Waktu Posting : 21-06-2014 03:52 | Dibaca : 4437x
Asti merasa lega sekaligus heran setelah membawa Icha, putrinya, berobat ke klinik THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan). Asti lega ternyata berkurangnya pendengaran Icha selama seminggu ini hanya disebabkan oleh sumbatan kotoran telinga, bukan oleh suatu kelainan atau penyakit serius. Akan tetapi Asti juga tak habis pikir, mengapa telinga Icha justru tersumbat oleh kotoran, padahal ia rajin sekali membersihkan telinga putrinya itu. Ia pun selalu menggunakan lidi kapas khusus, tak pernah menggunakan benda tajam yang dapat melukai telinga. Nah, lho! Sudah rajin dibersihkan, kok malah tersumbat kotoran?
Sebenarnya yang dimaksud dengan kotoran telinga tak lain adalah serumen, yaitu suatu substansi di dalam lubang telinga yang berwarna kekuningan dan lengket. Konsistensinya biasanya lunak, tetapi kadang-kadang padat, terutama dipengaruhi oleh keturunan, disamping faktor lain seperti iklim dan usia.
Serumen, istilah yang datang dari bhs Latin, yakni cera (lilin), adalah produksi alamiah telinga. Sepertiga sisi luar dari lubang telinga memanglah memiliki kandungan kelenjar yang berperan memproduksi serumen. Pada beberapa orang dihasilkan banyak serumen seperti beberapa orang lebih gampang berkeringat dibanding yang lain. Oleh lantaran berniat dibentuk, pastinya serumen tak ditujukan semacam pengganggu, malah sebaliknya serumen adalah satu wujud perlindungan pada telinga.
Baca juga : Konsumsi 5 Makanan Bergizi Ini Untuk Dapatkan Payudara Sehat
Serumen di lubang telinga bakal menangkap debu, mikroorganisme, ataupun partikel-partikel asing, serta menghindarnya masuk ke susunan telinga yang lebih dalam. Serumen juga mempunyai efek bakterisidal (bisa membunuh bakteri). Efek itu disangka datang dari komponen asam lemak, lisozim serta immunoglobulin yang dikandungnya. Kecuali itu, pH serumen yang relatif rendah adalah satu aspek penambahan yang bisa menghindar terjadinya infeksi.
Serumen juga berperan semacam pelumas yang bakal melindungi telinga agar tak kekeringan. Dalam keadaan kekeringan, lubang telinga bakal benar-benar gampang terbuka, mengakibatkan telinga bakal jadi nyeri serta rawan pada infeksi. Ini menunjukkan bahwasanya serumen tak cuma membuat perlindungan telinga dari ancaman yang datang dari luar, tetapi juga melindungi supaya lingkungan didalam telinga terus ada dalam keadaan yang fisiologis.
Pembersihan serumen dengan cara terus-menerus terlebih hingga di hilangkan semuanya malah bakal merugikan. Pada prinsipnya, telinga bakal bersihkan dianya. Umumnya serumen bakal terbentuk sedikit untuk sedikit, lalu bakal keluar sendiri pada saat mengunyah dengan membawa dan beragam kontaminan yang terjebak bersamanya. Sesudah hingga diluar lubang telinga serumen bakal hilang menguap oleh panas. Tetapi, kondisinya barangkali tidak sama pada tiap-tiap orang, tergantung pada banyak produksi serumen.
Baca juga : Kebiasaan yang bisa cegah Obesitas bagi Wanita Kantor
Rutinitas mengorek-ngorek telinga umum kita temui, ada yang memakai batang korek api, tisu, lidi kapas spesial, atau juga benda-benda kecil yang terbuat dari logam. Apa pun bahan yang dipakai, bersihkan telinga tak bisa kita kerjakan sendiri. Bersihkan telinga mesti dikerjakan oleh orang yang pakar serta terlatih. Karenanya kita bisa berkunjung ke klinik-klinik THT dirumah sakit paling dekat atau ke praktek pribadi dokter, terutama dokter spesialis THT.
