Hati-hati Mengkonsumsi Minuman Berenergi

Additional Image

Waktu Posting : 16-06-2014 11:13 | Dibaca : 2548x

Pamor minuman berenergi naik daun seiring dengan musim pertandingan Piala Dunia. Alasannya, tentu saja untuk membuat badan tetap bugar saat beraktivitas esok harinya. Namun, adakah dampak buruk untuk kesehatan tubuh?

Minuman berenergi diciptakan untuk dikonsumsi agar badan tetap berstamina meski kurang istirahat. Oleh karenanya, jenis minuman ini sering dipilih banyak orang untuk begadang atau memulihkan badan setelah begadang.

Kalau dilihat di kemasannya, minuman itu memiliki kandungan yang sebenarnya bisa dikatakan baik. Ada vitamin B Complex, ginseng, dan ada juga yang mengandung despantal. Meski memang ada juga nikotin dan kafeunnya.

Vitamin B complex yang juga merupakan vitamin neurotropik, dikatakannya memberikan manfaat pada kesegaran tubuh. Ginseng pun bermanfaat untuk kesegaran tubuh, sementara despantal berfungsi untuk merangsang nafsu makan.

Baca juga : Cara Mudah Turunkan Gula Darah 

Sementara, kafein dalam minuman itu bekerja layaknya kopi. Kafein membuat irama atau frekuensi jantung meningkat sehingga seakan-akan tubuh merasa kuat untuk terus "on" meskipun sudah waktunya untuk istirahat. Begitupun nikotin, ia bekerja seperti kafein yang akhirnya ikut merangsang sistem syaraf dan pembuluh darah ikut meningkat.

Apakah lantas minuman itu bisa dikatakan suplemen yang baik? Tentu saja ada risiko kesehatan akibat mengkonsumsi minuman berenergi untuk meningkatkan stamina. Apalagi bila itu dikonsumsi dalam jumlah banyak untuk jangka waktu yang panjang.

Minuman itu akan membuat tubuh merasa fit tanpa istirahat. Padahal, seluruh organ tubuh mulai dari otak, jantung, hati, dan semuanya memerlukan istirahat yang wajar untuk pemulihan fungsi selnya. Risikonya, pasti organ tubuh akan terganggu fungsinya kalau dipaksa bekerja keras.

Jantung adalah organ yang paling terkena dampaknya. Bila tubuh tidak istirahat dan malah terus beraktivitas, maka kerja jantung akan terganggu. Efek samping ringan yang muncul adalah rasa berdebar-debar, sementara risiko fatalnya adalah serangan jantung.

Otak juga akan terganggu karena didorong untuk terus bekerja. Tanda-tanda awal gangguan di kepala adalah dengan munculnya rasa pusing. Selain itu, konsumsi minuman benergi juga bisa mengganggu sistem pencernaan seperti gangguan maag.

Bila dikonsumsi sekali-sekali dan amat jarang, dampak negatifnya tidak akan muncul. Namun, yang mengkhawatirkan, di dalam minuman itu ada kafein dan nikotin yang memberikan efek adiktif atau candu. Seseorang akan merasa butuh terus, jadinya minum sangat banyak. Minuman itu bisa menimbulkan ketergantungan.

Baca juga : Kiat Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan  

Konsumsi dalam jumlah banyak itu juga akan berisiko penyakit diabetes. Hal itu diakibatkan kandungan gula yang cukup tinggi di dalam minuman tersebut. Kandungannya akan berkali-kali lipat kalau dikonsumsi lebih dari satu botol.

Kalaupun boleh dikonsumsi, berapa botol? Minuman itu bukanlah obat yang memiliki takaran konsumsi. Jadi jangan terbuai dengan sensasi rasa segar saat meminumnya, tetapi setelahnya malah menjadi sakit.

