Waktu Posting : 14-07-2014 06:54 | Dibaca : 3526x
02-07-2014 08:07
Kesemutan, atau kebas, ialah “gejala” yang nyaris sempat dihadapi oleh seluruh orang. Umumnya kesemutan menyerang jika kita terlampau lama diam, atau ada dalam satu posisi spesifik, umpamanya duduk sembari melipat kaki untuk saat yang lama, atau tangan terhimpit tubuh pada waktu tidur. Bila telah kesemutan, umumnya lama-lama jadi kebal, atau juga ngilu, tetapi bakal berangsur-angsur hilang bila kita mulai menggerak-gerakkan sisi badan yang kesemutan itu. Lantaran sifatnya easy-come-easy-go, maka kita condong berasumsi kesemutan ialah hal “biasa”, walau sebenarnya kesemutan malah mungkin saja tandanya ada beberapa hal yang tak umum. Lho kok bisa? Kesemutan biasanya memanglah gampang hilang waktu sisi badan yang kesemutan dikibas-kibaskan atau digerakkan perlahan-lahan. Tetapi ada juga kesemutan yang tak hilang sendiri. Jika seorang alami kesemutan di satu sisi badan, lalu menjalar ke sisi badan lain di sekelilingnya, serta lalu memperburuk beberapa fungsi badan yang lain, mungkin saja itu ialah manifestasi tumor dibagian depan otak. Suatu penyakit sangat serius dengan tanda-tanda awal remeh. Pada intinya kesemutan merupakan satu tanda-tanda manifestasi dari masalah sistem saraf sensorik disebabkan rangsang listrik di sistem itu tak tersalur dengan cara penuh dengan karena beberapa macam. Yang paling simpel, umpamanya, jalan darah tertutup disebabkan satu sisi badan spesifik ditekuk terlampau lama. Pada orang peka, tidur miring terlampau lama saja bisa mengakibatkan kesemutan. Pula duduk dengan siku ditekuk. Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap Sepele Sistem saraf sensorik memiliki prosedur kerja baku. Stimulus berbentuk sentuhan, desakan, rasa sakit, serta suhu panas atau dingin di terima oleh reseptor di kulit, yang lalu diantar ke saraf pinggir, lalu masuk ke dalam susunan saraf pusat di sumsum tulang belakang. Disini stimulus diteruskan ke atas hingga ke thalamus (pusat penyebaran utama impuls-impuls sensoris). Dari sini stimulus diantar ke kulit otak (cerebral cortex). Baru pada waktu inilah apa yang dirasakan tadi disadari oleh si individu. Bila ada masalah dalam jalur sensori baku tadi, timbullah kesemutan. Kesemutan yang tak dibarengi beberapa gejala lain umumnya mengisyaratkan ada masalah pada reseptor di kulit atau pada cabang-cabang saraf pinggir. Tetapi kita harus lebih waspada bila ada tanda-tanda lain diluar kesemutan, seperti dihadapi Tanto. Tidak cuma kelumpuhan, kesemutan dapat pula dibarengi masalah penglihatan, pendengaran, paduan keduanya, atau yang lain. Bila ada tumor di otak kecuali tanda-tanda kesemutan atau tidak tipis tadi, ada pula sakit kepala, muntah-muntah, serta kelumpuhan kecil. Kesemutan semacam sisi dari tanda-tanda penyakit sesungguhnya step paling awal dari satu proses kehilangan rasa. Bila step paraesthesia (kesemutan) telah terlampaui, pasien meningkat pada hypaesthesia (baal) hingga pada akhirnya alami anaesthesia (hilang rasa sekalipun). Maka apabila kesemutan tidak hilang cuma dengan dikibaskan, apabila semula cuma jadi di dua jari lalu di seluruhnya jari, lalu merambat ke tangan ; apabila semula cuma berlangsung sekali-sekali tetapi saat ini nyaris setiap hari, atau apabila kesemutannya sudah meningkat jadi baal, itu waktunya