Dengan mengorek telinga, kita malah mendorong serumen ke celah sempit itu, tempat di mana semestinya serumen tak terbentuk. Mengakibatkan serumen bakal terjerat serta terakumulasi sampai pada akhirnya mengakibatkan sumbatan pada lubang telinga. Sumbatan itu bakal menghambat hantaran gelombang nada ke gendang telinga hingga pendengaran bakal jadi menyusut. Kecuali menyusutnya pendengaran, tanda-tanda disebabkan sumbatan serumen bisa juga berbentuk rasa terhalang serta barangkali juga rasa nyeri pada telinga. Kadang-kadang sumbatan serumen yang padat jadi lembab, umpamanya sesudah mandi, maka sumbatan itu bisa mengembang serta mengakibatkan masalah pendengaran sesaat.
Jadi, sudah saatnya untuk melupakan kebiasaan mengorek telinga agar terhindar dari berbagai macam bahaya yang ditimbulkannya.
05-06-2014 15:54
Meski MERS baru dikenal tidak melebihi satu semester yang lalu lantaran berhasil bikin khawatir masyarakat di tanah air, tetapi sesungguhnya penyakit ini pertama kali dilaporkan telah dari September 2012 silam. Meski sekian, tidak sempat ada kata terlambat untuk menangani terjangkitnya virus MERS. Sesuai sama nama, Middle East Respiratory Syndrome atau MERS, merupakan penyakit yang berkembang di lokasi Timur Tengah. Pemicunya ialah inveksi virus yang tetap terhitung dalam kelompok Korona (MERS-CoV). Satu misal lain dari kelompok virus Korona ini ialah virus pemicu SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang pernah mewabah didunia pada masa 2000-an awal. Memanglah, SARS di ketahui lebih punya potensi menulari manusia daripada SARS. Baca juga : Hati-hati Dehidrasi Ringan Bisa Ancam Produktivitas Nyaris satu tahun yang lalu, tepatnya 17 Juli 2013 pada pertemuan IHR Emergency Committee, Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwasanya MERS-CoV merupakan kondisi serius serta butuh perhatian besar, tetapi belum berlangsung sesuatu yang darurat pada kesehatan orang-orang. Sedang status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) bakal diberikan, bila virus itu meluas ke negara-negara lain. Faktanya, dari dilaporkan tentang kemunculan virus itu pada kisaran September 2012 hingga 1 Agustus 2013, seluruhnya masalah tetap terkait dengan negara-negara di Jazirah Arab, baik dengan cara segera ataupun tak segera. Grup umur yang rawan terinfeksi virus ini ialah lanjut usia (berumur diatas 65), anak-anak, ibu hamil, beberapa orang dengan penyakit kronis (seperti diabetes mellitus serta penyakit jantung/pembuluh darah), dan mereka yang mempunyai system kekebalan badan rendah. Tentang keadaan didalam negeri, MERS jadi perhatian utama orang-orang dari musim haji tempo hari. Juga, dua orang dari 13 propinsi yang sudah melaporkan masalah suspek virus itu di ketahui tidak terselamatkan, meski sampai saat ini belum dapat di pastikan seutuhnya tentang kaitan MERS semacam pemicu utama kematian itu. Profesor Mulia Soeroso yang mengatasi pasien wafat di Medan menyebutkan, " Kita tak dapat meyakinkan dia terkena MERS atau tak, lantaran keluarga tak mengizinkan dikerjakan swap. Namun menurut gejalanya, mengarah kesana, " seperti diambil dari detik. com. Baca juga : Dada Terasa Deg-degan Seirama dengan hal tadi, launching yang dikeluarkan oleh STANMED CENTER – klinik yang bermarkas di lokasi Kebayoran Baru, Jakarta Selatan – mencantumkan juga bahwasanya beberapa gejala MERS yang kerap didapati ialah terjadinya masalah saluran napas akut yang mencakup demam, batuk serta sesak atau dada jadi berat. Beberapa gejala itu umum juga dibarengi dengan beberapa gejala saluran pencernaan, terhitung diare. Maka, jika Anda merasakan beberapa gejala itu, serta pastinya dilengkapi juga dengan kisah melancong ke negara-negara Timur Tengah dalam kurun 1-14 hari – saat inkubasi MERS-CoV ialah 2-14 hari – atau sekurang-kurangnya berhubungan dengan seseorang yang sakit serta di ketahui bahwasanya 14 hari pada mulanya lakukan perjalanan kesana, maka harus selekasnya memeriksakan keadaan itu ke puskesmas, rumah sakit, ataupun unit-unit service kesehatan lain
