Waktu Posting : 13-12-2024 18:36 | Dibaca : 94x
Kuret lazim dilakukan pada wanita yang mengalami keguguran saat usia kandungan trimester pertama. Kuret atau dalam bahasa medis dikenal sebagai D&C (dilation and curettage) merupakan tindakan medis untuk mengeluarkan atau membersihkan sisa jaringan atau perdarahan dari dalam rahim.
Tindakan kuret terdiri dari dilasi dan kuretase. Dilasi ialah tindakan membuka leher rahim untuk selanjutnya dilakukan kuretase, yaitu pembersihan isi rahim.
Dalam tindakan itu, dokter akan akan mengeruk lapisan dalam dinding rahim dengan sendok kuret hingga bersih dari sisa jaringan dan perdarahan. Selain itu, dokter dapat pula menggunakan vacuum aspiration untuk menyedot sisa jaringan. Meski sudah banyak dilakukan, masih ada sederet fakta mengenai kuret yang perlu Anda tahu.
Faktanya, 50 persen kasus keguguran tidak membutuhkan prosedur kuret. Artinya, jaringan dianggap dapat keluar dengan sendirinya hingga bersih. Namun, hal ini tetap bergantung pada usia kehamilan serta kondisi rahim. Usia kehamilan lebih dari 10 minggu umumnya memerlukan tindakan kuret untuk membantu membersihkan jaringan dalam rahim.
Saat akan dilakukan kuret, pasien akan menjalani anestesi atau dibius secara total. Hal ini perlu dilakukan karena prosedur ini dapat menimbulkan rasa nyeri.
Sama seperti setiap prosedur atau tindakan medis lainnya, prosedur kuret pun dapat menimbulkan beberapa risiko usai tindakan. Risiko yang dapat muncul antara lain kerusakan pada jaringan leher rahim, perforasi rahim (rahim bolong), infeksi, atau timbulnya jaringan parut dalam rahim.
Kuretase dapat menimbulkan jaringan parut pada dinding rahim, yang dikenal dengan istilah sindrom Asherman (Ashermans syndrome). Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan menstruasi yang tidak teratur atau nyeri hebat saat menstruasi.
Selain itu, sindrom Asherman dipercaya berisiko menyebabkan keguguran pada kehamilan selanjutnya dan mengganggu kesuburan. Beberapa wanita dengan sindrom Asherman dapat mengalami kesulitan untuk hamil. Kalaupun berhasil hamil, sindrom ini berisiko menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. Sering kali tindakan operasi pada penderita sindrom ini dapat membantu meningkatkan peluang memiliki kehamilan yang sehat.
Ya. Kuret dapat membantu dokter untuk mendiagnosis dan mengatasi adanya keabnormalan pada rahim. Misalnya, perdarahan yang abnormal, polip, ketidakseimbangan hormonal, tanda menopause, kanker rahim, ataupun tumor jinak rahim.
Pada umumnya setelah satu minggu dari keguguran dan kuret, darah sudah tidak keluar lagi. Yang perlu Anda perhatikan, ketika darah yang keluar semakin berkurang maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Setelah kuret dilakukan, perubahan siklus haid dapat terjadi. Haid bisa datang lebih awal ataupun terlambat. Pasca keguguran, tubuh membutuhkan waktu untuk mengembalikan keseimbangan hormon. Dalam waktu kurang lebih enam bulan setelah keguguran, seharusnya siklus haid Anda sudah kembali seperti biasa. Sebelum enam bulan, siklus haid dapat tidak teratur.
Pada masa-masa awal setelah tindakan kuret, Anda disarankan untuk menghindari hubungan intim. Hal ini bertujuan mencegah infeksi yang masuk ketika leher rahim masih terbuka. Setelah terjadi haid rutin, Anda baru diperbolehkan untuk berhubungan. Tapi ingat, ini menandakan Anda sudah kembali subur dan dapat hamil. Gunakan kondom untuk mencegah kehamilan setidaknya 3-6 bulan pasca kuret untuk mempersiapkan rahim kembali untuk dapat hamil.
