Waktu Posting : 01-09-2014 03:39 | Dibaca : 2622x
21-06-2014 03:52
Asti merasa lega sekaligus heran setelah membawa Icha, putrinya, berobat ke klinik THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan). Asti lega ternyata berkurangnya pendengaran Icha selama seminggu ini hanya disebabkan oleh sumbatan kotoran telinga, bukan oleh suatu kelainan atau penyakit serius. Akan tetapi Asti juga tak habis pikir, mengapa telinga Icha justru tersumbat oleh kotoran, padahal ia rajin sekali membersihkan telinga putrinya itu. Ia pun selalu menggunakan lidi kapas khusus, tak pernah menggunakan benda tajam yang dapat melukai telinga. Nah, lho! Sudah rajin dibersihkan, kok malah tersumbat kotoran? Sebenarnya yang dimaksud dengan kotoran telinga tak lain adalah serumen, yaitu suatu substansi di dalam lubang telinga yang berwarna kekuningan dan lengket. Konsistensinya biasanya lunak, tetapi kadang-kadang padat, terutama dipengaruhi oleh keturunan, disamping faktor lain seperti iklim dan usia. Serumen, istilah yang datang dari bhs Latin, yakni cera (lilin), adalah produksi alamiah telinga. Sepertiga sisi luar dari lubang telinga memanglah memiliki kandungan kelenjar yang berperan memproduksi serumen. Pada beberapa orang dihasilkan banyak serumen seperti beberapa orang lebih gampang berkeringat dibanding yang lain. Oleh lantaran berniat dibentuk, pastinya serumen tak ditujukan semacam pengganggu, malah sebaliknya serumen adalah satu wujud perlindungan pada telinga. Baca juga : Konsumsi 5 Makanan Bergizi Ini Untuk Dapatkan Payudara Sehat Serumen di lubang telinga bakal menangkap debu, mikroorganisme, ataupun partikel-partikel asing, serta menghindarnya masuk ke susunan telinga yang lebih dalam. Serumen juga mempunyai efek bakterisidal (bisa membunuh bakteri). Efek itu disangka datang dari komponen asam lemak, lisozim serta immunoglobulin yang dikandungnya. Kecuali itu, pH serumen yang relatif rendah adalah satu aspek penambahan yang bisa menghindar terjadinya infeksi. Serumen juga berperan semacam pelumas yang bakal melindungi telinga agar tak kekeringan. Dalam keadaan kekeringan, lubang telinga bakal benar-benar gampang terbuka, mengakibatkan telinga bakal jadi nyeri serta rawan pada infeksi. Ini menunjukkan bahwasanya serumen tak cuma membuat perlindungan telinga dari ancaman yang datang dari luar, tetapi juga melindungi supaya lingkungan didalam telinga terus ada dalam keadaan yang fisiologis. Pembersihan serumen dengan cara terus-menerus terlebih hingga di hilangkan semuanya malah bakal merugikan. Pada prinsipnya, telinga bakal bersihkan dianya. Umumnya serumen bakal terbentuk sedikit untuk sedikit, lalu bakal keluar sendiri pada saat mengunyah dengan membawa dan beragam kontaminan yang terjebak bersamanya. Sesudah hingga diluar lubang telinga serumen bakal hilang menguap oleh panas. Tetapi, kondisinya barangkali tidak sama pada tiap-tiap orang, tergantung pada banyak produksi serumen. Baca juga : Kebiasaan yang bisa cegah Obesitas bagi Wanita Kantor Rutinitas mengorek-ngorek telinga umum kita temui, ada yang memakai batang korek api, tisu, lidi kapas spesial, atau juga benda-benda kecil yang terbuat dari logam. Apa pun bahan yang dipakai, bersihkan telinga tak bisa kita kerjakan sendiri. Bersihkan telinga mesti dikerjakan oleh orang yang pakar serta terlatih. Karenanya kita bisa berkunjung ke klinik-klinik THT dirumah sakit paling dekat atau ke praktek pribadi dokter, terutama dokter spesialis THT. Dengan mengorek telinga, kita malah mendorong serumen ke celah sempit itu, tempat di mana semestinya serumen tak terbentuk. Mengakibatkan serumen bakal terjerat serta terakumulasi sampai pada akhirnya mengakibatkan sumbatan pada lubang telinga. Sumbatan itu bakal menghambat hantaran gelombang nada ke gendang telinga hingga pendengaran bakal jadi menyusut. Kecuali menyusutnya pendengaran, tanda-tanda disebabkan sumbatan serumen bisa juga berbentuk rasa terhalang serta barangkali juga rasa nyeri pada telinga. Kadang-kadang sumbatan serumen yang padat jadi lembab, umpamanya sesudah mandi, maka sumbatan itu bisa mengembang serta mengakibatkan masalah pendengaran sesaat. Jadi, sudah saatnya untuk melupakan kebiasaan mengorek telinga agar terhindar dari berbagai macam bahaya yang ditimbulkannya.
