Waktu Posting : 05-06-2014 19:43 | Dibaca : 3037x
Tidur siang bikin gemuk sering kali menjadi omongan banyak orang terutama kalangan wanita. Namun, benarkan jika tidur siang itu bisa membuat tubuh menjadi gemuk?, sehingga banyak orang yang takut untuk tidur siang karena dianggap sebagai pemicu kenaikan berat badan. Anggapan tersebut terkait dengan kebiasaan seseorang yang tidur usai makan siang. Pasalnya, ada mitos kalori yang dimasukkan setelah makan siang akan menumpuk menjadi lemak jika dibawa tidur siang. Namun, ternyata hingga saat ini peneliti belum menemukan hubungan kegemukan dengan tidur siang. Sehingga jelasnya kebiasaan tidur siang yang lama memang akan membuat tubuh tidak bergerak dengan demikian kalori, yang dibakar menjadi lebih sedikit dan lemak di dalam tubuh semakin menumpuk. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam mengatasi tidur siang bikin gemuk adalah membatasi durasi waktu lebih pendek untuk tidur siang kurang lebih hanya 30 menit saja ketika anda tidak ingin gemuk karena tidur siang.
Baca juga : Manfaat Minyak Wortel Untuk Kesehatan dan Kecantikan
Tidur siang yang terlalu lama atau lebih dari 30 menit akibatnya justru membuat tubuh merasa mengantuk terus sepanjang hari. Tidur siang bikin gemuk itu benar tetapi ketika seseorang setelah makan kemudian langsung tidur karena proses pembakaran lemak tidak terjadi dan kalorinya tidak terpakai justru lemak tertimbun di dalam tubuh. Tidur siang juga bisa dilakukan untuk mengganti waktu tidur pada malam hari ketika seseorang harus lembur kerja. Tidur siang juga bukan berarti memperbanyak waktu tidur yang penting jumlah keseluruhan tidur dalam satu hari masih dalam batas wajar yaitu 6 hingga 7 jam dalam sehari untuk orang dewasa. Tidur siang dianjurkan untuk anak – anak karena masa pertumbuhannya membutuhkan nutrisi baik supaya mampu berkembang secara baik sesuai dengan umurnya. Ketika anda memiliki tubuh gemuk sebaiknya menghindari tidur siang dalam durasi lama. Karena jumlah kalori dari makanan yang dikonsumsi jika tidak terpakai justru tersimpan dan membuatnya menjadi lebih gemuk. Sehingga ketika berkeinginan untuk tidur siang sebaiknya lakukan sebelum makan untuk mencegah terjadinya penimbunan lemak. Diusia yang sudah tua juga dianjurkan untuk tidur siang untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Menyimpan kalori diusia tubuh yang sudah tua itu lebih baik karena mampu membuat tubuh tetap kuat sehingga mampu melakukan beberapa aktifitas ringan.
Baca juga : Mengenal Manfaat Kesehatan Blueberry dari Antiaging Hingga Kanker
Tidur siang dalam waktu singkat akan membantu menjaga kadar hormon stress ataupun kortisol, sehingga pikiran akan menjadi lebih segar setelah bangun. Dengan tingkat stress yang rendah justru lebih baik untuk mencegah kenaikan berat badan. Ternyata tidur siang yang tepat juga akan membuat sistem pencernaan mendapatkan suplai darah dalam jumlah cukup dibandingkan pada saat beraktivitas. Tetapi sebaiknya jika tidur siang dilakukan langsung usai makan siang justru akan menimbulkan penyakit gangguan pencernaan termasuk refluks asam lambung. Sedangkan bagi penderita refluks asam lambung, tidur siang langsung setelah makan makan siang akan membuat kondisinya semakin lebih buruk. Posisi tubuh horisontal pada saat berbaring membuat asam lambung mudah berbalik ke arah mulut, yang akhirnya akan memicu terjadinya nyeri pada bagian dada ataupun pangkal tenggorokan. Tidak hanya itu bagi orang – orang yang pekerjaannya menuntut kewaspadaan ekstra tinggi juga tidak disarankan untuk tidur siang setelah makan. Tidur siang hari dengan kondisi perut kenyang dapat mengurangi tingkat kewaspadaan setelah terjaga. Tidur siang bikin gemuk itu memang benar tetapi ketika tidur setelah makan namun, jika tidur dalam waktu singkat dan sebelum makan mampu membuat fikiran lebih fresh ketika bangun.