Dan, yang pasti diingat, seluruh organ tubuh kita membutuhkan istirahat berkualitas supaya memperbaiki sel-selnya. Meminumnya sekali saja demi begadang nonton bola oke-oke saja, asal jangan dijadikan kebiasaan sampai akhirnya tubuh tidak bisa lagi menemukan waktunya untuk beristirahat.

Saat minuman berenergi dibutuhkan agar badan tetap fit, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah :

  • Untuk minuman berenergi dalam bentuk botol, saat mengkonsumsinya paling banyak adalah dua botol untuk hari tu saja. Namun, tetap saja jangan dikonsumsi terus-menerus di hari-hari berikutnya.
  • Bila sudah meminum minuman berenergi, pastikan jangan lagi mengkonsumsi kopi dan teh yang mengandung kafein. Bila semua dikonsumsi, risiko jangka panjangnya akan lebih berbahaya bagi tubuh.
  • Bila sudah terasa jantung berdebar, kepala pusing, atau nyeri lambung,berhenti mengkonsumsinya.
  •  Setelah mengkonsumsinya, perbanyak minum air putih. Hal ini akan membantu ginjal untuk mengeluarkan hasil dari metabolisme tubuh sehingga diharapkan bisa mengurangi efeknya.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Obat Diabetes Melitus yang Dibedakan Sesuai dengan Jenisnya

19-03-2015 17:24

Obat diabetes melitus kian mengalami kemajuan untuk mengatasi penyakit ini yang kian menjadi ganas. Diabetes melitus atau kencing manis adalah suatu kondisi kronis yang mempengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk menggunakan energi yang terdapat di dalam makanan. Ada tiga jenis utama diabetes melitus, yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional. Baca juga : Obat Tradisional Kolesterol  Semua jenis diabetes mellitus memiliki sesuatu yang sama. Biasanya, tubuh Anda akan memecah gula dan karbohidrat yang Anda makan menjadi gula khusus yang disebut glukosa. Glukosa akan menjadi sumber energi untuk sel di dalam tubuh Anda. Tetapi sel-sel membutuhkan insulin, hormon, dalam aliran darah Anda untuk mengambil glukosa dan menggunakannya untuk dijadikan sumber energi. Dengan mengidap penyakit diabetes melitus ini, tubuh Anda tidak akan mampu membuat cukup insulin, menggunakan insulin yang telah dihasilkan, atau kombinasi dari keduanya. Karena sel-sel tidak dapat mengambil glukosa, maka glukosa ini akan menumpuk dalam darah Anda. Tingginya kadar glukosa darah dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, jantung, mata, atau sistem saraf Anda. Itu sebabnya diabetes akhirnya dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, kebutaan, dan kerusakan saraf saraf di kaki ketika tidak ditangani dengan mengonsumsi obat diabetes melitus. Untuk tipe diabetes melitus 1, disarankan untuk Anda mengonsumsi obat herbal yang mengandung daun sirsak sebagai bahan dasarnya. Karena daun sirsak sendiri mengandung senyawa acetogenins yang mampu meregenerasi setiap sel tubuh yang rusak, tak terkecuali sel-sel beta pankreas. Dengan bantuan senyawa ini, sel beta di dalam pankreas Anda dapat kembali bekerja seperti semula untuk memproduksi insulin. Baca juga : Obat Diabetes Melitus yang Disesuaikan dengan Jenisnya  Sedangkan untuk diabetes melitus tipe 2 Anda disarankan untuk mengonsumsi obat herbal yang mengandung kandungan buah Acai Berry, di mana semua kandungan nutrisi yang terkandung di dalam buah ini akan memperbaiki metabolisme sel. Acai berry mengandung vitamin A, B1, B2, B3 C dan E, juga kaya akan antioksidan dan antosianin, dimana semua ini memainkan peran penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jadi sebelum Anda mendapatkan obat untuk penyakit diabetes Anda, perhatikan terlebih dahulu bahan-bahan yang dibawanya agar Anda dapat merasakan khasiat dari obat diabetes melitus.

