Waktu Posting : 13-07-2014 12:42 | Dibaca : 2526x
19-06-2014 20:51
Supaya terasa awet muda serta semangat, kita baiknya terasa nyaman dengan keadaan fisik. Itu berarti, kita disarankan untuk melakukan beberapa hal yang positif. Menjaga kesehatan Kegiatan fisik dapat memperlambat penuaan serta amat vital dalam menjaga stamina. Coba kerjakan : 1. Joging atau aerobik low impact untuk membakar kalori serta memperkuat otot. Malas olahraga? Tidak apa, asal Anda terus banyak bergerak serta selalu bergerak. 2. Peregangan untuk menjaga fleksibilitas tubuh, menjaga gerakan terus lentur, serta melepas kegelisahan (dapat dikerjakan dimana serta setiap saat, umpamanya tiap-tiap pagi waktu bangun tidur, didalam mobil, di kursi kantor, dsb) Baca juga : Kiat Mendapatkan Jantung Kuat Hidup Sehat Mengatur sikap serta emosi Kecuali aspek fisik, ide, sikap, serta falsafah hidup juga perlu apabila kita mau awet muda. Sikap kita memperlihatkan emosi serta memaknai keadaan sekeliling, bakal memengaruhi sense of place in the world. Karenanya, benahi sikap serta emosi diri untuk meraih rasa kebebasan. Upayakan untuk : 1. Fleksibel dalam hidup. 2. Belajar menyesuaikan dengan suasana transformasi, jangan melawannya. 3. Melatih otak terus-menerus. Menata pola hidup Beberapa rutinitas serta pola hidup yang tak sehat secepatnya --atau bisa juga dengan cara bertahap- dihentikan atau dikurangi, terlebih lantaran umur selalu meningkat : 1. You are what you eat. Aplikasikan pola makan yang baik serta memelihara kesehatan (jauhkan diri dari penyakit). Pola makan yang baik ialah banyak makan buah, sayur, biji-bijian, sereal, serta minyak ikan. 2. Terpapar cahaya matahari terlalu berlebih bisa mengakibatkan kerusakan elastin serta menghalangi produksi kolagen. Walau sebenarnya, elastin serta kolagen berguna untuk menjaga elastisitas serta kekenyalan kulit. Karenanya, janganlah lupa menggunakan sunblock serta baju yang pas apabila melakukan aktivitas outdoor. Baca juga : Tips Menghindari Nyeri Punggung 3. Menangani stres. Stres dapat timbul lantaran beragam alasan. Waktu stres, kita terasa capek, kurang tenaga, susah berkonsentrasi, geram, sedih, sakit kepala, serta perut tegang. Stres mustahil diabaikan, namun janganlah juga dipikirkan terus-menerus. Coba beberapa kiat ini : a) Perlihatkan perasaan Anda pada orang lain. b) Bicarakan serta mengeluarkan unek-unek Anda pada orang yang terpercaya. c) Mengerti apa sesungguhnya yang bikin Anda stres. d) Hadapi persoalan sesungguhnya. e) Ambillah aksi untuk menghindar persoalan itu hadir lagi. Di samping seluruh metode diatas, Anda juga butuh relaks. Ikuti beberapa langkah sederhana di bawah ini: 1. Sempatkan waktu untuk sendiri sesaat (matikan telephone supaya tak mengganggu). 2. Duduk nyaman di kursi dengan punggung lurus serta kepala tegak supaya tulang belakang lurus. Tempatkan tangan di pangkuan serta pejamkan mata. 3. Tarik serta buang napas lewat hidung perlahan. Rasakan hawa yang mengalir masuk serta keluar paru-paru. Buat tubuh serelaks-relaksnya serta jangan sempat ada bagian tubuh yang tegang. 4. Pikirkan Anda berendam didalam bathtub diisi air hangat dengan minyak aromaterapi. Rasakan sensasinya meresap ke sekujur tubuh.