05-10-2018 04:26
Liburan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu untuk melepas penat setelah melakukan banyak aktivitas yang padat. Berlibur bersama teman-teman memang menyenangkan, namun ada juga yang lebih memilih untuk melakukan perjalanan liburan sendirian (solo traveling) dengan berbagai macam alasan. Dengan melakukan liburan sendirian, maka risiko pun akan semakin besar dan ditanggung sendiri. Biaya yang seharusnya dapat ditekan karena bisa dibagi dengan teman harus ditanggung sendiri hingga risiko keamanan atau hal-hal tidak menyenangkan lainnya. Namun jangan khawatir untuk Anda yang berencana melakukan solo traveling, Anda pun dapat melakukan liburan dengan aman dan seru dengan mengikuti beberapa tips berikut ini : 1. Lakukan seservasi secara online Memesan hotel dadakan setelah sampai di tempat tujuan sangat tidak efektif apalagi saat melakukan solo traveling. Sebaiknya lakukan pemesanan hotel secara online karena lebih mudah dan praktis serta menghindari kejadian jika hotel telah penuh. 2. Selalu waspada saat berkenalan dengan orang baru Agar suasana tidak sepi memang perlu menjalin komunikasi dengan orang-orang baru di sekitar tempat wisata. Senyum saat ada yang menoleh merupakan senjata andalan dan ucapkan sepatah dua patah kata saat mereka mengajak mengobrol. Namun tetap harus berhati-hati dan jangan langsung percaya pada orang yang baru dikenal. 3. Jangan terlalu sering menggunakan earphone Earphone dapat menjadi teman selama perjalanan, namun terlalu sering menggunakan earphone akan menyebabkan tingkat komunikasi dengan orang lain berkurang sehingga Anda tidak mendapat teman baru untuk mengobrol saat melakukan solo traveling. 4. Pelajari budaya lokal Setiap daerah atau negara memiliki budaya yang berbeda. Saat hendak mengunjungi suatu tempat lebih baik pelajari terlebih dahulu, tempat, budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat disana agar dapat memahami kebiasaan penduduk setempat. Bisa juga dengan mempelajari bahasa mereka agar dapat berkomunikasi dengan baik. 5. Lakukan duplikasi dokumen penting Banyak risiko yang dapat terjadi selama perjalanan, untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang dapat terjadi maka sebaiknya lakukan duplikasi beberapa dokumen penting seperti paspor, VISA, KTP, tiket pesawat dan hotel.