Featured Image
Kegunaan Jamsi Obat Diabetes

20-03-2015 14:59

Jamsi obat diabetes sudah cukup banyak dikenal di masyarakat dan juga mulai banyak digunakan karena memang Jamsi dipercaya mengandung bahan-bahan herbal dan alami yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Sebagai obat yang memang dibuat sebagai obat alternatif yang tradisional, tentunya bahan-bahan yang digunakan di dalam obat herbal pun juga alami dan minim resiko. Meskipun demikian memilih obat yang tepat untuk diabetes tidaklah mudah bahkan jika Anda sudah memilih produk-produk obat alami dan herbal. Yang perlu Anda lakukan adalah memperhatikan hal-hal yang mungkin perlu dipertimbangkan sebelum memilih dan membeli obat untuk diabetes. Jamsi obat diabetes memang mengandung berbagai tanaman alami untuk tubuh seperti ekstrak madu. Memilih obat herbal yang tepat untuk diabetes tidak hanya berdasarkan pada bahan-bahan herbal yang digunakan saja, tapi juga ada beberapa hal penting lainnya yang perlu dipertimbangkan. Khasiat dari obat herbal itu sendiri merupakan hal yang paling penting. Khasiat bisa dilihat dari bahan dan bagaimana obat tersebut diproduksi, misalnya adalah dengan cara difermentasi. Bahan-bahan yang digunakan pun haruslah bahan-bahan yang alami dan herbal serta berkhasiat untuk tubuh. Selain itu, yang paling penting adalah izin BPOM, sertifikasi halal serta sertfikasi SNI dan sertifikasi Nasional yang harus dipenuhi oleh produk obat herbal. Jadi meskipun herbal Anda pun juga harus memperhatikan hal-hal penting tersebut agar tidak mendapatkan obat herbal yang tidak tepat. Membaca beberapa testimoni dari pengguna obat herbal juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengetahui apakah obat tersebut baik untuk diabetes ataupun tidak. Testimoni orang lain bisa dijadikan sebagai pelajaran yang tidak bisa ditemukan di manapun. Belajar dari kesalahan orang lain sangatlah penting. Jika Anda sudah menemukan obat yang tepat, hendaknya Anda benar-benar memperhatikan bagaimana caranya obat tersebut dikonsumsi karena ini pun sangat penting. Obat herbal bukan berarti obat yang bisa dikonsumsi sesukanya namun tata cara dan prosedur untuk minum Jamsi obat diabates juga perlu diperhatikan.

