Waktu Posting : 28-06-2014 06:50 | Dibaca : 2488x
02-07-2014 08:07
Kesemutan, atau kebas, ialah “gejala” yang nyaris sempat dihadapi oleh seluruh orang. Umumnya kesemutan menyerang jika kita terlampau lama diam, atau ada dalam satu posisi spesifik, umpamanya duduk sembari melipat kaki untuk saat yang lama, atau tangan terhimpit tubuh pada waktu tidur. Bila telah kesemutan, umumnya lama-lama jadi kebal, atau juga ngilu, tetapi bakal berangsur-angsur hilang bila kita mulai menggerak-gerakkan sisi badan yang kesemutan itu. Lantaran sifatnya easy-come-easy-go, maka kita condong berasumsi kesemutan ialah hal “biasa”, walau sebenarnya kesemutan malah mungkin saja tandanya ada beberapa hal yang tak umum. Lho kok bisa? Kesemutan biasanya memanglah gampang hilang waktu sisi badan yang kesemutan dikibas-kibaskan atau digerakkan perlahan-lahan. Tetapi ada juga kesemutan yang tak hilang sendiri. Jika seorang alami kesemutan di satu sisi badan, lalu menjalar ke sisi badan lain di sekelilingnya, serta lalu memperburuk beberapa fungsi badan yang lain, mungkin saja itu ialah manifestasi tumor dibagian depan otak. Suatu penyakit sangat serius dengan tanda-tanda awal remeh. Pada intinya kesemutan merupakan satu tanda-tanda manifestasi dari masalah sistem saraf sensorik disebabkan rangsang listrik di sistem itu tak tersalur dengan cara penuh dengan karena beberapa macam. Yang paling simpel, umpamanya, jalan darah tertutup disebabkan satu sisi badan spesifik ditekuk terlampau lama. Pada orang peka, tidur miring terlampau lama saja bisa mengakibatkan kesemutan. Pula duduk dengan siku ditekuk. Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap Sepele Sistem saraf sensorik memiliki prosedur kerja baku. Stimulus berbentuk sentuhan, desakan, rasa sakit, serta suhu panas atau dingin di terima oleh reseptor di kulit, yang lalu diantar ke saraf pinggir, lalu masuk ke dalam susunan saraf pusat di sumsum tulang belakang. Disini stimulus diteruskan ke atas hingga ke thalamus (pusat penyebaran utama impuls-impuls sensoris). Dari sini stimulus diantar ke kulit otak (cerebral cortex). Baru pada waktu inilah apa yang dirasakan tadi disadari oleh si individu. Bila ada masalah dalam jalur sensori baku tadi, timbullah kesemutan. Kesemutan yang tak dibarengi beberapa gejala lain umumnya mengisyaratkan ada masalah pada reseptor di kulit atau pada cabang-cabang saraf pinggir. Tetapi kita harus lebih waspada bila ada tanda-tanda lain diluar kesemutan, seperti dihadapi Tanto. Tidak cuma kelumpuhan, kesemutan dapat pula dibarengi masalah penglihatan, pendengaran, paduan keduanya, atau yang lain. Bila ada tumor di otak kecuali tanda-tanda kesemutan atau tidak tipis tadi, ada pula sakit kepala, muntah-muntah, serta kelumpuhan kecil. Kesemutan semacam sisi dari tanda-tanda penyakit sesungguhnya step paling awal dari satu proses kehilangan rasa. Bila step paraesthesia (kesemutan) telah terlampaui, pasien meningkat pada hypaesthesia (baal) hingga pada akhirnya alami anaesthesia (hilang rasa sekalipun). Maka apabila kesemutan tidak hilang cuma dengan dikibaskan, apabila semula cuma jadi di dua jari lalu di seluruhnya jari, lalu merambat ke tangan ; apabila semula cuma berlangsung sekali-sekali tetapi saat ini nyaris setiap hari, atau apabila kesemutannya sudah meningkat jadi baal, itu waktunya