Waktu Posting : 26-08-2014 12:18 | Dibaca : 2885x
23-10-2014 11:22
Kolesterol tidak hanya terjadi pada orang tua saja. Pada usia 20-30an, Anda bisa memiliki kadar kolesterol tinggi jika Anda tidak bisa menjaga asupan makanan Anda. Lalu, apa yang menjadi penyebabnya? Dan, apa gejala memiliki kadar kolesterol tinggi? Kadar kolesterol yang tinggi di darah dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu konsumsi makanan yang tinggi kadar kolesterol, tidak rutin melakukan olahraga/exercise, merokok, dan riwayat keluarga. Kadar kolesterol tinggi biasanya banyak terjadi di orang-orang yang bertubuh gemuk atau obesitas. Baca juga : Rahasia Hidup Sehat Ekonomis Di samping itu, kadar kolesterol yang tinggi di darah, menurut referensi medis, biasanya belum memiliki gejala. Diperlukan hasil tes darah laboratorium untuk mengetahui kadar kolesterol di dalam darah. Yang perlu Anda ketahui adalah kadar kolesterol tinggi bisa mengakibatkan serangan jantung dan stroke. Jika kadar kolesterol sudah tinggi, cara mengatasinya yaitu mengubah lifestyle Anda, yaitu mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kolesterol, melakukan olahraga rutin, dan menghindari merokok. Jika Anda sudah memperbaiki lifestyle Anda, kadar cholesterol LDL tetap saja tinggi, Anda disarankan untuk mengkonsumsi obat kolesterol. Sedangkan jika kadar kolesterol Anda lebih dari 200 mg/dL, disarankan mengkonsumsi obat kolesterol disertai dengan melanjutkan perubahan lifestyle untuk menjadi lebih sehat. Nah, mulai sekarang, ayo kita terapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit berbahaya seperti kadar kolesterol yang tinggi. Salah satu sumber penyakit bisa disebabkan oleh kadar kolesterol yang tinggi dalam darah. Sebelum Anda benar-benar terserang penyakit yang aneh-aneh dan serius, biasanya tubuh akan mengalami kenaikan berat badan terlebih dahulu. Untuk jalan pencegahan, Anda sebaiknya diet dan menurunkan kolesterol. Baca juga : Tips Membersihkan Lensa Kontak Nah, cara diet berikut juga merupakan salah satu yang efektif bukan hanya menurunkan berat badan namun juga menurunkan kadar kolesterol, seperti dikutip www.health.com. Cara yang direkomendasikan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah adalah diet TLC atau Therapeutic Lifestyle Changes yang sudah terkenal khusus untuk diet penurunan kolesterol. Dalam diet ini Anda harus mengurangi makanan mengandung kolesterol, bukan hanya makanan berlemak, bersantan, dan gorengan saja, namun juga semua makanan kemasan, olahan dan buah durian yang diklaim memiliki tinggi kolesterol.
03-06-2014 08:19
Suatu riset baru memperlihatkan bahwasanya wijen berguna untuk orang yang menderita radang sendi lutut. Hebatnya, ia juga mampu mengungguli terapi medis. Suatu studi yang diterbitkan di International Journal of Rheumatic Diseases menyampaikan bahwasanya makanan tak saja dapat menyembuhkan, namun kadang-kadang lebih superior daripada obat-obatan itu sendiri. Hal itu dibuktikan beberapa peneliti medis dari Tabriz University of Medical Sciences. Mereka mempelajari dampak dari suplemen berbasis wijen pada beberapa gejala medis pada pasien dengan radang sendi lutut. Baca juga : 6 Bahan Makanan Ini Berkhasiat Obat Lho ! Radang sendi atau osteoartritis pada lutut merupakan satu diantara wujud penyakit degeneratif pada sendi. Biasaya, ia mempunyai bermacam tanda-tanda serta dampak, terhitung rasa sakit, pembengkakan, perkembangan tulang abnormal, dislokasi sendi, dsb. Radang sendi ini umum menimpa seorang berumur diatas 60 th.. Pada studi itu, sejumlah 50 pasien dibagi jadi dua group. Group pertama memperoleh suplemen wijen sejumlah 40 gram /hari, sesaat group ke-2 memakai terapi penyembuhan standard, yang meliputi dua dosis 500 mg Tylenol, 2 x satu hari, serta 500 mg glukosamin. Sesudah dua bln. perawatan, akhirnya cukup mengagetkan. Faedah wijen pada radang sendi lutut mulai tampak saat pada group pertama, rasa sakit yang terkena menyusut jauh, dari taraf 9, 5 sebelum saat perawatan jadi 3, 5 pasca perawatan. Ini jadi benar-benar menarik lantaran pada group ke-2, rasa sakit cuma menyusut dari taraf 9 jadi 7 pasca perawatan. Pengukuran lain dikerjakan melalui kuisioner Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Skor (KOOS) serta tes Timed Up and Go (TUG). Ke-2 tipe terapi tunjukkan hasil positif. Baca juga : Asupan Nutrisi Ini Khusus untuk Pekerja Lembur Dari hasil riset itu, beberapa peneliti menyimpulkan bahwasanya dalam masalah itu wijen jadi pemenang. Lantaran, kecuali yang tersebut di atas, wijen tetap mempunyai faedah lainnya untuk tubuh. Plus, ia tak mempunyai bermacam dampak samping yang dapat diakibatkan obat-obatan kimia. Walau demikian, apakah yang sebanding dengan 40 gram wijen? Satu sendok makan wijen mempunyai berat berkisan sembilan gram. Jadi, Anda memerlukan sekurang-kurangnya empat sendok makan untuk meraih ‘dosis klinis’ serta rasakan faedah wijen pada lutut Anda.