kita pergi ke dokter. Kesemutan dapat merupakan tanda-tanda penyakit serius, namun dapat pula cuma disebabkan sambilan. Orang yang terlampau banyak berbaring atau kurang gerak, tak tahu lantaran sakit, lemah, atau obesitas, dapat pula menanggung derita kesemutan disebabkan bagian-bagian spesifik badannya terus-menerus tertekan. Juga penciutan otot dapat pula berlangsung. Masalah yang diberi nama neuropathy desakan ini kerap didapati pada pasien TBC kronik serta stroke yang lumpuh samping serta kurang memperoleh perawatan fisioterapi. Arti neuropati sendiri terkait dengan semua jenis penyakit, radang atau rusaknya yang menimpa saraf pinggir. Baca juga : Tips Puasa Bagi Penderita Maag Pada pasien jantung, kesemutan tidak hanya nampak disebabkan neuropati desakan, tetapi bisa pula timbul lantaran komplikasi jantung dengan sarafnya. Yang berlangsung umpamanya, si pasien melakukan operasi pemasangan klep jantung. Waktu pemasangan, ada bekuan darah melekat, yang lalu terbawa aliran darah ke atas, hingga berlangsung embolic cerebral. Apabila sumbatan di otak itu kebetulan tentang daerah yang mengatur sistem sensorik, si pasien bakal rasakan kesemutan samping. Apabila daerah yang mengatur sistem motorik pula terkena, kesemutan pula dibarengi kelumpuhan. Pada pasien stroke yang berlangsung pula serupa. Apabila yang diserang sistem motorik, ia lumpuh. Tetapi, apabila yang diserang sistem sensorik, yang ia rasakan cuma kesemutan atau baal samping. Namanya sensoric stroke. Bagaimana dengan anak-anak? Apabila satu kali Buyung mengeluh, " Ujung-ujung jariku seperti dirambati banyak semut, lalu terakhir 'semut-semut' itu seperti merambat ke atas, " kemungkinan besar kesemutan anak ini disebabkan kekurangan vitamin. Umumnya ini terkena anak-anak yang agak besar. Kesemutan pada anak-anak tidak sering berlangsung, lantaran jaringan sarafnya tetap fleksibel serta anak-anak umumnya lebih aktif bergerak. Semacam efek sambilan obat, kesemutan bisa pula timbul, umpamanya apabila konsumsi INH (obat TBC) atau furadatin (obat infeksi). Di samping itu, kesemutan pula bisa dikarenakan oleh aspek imunologi. Poly neuroradiculopathy tentang akar-akar saraf yang masuk atau meninggalkan tulang belakang serta berlangsung lantaran ada zat-zat spesifik didalam badan yang tak bisa ditolerir oleh badan. Pada orang dewasa, terkadang kesemutan itu didahului oleh flu berat. Kesemutan itu makin menghebat, naik dari ujung jari menjalar hingga ke pusar. Gejalanya berkembang jadi rasa tidak tipis. Lalu pasien sulit jalan. Ini tanda-tanda radang sumsum tulang belakang, yang berlangsung lantaran serangan virus, umumnya cytomegalovirus. Apabila berlangsung infeksi di tulang belakang, dapat dari pusar ke bawah tidak bisa digerakkan. Pasien tidak bisa mengontrol buang air kecil. Buang air besar juga susah. Penyakit ini diberi nama myelitis (radang sumsum tulang belakang). Bergantung pada rusaknyanya, penyakit ini bisa sembuh keseluruhan, bisa juga hanya pulih beberapa, namun ada pula yang hingga lumpuh. Maka hadapi pasien kesemutan, dokter senantiasa bakal menyelidiki sisi badan yang alami kesemutan, luasnya, tempat awal kesemutan, serta perubahan kesemutan itu dari awal. Seluruhnya info ini bakal tunjukkan pemicu persoalan. Mungkin pada saraf pinggir, pada otot, sumsum tulang belakang, atau juga otak.
