Waktu Posting : 03-10-2014 21:05 | Dibaca : 2188x
22-06-2014 10:17
Manfaat olahraga untuk kesehatan telah di ketahui dengan cara umum, malahan manfaatnya pada mutu kehidupan seksual juga telah bukan hanya rahasia lagi. Kecuali manfaat-manfaat itu, nyatanya olahraga pun bisa menolong melindungi keintiman Anda dengan pasangan. Bagaimanakah hal semacam ini bisa berlangsung? Satu diantara faedah lansung waktu kita olahraga ialah meningkatnya hormon endorfin. Hormon ini berperan manjadikan kita terasa suka, bahagia serta semangat. Nah, jika Anda lakukan olahraga berbarengan dengan pasangan Anda, maka perasaan suka ini bakal menolong Anda berhubungan dengan mengasyikkan serta punya potensi menaikkan keintiman kalian berdua.  Baca juga :  Tips Atasi NYeri Otot Setelah Berolahraga Lalu olahraga apa sajakah yang bisa dikerjakan? Tersebut di bawah inii tiga macam olahraga ringan yang bisa menaikkan keintiman Anda dengan pasangan : Yoga. Latihan yoga sesungguhnya jenisnya berbagai macam, misalnya Hatha yoga, Ashtanga, Bikram, serta yang lain. Meskipun demikian, yoga adalah wujud kegiatan yang sesungguhnya bisa dikerjakan sendiri ataupun berpasangan. Jika dikerjakan berpasangan, yoga bisa menolong Anda dalam berkomunikasi dengan pasangan. Pose-pose yoga yang dikerjakan dengan cara berpasangan pastinya memerlukan koordinasi ke-2 pihak serta hal semacam ini mustahil dikerjakan tidak dengan adanya komunikasi yang baik. Sentuhan fisik pada pose-pose yang dikerjakan pun bisa mendekatkan ikatan Anda serta menaikkan keintiman dengan pasangan. Dansa. Saat di ajak pasangan untuk turut les dansa, janganlah cepat-cepat katakan tidak. Kegiatan ini terhitung satu diantara jalan mendekatkan Anda dengan pasangan sembari ikut mengilangkan kalori. Gerakan-gerakan waktu berdansa kecuali memerlukan ketrampilan, pula membutuhkan komunikasi serta koordinasi yang baik dengan pasangan Anda. Pada berbagai macam dansa, seperti tango serta salsa, malah dibutuhkan tingkat keyakinan khusus pada pasangan dansa Anda. Juga seringkali saat berdansa tango, Anda diharuskan memegang dada pasangan Anda serta rasakan kontraksi ototnya untuk membaca gerakannya. Romantis bukan?  Baca juga : Kenali Efek Samping Konsumsi Suplemen Kreatin dalam Jangka Pajang Basket Sesungguhnya olahraga ini bisa dimodifikasi sedemikian rupa hingga jadi wujud satu-lawan-satu atau dikatakan pula basket one-on-one. Bermainlah one-on-one lawan pasangan Anda serta hal semacam ini bisa menolong Anda melepas tenaga dengan cara sehat, menolong Anda mengerti gerakan pasangan Anda serta juga bisa jadi fasilitas penyelesaian konflik yang baik. Olahraga ini terhitung olahraga yang banyak melibatkan kontak fisik, baik waktu berupaya menggantikan bola maupun waktu menghindari pasangan Anda memasukkan bola ke ring basket. Kontak fisik ini juga bisa menolong Anda jatuh cinta kembali dengan badan pasangan Anda. Teratur bermain basket berbarengan pasangan Anda bisa jadi satu diantara waktu memupuk keintiman sekalian bangun tingkat kesehatan serta kesehatan berbarengan pasangan Anda. Tiada yang lebih indah dari pada menggunakan saat berbarengan pasangan Anda bukan? Nah tambah baik lagi jika aktivitas yang Anda kerjakan berguna untuk kesehatan serta keintiman Anda berdua selaku pasangan.