24-06-2014 18:36
Kandung empedu ialah organ kecil yang terdapat dibawah hati. Kandung empedu bertanggungjawab untuk membuat cairan pencernaan yang diekskresikan ke dalam usus. Terdapat beberapa unsur yang berperan pada terjadinya batu empedu, umpamanya kisah keluarga, gaya hidup, serta jenis kelamin. Menurut National Digestive Disease Information Clearinghouse, wanita mempunyai resiko 2 x semakin banyak alami batu empedu dari pria. Terdapat beberapa upaya untuk mencegah terjadinya batu empedu, umpamanya dengan melakukan pengubahan diet serta gaya hidup. Inilah 5 panduan untuk mencegah dan menjauhi terjadinya batu empedu : 1. Batasi Jumlah Konsumsi Lemak Membatasi jumlah konsumsi lemak dalam diet tiap hari bisa kurangi resiko terjadinya batu empedu. Makanan yang tinggi dengan lemak jenuh, seperti daging merah serta mentega, dapat mengakibatkan terjadinya batu empedu. Baca juga : Tips Sehat Berpuasa Ramadhan Membatasi konsumsi lemak jenuh, atau berpindah ke lemak tidak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun atau asam lemak omega-3, bakal menurunkan resiko terkena batu empedu. 2. Menjaga Berat Tubuh Sehat Berat tubuh yang berlebihan atau obesitas bakal mempertinggi resiko terjadinya batu empedu. Olahraga dengan cara teratur serta menjaga diet sehat yang seimbang mesti jadi sisi integral dari gaya hidup sehat. Melakukan olahraga paling sedikit selama 30 menit tiap-tiap hari bisa menolong kurangi kemungkinan terjadinya batu empedu. Konsumsi semakin banyak buah serta sayuran hijau pula utama untuk menghindar terjadinya batu empedu. 3. Jauhi Diet Ketat atau Penurunan Berat Tubuh dengan Cepat Bila Anda hendak menurunkan berat tubuh, tak disarankan untuk melakukan penurunan berat tubuh dengan cepat atau melakukan diet ketat. Hal semacam ini dikarenakan lantaran kehilangan berat tubuh dengan cepat bisa mengakibatkan pembentukan batu empedu. Menurut Mayo Clinic, penurunan berat tubuh yang sehat ialah seputar 1 kg dalam satu minggu. Kehilangan berat tubuh melebihi 1 kg dalam satu minggu, kecuali tak sehat pula bisa menyebabkan kenaikan berat tubuh dengan cepat pula. Olahraga moderat seperti jalan kaki serta berenang ialah latihan yang baik untuk menurunkan berat tubuh dengan cara bertahap. Baca juga : Memaafkan Bisa Buat Tubuh Makin Sehat 4. Alkohol serta Kopi Konsumsi alkohol dalam jumlah yang moderat bisa kurangi resiko terjadinya batu empedu. Dinilai jumlah moderat, bila Anda mengkonsumsi minumam mengandung alkohol optimal 2 gelas dalam satu hari. Menurut The New York Times Health Guide, bila wanita mimum 1 oz alkohol dalam satu hari, maka bisa kurangi resiko terjadinya batu empedu sampai 20 %. Minum kopi pula bisa menurunkan resiko terjadinya batu empedu. Kafein yang terdapat dalam kopi bisa berperan pada kontraksi kandung empedu yang bisa kurangi produksi pembentukan batu empedu. Tetapi, kafein yang terdapat dalam minuman bersoda serta teh belum dapat dibuktikan dapat menolong menghindar terjadinya batu empedu. 5. Aksi Pencegahan Lainnya Diet tinggi serat bisa menghindar batu empedu. Konsumsi kacang-kacangan seperti kacang tanah, almond, serta kenari amat baik untuk menghindar tejadinya batu empedu. Aksi pencegahan batu empedu yang lain ialah dengan menurunkan konsumsi gula serta karbohidrat. Makan dengan cara teratur serta tak melupakan saat makan pun perlu dalam pencegahan batu empedu
17-01-2026 16:42
