Waktu Posting : 13-05-2014 02:13 | Dibaca : 2422x
02-07-2014 08:07
Kesemutan, atau kebas, ialah “gejala” yang nyaris sempat dihadapi oleh seluruh orang. Umumnya kesemutan menyerang jika kita terlampau lama diam, atau ada dalam satu posisi spesifik, umpamanya duduk sembari melipat kaki untuk saat yang lama, atau tangan terhimpit tubuh pada waktu tidur. Bila telah kesemutan, umumnya lama-lama jadi kebal, atau juga ngilu, tetapi bakal berangsur-angsur hilang bila kita mulai menggerak-gerakkan sisi badan yang kesemutan itu. Lantaran sifatnya easy-come-easy-go, maka kita condong berasumsi kesemutan ialah hal “biasa”, walau sebenarnya kesemutan malah mungkin saja tandanya ada beberapa hal yang tak umum. Lho kok bisa? Kesemutan biasanya memanglah gampang hilang waktu sisi badan yang kesemutan dikibas-kibaskan atau digerakkan perlahan-lahan. Tetapi ada juga kesemutan yang tak hilang sendiri. Jika seorang alami kesemutan di satu sisi badan, lalu menjalar ke sisi badan lain di sekelilingnya, serta lalu memperburuk beberapa fungsi badan yang lain, mungkin saja itu ialah manifestasi tumor dibagian depan otak. Suatu penyakit sangat serius dengan tanda-tanda awal remeh. Pada intinya kesemutan merupakan satu tanda-tanda manifestasi dari masalah sistem saraf sensorik disebabkan rangsang listrik di sistem itu tak tersalur dengan cara penuh dengan karena beberapa macam. Yang paling simpel, umpamanya, jalan darah tertutup disebabkan satu sisi badan spesifik ditekuk terlampau lama. Pada orang peka, tidur miring terlampau lama saja bisa mengakibatkan kesemutan. Pula duduk dengan siku ditekuk. Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap Sepele Sistem saraf sensorik memiliki prosedur kerja baku. Stimulus berbentuk sentuhan, desakan, rasa sakit, serta suhu panas atau dingin di terima oleh reseptor di kulit, yang lalu diantar ke saraf pinggir, lalu masuk ke dalam susunan saraf pusat di sumsum tulang belakang. Disini stimulus diteruskan ke atas hingga ke thalamus (pusat penyebaran utama impuls-impuls sensoris). Dari sini stimulus diantar ke kulit otak (cerebral cortex). Baru pada waktu inilah apa yang dirasakan tadi disadari oleh si individu. Bila ada masalah dalam jalur sensori baku tadi, timbullah kesemutan. Kesemutan yang tak dibarengi beberapa gejala lain umumnya mengisyaratkan ada masalah pada reseptor di kulit atau pada cabang-cabang saraf pinggir. Tetapi kita harus lebih waspada bila ada tanda-tanda lain diluar kesemutan, seperti dihadapi Tanto. Tidak cuma kelumpuhan, kesemutan dapat pula dibarengi masalah penglihatan, pendengaran, paduan keduanya, atau yang lain. Bila ada tumor di otak kecuali tanda-tanda kesemutan atau tidak tipis tadi, ada pula sakit kepala, muntah-muntah, serta kelumpuhan kecil. Kesemutan semacam sisi dari tanda-tanda penyakit sesungguhnya step paling awal dari satu proses kehilangan rasa. Bila step paraesthesia (kesemutan) telah terlampaui, pasien meningkat pada hypaesthesia (baal) hingga pada akhirnya alami anaesthesia (hilang rasa sekalipun). Maka apabila kesemutan tidak hilang cuma dengan dikibaskan, apabila semula cuma jadi di dua jari lalu di seluruhnya jari, lalu merambat ke tangan ; apabila semula cuma berlangsung sekali-sekali tetapi saat ini nyaris setiap hari, atau apabila kesemutannya sudah meningkat jadi baal, itu waktunya kita pergi ke dokter. Kesemutan dapat merupakan tanda-tanda penyakit serius, namun dapat pula cuma disebabkan sambilan. Orang yang terlampau banyak berbaring atau kurang gerak, tak tahu lantaran sakit, lemah, atau obesitas, dapat pula menanggung derita kesemutan disebabkan bagian-bagian spesifik badannya terus-menerus tertekan. Juga penciutan otot dapat pula berlangsung. Masalah yang diberi nama neuropathy desakan ini kerap didapati pada pasien TBC kronik serta stroke yang lumpuh samping serta kurang memperoleh perawatan fisioterapi. Arti neuropati sendiri terkait dengan semua jenis penyakit, radang atau rusaknya yang menimpa saraf pinggir. Baca juga : Tips Puasa Bagi Penderita Maag Pada pasien jantung, kesemutan tidak hanya nampak disebabkan neuropati desakan, tetapi bisa pula timbul lantaran komplikasi jantung dengan sarafnya. Yang berlangsung umpamanya, si pasien melakukan operasi pemasangan klep jantung. Waktu pemasangan, ada bekuan darah melekat, yang lalu terbawa aliran darah ke atas, hingga