Itulah beberapa fakta mengenai kuret. Mengenal dan mengetahui fakta-fakta tentang kuret akan membantu Anda memulihkan diri usai prosedur dilakukan. Namun, jika terjadi gejala tidak biasa setelah kuret, seperti demam, kram perut selama lebih dari dua hari, perdarahan parah, keluar cairan berbau tak sedap dari vagina, segera periksakan diri ke dokter.
Adalah Klinik Raden Saleh yang merupakan salah satu Klinik Kuret kesehatan kandungan yang telah berdiri sejak 1988. Kami fokus pada pelayanan tindakan kuretase yang aman dan profesional. Dikenal luas oleh dokter SpOG di seluruh Indonesia, kami telah dipercaya selama lebih dari 35 tahun untuk merawat wanita dan pasangan yang mengambil keputusan untuk mengakhiri kehamilan. Dengan pengalaman dan komitmen kami terhadap keselamatan serta kesehatan pasien.
16-06-2014 00:33
Supaya kita bisa bergerak serta melakukan aktivitas keseharian, tubuh perlu daya. Sumber daya datang dari karbohidrat, yang bakal dipecah jadi glukosa. Karbohidrat bakal terbakar jadi daya bila kita bergerak, atau disimpan di jaringan otot serta lemak bila kita minim gerak. Reaksi melepas glukosa dalam darah ini ditetapkan oleh indeks glikemik (IG). Indeks glikemik ialah tingkatan pangan dalam dampaknya menambah gula darah. Makin tinggi IG satu makanan, makin cepat makanan dirubah jadi glukosa. Dalam keadaan normal, tubuh mempunyai mekanisme untuk melindungi kandungan gula darah dalam situasi stabil. Namun beberapa orang spesifik, seperti pasien diabetes, tak bisa melakukan hal semacam itu. Karenanya, indeks glikemik satu makanan benar-benar butuh dicermati. Pastinya kita disarankan untuk menentukan makanan rendah IG yang sifatnya lambat menambah gula darah. Indeks glikemik memanglah bukan hanya hanya satu patokan untuk menentukan makanan sehat. Waktu mengatur diet rendah IG, Anda butuh tahu makanan mana yang paling baik untuk kesehatan. Enam hal tersebut tak bisa Anda lupakan : Baca juga : Hati-hati Mengkonsumsi Minuman Bernergi Jauhi karbohidrat Makanan yang memiliki kandungan 100 % protein (daging, ikan, telur), serta yang memiliki kandungan 100% lemak (minyak, mentega), tak memiliki kandungan karbohidrat. Karenanya makanan itu tak berefek menambah gula darah, atau mungkin dengan kata lain, rendah IG. Jauhi zat tepung Ini zat yang paling gampang dirubah jadi glukosa didalam tubuh. Zat tepung dalam situasi mentah, susah dipecah oleh tubuh. Tetapi bila partikel-partikel dalam zat itu sudah di proses, misalnya tepung terigu, tubuh dengan gampang memecahnya serta merubah zat itu jadi glukosa. Serat diperbanyak Pemecahan zat-zat makanan di dalam tubuh dapat diperlambat dengan serat. Karenanya, indeks glikemik rendah dimiliki oleh makanan dengan serat yang tinggi. Bedakan tipe gula Ada empat tipe gula : glukosa, fruktosa, laktosa, serta sukrosa. Makanan dengan kandungan glukosa tinggi, umpamanya minuman ringan, bakal segera menambah kandungan gula dalam darah. Sedangkan fruktosa (gula pada buah) serta laktosa (umumnya pada olahan susu) tak menambah kandungan gula dalam darah. Karenanya, beberapa jenis makanan itu mempunyai IG rendah. Adapun sukrosa mempunyai IG cukup. Baca juga : Tubuh Bugar Berkat Posisi Tidur Seimbang Konsumsi lemak