01-08-2024 13:15
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) adalah organisasi profesional yang berperan penting dalam meningkatkan standar praktik farmasi di Indonesia. Salah satu cabang yang aktif dan memberikan kontribusi signifikan adalah Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Kabupaten Waykanan. Cabang ini telah bekerja keras untuk memastikan bahwa masyarakat di wilayah dan sekitarnya mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkualitas. Peran dan Tanggung Jawab PAFI PAFI Kabwaykanan.org  memiliki sejumlah peran dan tanggung jawab penting dalam mendukung sektor kesehatan di wilayah ini. Salah satu tugas utamanya adalah memastikan bahwa setiap apoteker dan tenaga farmasi di Jantho mematuhi standar etika dan profesionalisme yang tinggi. Mereka juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota melalui berbagai program pelatihan dan seminar. Selain itu, PAFI kabwaykanan.org juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kesehatan. Mereka sering mengadakan kampanye kesehatan dan program edukasi untuk masyarakat guna meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan obat yang benar dan aman. Dengan demikian, organisasi ini tidak hanya fokus pada pengembangan profesional anggotanya, tetapi juga pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Kolaborasi dengan Institusi Kesehatan Salah satu aspek penting dari keberhasilan PAFI Kabwaykanan adalah kemampuannya dalam menjalin kerja sama dengan berbagai institusi kesehatan. Mereka bekerja sama dengan rumah sakit, puskesmas, dan apotek di wilayah Jantho untuk memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan layanan farmasi yang terbaik. Kolaborasi ini juga mencakup penelitian bersama dan pertukaran informasi untuk terus meningkatkan praktik farmasi di daerah tersebut. Melalui kemitraan ini, PAFI Kabwaykanan mampu mengimplementasikan berbagai inisiatif inovatif yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan farmasi. Contohnya, mereka telah memperkenalkan sistem manajemen obat yang lebih canggih dan program konsultasi farmasi untuk membantu pasien dalam memahami dan mengelola pengobatan mereka dengan lebih baik. Tantangan dan Peluang Seperti organisasi lainnya, PAFI Kabwaykanan juga menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan misinya. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan sumber daya dan infrastruktur di beberapa wilayah. Namun, dengan dedikasi dan semangat tinggi, mereka terus mencari solusi untuk mengatasi hambatan ini. Di sisi lain, tantangan ini juga menghadirkan peluang untuk berinovasi dan beradaptasi. Misalnya, dalam situasi pandemi COVID-19, PAFI Kabwaykanan berhasil mempercepat adopsi teknologi digital untuk pelatihan dan konsultasi farmasi. Ini tidak hanya membantu mengatasi keterbatasan fisik, tetapi juga membuka jalan bagi pendekatan baru dalam pelayanan farmasi di masa depan. Kesimpulan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia memainkan peran vital dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Kabwaykanan. Melalui berbagai inisiatif dan kerja sama dengan institusi kesehatan, mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap pasien menerima pelayanan farmasi yang terbaik. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, PAFI  Kabwaykanan terus menunjukkan dedikasi dan inovasi dalam menjalankan misinya. Untuk informasi lebih lanjut tentang kegiatan dan program mereka, kunjungi https://pafikabwaykanan.org/.
