Waktu Posting : 26-05-2014 18:37 | Dibaca : 3414x
20-03-2015 08:20
Seiring dengan meningkatnya jumlah penderita penyakit diabetes, maka meningkat pula kebutuhan akan cara mengobati diabetes. Memang, penyakit diabetes menjadi momok yang sangat menakutkan bagi banyak orang, terutama mereka yang memiliki sejarah kesehatan keluarga dengan penyakit diabetes dan mereka yang tidak menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, banyak orang yang menyepelekan fakta bahwa diabetes bisa menyerang siapapun, tanpa kenal usia maupun jenis kelamin, bahkan jika mereka tidak memiliki riwayat penyakit ini di dalam keluarga mereka. Oleh sebab itu pula, badan kesehatan dunia WHO memberikan nasehat kepada kita masyarakat modern agar benar – benar menjaga pola hidup, termasuk pola makan agar tidak terserang penyakit ini. Baca juga : Mengenal Penyakit Gula, Faktor dan Gejalanya  Namun, ketika penyakit diabetes sudah terlanjur menyerang, tetapi dalam tahap yang masih terbilang aman, maka cara pengobatan diabetes manual masih bisa diterapkan. Pengobatan manual yang dapat diterapkan antara lain dengan: § Menghindari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi Makanan berkabohirdrat tinggi seperti roti putih, nasi dan mie akan dengan mudah meningkatkan kadar gula dalam darah. § Olahraga Penumpukan gula di dalam darah dapat ditekan dengan cara berolahraga secara teratur. Namun, hal itu juga harus dibarengi dengan menghindari makanan yang menjadi pantangan bagi penderita diabetes. Baca juga : Khasiat Jus Mengkudu untuk Mengobati Berbagai Jenis Penyakit § Menggunakan obat – obatan medis maupun herbal Penderita diabetes dihadapkan pada dua pilihan obat, yakni medis dan herbal. Untuk obat – obatan medis, tentunya hanya bisa didapatkan dari rumah sakit atau dokter, namun untuk pengobatan alami atau herbal, penderita dapat memilih sendiri mana yang sekiranya sesuai. Saat ini, metode pengobatan herbal lebih banyak dipilih, terutama oleh penderita diabetes tipe dua. Alasannya, pengobatan herbal tidak menggunakan obat – obatan pabrik yang menggunakan bahan kimia, yang ditakutkan justru akan menimbulkan masalah baru. Beberapa obat herbal yang diklaim mampu mengobati penyakit diabetes tipe dua antara lain daun sirsak, ekstrak kulit manggis, sari mengkudu dan jintan hitam atau habatussauda. Namun, satu hal yang perlu diingat bahwa cara mengobati diabetes secara herbal hanya bisa bekerja efektif bagi penderita diabetes tipe 2 saja, sedangkan bagi penderita diabetes tipe 1 sangat dianjurkan untuk menggunakan pengganti insulin, terutama jika memang organ pankreas sudah benar – benar tidak mampu menghasilkan hormon tersebut.
12-06-2014 21:14
Sudah barang tentu Anda kerap mendengar tentang penyakit ini bukan? Penyakit yang di mana dikarenakan oleh virus yang bisa menginfeksi organ hati. Virus hepatitis A merupakan satu diantara dari beberapa tipe virus hepatitis yang bisa mengakibatkan peradangan yang lalu memberi pengaruh pada kapabilitas hati penderitanya untuk berperan dengan normal. Orang dengan hepatitis A mempunyai tanda-tanda yang beragam. Biasanya pasien penyakit ini bakal rasakan beberapa gejala seperti terasa tak sehat, hilang nafsu makan, gampang capek, nyeri pada perut serta terasa tak nyaman pada area seputar hati mendekati tulang rusuk sisi bawah, urin berwarna gelap, jadi nyeri pada pada sendi serta otot, demam, kulit serta mata menguning, timbul mual serta muntah. Baca juga : Mengenal Yoga dan Manfaatnya untuk Kesehatan Penyakit hepatitis A bisa menyerang siapapun serta tak melihat umur dan jenis kelamin. Kejadian hepatitis A juga kerap ditemukan pada bayi, anak-anak, orang dewasa serta orang tua. Penyakit ini bisa menyebar dari satu orang ke orang yang lain lewat makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi oleh virus Hepatitis A. Lain juga dengan virus Hepatitis B serta C, penyakit ini dapat juga menyebar lewat jalinan seksual atau lewat kontak dengan darah seperti sama-sama sharing dalam pemakaian jarum, atau waktu melahirkan. Ini nyaris tak sempat berlangsung pada perkara Hepatitis A. Apabila Anda merasakan beberapa gejala seperti di atas, biasanya dokter bakal meminta Anda untuk melakukan tes