03-07-2014 16:48
Waktu anak berpuasa, umumnya ia terlihat lemas serta tak semangat. Walau demikian, bukan hanya pertanda anak-anak tidak bisa berpuasa. Orangtua dapat mulai mengajarkan puasa dengan cara bertahap. Umpamanya, puasa hingga jam makan siang, lalu dilanjutkan sampai azan magrib bergema. Namun, bagaimana bila anak telah menunaikan puasa dengan cara penuh? Pasalnya, anak-anak terus membutuhkan konsumsi nutrisi dengan cara maksimal serta melakukan aktivitas seperti hari umum. Baca juga : Tips Puasa Bagi Penderita Maag Nah, di bawah ini berbagai tips agar anak terus fit selama berpuasa : Waktu sahur, pastikan menu seperti makanan yang kaya serat seperti sayuran serta buah-buahan serta mempunyai indeks glikemik rendah seperti tipe karbohidrat seperti beras putih ganti dengan beras merah atau oatmeal. Jenis makanan seperti inilah yaang bisa menjaga kandungan gula darah stabil lebih lama dalam darah. [Baca juga : Tips Berpuasa Bagi Penderita Asma ] Lakukan anak meminum air putih waktu sahur agar tak dehidrasi waktu berpuasa. Upayakan senantiasa ada menu berkuah seperti sup untuk menaikkan konsumsi cairan. Jauhi makanan pedas, minuman bersoda yang dapat menambah kandungan asam lambung serta bikin anak terkena sakit maag (gastritis) dan jauhi makanan yang terlampau asin serta memiliki kandungan bumbu penyedap rasa lantaran bisa menambah rasa haus. Walau sahur bermanfaat semacam “bensin” dalam menggerakkan puasa, namun upayakan supaya anak tak makan terlalu berlebih supaya ia tak kembung serta terlampau kenyang. Waktu berbuka, mulai dengan makanan manis dengan porsi yang cocok agar kekurangan glukosa waktu puasa dapat terpenuhi. Umpamanya, sebutir kurma atau teh manis hangat. Walau lapar, sampaikan anak supaya tak menuruti udara nafsu dengan berbuka seperlunya saja agar sistem pencernaan tak “kaget”. Nah, semoga dengan beberapa tips diatas, anak Anda bisa terus fit dalam melakukan aktivitasnya meskipun berpuasa. Oh ya, janganlah lupa libatkan anak dalam menentukan menu makanan berbuka supaya lebih semangat melakukan puasa.
27-05-2014 09:41
Limpa ialah organ kecil yang terdapat pas pada bagian bawah tulang rusuk samping kiri, biasanya memiliki ukuran sebesar kepalan tangan, namun keadaan khusus dapat membuatnya menderrita pembengkakan yang dimaksud dengan splenomegali. Limpa terhitung organ yang lembut serta berupa seperti spons yang lakukan fungsi-fungsi gawat dan gampang alami rusaknya, manfaat dari limpa ini sendiri ialah : 1. Keluarkan serta menghancurkan sel darah yang telah tua serta rusak. 2. Memerankan yang utama dalam mencegah infeksi dengan memproduksi beberapa sel darah putih (limfosit) serta melakukan tindakan semacam batas pertahanan pertama dalam melawan patogen yang menyerang. 3. Menaruh beberapa sel darah merah serta trombosit, yakni beberapa sel yang menolong penggumpalan darah. Baca juga : Waspadai Bahaya Tidur Memakai Bra 4. Kemungkinan melakukan tindakan semacam penghubung pada system kekebalan badan serta otak. Pembengkakan limpa biasanya tak memperlihatkan tanda-tanda, namun dalam sebagian masalah terdapat banyak tanda-tanda yang dirasakan seperti : 1. Sakit atau perasaan penuh pada bagian kiri atas perut yang dapat menyebar ke bahu kiri 2. Alami kurang darah atau anemia 3. Mudah kelelahan 4. Gampang alami infeksi serta perdarahan Efek yang berlangsung pada limpa ada yang berbentuk sesaat namun ada juga yang periode panjang bergantung dari seberapa baik perawatan yang di terima, sebagian aspek di ketahui dapat mengakibatkan pembengkakan limpa : 1. Peradangan limpa (splenitis), penyakit ini umumnya berlangsung di bagian merah limpa, pemicunya dapat tumor disebabkan perkembangan sel lasing, dapat pula disebabkan dari paparan zat-zat kimia atau radiasi. 