Komponen ini bakal memperlambat pengosongan lambung. Makin lama lambung dikosongkan, makin lama juga makanan diolah. Dengan cara automatis produksi glukosa diperlambat. Cermati derajat keasaman makanan Keasaman satu makanan memengaruhi kecepatan pencernaannya didalam tubuh. Maka pemecahan makanan jadi glukosa lebih lambat. Jeruk merupakan contoh makanan yang memiliki derajat keasaman tinggi. Glycemic Load Kita juga butuh mengkalkulasi Glycemic Load (GL) selain IG makanan. Sistem penilaian peringkat untuk porsi makanan dan jumlah karbohidrat dalam makanan menurut ukuran IG disebut GL. Untuk memperlihatkan dampak makanan dalam satu porsi, sehari, atau berhari-hari diperlukan GL. Langkah mengkalkulasi GL gampang saja, yakni : IG x kandungan karbohidrat dalam 1 porsi makanan (g)/100. Akhirnya menunjukkan efek satu porsi makanan pada kandungan gula dalam darah. Misalnya, nasi merah mempunyai IG 88 sedang IG gula putih 64. Bila cuma memperhatikan angka itu, lebih baik gula dari pada nasi merah. Walau sebenarnya bukan hanya seperti itu. Di sinilah GL butuh dicermati. Kita mesti 'menghitung' dahulu jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Kita umumnya makan nasi satu piring, namun gula mustahil dimakan dalam jumlah satu piring, bukan?
28-12-2019 13:51
Bagi kaum hawa adalah hal yang menyedihkan manakala terjadi keguguran. Terlebih lagi ketika harus melalui suatu proses kuretase pasca keguguran. Proses kuretase itu sendiri dilakukan agar dapat membersihkan rahim dari sisa jaringan janin dan ini merupakan prosedur di mana leher rahim akan dibuka kemudian rahin akan dibersihkan dengan menggunakan alat. Sehingga setelah proses kuretase tersebut dilakukan akan membuat anda merasakan sedikit ketidaknyamanan. Sesudah prosedur kuret selesai dilakukan maka anda akan menjalankan masa pemulihan di mana masa pemulihan tersebut akan memakan waktu beberapa hari yang tergantung pada kondisi anda sendiri. Dalam hal ini, dokter pun akan melakukan pemantauan pasca proses kuretase tersebut. Karena terkadang kuret dapat memunculkan adanya suatu komplikasi yang gejalanya seperti adanya pendarahan yang berat, nyeri pada perut serta demam, keputihan yang berbau busuk. Apabila mengalami gejala-gejala tersebut maka diperlukan adanya perawatan khusus selama beberapa hari. Tetapi bila setelah menjalani proses kuret tidak menimbulkan komplikasi maka anda sudah dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya dan pada umumnya adalah dua hari pasca kuret. Pemulihan setelah proses kuret biasanya tidak memerlukan waktu yang lama. Pada umumnya akan merasa kram perut yang biasanya berlangsung tidak lebih dari satu hari dan selain itu juga ada pendarahan ringan selama beberapa hari. Anda cukup menggunakan pembalut biasa untuk menangani pendarahan ringan tersebut layaknya seorang yang sedang mengalami masa menstruasi. Selain itu juga ada beberapa obat yang dikonsumsi untuk meringankan rasa sakit seperti paracetamol atau ibuprofen. Sebaiknya lakukan aktivitas yang ringan-ringan dahulu pada masa pemulihan ini. Karena hal ini dapat membuat otot tetap kuat serta membantu adanya pencegahan terjadinya penggumpalan darah di kaki. Untuk mencegah timbulnya komplikasi, proses