03-06-2014 11:26
Orang tidak mati karena diabetes, tetapi meninggal karena komplikasi penyakit. Banyak komplikasi yang berawal dari diabetes. Kematian akibat diabetes, biasanya berupa komplikasi yang berakhir pada penyakit jantung koroner, stroke juga gagal ginjal, serta penyakit lainnya. Diabetes merupakan gerbang masuk penyakit. Sekali menderita diabetes, maka orang itu seumur hidup akan dikekang penyakit itu. Penyakit diabetes itu bukan untuk disembuhkan, tetapi dikendalikan agar kadar gula dalam darah tak terus meningkat. Indikasi lain yang terjadi akibat diabetes adalah kesemutan, pandangan mata kabur, juga luka yang tak kunjung sembuh. Diabetes yang dalam bahasa awam disebut kencing manis itu muncul karena hal yang tak terlalu kita sadari sebelumnya, yakni perubahan gaya hidup dan pola makan. Baca juga : Obat Alami Demam Berdarah Banyak orang masih menganggap diabetes merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang timbul karena faktor keturunan. Faktanya, setiap orang dapat mengidap diabetes, anak muda maupun orang tua. Kini banyak orang tak menyadari dirinya menderita diabetes karena minimnya informasi dan pengetahuan yang diketahui tentang penyakit ini. Atau, ada juga orang yang mengetahui gejalanya, tetapi enggan memeriksakan diri ke dokter. Sebagian besar kasus diabetes adalah diabetes tipe dua atau yang disebabkan faktor keturunan. Namun, faktor keturunan tidak cukup untuk menyebabkan seseorang menderita diabetes karena kemungkinannya hanya 5%. Diabetes tipe dua ini juga kerap terjadi pada mereka yang obesitas atau kegemukan, serta gaya hidup tak sehat. Penumpukan lemak di sekitar pinggang dapat menimbulkan diabetes dan komplikasi penyakit lainnya seperti asam urat, kolesterol, dan diabetes tipe dua. Cobalah lakukan pengukuran pada lingkar pinggang Anda dengan meletakkan pita ukur di atas tulang pinggul. Untuk wanita, lingkar pinggang yang sehat tidak lebih dari 80 cm, dan laki-laki tak lebih dari 90 cm. Baca juga : Cara Sehat Bersepeda Motor Lingkar pinggang yang melebihi ukuran normal itu karena adanya penumpukan lemak di sekitar pinggang. Dengan kata lain, itu merupakan indikasi gaya hidup tak sehat dan pola makan yang tak teratur. Untuk pola hidup, dapat dikarenakan olah raga yang tak rutin atau perubahan pola aktivitas. Adanya timbunan lemak yang banyak pada bagian pinggang dapat menimbulkan penyakit seperti asam urat, kolesterol tinggi, diabetes tipe dua, bahkan hipertensi (tekanan darah tinggi). Berbagai penyakit itu kemudian dapat menumpuk di sepanjang pembuluh darah dan berisiko timbulnya penyakit jantung koroner (PJK). Untuk menghilangkan lemak atau mengecilkan lingkar pinggang menjadi normal, dapat dilakukan dengan berolah raga atau mengubah pola hidup. Dalam satu pekan, sisihkan lima hari untuk berolah raga. Setiap hari hanya selama 30 menit. Jangan terlena oleh kemakmuran atau fasilitas yang ada. Sebisa mungkin tetap lakukan aktivitas jalan kaki atau menyusuri tangga setiap hari. Kalau kita mau naik atau turun ke lantai tertentu, pilihlah tangga daripada lift. Pilihan itu lebih baik untuk kesehatan. Untuk pola makan, dianjurkan agar mengkonsumsi makanan bergizi. Mengurangi makanan tinggi karbohidrat seperti nasi, mi instan, pasta, atau makanan cepat saji adalah pilihan terbaik selain memperbanyak minum air putih. Tak ada salahnya juga mengkonsumsi suplemen kesehatan berupa jus herbal yang mengandung sari buah atau ekstrak buah naga, mengkudu, sirsak dan manggis seperti halnya Ultra Mangosteen, Ultra Noni, dan DragonNoni. Jadi, mulailah hidup sehat untuk menekan risiko terkena diabetes!
