Waktu Posting : 19-05-2016 00:43 | Dibaca : 2470x
16-06-2014 00:33
Supaya kita bisa bergerak serta melakukan aktivitas keseharian, tubuh perlu daya. Sumber daya datang dari karbohidrat, yang bakal dipecah jadi glukosa. Karbohidrat bakal terbakar jadi daya bila kita bergerak, atau disimpan di jaringan otot serta lemak bila kita minim gerak. Reaksi melepas glukosa dalam darah ini ditetapkan oleh indeks glikemik (IG). Indeks glikemik ialah tingkatan pangan dalam dampaknya menambah gula darah. Makin tinggi IG satu makanan, makin cepat makanan dirubah jadi glukosa. Dalam keadaan normal, tubuh mempunyai mekanisme untuk melindungi kandungan gula darah dalam situasi stabil. Namun beberapa orang spesifik, seperti pasien diabetes, tak bisa melakukan hal semacam itu. Karenanya, indeks glikemik satu makanan benar-benar butuh dicermati. Pastinya kita disarankan untuk menentukan makanan rendah IG yang sifatnya lambat menambah gula darah. Indeks glikemik memanglah bukan hanya hanya satu patokan untuk menentukan makanan sehat. Waktu mengatur diet rendah IG, Anda butuh tahu makanan mana yang paling baik untuk kesehatan. Enam hal tersebut tak bisa Anda lupakan : Baca juga : Hati-hati Mengkonsumsi Minuman Bernergi Jauhi karbohidrat Makanan yang memiliki kandungan 100 % protein (daging, ikan, telur), serta yang memiliki kandungan 100% lemak (minyak, mentega), tak memiliki kandungan karbohidrat. Karenanya makanan itu tak berefek menambah gula darah, atau mungkin dengan kata lain, rendah IG. Jauhi zat tepung Ini zat yang paling gampang dirubah jadi glukosa didalam tubuh. Zat tepung dalam situasi mentah, susah dipecah oleh tubuh. Tetapi bila partikel-partikel dalam zat itu sudah di proses, misalnya tepung terigu, tubuh dengan gampang memecahnya serta merubah zat itu jadi glukosa. Serat diperbanyak Pemecahan zat-zat makanan di dalam tubuh dapat diperlambat dengan serat. Karenanya, indeks glikemik rendah dimiliki oleh makanan dengan serat yang tinggi. Bedakan tipe gula Ada empat tipe gula : glukosa, fruktosa, laktosa, serta sukrosa. Makanan dengan kandungan glukosa tinggi, umpamanya minuman ringan, bakal segera menambah kandungan gula dalam darah. Sedangkan fruktosa (gula pada buah) serta laktosa (umumnya pada olahan susu) tak menambah kandungan gula dalam darah. Karenanya, beberapa jenis makanan itu mempunyai IG rendah. Adapun sukrosa mempunyai IG cukup. Baca juga : Tubuh Bugar Berkat Posisi Tidur Seimbang Konsumsi lemak Komponen ini bakal memperlambat pengosongan lambung. Makin lama lambung dikosongkan, makin lama juga makanan diolah. Dengan cara automatis produksi glukosa diperlambat. Cermati derajat keasaman makanan Keasaman satu makanan memengaruhi kecepatan pencernaannya didalam tubuh. Maka pemecahan makanan jadi glukosa lebih lambat. Jeruk merupakan contoh makanan yang memiliki derajat keasaman tinggi. Glycemic Load Kita juga butuh mengkalkulasi Glycemic Load (GL) selain IG makanan. Sistem penilaian peringkat untuk porsi makanan dan jumlah karbohidrat dalam makanan menurut ukuran IG disebut GL. Untuk memperlihatkan dampak makanan dalam satu porsi, sehari, atau berhari-hari diperlukan GL. Langkah mengkalkulasi GL gampang saja, yakni : IG x kandungan karbohidrat dalam 1 porsi makanan (g)/100. Akhirnya menunjukkan efek satu porsi makanan pada kandungan gula dalam darah. Misalnya, nasi merah mempunyai IG 88 sedang IG gula putih 64. Bila cuma memperhatikan angka itu, lebih baik gula dari pada nasi merah. Walau sebenarnya bukan hanya seperti itu. Di sinilah GL butuh dicermati. Kita mesti 'menghitung' dahulu jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Kita umumnya makan nasi satu piring, namun gula mustahil dimakan dalam jumlah satu piring, bukan?