kuretase harus dilakukan pada klinik aborsi yang memiliki izin resmi dari Kementrian Kesehatan. Dan juga klinik yang didukung dengan peralatan yang modern serta ditangani oleh dokter ahli yang direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Untuk melakukan tindakan kuretase ini membutuhkan prosedur mulai dari pendaftaran pasien, pemeriksaan kandungan, penentuan biaya aborsi , pelaksanaan tindakan kuret hingga pasien dibawa ke ruang istirahat pasca tindakan kuret. Pasca tindakan kuret, pasien akan diberi informasi mengenai hal-hal yang tidak boleh dilakukan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Adapun hal-hal yang dilarang untuk dilakukan setelah proses kuret adalah : Tidak melakukan hubungan intim sampai beberapa minggu setelah kuret sampai dengan dokter memperbolehkannya. Hal ini agar mencegah masuknya bakteri ke dalam rahim sehingga dapat menimbulkan infeksi. Dilarang memasukkan apapun ke dalam organ intim anda dan juga tidak boleh membersihkan vagina dengan cairan pembersih vagina dalam beberapa minggu agar terhindar dari infeksi. Mungkin anda juga dilarang mandi selama kurang lebih 3 hari. Hindari mengangkat benda berat selama beberapa hari. Setelah proses kuret, tentunya membutuhkan dukungan emosional serta makanan yang sehat untuk memulihkan kesehatan pasca keguguran. Karena peristiwa keguguran dapat membuat tubuh lebih rapuh sehingga asupan makananpun dibutuhkan. Beberapa makanan yang dibutuhkan oleh anda pasca keguguran yaitu : Sayuran hijau Setelah menjalani proses kuret akan membuat pendarahan sehingga kekurangan zat besi dan oleh karena itulah membutuhkan banyak sayuran hijau. Di dalam sayuran hijau banyak mengandung zat besi, mineral serta vitamin A seperti bayam salah satunya. Bayam memiliki zat antioksidan yang sangat baik bagi pasien pasca tindakan kuret. Ikan salmon Ikan salmon adalah sumber makanan yang mengandung kalsium tinggi sehingga dapat mengutakna tulang serta otot bagi wanita setelah dikuret. Selain itu juga dalam ikan salmon terdapat mineral dan vitamib dan kaya akan asam lemak omega-3 yang memiliki peran bagi sistem imun tubuh serta membantu proses penyembuhan. Kacang-kacangan Kacang-kacangan dapat menambah zat besi dan juga magnesium agar dapat mengurangi resiko anemia karena mengalami pendarahan yang lebih dari biasanya. Buah pepaya Pepaya merupakan buah yang kaya akan vitamin C sehingga dapat membantu kekebalan tubuh. Dan selain itu juga bauh pepaya ini mengandung banyak sekali nutrisi dan bahkan mengandung 235 mg vitamin C atau setara dengan 2-3 jumlah vitamin yang disarankan setiap hari. Stroberi Kaya akan zat besi dan vitamin C sehingga sangat baik untuk dikonsumsi pasca keguguran. Buah yang berwarna merah ini merupakan sumber anti oksidan tinggi, dapat menambah daya tahan tubuh serta mempercepat proses pemulihan. Itulah pembahasan mengenai hal yang dilarang setelah pasca proses kuret serta tindakan yang perlu dilakukan agar masa pemulihan lebih cepat dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Terjadinya keguguranmemang bukanlah hal yang diinginkan namun bila ingin hamil lagi setelah kuret maka hal terpenting untuk menjaga kesehatan dengan baik pada masa pemulihan.