kita pergi ke dokter. Kesemutan dapat merupakan tanda-tanda penyakit serius, namun dapat pula cuma disebabkan sambilan. Orang yang terlampau banyak berbaring atau kurang gerak, tak tahu lantaran sakit, lemah, atau obesitas, dapat pula menanggung derita kesemutan disebabkan bagian-bagian spesifik badannya terus-menerus tertekan. Juga penciutan otot dapat pula berlangsung. Masalah yang diberi nama neuropathy desakan ini kerap didapati pada pasien TBC kronik serta stroke yang lumpuh samping serta kurang memperoleh perawatan fisioterapi. Arti neuropati sendiri terkait dengan semua jenis penyakit, radang atau rusaknya yang menimpa saraf pinggir. Baca juga : Tips Puasa Bagi Penderita Maag Pada pasien jantung, kesemutan tidak hanya nampak disebabkan neuropati desakan, tetapi bisa pula timbul lantaran komplikasi jantung dengan sarafnya. Yang berlangsung umpamanya, si pasien melakukan operasi pemasangan klep jantung. Waktu pemasangan, ada bekuan darah melekat, yang lalu terbawa aliran darah ke atas, hingga berlangsung embolic cerebral. Apabila sumbatan di otak itu kebetulan tentang daerah yang mengatur sistem sensorik, si pasien bakal rasakan kesemutan samping. Apabila daerah yang mengatur sistem motorik pula terkena, kesemutan pula dibarengi kelumpuhan. Pada pasien stroke yang berlangsung pula serupa. Apabila yang diserang sistem motorik, ia lumpuh. Tetapi, apabila yang diserang sistem sensorik, yang ia rasakan cuma kesemutan atau baal samping. Namanya sensoric stroke. Bagaimana dengan anak-anak? Apabila satu kali Buyung mengeluh, " Ujung-ujung jariku seperti dirambati banyak semut, lalu terakhir 'semut-semut' itu seperti merambat ke atas, " kemungkinan besar kesemutan anak ini disebabkan kekurangan vitamin. Umumnya ini terkena anak-anak yang agak besar. Kesemutan pada anak-anak tidak sering berlangsung, lantaran jaringan sarafnya tetap fleksibel serta anak-anak umumnya lebih aktif bergerak. Semacam efek sambilan obat, kesemutan bisa pula timbul, umpamanya apabila konsumsi INH (obat TBC) atau furadatin (obat infeksi). Di samping itu, kesemutan pula bisa dikarenakan oleh aspek imunologi. Poly neuroradiculopathy tentang akar-akar saraf yang masuk atau meninggalkan tulang belakang serta berlangsung lantaran ada zat-zat spesifik didalam badan yang tak bisa ditolerir oleh badan. Pada orang dewasa, terkadang kesemutan itu didahului oleh flu berat. Kesemutan itu makin menghebat, naik dari ujung jari menjalar hingga ke pusar. Gejalanya berkembang jadi rasa tidak tipis. Lalu pasien sulit jalan. Ini tanda-tanda radang sumsum tulang belakang, yang berlangsung lantaran serangan virus, umumnya cytomegalovirus. Apabila berlangsung infeksi di tulang belakang, dapat dari pusar ke bawah tidak bisa digerakkan. Pasien tidak bisa mengontrol buang air kecil. Buang air besar juga susah. Penyakit ini diberi nama myelitis (radang sumsum tulang belakang). Bergantung pada rusaknyanya, penyakit ini bisa sembuh keseluruhan, bisa juga hanya pulih beberapa, namun ada pula yang hingga lumpuh. Maka hadapi pasien kesemutan, dokter senantiasa bakal menyelidiki sisi badan yang alami kesemutan, luasnya, tempat awal kesemutan, serta perubahan kesemutan itu dari awal. Seluruhnya info ini bakal tunjukkan pemicu persoalan. Mungkin pada saraf pinggir, pada otot, sumsum tulang belakang, atau juga otak.