23-02-2016 14:55
Memasuki musim hujan, tentu saja terdapat beberapa perubahan, selain berkaitan dengan keadaan alam seperti lokasi yang rawan banjir, longsor, sampah yang mulai menumpuk. Bahkan cuaca pun turut berubah dengan drastis, hingga tidak heran jika banyak diantaranya manusia yang kehilangan daya tahan tubuhnya dan menderita beberapa bentuk penyakit tertentu. Ada beberapa jenis Penyakit di musim hujan yang seringkali menyerang manusia. Karena itulah ketika memasuki musim yang satu ini kebersihan sangat penting untuk Anda jaga, baik itu kebersihan diri sendiri serta alam di sekitar kita. Berikut ini terdapat beberapa jenis penyakit yang wajib untuk diwaspadai ketika memasuki musim hujan, diantaranya adalah : Diare Penyakit ini sangat erat dengan tingkat kebersihan setiap individu atau lebih dikenal dengan sebutan personal hygiene. Memasuki musim hujan, potensi banjir yang juga mengganggu kebutuhan sumber air minum warga tentunya akan menjadi salah satu hal yang cukup mengkhawatirkan. Karena dengan keadaan tersebut, tentu saja sumber air minum yang digunakan oleh warga menjadi tercemar dengan berbagai macam bentuk kotoran. Selain itu, ketika terjadi banjir, maka banyak diantaranya warga yang diungsikan menuju tempat pengungsian yang memiliki fasilitas serta sarana yang jauh lebih terbatas, termasuk untuk ketersediaan dari air bersih. Hal inilah yang seringkali menimbulkan dan menjadi penyebab utama hadirnya penyakit diare tersebut dan penularannya yang juga berjalan dengan jauh lebih cepat. Baca juga : Hati-hati, Racun Tengah Mengintai Makanan dan Minuman Anda! Leptospirosis Penyakit yang satu ini ditimbulkan oleh jenis bakteri yang bernama leptospira. Jenis penyakit ini termasuk dalam kategori zoonosis, yang mana ditularkan melalui binatang atau pun hewan . Sementara itu, untuk hewan yang paling utama dalam menyebarkan berbagai macam jenis penyakit adalah tikus dan juga air kencing yang dimilikinya. Karena musim hujan seringkali menimbulkan banjir, maka tikus yang semula berada di dalam tanah pun akan ikut menyelamatkan diri ke bagian luar. Karena itulah ia berkeliaran di sekitar manusia dan menyebarkan kotoran bersama dengan air kencing yang dikeluarakan olehnya tadi. Jika seseorang yang memiliki luka pada bagian tubuhnya kemudian berjalan di area banjir dengan kondisi air yang sudah tercemar oleh kotoran dari tikus tersebut. Maka luka dari bagian tubuh orang itu pun akan terkena bakteri yang bernama leptospira. Dengan infeksi yang kemudian menyerangnya hingga ia pun menjadi sakit. Karena itulah ketika memasuki musim hujan dan kemudian terjadi banjir di lingkungan sekitar, maka biasakanlah untuk tidak berkeliaran dalam kubangan air banjir tersebut. ISPA ISPA atau Infeksi Saluran Pernafapasan Akut adalah jenis penyakit yang dapat disebabkan oleh berbagai macam bentuk bakteri, virus atau bahkan mikroba lainnya. Beberapa gejala utama yang menjadi ciri dari penyakit tersebut adalah demam tinggi, batuk, sesak nafas, rasa nyeri pada bagian dada, dan juga berbagai macam bentuk gejala lainnya. Dalam mengobati jenis penyakit yang satu ini masyarakat biasanya akan dihimbau untuk melakukan pengobatan simtomatis yang sesuai dengan gejala serta melakukan istirahat. Karena itulah dalam mengobati penyakit yang satu ini terkadang diperlukan adanya pengobatan kausal sebagai cara mengatasi penyebab yang dimilikinya. Selain itu, cara pengobatan tersebut juga berguna untuk meningkatkan daya tahan yang dimiliki oleh tubuh. Kemudian cara menutup mulut ketika batuk dan juga tidak meludah secara sembarangan dapat membantu untuk menghindari penularan dari penyakit tersebut pada masyarakat lainnya. Penyakit kulit Beberapa penyakit kulit sering pula dikategorikan sebagai penyakit di musim hujan. Seperti halnya infeksi, atau bahkan alergi. Penyakit