darah. Tes darah ini bermanfaat untuk mengendalikan fungsi hati serta memperhatikan apakah badan Anda mempunyai antibody pada virus hepatitis A didalam darah. Ada dua tipe antibody yakni IgM, yang berperan untuk memberikan apakah waktu ini Anda tengah terinfeksi penyakit ini atau tak serta IgG, antibodi ini bakal memberikan apakah Anda sempat terinfeksi pada awalnya ataukah tidak. Baca juga : Cara Tepat Merawat Gigi Berkawat Kecuali tes fisik oleh dokter, untuk meyakinkan diagnosa biasanya pasien juga disarankan untuk melakukan rangkaian prosedur kontrol Liver Fuction Test, seperti AST atau SGPT, Bilirubin, serta IgM anti HAV. Untuk penyembuhan penyakit ini, biasanya dokter cuma fokus pada beberapa cara untuk menangani tanda-tanda yang timbul biasanya, seperti : • Memperbanyak istirahat Umumnya pasien hepatitis A kerapkali terasa capek serta terasa tenaganya menyusut untuk melaksanakan pekerjaan keseharian mereka. Perbanyak istirahat lantaran Anda barangkali saja terasa capek serta sakit sepanjang sebagian waktu. • Dapatkan langkah menangani mual Mual bisa bikin Anda susah untuk makan. Dapatkan langkah untuk bikin makanan lebih menarik. Makan makanan kecil seharian seringkali dengan porsi lebih kecil di banding tiga kali makan besar. Bila Anda alami kesusahan makan kalori yang cukup, jauhi makanan rendah kalori serta menentukan makanan berkalori tinggi. Umpamanya, minum juice buah atau susu, serta bukan hanya air. • Biarlah hati beristirahat Liver Anda barangkali alami penurunan fungsi kerjanya dalam metabolisme obat serta alkohol bisa memperberat hal itu. Senantiasa tanyakan obat-obatan dengan dokter Anda, lantaran barangkali saja dokter merekomendasikan menghentikan atau merubah beberapa obat Anda. Hentikan minum alkohol waktu Anda alami sinyal tanda atau tanda-tanda hepatitis A.
06-10-2021 15:19
Kesehatan rongga mulut dan gigi seringkali hal yang kurang diperhatikan oleh banyak orang. Padahal kondisi mulut dapat mencerminkan kondisi kesehatan tubuh. Dan bahkan pada beberapa kasus, rongga dan gigi yang bermasalah dapat menjadi pemicu terjadinya sejumlah penyakit yang serius. Beberapa penyakit serius yang dapat terjadi yang disebabkan karena sakit gigi di antaranya adalah : 1.Sakit Jantung dan Stroke Mengapa sakit gigi dikaitkan dengan penyakit jantung dan stroke? Ini karena bakteri yang menyebabkan sakit gigi dapat menempel pada dinding arteri dan kemudian mengakibatkan penggumpalan darah. Dan gumpalan tersebut akan menghalangi aliran darah yang mengalir ke jantung sehingga menyebabkan penyakit jantung dan bila terjadi penyumbatan aliran darah ke otak maka akan memicu munculnya penyakit stroke. 2.Penyakit Kanker Sakit gigi dapat terjadi akibat dari pembengkakan pada gusi dan ini terjadi karena gusi mengalami peradangan. Ketika peradangan tidak segera ditangani maka hal ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan tumor. Akibat dari semakin banyaknya jaringan yang rusak karena tumor tersebut maka akan berpotensi menjadi penyakit kanker. Penyakit kanker kerap dihubungkan dengan kesehatan mulut yaitu paru-paru, kandung kemih, esofagus, ginjal, perut dan hati. Maka dari itu apabila anda mengalami sakit gigi, segeralah periksakan diri anda ke dokter gigi. 3.Disfungsi Ereksi Berhati-hatilah bagi kaum pria ketika merasakan sakit gigi. Karena hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri di mulut dan kemudian menimbulkan peradangan pada pembuluh darah. Dan bila hal ini dibiarkan maka akan membuat rusaknya pembuluh darah menjalar hingga ke organ intim. 4.Prostatitis Penyakit prostatitis merupakan masalah di mana enzim yang dibentuk oleg prostat untuk kemudian disekresikan dan mengalami peningkatan. Ini akan menimbulkan pembengkakan pada prostat. Dan di saat anda mengalami sakit gigi maka produksi enzim tersebut lebih tinggi. Bila hal demikian didiamkan maka akan menyebabkan iritasi, sulit ejakulasi, nyeri pada perineum, buang air kecil secara terus menerus. 5.Periodontitis Sakit gigi erat kaitannya dengan masalah yang terjadi pada gusi. Dan peradangan gusi tersebut terjadi karena adanya plak serta karang gigi. Ketika kondisi yang demikian semakin parah maka dapat menyebabkan pendarahan.Â