Waktu Posting : 17-05-2016 22:38 | Dibaca : 2184x
03-06-2014 11:26
Orang tidak mati karena diabetes, tetapi meninggal karena komplikasi penyakit. Banyak komplikasi yang berawal dari diabetes. Kematian akibat diabetes, biasanya berupa komplikasi yang berakhir pada penyakit jantung koroner, stroke juga gagal ginjal, serta penyakit lainnya. Diabetes merupakan gerbang masuk penyakit. Sekali menderita diabetes, maka orang itu seumur hidup akan dikekang penyakit itu. Penyakit diabetes itu bukan untuk disembuhkan, tetapi dikendalikan agar kadar gula dalam darah tak terus meningkat. Indikasi lain yang terjadi akibat diabetes adalah kesemutan, pandangan mata kabur, juga luka yang tak kunjung sembuh. Diabetes yang dalam bahasa awam disebut kencing manis itu muncul karena hal yang tak terlalu kita sadari sebelumnya, yakni perubahan gaya hidup dan pola makan. Baca juga : Obat Alami Demam Berdarah Banyak orang masih menganggap diabetes merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang timbul karena faktor keturunan. Faktanya, setiap orang dapat mengidap diabetes, anak muda maupun orang tua. Kini banyak orang tak menyadari dirinya menderita diabetes karena minimnya informasi dan pengetahuan yang diketahui tentang penyakit ini. Atau, ada juga orang yang mengetahui gejalanya, tetapi enggan memeriksakan diri ke dokter. Sebagian besar kasus diabetes adalah diabetes tipe dua atau yang disebabkan faktor keturunan. Namun, faktor keturunan tidak cukup untuk menyebabkan seseorang menderita diabetes karena kemungkinannya hanya 5%. Diabetes tipe dua ini juga kerap terjadi pada mereka yang obesitas atau kegemukan, serta gaya hidup tak sehat. Penumpukan lemak di sekitar pinggang dapat menimbulkan diabetes dan komplikasi penyakit lainnya seperti asam urat, kolesterol, dan diabetes tipe dua. Cobalah lakukan pengukuran pada lingkar pinggang Anda dengan meletakkan pita ukur di atas tulang pinggul. Untuk wanita, lingkar pinggang yang sehat tidak lebih dari 80 cm, dan laki-laki tak lebih dari 90 cm. Baca juga : Cara Sehat Bersepeda Motor Lingkar pinggang yang melebihi ukuran normal itu karena adanya penumpukan lemak di sekitar pinggang. Dengan kata lain, itu merupakan indikasi gaya hidup tak sehat dan pola makan yang tak teratur. Untuk pola hidup, dapat dikarenakan olah raga yang tak rutin atau perubahan pola aktivitas. Adanya timbunan lemak yang banyak pada bagian pinggang dapat menimbulkan penyakit seperti asam urat, kolesterol tinggi, diabetes tipe dua, bahkan hipertensi (tekanan darah tinggi). Berbagai penyakit itu kemudian dapat menumpuk di sepanjang pembuluh darah dan berisiko timbulnya penyakit jantung koroner (PJK). Untuk menghilangkan lemak atau mengecilkan lingkar pinggang menjadi normal, dapat dilakukan dengan berolah raga atau mengubah pola hidup. Dalam satu pekan, sisihkan lima hari untuk berolah raga. Setiap hari hanya selama 30 menit. Jangan terlena oleh kemakmuran atau fasilitas yang ada. Sebisa mungkin tetap lakukan aktivitas jalan kaki atau menyusuri tangga setiap hari. Kalau kita mau naik atau turun ke lantai tertentu, pilihlah tangga daripada lift. Pilihan itu lebih baik untuk kesehatan. Untuk pola makan, dianjurkan agar mengkonsumsi makanan bergizi. Mengurangi makanan tinggi karbohidrat seperti nasi, mi instan, pasta, atau makanan cepat saji adalah pilihan terbaik selain memperbanyak minum air putih. Tak ada salahnya juga mengkonsumsi suplemen kesehatan berupa jus herbal yang mengandung sari buah atau ekstrak buah naga, mengkudu, sirsak dan manggis seperti halnya Ultra Mangosteen, Ultra Noni, dan DragonNoni. Jadi, mulailah hidup sehat untuk menekan risiko terkena diabetes!