06-09-2018 02:13
Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih. Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis. Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti : 1. Pencernaan Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus). 2. Saraf Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain. 3. Saluran kemih dan Ginjal Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis. 4. Kandungan Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar. 5. Peredaran darah Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).
19-06-2014 11:27
Futsal tak lagi hanya sebagai olah raga. Keinginan orang untuk menjalani olah raga ini semakin tinggi karena sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat muda. Namun sayangnya, banyak yang kurang peduli mengenai hal-hal yang bisa menyebabkan cedera, terutama cedera sendi atau pergelangan kaki. Memang benar. meskipun cedera, aktivitas bisa tetap berjalan. Akan tetapi dalam gerakan-gerakan tertentu, aktivitas itu akan terganggu. Keluhan atau cedera saat main futsal muncul karena kebanyakan orang menganggap futsal adalah olah raga rekreasional sehingga banyak yang melaksanakannya di saat akhir pekan. Justru ketika badan lelah setelah sepekan bekerja. Padahal futsal merupakan olah raga yang mengandalkan badan yang sudah terlatih. Badan harus fit saat futsal. Sebaiknya didukung pula oleh olah raga lainnya yang teratur seperti bersepeda dan jogging. Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular Perlu ditekankan bahwa tubuh manusia bukanlah mesin atau lampu yang bisa dengan mudah dinyalakan dan dimatikan dengan menggunakan sakelar. Badan yang kurang terlatih malah akan memperburuk kondisi tubuh dengan bermain futsal. Saat berolah raga, termasuk orang yang tubuhnya kurang fit, aliran darah akan terfokus pada tangan dan kaki sehingga kemampuan daya pompa jantung kian berkurang. Tak heran bila ditemukan kejadian gagal jantung pada orang yang tengah bermain futsal. Kembali ke masalah cedera pergelangan kaki dan lutut, ada beberapa jenis cedera yang terjadi. Pertama, putusnya jaringan ikat (ligamen). Kondisi ini terjadi ketika dalam kondisi berlari lalu berhenti mendadak dan berputar arah sehingga menyebabkan lutut terpelintir (terpuntir). Atau melompat dan merdarat dengan posisi lutut terpental. Cedera kedua, rusaknya bantalan sendi lutut yang berbentuk seperti cincin dan berfungsi sebagai penahan benturan. Kerusakan seperti ini sering dianggap keseleo atau terkilir. Ketiga, rusaknya tulang rawan yang bertindak sebagai struktur penyerap guncangan dan menyediakan permukaan mulus pada sendi lutut. Cedera-cedera itu bisa dikurangi dengan pemanasan sebelum olah raga. Selain itu, dibiasakan pula berolah raga lain seperti jogging, bersepeda, dan berenang untuk melatih otot. Tentu saja semua itu untuk menghindari redupnya keceriaan saat bermain fulsal. Bermain futsal untuk kebugaran tubuh, bukan untuk berkahir di meja operasi kan? Baca juga : Mengenal Manfaat Putih Telur Bagi Kesehatan Pertolongan Pertama Cedera Saat Futsal Tak sedikit orang yang bertindak gegabah ketika terjadi cedera akibat olah raga futsal. Padahal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit dan mencegah cedera berkelanjutan. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebelum mengunjungi dokter seperti tips berikut ini : REST. Istirahatkan badan Anda. Jangan memaksakan diri kembali berolah raga karena badan sudah merasa lebih enak. Kesemberonoan Anda malah akan membuat cedera semakin semakin parah. ICE. Langsung kompres dengan es pada bagian yang cedera. Jangan pernah memberikan sesuatu yang memanisanya. Kompresan es dapat mengurangi kondisi bengkak. COMPRESS. Cedera tersebut harus dibebat agar tidak bergerak. Anda bisa menggunakan kain yang elastis agar menekan bagian yang cedera. ELEVATION. Ketika duduk atau tidur, posisi kaki harus lebih tinggi dari kepala. Jangan sekali-kali menaruh kaki dengan kondisi di bawah karena nanti bertambah bengkak.