kulit tersebut seringkali hadir karena tingkat kebersihan diri yang kurang terjaga dengan baik, sama halnya dengan penyakit ISPA. Beberapa bentuk penyebab utama yang seringkali menimbulkan penyakit kulit hadir karena berkumpulnya banyak orang di tempat pengungsian akibat banjir, sehingga infeksi kulit yang dialami oleh seseorang pun dapat menular pada orang lainnya Penyakit yang berhubungan dengan saluran cerna Selain beberapa jenis penyakit di bagian atas, ada pula penyakit yang berkaitan dengan saluran cerna. Seperti halnya pada demam tifoid. Dalam bentuk penyakit yang satu ini faktor kebersihan dari makanan menjadi salah satu penyebab utama mengapa penyakit tersebut dapat dialami oleh penderita. Penyakit kronik Pemburukan pada jenis penyakit kronik juga menjadi hal yang wajib untuk Anda perhatikan ketika memasuki musim hujan. Karena bagi seseorang yang sudah menderita penyakit tersebut, dan kemudian mengalami penurunan daya tahan tubuh akibat musim hujan, maka bentuk penyakitnya tersebut pun dapat kembali kambuh dalam jangka waktu berkepanjangan. Apalagi jika terjadi banjir dalam waktu berhari-hari. Demam berdarah Berbicara mengenai curah hujan yang selalu meningkat pada musim hujan, tentunya akan membuat perindukan dari nyamuk Aedes Aegypti semakin membesar pula. Sementara seperti yang masyarakat umumnya ketahui bahwa jenis nyamuk yang satu ini termasuk dalam hewan yang menularkan penyakit demam berdarah. Perindukan nyamuk tersebut meningkat berkaitan dengan banyaknya sampah seperti kaleng bekas yang terendam oleh genangan air. Genangan itu lah yang kemudian digunakan oleh nyamuk untuk berkembang biak. Dengan meningkatnya populasi dari nyamuk, maka resiko untuk penyakit demam berdarah pun akan turut meningkat pula. Untuk mencegah hadirnya penyakit tersebut dalam tubuh yang Anda miliki, ada beberapa cara pencegahan yang cukup mudah untuk diakukan. Ingin tau apa saja cara pencegahan tersebut? Simaklah penjelasannya dalam uraian di bawah ini : Persiapan kebutuhan hujan Cara efektif untuk menghindari sakit di musim hujan yaitu dengan menggunakan perlengkapan tubuh untuk menghindari hujan itu sendiri. Seperti halnya payung, mantel hujan, sepatu waterproof atau bahkan kebutuhan lainnya yang dapat melindungi tubuh Anda agar terhindar dari air hujan tersebut. Mengkonsumsi vitamin C Vitamin C seringkali diguankan sebagai obat flu, karena itulah ada pendapat yang meyatakan jika vitamin yang satu ini mampu meringankan gejala penyakit di musim dingin. Namun yang pasti dari vitamin tersebut adalah fungsinya sebagai antibodi, sehingga mampu menjaga kesehatan tubuh dari berbagai macam bentuk gangguan. Selain itu, daya tahan tubuh juga dapat lebih meningkat ketika Anda mengkonsumsi jenis vitamin yang satu ini. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya Kurangi rokok Merokok pada dasarnya dapat membuat tubuh menjadi lebih hangat, namun hal ini juga mengganggu saluran pernafasan. Karena itulah ketika memasuki musim hujan, sebaiknya konsumsi rokok lebih diminimalisir agar Anda dapat terhindar dari jenis penyakit ISPA. Mandi setelah kehujanan Hal ini mungkin sedikit terdengar aneh, namun tahukan Anda, ketika Anda basah kuyup akibat kehujanan, maka penyakit akan lebih mudah untuk berkembang biak? Hal ini berkaitan dengan perubahan drastis pada suhu tubuh yang mampu membuat penyakit berkembang dengan lebih cepat. Karena itulah sebaiknya Anda segera mandi ketika kehujanan, karena hal ini berfungsi untuk menstabilkan suhu tubuh yang Anda miliki. Mencari tempat berteduh Hujan termasuk salah satu hal yang cukup mengejutkan. Karena itulah untuk menghindari penyakit di musim hujan yang mungkin dapat menyerang Anda kapan saja. Maka hindarilah hujan tersebut dengan cara berteduh pada area yang lebih tertutup atau tidak terkena air hujan itu tadi.