02-06-2014 16:38
Beragam manfaat juice sirsak bagi kesehatan bisa anda dapatkan dengan mudah. Ini dikarenakan fakta berbagai macam kandungan zat gizi yang bisa ditemukan di dalam buah sirsak. Misalnya, kandungan yang paling banyak merupakan karbohidrat yang berjenis gula pereduksi atau biasa dikenal dengan glukosan dan fruktosa. Jumlahnya terbilang cukup besar, antara 81 sampai 94 % dari kandungan gula total. Selain itu, beberapa jenis nutrisi lain yang bisa anda temukan di dalam buah sirsak adalah serat, vitamin, lemak, asam isositrat, asam sitrat, dan asam organik non volatil. Adapun jenis vitamin yang paling dominan ditemukan di buah sirsak adalah vitamin c, yang mana sangat baik sebagai sebuah zat anti oksidan serta meningkatkan daya tubuh untuk menangkal radikal bebas. Baca juga : Lakukan Perawatan Pasca Melahirkan Berikut Ini Pengobat Berbagai Jenis Kanker Berkat banyaknya nutrisi yang ada dalam buah sirsak tersebut di atas, tidak mengherankan apabila buah ini bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit, mulai dari penyakit jenis ringan, hingga yang paling parah sekalipun. Adapun, salah satu manfaat juice sirsak yang paling mengejutkan adalah kandungan dalam sirsak mampu mengobati kanker. Menurut dr Hardhi Pranata, SpS yang mana juga menjabat sebagai Ketua PDHMI, Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia, sirsak mampu mengobati kanker kolon (usus besar), kanker pankreas, kanker paru-paru, kanker prostat, serta kanker payudara. Pengobatannya pun bisa dibilang sangatlah sederhana. Anda hanya perlu meminum juice sirsak setiap harinya. Kandungan yang ada di dalam juice sirsak, selain untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan berbagai macam sel-sel kanker, juga bisa meningkatkan nafsu makan. Selain itu, sirsak juga memiliki kandungan senyawa saponin, polifenol, dan juga bioflavonoid yang sangat tinggi dan mampu menjadi sebuah anti oksidan. Kandungan tersebut berperan aktif dalam membunuh sel-sel yang tumbuh secara abnormal yang menyebabkan radikal bebas tanpa merusak sel-sel sehat yang baik bagi kesehatan. Manfaat lain dari buah sirsak adalah kemampuannya untuk menurunkan tekanan darah tinggi, sehingga sangat baik bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan hipertensi. Baca juga : Inilah 5 Makanan untuk Kesehatan Kulit Mencegah Migraine dan Keram Otot Manfaat lain dari buah sirsak untuk kesehatan tubuh adalah kemampuannya sebagai pencegah penyakit migraine. Riboflayin yang terdapat di dalamnya dapat membantu mencegah migraine atau sakit kepala sebelah. Buah sirsak juga penting untuk tujuannya sebagai salah satu pencegah kram otot. Kalium yang cukup tinggi di dalamnya dapat membantu fungsi kontraksiotot untuk bekerja dengan lebih baik. Apabila andakekurangan kalium, otot lemah yang dapat menyebabkan kram otot dapat menimpa anda. Buah sirsak juga merupakan sebauh sumber energi yang baik. Kandungan gula sehat di dalamnya baik bagi anda yang memiliki masalah obesitas ataupun diabetes. Dengan konsumsi buah sirsak setiap harinya, anda bisa mendapatkan banyak manfaat juice sirsak.
07-07-2016 22:58
Beberapa penyakit terkadang memiliki gejala yang sama sehingga salah diagnosis bisa terjadi. Oleh karena itu, jelilah mengamati gejala penyakit sehingga kita bisa memberikan informasi yang jelas kepada dokter. Gejala seperti diare berkepanjangan, berat badan turun tanpa sebab, dan sakit perut merupakan gejala yang bisa menandakan berbagai penyakit, misalnya radang usus ataupun kanker. Diagnosis yang tidak tepat akan membuat pengobatan yang diberikan tidak optimal dan akhirnya penyakitnya akan berkepanjangan. Ketahui apa saja penyakit yang paling sering salah didiagnosis. Baca juga : Efek Terburuk Jika Bayi Diberi Vaksin Palsu - Diagnosis: Depresi Penyakit sebenarnya: Sleep apnea Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyerupai depresi. Studi menunjukkan, setidaknya ada 73 persen pasien yang mengidap sleep apnea dengan gejala mirip dengan depresi, seperti bad mood, menyakiti diri sendiri, dan pikiran untuk bunuh diri. Namun, ketika pasien tersebut dirawat dengan perawatan untuk sleep apnea, sembilan di antaranya sembuh. Gejala-gejala kondisi ini meliputi perasaan sedih atau putus asa, tidak bertenaga, dan kecemasan bisa dikatakan mirip dengan gejala depresi. Penyakit lain dengan gejala yang mirip adalah masalah tiroid, penyakit bipolar, kekurangan vitamin D, dan gula darah rendah. Baca juga : Umur Pria Menentukan Subur Tidaknya Sperma - Diagnosis: IBS (irritable bowel syndrome) Penyakit sebenarnya: Penyakit celiac Penyakit celiac merupakan gangguan pencernaan yang bisa dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi gluten, seperti roti. Penyakit ini terkadang butuh waktu cukup lama, yakni 6-10 tahun sebelum terdeteksi akurat. Gejala penyakit celiac hampir sama dengan masalah pencernaan lain sehingga dokter banyak yang keliru dan harus mengidentifikasi apa yang terjadi dengan usus Anda. - Diagnosis: Migrain Penyakit sebenarnya: Stroke Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan mengalami mati rasa, sulit berbicara, penglihatan kabur, terkadang dokter mendiagnosisnya sebagai migrain, vertigo, atau keracunan alkohol. Ketika peneliti mengkaji ulang data pasien yang berusia 16-50 tahun, 14 persen di antaranya dipulangkan karena hanya sakit kepala atau mabuk. Salah satu penyebabnya adalah karena sangat jarang orang berusia kurang dari 45 tahun yang terkena stroke. - Diagnosis: Artritis reumatoid (radang sendi) Penyakit sebenarnya: Fibromyalgia (nyeri tubuh) Gejala arthritis, yakni rasa nyeri dan bengkak pada persendian, sering dirasakan pula oleh penderita fibromyalgia. Penyakit ini juga memiliki gejala sakit kepala, mengantuk, dan tidak nyaman pada usus. Jika sakit pada tubuh berpindah-pindah ke bagian tubuh yang lain dan berlangsung selama tiga bulan, segera periksa ke dokter untuk penanganan fibromyalgia lebih lanjut. - Diagnosis: Multiple sclerosis Penyakit sebenarnya: Penyakit lyme Kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi adalah gejala yang bisa muncul pada penderita multiple sclerosis dan penyakit lyme. Gejala lyme juga menyerupai penyakit lain, seperti fibromyalgia dan flu.