Fakultas Kedokteran selalu menjadi pilihan utama bagi banyak calon mahasiswa yang bercita-cita menjadi dokter. Profesi ini tidak hanya menawarkan peluang karier yang luas dan pengakuan sosial, tetapi juga kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat. Namun, untuk bisa menapaki jalan ini, calon mahasiswa harus melewati proses seleksi yang menantang. Salah satu kunci sukses adalah memahami dan menguasai Materi Seleksi Masuk dengan baik.Persaingan untuk masuk Fakultas Kedokteran sangat ketat. Setiap tahun ribuan pendaftar bersaing untuk jumlah kursi yang terbatas. Karena itu, persiapan sejak dini menjadi hal yang wajib dilakukan. Materi Seleksi Masuk dirancang untuk menilai kesiapan akademik, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan mental calon mahasiswa. Dengan menguasai materi ini, peluang untuk diterima akan meningkat secara signifikan.Komponen utama dalam Materi Seleksi Masuk adalah ilmu sains. Biologi menjadi bagian paling penting karena seluruh ilmu kedokteran berkaitan erat dengan tubuh manusia dan fungsi organ-organ di dalamnya. Calon mahasiswa perlu memahami anatomi, fisiologi, genetika, serta biokimia dasar. Selain itu, kimia dan fisika juga menjadi bagian dari materi ujian. Kimia membantu memahami reaksi biokimia, metabolisme, dan obat-obatan, sedangkan fisika menjelaskan prinsip kerja alat-alat medis dan fenomena ilmiah yang relevan dalam praktik kedokteran. Soal-soal sains biasanya berbentuk pilihan ganda maupun uraian yang menuntut kemampuan analisis mendalam.Selain sains, matematika dan logika juga menjadi bagian penting dari Materi Seleksi Masuk. Matematika tidak hanya menguji kemampuan berhitung, tetapi juga kemampuan penalaran dan pemecahan masalah. Dalam praktik kedokteran, dokter sering menggunakan kemampuan ini untuk menghitung dosis obat, menganalisis data laboratorium, dan mengevaluasi risiko pasien. Logika diuji melalui penalaran kritis atau studi kasus, yang menilai kemampuan calon mahasiswa dalam berpikir sistematis dan mengambil keputusan yang tepat.Kemampuan bahasa juga termasuk dalam Materi Seleksi Masuk. Bahasa Indonesia penting untuk membaca, menulis, dan berkomunikasi dengan pasien maupun tim medis. Sedangkan bahasa Inggris menjadi keterampilan yang sangat penting karena mayoritas literatur, jurnal, dan referensi medis internasional menggunakan bahasa ini. Menguasai bahasa Inggris mempermudah calon mahasiswa memahami ilmu kedokteran terbaru dan mengikuti perkembangan penelitian internasional.Selain aspek akademik, beberapa fakultas kedokteran menilai kesiapan mental dan karakter calon mahasiswa melalui wawancara atau tes psikologi. Tujuannya adalah memastikan calon dokter memiliki empati, kemampuan komunikasi yang baik, dan mental yang tangguh. Dunia kedokteran menuntut dokter untuk mampu bekerja di bawah tekanan, membuat keputusan cepat, dan tetap profesional saat menghadapi pasien. Oleh karena itu, persiapan menghadapi tes psikologi dan wawancara juga menjadi bagian penting dari Materi Seleksi Masuk.Strategi belajar yang tepat sangat menentukan keberhasilan calon mahasiswa dalam menghadapi Materi Seleksi Masuk. Banyak calon mahasiswa memulai dengan mengulang kembali materi sains SMA, berlatih soal-soal seleksi, dan mengikuti bimbingan khusus kedokteran. Simulasi ujian dan manajemen waktu sangat penting agar terbiasa menghadapi tekanan ujian. Selain itu, menjaga kesehatan fisik dan mental juga menjadi faktor penting, karena pendidikan kedokteran membutuhkan disiplin, konsistensi, dan stamina yang tinggi.Menguasai Materi Seleksi Masuk bukan sekadar untuk lulus ujian, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk menempuh pendidikan kedokteran. Calon mahasiswa yang terbiasa dengan materi ini akan lebih siap menghadapi tantangan akademik, praktik laboratorium, hingga pengalaman klinis di rumah sakit. Persiapan yang matang akan membentuk mahasiswa yang disiplin, fokus, dan siap menghadapi tekanan selama masa studi.Fakultas Kedokteran menawarkan pendidikan yang menantang sekaligus mulia. Kunci pertama kesuksesan adalah memahami dan mempersiapkan diri menghadapi Materi Seleksi Masuk dengan sungguh-sungguh. Dengan persiapan matang, calon mahasiswa tidak hanya memiliki peluang lebih besar diterima, tetapi juga mampu memulai perjalanan panjang menuju profesi dokter yang kompeten, profesional, dan berdampak positif bagi masyarakat.