Waktu Posting : 13-09-2014 00:58 | Dibaca : 2765x
07-08-2017 23:29
Kenali Ciri-Ciri Orang yang Terkena Diabetes - Di era modern yang semakin berkembang pesat ini banyak sekali bermunculan berbagai macam penyakit baru yang berbahaya bahkan mematikan. Daya tahan tubuh manusia zaman sekarang pun berbeda dengan manusia zaman dahulu. Saat ini tubuh sangat mudah terserang penyakit. Mengapa orang tua zaman dulu jarang sakit, kondisi tubuhnya lebih sehat dan kuat serta lebih panjang umur? Pertanyaan itu sebenarnya mudah untuk di jawab. Aktifitas, pola makan dan pola hidup kita juga sebenarnya sudah sangat berbeda dengan orang tua zaman dulu. Kita lebih sering berdiam diri sibuk dengan gadget sementara mereka jarang mau berdiam diri dalam waktu yang lama. Kita lebih sering mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet maupun makanan lainnya yang tidak memiliki nutrisi sedangkan mereka lebih sering mengkonsumsi sayuran maupun buah yang ditanam sendiri. Banyak sekali kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh manusia saat ini, terlebih dengan semakin canggihnya teknologi yang membuat kita malas bergerak. Kebiasaan buruk tersebut tidak diimbangi dengan olah raga dan alhasil timbulah berbagai macam penyakit berbahaya yang salah satunya yaitu penyakit diabetes. Penyakit diabetes atau kencing manis dalam tubuh biasanya dipicu karena gula atau karbohidrat yang masuk dalam tubuh tidak dapat dibakar dengan baik sehingga terjadi penumpukan dalam tubuh yang menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat. Diabetes juga disebabkan karena gula atau karbohidrat yang masuk dalam tubuh lebih banyak dari pada yang dibutuhkan oleh tubuh serta tidak diimbangi dengan proses pengeluaran yang benar. Penyakit diabetes harus segera ditangani dan memerlukan pengobatan khusus untuk proses penyembuhannya. Sudah banyak obat diabetes yang mengkalim mampu menyembuhkan penyakit ini. Bagi penderitanya dapat memilih rangkaian jenis pengobatan baik dengan obat herbal, obat kimia, maupun obat alami seperti buah mengkudu untuk menyembuhkan penyakit diabetes. Ada beberapa ciri orang terserang penyakit diabetes, antara lain : 1. Sering Buang Air Kecil . Biasanya pada malam hari penderita diabetes sering terbangun untuk buang air kecil. Hal itu terjadi karena tubuh bereaksi terhadap kadar gula berlebih sehingga dikeluarkan lewat air seni. 2. Mudah Merasa Lapar . Sistem metabolisme pada penderita diabetes akan terhambat sehingga tubuh tidak mudah merasa kenyang. Hal ini terjadi karena adanya penumpukan racun pada tubuh. 3. Terjadi Gangguan Pengelihatan. Gula darah berlebih dapat menyerang saraf pada mata bahkan dapat menimbulkan kebutaan.Gangguan mata akibat diabetes ini merupakan gangguan semacam glukoma. 4. Terus Merasa Haus. Tubuh akan kekurangan cairan akibat terus menerus dikeluarkan melalui buang air kecil sehingga akan selalu merasa haus. 5. Berat Badan Menurun. Semakin tinggi gula darah maka berat badan akan semakin menurun. Hal ini terjadi karena gula yang menumpuk akan bersifat racun dan menghambat penyerapan nutrisi makanan. 6. Selalu Lemas. Sistem metabolisme pada penderita diabetes akan terganggu sehingga pembakaran kalori untuk menghasilkan tenaga pun tidak maksimal. Hal inilah yang membuat tubuh akan selalu merasa lemas.
07-09-2014 23:46
Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita. Penyebab Kanker Serviks Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV. Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks. Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim. Gejala Kanker Serviks Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa: Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause. Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah. Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi. Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain: Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan. Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki. Masalah urinasi/buang air kecil. Berat badan turun drastis. Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih. Penanganan Kanker Serviks Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut. Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.
05-10-2014 05:22
Turunkan berat tubuh kerapkali jadi masalah khusus untuk sebagian orang. Telah tahan lapar mati-matian, namun rupanya tujuan berat tubuh belum pula terwujud. Tak butuh cemas lebih jauh lagi, ikuti tulisan ini jadi Anda bakal tahu rahasia besar yang dipunyai pisang yang bisa menolong turunkan berat tubuh. Turunkan berat tubuh tak bisa dikira remeh. Seluruhnya segi kesehatan mesti dicermati, dari keadaan tubuh, tujuan laju penurunan berat tubuh sampai penentuan nutrisi dari pola makan. Lantaran turun berat tubuh terlampau cepat kurun waktu singkat tak baik pula untuk kesehatan.  Baca juga : Kenali 4 Gejala Limfoma Berikut Ini Bagaimanakah pisang bisa menolong diet turunkan berat tubuh Anda? Pisang adalah satu diantara buah yang paling banyak di mengkonsumsi orang. Bahkan juga di Amerika, mengkonsumsi pisang tambah lebih banyak dibanding mengkonsumsi dari apel ataupun jeruk. Kecuali lantaran terasa yang enak, pisang pula memiliki kandungan banyak vitamin yang berguna untuk tubuh. Nutrisi yang terdapat dalam pisang diantaranya : · Besi, - Protein - Serat - Karbohidrat - Vitamin C - Riboflavin - Vitamin B6 - Vitamin A, dan lain-lain Pisang pula dapat dibuktikan bisa turunkan depresi. Hal semacam ini dibuktikan dari kandungan triptofan yang banyak ada pada pisang. Triptofan ini lalu bakal dikonversi jadi serotonin yang bertindak semacam neurotransmitter untuk menyajikan rasa suka. Kecuali itu, mengonsumsi pisang dapat dibuktikan bisa menghindar keram waktu serta setelah berolahraga. Bahkan juga di Jepang, pisang jadikan semacam menu diet untuk turunkan berat tubuh yang di kenal dengan arti ‘Morning banana diet’. Di bawah ini paparannya :  Baca juga : Melalui Makanan Cegahlah Penuaan Dini Pisang untuk Turunkan Berat Tubuh Walau banyak terkandung karbohidrat, di Jepang pisang diakui bisa jadi satu diantara jalan untuk lakukan diet. Diet dengan pisang ini kerap dikatakan dengan ‘Morning banana diet’. Pada morning banana diet ini orang diperbolehkan untuk mengonsumsi pisang semacam sarapan mereka. Menu makan siang serta makan malam tak ditetapkan, tetapi untuk makanan selingan atau makanan ringan pula mesti konsumsi pisang saja. Dalam diet ini, orang tak diperbolehkan untuk makan kian lebih jam 8 malam serta mesti tidur saat sebelum tengah malam. Diet ini diakui bisa turunkan berat tubuh dalam kurun saat yang cukup singkat. Menurut peneliti, hal semacam ini bisa karena sebab berbagai hal : Pisang adalah sumber serat yang amat baik. Serat ini bisa perpanjang rasa kenyang serta ‘mendorong’ kalori menuju system pencernaan saat sebelum diserap oleh tubuh. Resistant starch (pati serta produk-produknya yang lolos dari proses pencernaan di usus halus serta masuk ke usus besar) yang diketemukan pada pisang diakui bisa tingkatkan pembakaran lemak sampai 20-25%.