilangan darah, atau kehilangan air lewat kulit lantaran luka bakar. 4. Terapi Radiasi Xerostomia ialah efek samping yang umum berlangsung lantaran terapi radiasi untuk menyembuhkan kanker di kepala serta leher. 5. Operasi Pengangkatan Kelenjar Ludah Bila berlangsung pembengkakan yang besar pada kelenjar ludah, operasi pengangkatan kelenjar barangkali mesti dikerjakan. Bila kelenjar ludah diangakat, maka sudah pasti produksi air liur bakal berhenti. Mulut kering ialah keadaan yang merubah seputar satu dari empat sampai lima orang dewasa, terlebih wanita. Mulut kering (xerostomia) dikarenakan terlebih lantaran kurangnya air liur untuk melindungi mulut terus basah. Berlangsung penurunan sekresi air liur dari kelenjar ludah, hingga mengakibatkan keadaan ini. Xerostomia biasanya berlangsung pada umur dewasa muda (seputar 20 tahun) serta umur lanjut (60-80 tahun). Tersebut ialah 6 tanda-tanda umum dari xerostomia : 1. Perasaan lengket serta kering di mulut serta lidah 2. Bibir pecah-pecah 3. Kesusahan dalam mengunyah, menelan, rasakan, atau berbicara 4. Mulut luka 5. Bau napas tidak enak 6. Gigi palsu yang jadi jadi tak nyaman Baca juga : Mengenal 8 Jenis Penyakit Peredaran Darah Air liur menolong dalam mengunyah, menelan serta mengolah makanan. Air liur pula membuat perlindungan gigi dari pembusukan dengan jalan membersihkan bekas makanan, gula serta asam yang dihasilkan oleh bakteri. Saat kekurangan air liur, seperti dalam keadaan mulut kering, maka keadaan ini bisa mengakibatkan resiko kesehatan semacam ini: 1. Kurang air liur bakal turunkan pH mulut (mulut semakin asam) hingga menambah resiko rusaknya gigi, penyakit gusi, bau mulut, serta infeksi mulut. 2. Beberapa hal yang bisa diakibatkan oleh adanya mulut kering antara lain susah dalam mengunyah, menelan dan berbicara, gigi palsu jadi longgar, rasa terbakar, penurunan kepekaan akan rasa makanan, sakit mulut dan tenggorokan. Langkah tersebut bisa mencegah keadaan mulut kering atau xerostomia : 1. Tidur dengan mulut terbuka mengakibatkan mulut kering pada pagi hari. Sebisa-bisanya bernapaslah dengan hidung saat tidur. 2. Memakai buatan pencegah mulut kering. Untuk lebih aman, tanyakan dengan dokter tentang buatan yang paling jitu. 3. Melindungi kebersihan mulut. Sikat gigi serta berkumur dengan cara teratur. Pakai juga benang gigi (dental floss). 4. Minum air sekurang-kurangnya 8 gelas /hari. 5. Jauhi konsumsi kafein serta alkohol
12-06-2014 07:27
Tak seluruh jenis olahraga dapat dilakukan oleh seluruh umur. Tentukan yang sesuai supaya tak membahayakan diri sendiri. Mengukur kekuatan olahraga bukan hanya dari kekuatan untuk mengerjakannya. Teratur tidaknya Anda olahraga, berat tubuh dan umur juga mempengaruhi, lho. Anda pasti tetap ingat sebagian masalah kematian yang menimpa kaum artis, saat selesai melaksanakan olahraga. Agar terlepas dari beberapa hal yang tak dikehendaki waktu olahraga, baiknya tentukan olahraga yang sesuai dengan umur Anda. Di bawah ini ialah ketentuan-aturan olahraga menurut umur. Baca juga : Mengetahui Serba-serbi Kanker Payudara Umur 20-an Umur 20-an ialah umur di mana metabolisme manusia tengah ada di puncak paling tinggi. Pada umur ini badan mempunyai kekuatan untuk bekerja sangat optimal. Mereka yang ada pada umur ini tidak bermasalah untuk melaksanakan macam olahraga apa pun. Walau begitu, latihan yang teratur terus mesti dilakukan untuk bikin badan gampang menyesuaikan. Umur 30-an Pada umur ini orang gampang tertipu. Umumnya lantaran semangat serta kekuatan paling tinggi yang didapat pada umur 30-an, banyak yang berasumsi tetap mempunyai kekuatan sama di umur 30-an. Walau sebenarnya masuk umur 30-an adalah tanda keadaan badan menjalani penurunan. Seperti bantalan antar ruas tulang punggung, saat masuk umur 30-an terjadi penurunan, hingga fungsinya juga jadi tak optimal. Jenis olahraga yang pas dilakukan baiknya terkonsentrasi pada olahraga kardio, seperti jogging, bersepeda santai, atau berenang jarak menengah. Baca juga: Ada Apa Di Balik Terapi Pijat Umur 40 serta 50-an Masuk umur ini, olahraga permainan atau kompetitif seperti sepakbola baiknya memanglah telah tak dilakukan lagi. Terkecuali Anda betul-betul mempunyai kesehatan ekstra. Kaum pakar merekomendasikan mereka yang ada di umur ini lebih konsentrasi melaksanakan olahraga tai-chi, yoga, santai, pilates, jogging ringan, dan jalan kaki. Umur diatas 60-an Pada umur ini seluruh tugas organ badan telah terjadi penurunan perannya. Anda yang ada di umur ini terus diharap untuk waspada dalam melaksanakan olahraga yang paling mudah sekalipun. Tetapi, memutuskan tak bergerak juga sama bahayanya. Tai chi serta Yoga umpamanya, tetap dapat dilakukan seandainya jeli menentukan gerakan.