18-06-2014 23:06
Pernahkah Anda menonton video di YouTube tentang telur yang matang lebih cepat karena pengaruh telepon genggam? Ancaman radiasi dari ponsel memang tak bisa dianggap sepele. Jika radiasi telepon genggam saja bisa membuat telur matang sempurna, apa jadinya telinga kita jika hampir setiap hari menempel dekat sekali dengan alat elektronik itu? Perdebatan mengenai bahaya gelombang elektromagnetik dan radiasi dari telepon seluler bagi kesehatan manusia sudah berlangsung sangat lama. Ada ilmuwan yang membenarkan mengenai bahaya tersebut, ada pula yang membantahnya. Dasarnya, penelitian seputar pengaruh telepon genggam terhadap manusia menunjukkan hasil yang berbeda. Namun, pada intinya semua perangkat yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik pasti bisa mempengaruhi tubuh manusia. Eksperimen sederhana seperti menggoreng telur menggunakan radiasi dari telepon genggam yang tengah aktif menunjukkan bahwa gelombang itu mengubah sesuatu yang organik. Baca juga : Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Eksperimen itu cukup masuk akal karena frekuensi yang digunakan telepon genggam mirip dengan microwave yang juga mengandalkan gelombang elektromagnetik, memang digunakan untuk memanaskan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi masalah adalah, penggunaan telepon genggam sangat dekat ke telinga dan otak yang sangat sensitif terhadap gelombang frekuensi tertentu. Orang yang secara rutin berdiri di dekat antena microwafe selama dua-tiga tahun dapat dipastikan akan sakit. Gelombang elektromagnetik dapat mempengaruhi struktur dalam tubuh, termasuk komposisi berbagai macam cairan dalam telinga seperti ion kalium, ion natrium, protein, serta berbagai enzim. Padahal cairan-cairan itu sangat penting dalam proses pendengaran. Penyebab gangguan pendengaran yang lebih signifikan sebenarnya adalah suara. Jangan pikir hanya suara keras seperti konser dan kegaduhan pabrik yang bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Suara musik dari pemutar musik MP3 juga berpotensi membuat pendengaran kita terganggu jika kita terbiasa menyetel volume musik di atas 60% dengan durasi lebih dari satu jam setiap hari. Paparan suara yang keras dapat merusak sensor yang berada di sel rambut dalam rumah siput telinga. Ironisnya, suara-suara itu menyerang frekuensi percakapan di atas 2.000 Hertz terlebih dahulu. Sementara itu, frekuensi percakapan itu berada pada 500 Hertz, 1.000 Hertz, 2.000 Hertz, dan 4.000 Hertz. Dengan begitu, banyak penderita gangguan pendengaran yang terlambat menyadari bahwa pendengarannya bermasalah. Baca juga : Tips Sukses Diet Sehat Baik telepon genggam maupun suara gaduh bukanlah hal asing dalam hidup kita. Bagaimana pun harus diakui, kita tidak bisa begitu saja melepaskan diri dari kedua hal tersebut. Telepon genggam (ponsel) misalnya, mengambil peranan penting dalam kelangsungan komunikasi kita. Sementara itu, kebisingan juga tak dapat terhindarkan terutama untuk masyarakat perkotaan. Yang bisa kita lakukan mungkin menekan risiko sampai sekecil mungkin, demi menghindarkan diri dan keluarga dari segala ancaman kesehatan. Ini bisa kita lakukan dengan aktif melakukan pencegahan. Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Gunakan handsfree untuk menerima panggilan dari telepon genggam. Semakin dekat telepon genggam dengan telinga, semakin besar pula potensi radiasi yang akan terpaapr pada kepala kita. Usahakan tidak menerima panggilan telepon terlalu lama. Pilih jenis telepon genggam dengan tingkat radiasi terendah. Jika suhu telepon genggam terasa meningkat alias memanas, sebaiknya jauhkan dari tubuh kita. Jauhkan telepon genggam dari anak-anak karena otak dan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan yang sangat sensitif terhadap segala potensi gangguan. Setel volume pemutar musik MP3 atau radio maksimal 60%. Sebaiknya tidak mendengarkan musik melalui earphone lebih dari satu jam. Hindari membiarkan anak-anak berada di pusat permainan di mall selama berjam-jam. Hindari berada di tempat bising seperti konser dan klub malam dalam waktu lama. Periksakan telinga ke dokter THT setiap 3-6 bulan sekali.