05-06-2014 19:27
Dada Terasa Deg – Degan perlu diwaspadai karena hal ini bisa membahayakan kesehatan jantung anda. Setiap kali cemas ataupun khawatir, tentu jantung akan berdebar – debar sehingga dada terasa deg – degan atau mungkin dengan detak jantung lebih kencang dari biasanya. Tetapi jika sering deg – degan tanpa sebab bisa jadi hal itu menandakan adanya gangguan irama jantung. Terjadinya gangguan irama jantung sebenarnya adalah salah satu spektrum penyakit jantung yang luas. Dimana, gangguan ini bisa menjadi pertanda awal dari adanya penyakit jantung yang serius. Gangguan irama jantung akan muncul karena adanya kekacauan sinyal listrik yang berfungsi menstimulasi otot jantung untuk memompa darah secara teratur. Pasalnya gangguan jantung menjadi pemicu utama terjadinya penyakit stroke dimana, darah tidak bisa mengalir dengan normal sehingga seiring dengan berjalannya waktu penyakit stroke dapat terjadi. Dengan demikian ketika merasa deg – degan dalam waktu sering sebaiknya segera melakukan pemeriksaan pada dokter. Baca juga : Kenalilah MERS dan Gejalanya Gangguan irama jantung dapat disebabkan karena terjadi penyumbatan pada pembuluh darah. Jika sumbatan tersebut pecah dan masuk kedalam pembuluh darah di otak, dapat menyebabkan penyakit stroke karena adanya kelumpuhan saraf. Salah satu hal yang dikhawatirkan ketika dada terasa deg – degan, adalah ketika menjadi gejala lanjutannya dimana seringkali lebih parah akibat penyumbatan yang terjadi dan dapat masuk ke pembuluh darah otak lebih hulu. Gangguan irama jantung ditandai dengan detak jantung yang tidak normal. Normalnya, jantung manusia berdetak sekitar 60 hingga 100 kali per menitnya. Detak jantung dapat dikatakan tidak normal jika kurang dari 60 detak disetiap menitnya. Detak jantung yang tidak normal sebenarnya dapat diperiksa sendiri dengan tangan kosong. Gangguan irama jantung yang ditandai dengan deg – degan akan berpengaruh aktivitas sehari – hari karena penderitanya sering lemas, mudah capek, bahkan pingsan. Apabila irama jantungnya tidak beraturan, terkadang lambat dan terkadang cepat sehingga dipenderita lebih beresiko terserang kematian mendadak karena penyakit jantung. Sehingga ketika terjadi gangguan irama jantung harus ditindak lanjuti secara tanggap. Gangguan irama jantung dapat terjadi pada beberapa kalangan usia mulai dari dewasa hingga usia lanjut. Baca juga : Sudahkah Anda Membersihkan Kulit Wajah dengan Benar Tidak berbeda dengan penyakit jantung pada umumnya, gangguan irama jantung adalah akibat dari gaya hidup seseorang yang kurang sehat. Karena kesehatan organ dalam terutama jantung sangat dipengaruhi oleh pola hidupnya terutama pola makanan yang dikonsumsi dalam sehari – hari. Ketika seseorang terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak dengan kolesterol tinggi bisa menyebabkan gangguan irama jantung. Kandungan kolesterol di dalam daging akan menyebabkan meningkatnya kadar kolesterol di dalam darah. Kolesterol jahat di dalam darah ini menyebabkan terjadinya penyumbatan proses peredaran darah di dalam tubuh. Ketika kolesterol terlalu tinggi maka jantung tidak dapat memompa darah secara normal sehingga sering menimbulkan rasa deg – degan. Jarang melakukan olahraga terutama lari – lari bisa menyebabkan penyakit jantung karena getar iramanya tidak dapat berfungsi secara sehat. Faktor – faktor penyakit jantung, yang saat ini sering terjadi adalah adanya gangguan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi di dalam darah sehingga menyebabkan gangguan irama jantung. Untuk mengatasi gangguan irama jantung, dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan sehat terutama sayuran hijau dilengkapi dengan makan oat meal supaya nutrisinya terpenuhi secara baik. Selain itu irama jantung akan berdetak secara normal ketika seseorang rajin berolahraga terutama pada pagi hari. Dada terasa deg – degan yang terjadi sesaat bisa diatasi dengan minum air hangat dan mengurangi konsumsi rokok ataupun minuman beralkohol.