09-07-2014 09:20
Berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan merupakan keharusan untuk mereka golongan muslimin. Pergantian pola makan serta pola tidur selama sebulan bakal menyebabkan beberapa pertanyaan sekitar kesehatan, apakah berpuasa baik untuk kesehatan? Untuk menjawab pertanyaan itu, pada mulanya kita mesti tahu bagaimana pergantian fisiologis didalam badan dalam keadaan berpuasa. Pergantian yang berlangsung didalam badan seorang bergantung dari berapakah lamanya ia berpuasa. Dengan cara teori, badan masuk keadaan puasa sekitar 8 jam sesudah makan paling akhir kali atau saat badan usai mengolah makanan. Pada keadaan normal, cadangan glukosa yang ada didalam badan bakal dipakai semacam sumber konsumsi daya. Selama berpuasa, kandungan glukosa inilah sumber utama daya. Sesudah cadangan glukosa habis, sumber selanjutnya yang bisa dipakai semacam pasokan daya ialah lemak. Glukosa sendiri pula dihasilkan dalam jumlah sedikit lewat mekanisme didalam hati. Puasa Dalam Periode Saat Tertentu Cuma berpuasa dalam periode waktu yang amat lama-lah yang mengakibatkan cadangan daya di ambil dari pemecahan protein yang ada di beberapa sel, pula dari otot. Pada titik inilah puasa bukan hanya merupakan satu aktivitas yang sehat lagi serta seorang telah meraih keadaan ‘kelaparan’. Pemecahan protein yang ada didalam otot bisa mengakibatkan seorang jadi amat lemas. Baca juga : Makanan untuk Ciptakan Sperma Sehat Puasa dalam bulan Ramadhan ini berjalan dari subuh hingga terbenamnya matahari yang berjalan sekitar 12-13 jam (Indonesia). Rentang saat ini tetap bisa ditolerir seandainya cadangan daya kita yang datang dari glukosa serta lemak ada dalam jumlah cukup. Sesudah berbuka s/d saat sahur, pastinya cadangan daya atau cadangan glukosa badan bisa kembali dipenuhi hingga mencegah pemecahan protein otot untuk pemenuhan daya. Pemakaian lemak semacam satu diantara sumber daya pastinya mempunyai berbagai efek, salah satunya ialah bisa turunkan berat tubuh, melindungi protein dalam otot, serta dalam periode panjang bisa turunkan kandungan kolesterol. Penurunan berat tubuh sendiri bakal bisa menolong mengontrol penyakit diabetes melitus serta kurangi penambahan desakan darah. Pergantian komposisi badan, penurunan massa lemak, serta terkontrolnya desakan darah, diabetes, serta kolesterol bakal turunkan resiko penyakit kardiovaskuler (jantung serta pembuluh darah). Baca juga : Kiat Makan Gorengan yang Sehat Dengan berpuasa, proses detoksifikasi badan juga bisa berjalan baik dengan jalan keluarkan beragam toksin didalam badan dengan pembakaran lemak yang menumpuk. Sesudah berbagai hari berpuasa, kandungan hormon endorfin didalam badan meningkat yang bisa berbuntut pada penambahan rasa tenang, bahagia, serta kewaspadaan yang cukup baik. Dengan berpuasa, produksi asam lambung juga bakal alami penurunan hingga baik untuk pasien gastritis atau peradangan lambung. Keseimbangan konsumsi makanan serta minuman amat dibutuhkan didalam berpuasa. Organ badan yang mengatur keseimbangan cairan badan serta elektrolit seperti natrium, kalium, serta kalsium, ialah ginjal. Kekurangan cairan atau dehidrasi bisa berlangsung disebabkan kurangnya konsumsi cairan serta keringat yang terlalu berlebih disebabkan hawa panas. Konsumsi cairan yang cukup ditunjang sumber mineral serta elektrolit yang seimbang bakal melindungi manfaat ginjal kita. Kecuali itu, konsumsi karbohidrat, lemak, serta protein seimbang bakal mencegah pemecahan protein di otot serta melindungi konsumsi daya selama hari. Jadi, apakah puasa baik untuk kesehatan? Pastinya jika dikerjakan dalam kurun waktu yang benar (dari subuh sampai tenggelam matahari) serta ditunjang dengan konsumsi makanan seimbang serta tak terlalu berlebih, maka berpuasa mempunyai beragam faedah untuk kesehatan.