Waktu Posting : 07-06-2014 11:17 | Dibaca : 2697x
06-10-2014 00:04
assalamualaikum dok, bagaimana seandainya pengobatan bronchitis tidak sampai selesai? apa efek sampingnya dok. terimakasih
23-04-2014 21:58
Ada kecenderungan kian hari obat tradisional atau yang sekarang kita kenal dengan sebutan obat herbal kian diburu. Itu setidaknya yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari saat ini. Semakin banyak dokter yang memberi resep pengobatan menggunakan ramuan herbal dan banyak yang terbukti menyembuhkan.Fakta yang berkembang saat ini kontras sekali dengan dekade 80-an. Ketika itu, ada seorang dokter di Jakarta yang memberi resep ramuan herbal pada pasiennya dan berdampak pada izin prakteknya dicabut. Berbeda dengan China, negara biang pengobatan herbal. Di negara yang terbesar jumlah penduduknya ini setiap orang yang berobat ke rumah sakit diberi pilihan; berobat secara herbal (menggunakan ramuan tradisional) atau modern (menggunakan obat berbahan kimia)?Baca juga : Tips Memilih Obat Herbal Pelangsing Masyarakat di China sejak puluhan abad yang lalu hingga sekarang meyakini sekali obat herbal tak kalah mutunya dibandingkan dengan obat modern. Tidak hanya penyakit-penyakit ringan, tapi penyakit berat seperti kanker, stroke, hipertensi, diabetes, asam urat bisa sembuh dengan obat herbal. Diantara obat herbal tersebut yang sudah terkenal untuk mengatasi atau menyembuhkan penyakit mematikan itu adalah sirsak, kulit manggis, buah naga, mengkudu, dll.Di tempat asalnya, Benua Amerika, sirsak telah menjadi tanaman pengobatan yang diandalkan masyarakat setempat. Orang Indian misalnya, telah berabad-abad menggunakan tanaman ini untuk mengobati penyakit jantung, asma, reumatik, dan penyakit hati. Karena khasiatnya, sirsak menjadi salah satu tanaman obat yang diperknenalkan ke dunia lama setelah Christoper Columbus menemukan Benua Amerika pada 1492. Kemudian setelah itu orang Spanyol membawanya ke Filipina dan daerah tropis sekitarnya.Baca juga : Obat Herbal Untuk Penyakit Kolesterol Memang benar, buah manggis (terutama kulit buahnya) memiliki banyak khasiat yang luar biasa bagi kesehatan dan kecantikan. Zat xanthone yang terdapat dalam kulit manggis inilah yang menyebabkan buah ini memiliki daya obat yang kuat dan ampuh. Beberapa penyakit yang diyakini dapat disembuhkan oleh kulit manggis diantaranya peluruh haid, obat sariawan, penurun panas, obat jerawat, disentri, kanker, kolesterol, diabetes, penyakit jantung, dll.Diakui atau tidak, buah naga merupakan salah satu buah-buahan yang memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Pasalnya, buah naga ini tidak hanya unik dari segi namanya, tetapi juga unik dari segi morfologinya (bentuk akar, bunga, batang, dll). Dari beberapa sumber, diketahui bahwa buah naga memiliki khasiat bagi kesehatan manusia seperti pencegah kanker usus, penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pengurang kolesterol, pencegah pendarahan, obat keluhan keputihan, dan penyembuh bagi beberapa penyakit lainnya.Baca juga : Menurunkan Berat Badan Dengan Obat Diet HerbalSementara itu, secara turun-temurun buah mengkudu (Noni) sudah digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu buah yang berasal dari Indonesia ini telah terbukti secara ilmiah melalui penelitian dapat menyembuhkan beragam penyakit, antara lain kolesterol, diabetes melitus (kencing manis), asam urat dan hipertensi (tekanan darah tinggi).Itulah beberapa manfaat kesehatan dari aneka tanaman herbal. Jika Anda termasuk salah seorang yang memiliki risiko kesehatan (terserang penyakit) seperti itu, tidak ada salahnya bila Anda mencoba mengkonsumsi obat herbal, biasanya berbentuk jus, yang berbahan dasar dari buah-buahan/tumbuhan alami sebagai obat penawar atau pencegah penyakit tersebut. Kini saatnya Anda beralih ke pengobatan herbal sebab sekarang obat herbal tak lagi dipandang sebelah mata.