berlangsung embolic cerebral. Apabila sumbatan di otak itu kebetulan tentang daerah yang mengatur sistem sensorik, si pasien bakal rasakan kesemutan samping. Apabila daerah yang mengatur sistem motorik pula terkena, kesemutan pula dibarengi kelumpuhan. Pada pasien stroke yang berlangsung pula serupa. Apabila yang diserang sistem motorik, ia lumpuh. Tetapi, apabila yang diserang sistem sensorik, yang ia rasakan cuma kesemutan atau baal samping. Namanya sensoric stroke. Bagaimana dengan anak-anak? Apabila satu kali Buyung mengeluh, " Ujung-ujung jariku seperti dirambati banyak semut, lalu terakhir 'semut-semut' itu seperti merambat ke atas, " kemungkinan besar kesemutan anak ini disebabkan kekurangan vitamin. Umumnya ini terkena anak-anak yang agak besar. Kesemutan pada anak-anak tidak sering berlangsung, lantaran jaringan sarafnya tetap fleksibel serta anak-anak umumnya lebih aktif bergerak. Semacam efek sambilan obat, kesemutan bisa pula timbul, umpamanya apabila konsumsi INH (obat TBC) atau furadatin (obat infeksi). Di samping itu, kesemutan pula bisa dikarenakan oleh aspek imunologi. Poly neuroradiculopathy tentang akar-akar saraf yang masuk atau meninggalkan tulang belakang serta berlangsung lantaran ada zat-zat spesifik didalam badan yang tak bisa ditolerir oleh badan. Pada orang dewasa, terkadang kesemutan itu didahului oleh flu berat. Kesemutan itu makin menghebat, naik dari ujung jari menjalar hingga ke pusar. Gejalanya berkembang jadi rasa tidak tipis. Lalu pasien sulit jalan. Ini tanda-tanda radang sumsum tulang belakang, yang berlangsung lantaran serangan virus, umumnya cytomegalovirus. Apabila berlangsung infeksi di tulang belakang, dapat dari pusar ke bawah tidak bisa digerakkan. Pasien tidak bisa mengontrol buang air kecil. Buang air besar juga susah. Penyakit ini diberi nama myelitis (radang sumsum tulang belakang). Bergantung pada rusaknyanya, penyakit ini bisa sembuh keseluruhan, bisa juga hanya pulih beberapa, namun ada pula yang hingga lumpuh. Maka hadapi pasien kesemutan, dokter senantiasa bakal menyelidiki sisi badan yang alami kesemutan, luasnya, tempat awal kesemutan, serta perubahan kesemutan itu dari awal. Seluruhnya info ini bakal tunjukkan pemicu persoalan. Mungkin pada saraf pinggir, pada otot, sumsum tulang belakang, atau juga otak.
15-06-2014 09:56
Manusia akan lebih bahagia hidupnya jika mampu selalu menjaga kesehatannya. Punya banyak uang tetapi habis untuk membayar rumah sakit juga akan percuma saja bukan. Kesehatan adalah hal yang paling mahal harganya karena bisa menghancurkan semua yang kita miliki jika kita tidak menjaganya. Untuk hidup sehat kita perlu menyeimbangkan antara asupan makanan dan olahraga juga aktivitas. Jangan sampai kita hanya makan terus menerus tanpa membakar kalori. Ini hanya akan menyebabkan bertumpuknya lemak dan menjadi obesitas atau berat badan berlebih. Jika sudah begini beragam macam penyakit seperti kolesterol, jantung, diabetes, stroke, asam urat dan darah tinggi akan setia datang kepada Anda. Apakah semua itu bisa dihindari? Mereka yang terlanjur terkena kolesterol harus waspada. Memang benar tubuh kita membutuhkan kolesterol dan bahkan mampu memproduksi kolesterol itu sendiri dalam batas normal. Tetapi itu untuk kolesterol yang baik. Jika tubuh kita terlalu banyak menimbun kolesterol jahat maka akibatnya akan sangat fatal. Lemak akan bertumpuk, pembuluh darah akan tersumbat dengan lemak-lemak, jantung akan terbungkus lemak, hati akan menggemuk karena lemak dan hidup kita akan selesai. Baca juga : Hidung Sehat Pangkal Tubuh yang Sehat Karena kolesterol disebabkan oleh makanan yang tidak terkontrol lalu apakah makanan juga bisa menurunkannya kembali? Tentu saja bisa, hanya saja tidak semua makanan bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah kita. Berikut akan kami berikan beberapa jenis makanan yang ternyata mampu membantu kita untuk bebas dari kolesterol jahat yang membandel. Gantilah konsumsi daging merah dengan ikan Sarapan dengan oat atau roti gandum yang akan member efek kenyang lebih lama dari makanan lain Rutin mengkonsumsi kacang-kacangan adalah baik. Kacang mengandung lemak baik yang akan meluruhkan lemak dalam darah. Hanya saja batasi konsumsi kacang sebanyak segenggam tangan setiap hari. Ganti minyak yang biasa kita gunakan dengan minyak zaitun. Minyak