02-12-2014 23:23
Asslm Wr Wb. Dokter saya seorang ibu usia 50 th, sy sering merasakan nyeri lutut terutama saat gerakan berjongkok dan nyeri telapak kaki terutama saat bangun tidur. apa penyebabnya ? dapatkah disembuhkan ?
02-06-2014 04:57
Apakah kulit anda berjerawat? Jika iya maka anda perlu melakukan kulit anda lebih berhati-hati. Kulit yang berjerawat membutuhkanperawatan kulit berjerawat dengan cara ekstra. Misalnya dengan mengontol makanan yang di konsumsi dan rajin merawat kulit terutama wajah dengan cara alami. Makanan yang perlu anda kontrol misalnya makanan yang mengandung minyak atau kolesterol tinggi dan juga makanan yang mengandung jenis kacang. Hal ini perlu di hindari karena kolesterol yang ada pada makanan akan memicu timbulnya jerawat pada wajah. Berikut ini cara perawatan kulit berjerawat dengan cara alami yaitu 1. Siapkan bahan Anda perlu mempersiapkan bahan yang di perlukan antara lain yaitu putih telur, madu dan air panas. Setelah semua bahan telah siap maka kita akan mencampur putih telur dan madu. Menggunakan putih telur dan madu memiliki tujuan khusus. Adapun tujuan menggunakan putih telur agar semua minyak dan kotoran dapat di angkat oleh kulit wajah. Selain itu kulit wajah menjadi kencang kembali. Sedangkan madu akan membuat wajah anda lebih bersinar dan cerah. Baca juga : Manfaat Senam Hamil 2. Masker Langkah selanjutnya adalah mengoleskan campuran putih telur dan madu secara merata ke bagian muka. Tunggu hingga seluruh bagian mengering. Rilekskan tubuh anda dengan cara merebahkan diri. Tujuannya agar masker dapat bekerja secara maksimal. 3. Bilas dan keringkan Setelah semua benar-benar rata dan kering maka anda bisa membilas seluruh muka dengan air hangat. Setelah benar-benar kering maka anda dapat membilasnya dengan air dingin. Adapun tujuan di bilas dengan air dingin yaitu pori-pori yang terbuka karena air hangat maka dapat menutup kembali jika di bilas dengan air dingin. Anda dapat melakukan perawatan wajah ini seminggu satu kali untuk mendapatkan hasil yang bagus. Baca juga : Lakukan Perawatan Pasca Melahirkan Berikut Ini Setelah anda mengetaui bahwa perawatan wajah berjerawat sangat muda di lakukan maka di sarankan agar anda tidak malas ya. Karena perawatan wajah dengan cara alami tidak akan dapat di rasakan jika hanya di lakukan satu atau dua kali saja. Membutuhkan waktu yang berkesinambungan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan khawatir jika akan melakukan perawatan ini karena tidak ada efek samping yang timbul jika perawatan ini di lakukan sering. Pemanfaatan bahan alami menjadi alasan mengapa tidak ada efek samping jika anda melakukan perawatan ini. Anda pun dapat menghemat biaya karena anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak untuk melakukan perawatan ini. Anda hanya tinggal mencari di kulkas pastilah tersedia. Hal ini karena bahan-bahan yang di gunakan biasa juga kita pakai sehari-hari. Untuk itu mengapa kita harus membuang-buang uang kita untuk pergi ke salon jika kita bisa membuat perawatan kulit terutama wajah kita dengan bahan alami yang kaya manfaat dan dengan harga yang terjangkau.