13-07-2014 12:42
Cuma sekitar 5% dieter yang sukses turunkan serta mempertahankan berat tubuhnya. Bagaimana dengan Anda? Bila Anda termasukdalam 95 % yang tidak berhasil, sesungguhnya bukan hanya Anda yang tidak berhasil, namun diet Anda yang tak efisien serta efektif turunkan berat tubuh. Nyaris seluruhnya program diet tidak berhasil lantaran diet itu merubah jalan kerja badan. Bila hendak meraih berat tubuh ideal, raihlah dengan jalan yang alami, lantaran akhirnya bakal lebih terpelihara. Dengan cara alami, mekanisme pertahanan diri telah terbentuk, tersebut kenapa nenek moyang kita sukses bertahan dalam periode kelaparan. Evolusi berlangsung kurun waktu yang amat lama, hingga mekanisme pertahanan diri tadi tetap alami penurunan sampai ke generasi kita walau zaman kelaparan telah lama dilewati. Baca juga : Cara Mengatasi Galaktosemia Teori ini menuturkan kenapa saat Anda berhenti diet, Anda bakal kembali ke posisi awal. Makin cepat Anda memperoleh hasil dari diet yang dikerjakan, makin cepat juga berat tubuh kembali. Sekali lagi, lantaran metabolisme seorang susah dirubah kurun waktu singkat. Saat melakukan diet, badan Anda dengan mekanismenya bakal kirim tanda ke otak bahwasanya Anda tidak sering makan/tidak sering ada makanan yang masuk dalam badan, mengakibatkan badan memperlambat metabolisme pembakaran kalorinya hingga cadangan daya senantiasa tersimpan. Saat Anda makan, maka daya yang tak dipakai bakal disimpan lagi untuk hadapi kelaparan di masa-masa diet. Mengakibatkan malah cadangan daya bakal senantiasa tersimpan. Saat Anda terasa telah turunkan berat tubuh, badan tetap berasumsi Anda dalam keadaan saat kelaparan, hingga metabolisme tetap lambat walau sebenarnya Anda telah kembali ke pola makan yang normal. Dapat dipikirkan? Kalori masuk semakin banyak, cadangan disimpan semakin banyak, metabolisme melambat, serta Anda kurang kegiatan. Ya berlangsung lagi penumpukan berat tubuh, juga lebih cepat dibanding periode diet Anda. Pertanyaan yang perlu diserahkan pada diri Anda : apakah program diet yang Anda kerjakan itu menolong Anda, serta tak mengecewakan? Apakah Anda meyakini menjalaninya? Serta paling utama apakah dapat Anda aplikasikan seumur hidup? Baca juga : Hindari 8 Kebiasaan Buruk Bagi Tubuh Bila Anda melakukan pola makan sehat serta seimbang, pertanyaan-pertanyaan itu tak butuh Anda jawab, serta akhirnya Anda bakal lebih sehat serta berat tubuh juga lebih terpelihara. Kalori hanya kalori Janganlah senantiasa menyalahkan kalori, karenanya tidaklah hanya satu argumen berat tubuh Anda senantiasa naik. Berat tubuh naik lantaran ada aspek yang tidak berkenaan segera dengan makanan. Memanglah bila Anda konsumsi kalori lebih sedikit kurun waktu yang lama dapat bikin berat tubuh Anda turun. Banyak saran yang menyampaikan bahwasanya untuk meraih penurunan berat tubuh 500 gr/minggu maka butuh kurangi konsumsi kalori sejumlah 500 kkal /harinya. Jumlah 500 kkal /hari kurang lebih sama juga dengan porsi satu kali makan utama. Jadi jika keperluan kalori harian Anda 2.000 kkal, bermakna Anda cuma bisa makan 1.500 kkal.