zaitun akan memerangi kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Atau konsumsi 2 sendok makan minyak zaitun setiap hari langsung diminum begitu saja. Stroberi dan apel juga buah yang sangat baik. Selain rasanya segar dan nikmat manfaat menurunkan kolesterolnya juga sangat terasa. Konsumsi jus anggur satu gelas setiap pagi hari dan rajinlah makan jeruk yang termasuk dalam jenis buah citrus yang kaya akan vitamin. Buah tersebut mampu melindungi jantung kita dari radang dan mengontrol tekanan darah yang tinggi. [Baca juga : Tips Mendongkrak Stamina Orangtua ] Alpukat adalah buah yang sangat lezat dikonsumsi baik di jus atau dimakan begitu saja. Alpukat kaya akan vitamin dan lemak baik yang akan merubah lemak jahat menjadi otot dan energi. Selain itu konsumsi alpukat secara teratur akan membantu membasmi sumbatan lemak pada darah dan melancarkan peredaran darah. Salah satu minuman yang sejak dahulu dikenal berkhasiat bagi kesehatan adalah teh hijau. Teh hijau kaya akan antioksidan dan bisa membantu menurunkan kolesterol dalam darah dengan baik. Konsumsi teh hijau setiap pagi akan sangat membantu. Beberapa makanan dan buah diatas sangat disarankan untuk dikonsumsi demi menurunnya kadar kolesterol jahat. Akan tetapi harus Anda imbangi dengan konsumsi makanan sehat lainnya seperti sayuran hijau. Jauhi makanan berlemak dan yang mengandung kolesterol jahat terlalu tinggi. Jika perlu, lakukan diet untuk mengatasi kelebihan berat badan dan konsultasikan menu yang tepat pada dokter atau ahli gizi sehingga diet yang Anda lakukan akan berhasil dengan baik.
27-07-2020 00:27
Istilah protokol new normal memang sedang menjadi bahan perbincangan masyarakat Indonesia, karena protokol tersebut harus dilakukan menuju kondisi new normal sekarang ini. Semenjak ada peraturan lock down dan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) sebelumnya, baru sekarang inilah mulai diberlakukan lagi kondisi new normal atau pelonggaran setelah covid mewabah. Adapun protokol yang harus dijalankan oleh seluruh masyarakat tersebut adalah: Menjaga Kesehatan Diri Ini adalah awal dari protokol pribadi setiap orang, yaitu dengan menjaga kesehatan diri melalui gaya hidup sehat dan mengkonsumsi asupan bergizi dan menjaga imun tubuh. Serta menggunakan masker serta penggunaan hand sanitizer atau mencuci tangan secara rutin, terutama di tempat umum. Protokol Bekerja Di Kantor Bagi yang bekerja atau karyawan, akan sangat banyak sekali yang harus dilakukan dan diperhatikan terutama bagi perusahaan. Yaitu, dimulai dengan menyediakan semua hal yang diperlukan untuk bisa menjaga kesehatan diri dan lingkungan dengan menyediakan alat pencuci tangan di kantor, menggunakan masker menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan kantor. Pastikan area kantor selalu bersih dan higienis. Selain itu, bagi perusahaan agar mengusahakan untuk jam kerja yang tidak terlalu larut guna menjaga kesehatan para pekerja agar bisa beristirahat bahkan sebisa mungkin tidak diadakan system kerja shift. Juga tidak lupa membentuk tim penanganan covid 19 khusus di setiap perusahaan. Masih Berlakukan Physical Distancing Walaupun sudah menuju new normal, tetap berlakukan physical distancing sebagai protokol new normal yang harus dijalani. Membiasakan Menggunakan Barang Pribadi Selain menjaga kesehatan diri, kita juga harus membiasakan menggunakan barang pribadi sendiri. Seperti alat makan, mukena dan lainnya. Menyediakan Pengukuran Suhu Setiap tempat-tempat umum wajib menyediakan pengukuran suhu, agar di tempat-tempat tertentu bisa dilakukan pengecekan suhu tubuh bagi setiap orang yang masuk ke tempat-tempat umum seperti mall, bank, dan lainnya. Tata Cara Berkumpul Di Luar Rumah Untuk yang melakukan kegiatan diluar rumah, lakukanlah kegiatan dengan sebaik-baiknya. Ketika ingin berkumpul di luar rumah harus mengikuti tata caranya, yaitu tetap menggunakan masker, menjaga jarak masing-masing, serta melakukan yang sudah menjadi rutinitas yaitu sering mencuci tangan dan tidak saling bersentuhan terlebih dulu. Dalam melakukan protokol new normal ini, sebisa mungkin sangat diperhatikan aspek-aspek penting untuk menjaga kesehatan di luar rumah terutama di tempat keramaian. Seperti misalnya di pasar yang akan terjadi penumpukan orang, usahakan tetap menjaga jarak aman dan menggunakan masker.