23-10-2014 23:49
Pembicaraan sekitar awet muda terasa bakal senantiasa ramai dimana berbagai wanita tengah berkumpul. Terlebih bila diantara anggota peer grup itu, ada satu atau dua orang yang tampak awet muda dibanding rekan-rekan seusianya. Manusia itu tak terlepas dari proses penuaan. Ada dua pemicu kenapa penuaan pada kulit dapat berlangsung yakni penuaan dari dalam serta penuaan dari luar. Penuaan dari dalam ialah penuaan kulit yang sesuai sama berjalannya saat atau umur. Sedang penuaan dari luar ialah penuaan yang bisa tampak di daerah yang kerap terpapar oleh sinar matahari, umpamanya daerah muka, leher serta lengan bawah. Baca juga : 5 Cara Dapatkan Jantung Sehat Untuk penuaan dari luar, dampak terbesarnya dari paparan sinar matahari. Paparan sinar matahari jadi pemicu paling utama penuaan kulit, aekitar 60-80 %. Kerap terpapar sinar matahari segera bakal bikin seorang cepat keriput lantaran ada perusakan yang lebih cepat pada susunan penunjang kulit, yakni kolagen serta elastin. Kolagen rusak lantaran terdegradasi hingga susunan kulitnya tak bagus lagi. Sesaat elastin bila terserang sinar matahari bakal menebal hingga komponen kulit jadi tak elastic lagi hingga tampak kendur serta muncul kerutan. Kecuali itu, kerap terpapar sinar matahari mengakibatkan munculnya vlek hitam. Sinyal Penuaan. Umumnya penuaan mulai terlihat tampak pada umur 30 tahunan. Pada umur itu pemebentukan jaringan elastin serta kolagen mulai tak seimbang. Tetapi, sesungguhnya sinyal tanda penuaan tak cuma dihadapi oleh mereka yang berumur diatas kepala tiga. Mereka yang berumur 20 tahunan juga rawan alami penuaan awal bila tak lakukan perawatan serta lakukan pola hidup tak benar. Bila kulit tak dirawat, jadi kulit bakal tampak cepat tua walau umur masih tetap muda. Pasalnya, tiap-tiap 28 hari sekali, beberapa sel kulit alami pergantian atau peremajaan diri. Beberapa sel kulit yang awal mulanya berupa bulat bakal naik ke permukaan serta beralih bentuk jadi gepeng, saat sebelum pada akhirnya mati serta jadi sisi dari susunan kulit ari. Baca juga : Lindungi Kulit Dari Pengaruh Buruknya Cuaca Dengan 6 Cara Ini Dengan cara umum, tersebut sinyal tanda penuaan kulit yang kerap dihadapi : 1. Kulit kering. Kulit kering berlangsung disebabkan menyusutnya jumlah, manfaat serta kegiatan kelenjar keringat. 2. Kulit lebih kasar serta bersisik. Kulit jadi kasar serta bersisik lantaran susunan minyak yang ada di kulit jadi menyusut dari mulanya. 3. Kulit berkerut. Munculnya kerutan ini berlangsung lantaran menyusutnya serat kolagen dalam kulit, dan menyusutnya jaringan lemak di susunan bawah kulit. Biasanya kerutan muncul pada daerah ekspresi seperti daerah pojok bibir, pojok mata serta dahi. 4. Munculnya bercak-bercak pigmen yang tak rata pada ruang kulit. Pemicunya lantaran terjadinya pengurangan jumlah sel pembuat pigmen (melanosit) yang menyebabkan manfaat sel itu alami penurunan, hingga berlangsung penumpukan pigmen melanin yang tak teratur di susunan kulit. Sinyal tanda ini bakal makin kentara demikian umur diatas 40 th., kulit makin kendur serta berkerut. Makin tua, sinyal tanda penuaan makin terlihat, seperti kerutan halus, keriput, kulit kusam serta hiperpigmentasi (vlek) yang tak dapat dihindari.