11-10-2025 22:09
Dalam dunia bisnis yang serba cepat dan digital seperti sekarang, pelanggan mengharapkan pelayanan yang instan dan selalu siap sedia. Bagi pelaku usaha, terutama UMKM, menghadapi puluhan hingga ratusan chat pelanggan setiap hari bisa menjadi pekerjaan yang sangat melelahkan. Harus membalas pertanyaan yang sama berulang kali, memastikan tidak ada chat yang terlewat, dan tetap ramah dalam setiap pesan bukanlah hal mudah.Jika kamu merasa capek jawab chat customer setiap hari, artinya sudah waktunya mempertimbangkan solusi yang lebih efisien. Di sinilah Halo AI Chatbot WhatsApp hadir sebagai penyelamat. Dengan teknologi cerdas ini, kamu tidak perlu lagi membuang waktu dan tenaga untuk membalas chat satu per satu. Biarkan chatbot bekerja secara otomatis, sementara kamu fokus mengembangkan bisnismu.Kenapa Chat Customer Bisa Jadi Masalah Besar?Mungkin awalnya kamu senang saat banyak chat masukartinya bisnismu mulai dilirik banyak orang. Tapi semakin lama, semakin terasa berat. Beberapa masalah umum yang sering dialami UMKM terkait customer service lewat WhatsApp antara lain:Chat menumpuk dan sulit dibalas tepat waktuBanyak pertanyaan berulang yang membuang waktuPelanggan kecewa karena respon terlalu lamaAdmin kewalahan, apalagi saat ada promo atau flash saleTidak ada sistem pencatatan atau data interaksi pelangganSemua masalah ini bisa berdampak langsung pada penjualan dan kepuasan pelanggan. Padahal, hanya karena telat balas, pelanggan bisa langsung pindah ke kompetitor.Solusinya: Chatbot WhatsApp dari Halo AIHalo AI Chatbot WhatsApp adalah solusi otomatisasi layanan pelanggan berbasis AI (kecerdasan buatan) yang dirancang khusus untuk bisnis, termasuk UMKM. Dengan chatbot ini, kamu bisa membalas pesan pelanggan secara otomatis, cepat, dan tanpa perlu online terus-menerus.Chatbot ini bekerja 24 jam nonstop dan bisa menjawab pertanyaan umum, memberikan informasi produk, membantu proses pemesanan, hingga memberikan rekomendasisemuanya lewat WhatsApp, platform yang sudah akrab digunakan pelangganmu.Fitur Canggih Halo AI Chatbot yang Bikin Hidup Lebih Mudah 1. Auto Respon 24/7Pelanggan bisa bertanya kapan saja, bahkan di malam hari atau saat kamu sedang libur. Chatbot akan langsung membalas pesan dalam hitungan detik.2. Jawaban Otomatis untuk FAQPertanyaan seperti:"Produk ini ready gak, Kak?""Berapa ongkir ke Surabaya?""Bisa bayar pakai COD?""Cara pesan gimana ya?"...semuanya dijawab otomatis oleh chatbot dengan informasi yang kamu atur sebelumnya.3. Bahasa Natural dan RamahHalo AI menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) yang memungkinkan chatbot memahami berbagai gaya bahasa pelanggan. Jadi walaupun pelanggan bertanya dengan bahasa santai, chatbot tetap bisa paham dan merespons dengan sopan.4. Personalisasi ChatChatbot bisa menyebut nama pelanggan, mengenali riwayat chat sebelumnya, dan menyesuaikan respon sesuai kebutuhan mereka.5. Integrasi Katalog ProdukPelanggan bisa melihat daftar produk, detail harga, varian, hingga stok yang tersedia langsung dari chat WhatsApp.Keuntungan Besar bagi UMKMMenggunakan Halo AI Chatbot WhatsApp bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga strategi bisnis yang cerdas. Berikut beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan :Menghemat waktu dan tenaga: Tidak perlu membalas satu per satu secara manual.Meningkatkan kepuasan pelanggan: Karena mereka mendapat respon cepat dan jelas.Meningkatkan penjualan: Pelanggan yang cepat dilayani lebih cenderung melakukan pembelian.Lebih hemat biaya: Tidak perlu merekrut banyak admin customer service.Lebih profesional: Bisnis kamu terlihat lebih modern dan siap melayani kapan pun.Studi Kasus SingkatSalah satu pengguna Halo AI, seorang pemilik bisnis makanan beku (frozen food), awalnya harus membalas 100150 chat per hari secara manual. Waktu habis hanya untuk menjawab pertanyaan seputar harga, stok, dan cara pesan. Setelah menggunakan Halo AI, 90% chat dijawab otomatis, dan penjual hanya perlu turun tangan jika ada pertanyaan khusus.Hasilnya?Chat terjawab lebih cepatTingkat konversi naik 40%Admin lebih fokus pada pengemasan dan pengirimanCapek membalas chat pelanggan satu per satu? Saatnya beralih ke solusi otomatis. Dengan Halo AI Chatbot WhatsApp, kamu bisa memberikan layanan pelanggan yang cepat, ramah, dan tersedia 24 jam tanpa harus terus-terusan pegang HP.Chatbot bukan hanya untuk bisnis besar. Justru untuk UMKM, ini adalah alat terbaik untuk naik level tanpa menambah biaya operasional. Lebih hemat waktu, lebih efisien, dan yang paling pentingbikin pelanggan betah!Jadi, tunggu apa lagi? Biarkan Halo AI Chatbot WhatsApp yang bekerja, kamu tinggal fokus mengembangkan bisnismu!
03-07-2014 16:48
Waktu anak berpuasa, umumnya ia terlihat lemas serta tak semangat. Walau demikian, bukan hanya pertanda anak-anak tidak bisa berpuasa. Orangtua dapat mulai mengajarkan puasa dengan cara bertahap. Umpamanya, puasa hingga jam makan siang, lalu dilanjutkan sampai azan magrib bergema. Namun, bagaimana bila anak telah menunaikan puasa dengan cara penuh? Pasalnya, anak-anak terus membutuhkan konsumsi nutrisi dengan cara maksimal serta melakukan aktivitas seperti hari umum. Baca juga : Tips Puasa Bagi Penderita Maag Nah, di bawah ini berbagai tips agar anak terus fit selama berpuasa : Waktu sahur, pastikan menu seperti makanan yang kaya serat seperti sayuran serta buah-buahan serta mempunyai indeks glikemik rendah seperti tipe karbohidrat seperti beras putih ganti dengan beras merah atau oatmeal. Jenis makanan seperti inilah yaang bisa menjaga kandungan gula darah stabil lebih lama dalam darah. [Baca juga : Tips Berpuasa Bagi Penderita Asma ] Lakukan anak meminum air putih waktu sahur agar tak dehidrasi waktu berpuasa. Upayakan senantiasa ada menu berkuah seperti sup untuk menaikkan konsumsi cairan. Jauhi makanan pedas, minuman bersoda yang dapat menambah kandungan asam lambung serta bikin anak terkena sakit maag (gastritis) dan jauhi makanan yang terlampau asin serta memiliki kandungan bumbu penyedap rasa lantaran bisa menambah rasa haus. Walau sahur bermanfaat semacam “bensin” dalam menggerakkan puasa, namun upayakan supaya anak tak makan terlalu berlebih supaya ia tak kembung serta terlampau kenyang. Waktu berbuka, mulai dengan makanan manis dengan porsi yang cocok agar kekurangan glukosa waktu puasa dapat terpenuhi. Umpamanya, sebutir kurma atau teh manis hangat. Walau lapar, sampaikan anak supaya tak menuruti udara nafsu dengan berbuka seperlunya saja agar sistem pencernaan tak “kaget”. Nah, semoga dengan beberapa tips diatas, anak Anda bisa terus fit dalam melakukan aktivitasnya meskipun berpuasa. Oh ya, janganlah lupa libatkan anak dalam menentukan menu makanan berbuka supaya lebih semangat melakukan puasa.