Featured Image
Hilangkan Bekas Luka Dari Dalam Dan Dari Luar

09-05-2014 08:10

Dalam kehidupan sehari – hari kadang kita mengalami suatu kecelakaan baik kecil maupun besar atau harus menjalani sebuah operasi sehingga di bagian tubuh tertentu ada bekas luka yang sulit sekali dihilangkan. Jika bekas luka tersebut kecil atau berada di bagian yang tersembunyi tentunya seseorang tidak akan terlalu ambil pusing. Namun jika bekas luka tersebut lumayan besar dan berada di beberapa bagian tubuh yang dianggap penting untuk kecantikan seperti leher, wajah, atau tangan, maka bekas luka merupakan sebuah mimpi buruk. Dalam dunia kedokteran modern sendiri sebenarnya sudah ditemukan cara untuk mengatasi bekas luka diantaranya adalah dengan menggunakan metode laser atau dengan menjalani bedah plastik. Namun sayangnya kedua cara tersebut memerlukan biaya yang sangat mahal sehingga tidak semua orang bisa melakukan kedua terapi tersebut. Namun bagi Anda yang memiliki bekas luka dan ingin menghilangkannya dengan cara yang alami dan murah, ada solusinya. Dengan memanfaatkan berbagai bahan herbal yang sangat murah dan mudah ditemui, kita bisa menghilangkan bekas luka. Baca juga : Jus Kulit Manggis Obat Alami Atasi Aterosklerosis   Bahan herbal yang nantinya akan kita gunakan bisa berguna untuk menghilangkan dan menghaluskan berbagai bekas luka seperti luka bekas benda tajam, luka bekas cacar, luka karena terkena benda kimia, luka bekas jerawat, luka bekas jatuh, luka bekas operasi, dan lain sebagainya. Ada dua cara untuk menyamarkan bekas luka yaitu melalui makanan tertentu dan menggunakan bahan herbal untuk obat luar agar hasilnya bisa maksimal. A. Makanan penghilang bekas luka Bekas luka memang timbul di permukaan kulit, namun bukan berarti tidak ada jenis makanan tertentu yang bisa membantu penyembuhan bekas luka. Pada dasarnya tubuh membutuhkan berbagai macam nutrisi terutama vitamin untuk memperbaharui jaringan tubuh yang rusak karena luka. Saat ini banyak sekali terapi Vitamin C atau suntik Vitamin C yang bertujuan untuk memperhalus kulit dan mengencangkan kulit. Vitamin C merupakan zat yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaharui sel – sel baru dan berguna untuk memperbaiki jaringan. Vitamin C dapat merangsang tubuh untuk meningkatkan produksi kolagen yang berfungsi untuk meremajakan jaringan yang sudah tua atau memperbaiki jaringan yang rusak. Oleh karena itu konsumsi berbagai jenis makanan yang banyak mengandung Vitamin C terutama buah – buahan seperti Jeruk, Mangga, Mentimun, Buah Naga, Mengkudu, atau Anda bisa menambahkannya dengan suplemen Vitamin C yang sekarang banyak tersedia di pasaran. Selain Vitamin C, pemulihan jaringan kulit membutuhkan Vitamin E. Vitamin E bisa Anda peroleh dari suplemen kesehatan atau suplemen kecantikan yang bisa Anda dapatkan dengan petunjuk dokter. B. Pengobatan bekas luka dari luar Untuk menyempurnakan proses penghilangan bekas luka, Anda wajib menggunakan bahan – bahan herbal yang sifatnya untuk obat luar. ada berbagai jenis obat herbal yang bisa Anda jadikan sebagai obat penghilang bekas luka seperti: Buah mengkudu dan berbagai olahannya seperti ekstrak mengkudu atau jus mengkudu merupakan kompres yang paling baik untuk menghilangkan bekas luka bakar atau luka memar. Mengkudu mengandung scopoletin yang merupakan senyawa ampuh untuk anti peradangan. Oleskan mengkudu pada bagian yang luka kemudian biarkan hingga mengering. Diamkan selama 20 menit lalu bilas dengan air hangat. Lakukan pengobatan ini 2 hingga 3 kali sehari untuk mencegah agar luka Anda tidak menimbulkan bekas yang mengganggu. [Baca juga : Pencegahan Kanker Dengan Bahan Herbal Alami] Sama seperti mengkudu, lidah buaya juga memiliki kandungan anti peraangan. Oleskan saja gel lidah buaya untuk mengobati dan mencegah bekas luka pada jerawat, luka bakar, dan memar. Madu juga bisa menjadi kompres yang baik untuk menghilangkan bekas luka gores hingga luka bekas operasi. Oleskan madu pada bekas luka Anda untuk membantu menghaluskan bekas luka dan mengencangkan kulit Anda. Selain dikonsumsi, mentimun bisa menjadi kompres yang baik untuk bekas luka. Mentimun yang sudah dihaluskan bisa dipakai sebagai kompres di malam hari untuk wajah dan beberapa bagian tubuh yang terdapat bekas luka. Lakukan secara rutin agar hasilnya bisa lebih maksimal. Mentimun mengandung silica yang dapat merangsang produksi kolagen dalam tubuh yang berfungsi untuk memperbaiki jaringan rusak.

...