14-07-2014 19:34
Pada tanggal 4 Februari yang lalu ialah hari untuk memperingati Kanker sedunia. Kenapa mesti diperingati? Lantaran penyakit ini sudah jadi satu diantara pembunuh yang paling utama didunia sekarang ini. Diprediksikan ada sekitar 7, 6 juta orang yang mati disebabkan kanker pada tahun 2005 lalu apabila tiada aksi pencegahan yang riil, diprediksikan bakal ada 84 juta orang yang bakal mati disebabkan kanker ini selama 10 tahun kedepan. Kita seluruh pasti ngeri mendengar penyakit kanker ini, lantaran orang yang terkena umumnya amat menanggung derita, sakitnya bukan main, mutu hidup merosot mencolok, sanak keluarga pula menanggung derita, harta yang ada pula kerapkali bakal habis untuk mengobatinya, serta celakanya, semakin banyak yang tak bisa pulih bila telah terlambat. Untunglah ada berita baik perihal kanker, yakni bahwasanya penyakit ini bisa dihindari. Menurut National Cancer Institute, 80 percent penyakit kanker spesifik seperti kanker lambung, kanker payudara, kanker prostat dikarenakan oleh aspek yang bisa dihindari, serta dari ini sejumlah 35 hingga 50 % dikarenakan oleh lantaran makanan/nutrisi, serta bukan hanya saja kita bisa mencegahnya juga kita pula bisa pulih dari penyakit ini. Sedang berita jeleknya pula ada, yakni sedikit orang yang ingin bertindak melaksanakan pencegahan. Baca juga :Â Kiat Mencegah Penyakit Kanker Kanker ialah arti generik untuk beberapa kumpulan penyakit yang menyerang beragam sisi badan, arti yang lain dikatakan pula malignant tumours serta neoplasms. Dikatakan kanker apabila berlangsung pembentukan sel yang abnormal dengan cara cepat di luar ruang umumnya, serta terkadang bakal menjalar ke ruang lain di sekelilingnya dan menjalar pula ke organ badan yang lain, proses inilah yang dikatakan metastasis serta ini ialah pemicu utama kematian disebabkan kanker. Kanker yang paling kerap mengakibatkan kematian ialah kanker paru-paru, lambung, hati, kolon serta payudara. Kita tengok bahwasanya kanker paru-paru menempati ranking pertama, satu diantara karena paling utama ialah lantaran rokok, jadi rokok sesungguhnya ialah satu aspek resiko yang dapat kita tangkal. Barangkali kita ajukan pertanyaan apa sih pemicu kanker? Kanker yang bertumbuh dari satu sel serta bertransformasi jadi sel tumor bakal melalui beragam proses/bagian, serta ini dikarenakan oleh hubungan aspek genetik yang berarti datang dari internal dalam badan serta aspek-faktor eksternal, ini dapat dibagi jadi tiga : Karsinogen dengan cara fisik seperti cahaya ultra violet serta radiasi ion. Karsinogen kimiawi seperti asbes, zat-zat kimia dalam rokok, pencemaran aflatoxin dalam makananan, dll Karsinogen biologis seperti infeksi lantaran virus, umpamanya virus hepatitis B mengakibatkan kanker liver, Human Papilloma Virus (HPV) mengakibatkan kanker servik, sesaat yang dikarenakan bakteri seperti Helicobacter pylori yang mengakibatkan kanker lambung serta yang dikarenakan oleh parasit seperti schistosomiasis yang mengakibatkan kanker kandung kemih. Menurut riset berbagai aspek kunci pemicu kanker adalah : Pemakaian rokok. Kita ketahui ada demikian banyak zat kimia yang bakal mengakibatkan kanker, terlebih kanker paru-paru, mulut, saluran pernapasan, dan lain-lain. Bicara perihal rokok, tidak cuma semacam perokok aktif saja yang bakal alami resiko kanker, namun perokok pasif pula. Hanya satu jalan ialah berhenti merokok (bagaimana langkahnya dapat tengok artikel perihal berhenti merokok) serta jauhi pula lingkungan di mana ada banyak asap rokok. Kegemukan/obesitas, mempunyai resiko yang semakin besar terkena kanker, tetapi sesungguhnya tidak cuma kanker, pula resiko beragam penyakit yang lain. Jadi upayakan sebisa-bisanya untuk tak gemuk. Kekurangan konsumsi sayur serta buah Baca juga :Â Sehat Ala Tradisi Orang Tionghoa Tak aktif dengan cara fisik Pemakaian alkohol. Alkohol sangat amat mengakibatkan kerusakan liver/hati. Lama kelamaan pula bakal menambah resiko kanker hati serta penyakit yang lain. Alkohol bila dibarengi dengan merokok resikonya bakal meningkat tajam. Infeksi lantaran tingkah laku seks yang menyimpang. Pencegahannya cuma satu, setia pada pasangan anda. Polusi hawa di perkotaan serta industri dan dari hawa dalam rumah yang tercemar. Pencegahannya ialah jauhi pemakaian bahan kimia beresiko dalam ruang tertutup, jauhi pemakaian peralatan yang bisa keluarkan gas atau bekas pembakaran yang bisa mencemarkan hawa dalam ruang.