2. Ada beberapa sel darah merah abnormal, ada beberapa sel abnormal dalam darah merah dengan jumlah banyak dapat menyebabkan pembesaran limpa, lantaran limpa mesti berusaha keras untuk menghancurkan beberapa sel itu. Serta makin banyak darah abnormal, maka kemungkinan penyakit pembesaran limpa juga makin tinggi, lantaran sel abnormal itu dapat berbalik menyerang jaringan limpa. 3. Ada infeksi bakteri, virus, maupun parasit, semacam organ pertahanan membuat limpa kerap terkait dengan virus serta bakteri beresiko dalam badan. Saat jumlah virus yang menyerang dalam jumlah banyak, maka limpa memiliki resiko terserang balik oleh sumber penyakit itu. 4. Ada penyakit-penyakit metabolic, dalam badan kemampuan kerja antar organ benar-benar terkait erat serta sama-sama saling berpengaruh, saat ada organ yang terganggu, maka organ lain bakal memiliki resiko alami masalah. Baca juga : Cara Mengontrol Tubuh Agar Tidak Cepat Lapar 5. Kanker darah, saat seorang diserang kanker darah, maka sistem pertahanan badannya tak dapat bekerja maksimal, serta hal semacam ini benar-benar punya pengaruh pada kemampuan kerja serta keadaan kesehatan limpa, lantaran bila darah sudah terkontaminasi sel kanker, maka limpa juga memiliki resiko. 6. Anemia, produksi sel darah merah yang terbatas atau kurang dapat juga berpengaruh terhadap pembengkakan pada limpa. Limpa yang membesar bakal berpengaruh pada masing-masing manfaat vital, umpamanya mendapatkan masalah dalam menyaring beberapa sel darah merah, menurunkann jumlah beberapa sel sehat dalam aliran darah juga sampai mengakibatkan kerusakan organ lain. Komplikasi lain yang punya potensi berlangsung bila limpa alami pembengkakan seperti : 1. Infeksi, hal semacam ini lantaran limpa yang membengkak bakal menurunkan jumlah sel darah merah yang sehat, trombosit serta sel darah putih dalam aliran darah, hingga gampang terkena infeksi. 2. Menderita anemia serta menambah terjadinya perdarahan. 3. Limpa pecah, limpa yang sehat condong gampang rusak terlebih dalam kecelakaan mobil. Namun apabila limpa menderita pembengkakan maka kemungkinannya jauh semakin besar, bila limpa pecah dapat mengakibatkan perdarahan yang membahayakan nyawa. Bila limpa diangkat lewat pembedahan (splenektomi), badan bakal kehilangan sebagian kemampuannya untuk memproduksi antibodi pelindung serta untuk mengeluarkan bakteri yang tak diharapkan dari badan. Hal ini mengakibatkan, kekuatan badan dalam melawan infeksi bakal menyusut. Tak lama lalu, organ yang lain (terlebih hati) bakal menambah fungsinya dalam melawan infeksi untuk menukar kehilangan itu, hingga penambahan kemungkinan terjadinya infeksi tak bakal berjalan lama. Namun, Anda jangan berkecil hati sebab saat ini sudah tersedia obat herbal yang terbuat dari bahan alami yang bisa mengatasi masalah limpa bengkak. Ultra Mangosteen, Ultra Noni maupun DragonNoni bisa Anda pilih.