Waktu Posting : 19-05-2016 00:43 | Dibaca : 2432x
05-06-2014 19:02
Blueberry adalah tanaman asli Amerika Utara yang membuahkan berry berwarna biru dengan beragam faedah kesehatan. Vaccinium cyanococcus adalah nama ilmiah yang diberikan kepada Blueberry. Sewaktu masih mentah buah Blueberry ini berwarna kehijauan dan setelah masak beralih jadi berwarna kebiruan. Faedah Kesehatan Blueberry Ada beragam faedah kesehatan blueberry, khasiat tersebut antara lain sebagai berikut : 1. Anti-penuaan Antioksidan yang terdapat dalam blueberry menolong kurangi rusaknya sel yang dikarenakan oleh radikal bebas. Radikal bebas dipandang bertanggungjawab atas penuaan badan. Makanan yang kaya akan antioksidan ini membuat dampak anti penuaan. Tingginya kandungan vitamin C dalam blueberry juga menolong dalam memperlambat mekanisme penuaan. Baca juga : Tidur Siang Bikin Gemuk 2. Perawatan mata Persoalan mata seperti miopia, degenerasi makula, katarak, serta hypermetropia bisa dikurangi dengan pertolongan blueberry. Hadirnya karotenoid, flavonoid, serta beragam vitamin (C, E, A) berperan merawat kesehatan mata serta jadi satu diantara manfaat blueberry. 3. Menangkal infeksi saluran kemih Blueberry juga di kenal dapat menangkal infeksi saluran kemih. Infeksi pada saluran kemih berlangsung lantaran perkembangan E. coli serta bakteri yang lain di dekat dinding sisi dalam saluran kemih. Infeksi ini bakal menjadikan penderitanya menderita peradangan atau sensasi terbakar waktu berkemih. Molekul besar seperti polimer dalam blueberry juga dapat menghalangi perkembangan bakteri merugikan (patogen) pada saluran kemih. 4. Menangkal masalah otak Buah blueberry memiliki kandungan beragam vitamin (A, C, E serta B), mangan, antosianin, fosfor, natrium, magnesium, seng, kalium, dan lain-lain. Elemen diatas menolong membuat perlindungan otak dari masalah neurotik dengan menangkal degenerasi beberapa sel otak serta neuron. Pasien penyakit Alzheimer bakal mendapatkan faedah besar dari blueberry dengan menolong menjaga kesehatan system saraf pusat. Baca juga : Tips Sederhana Turunkan Lemak Perut Secara Alami 5. Penyembuhan kanker Senyawa-senyawa kimia seperti antosianin, pterostillbene, serta asam ellagic dinilai bermanfaat untuk menangkal serta mengobati kanker. Senyawa pterostilbene dengan cara spesial dipakai untuk menyembuhkan kanker usus serta kanker hati. 6. Menambah manfaat pencernaan Hadirnya vitamin, tembaga, frukyosa, natrium, serta beragam asam dalam buah blueberry menolong menambah kegunaan pencernaan. Serat yang muncul dalam blueberry menolong dalam mengatasi sembelit. 7. Menambah kekebalan badan Antosianin serta beragam vitamin (A, B, C plus E) ikut menolong meningktakan kekebalan badan. Kalori dalam Blueberry Blueberry mempunyai nutrisi tinggi dengan nilai kalori rendah. Ada kira-kira 83 kalori dalam 1/3 cangkir blueberry. Blueberry juga diketahui mempunyai kandungan serat yang tinggi.
06-05-2014 18:34
Mengenal Arterosklerosis Dan Permasalahannya - Kolesterol adalah kata yang menakutkan bagi penderita penyakit jantung. Seperti diketahui, pembetukan plak arterosklerosis dipengaruhi oleh kandungan serum tinggi kolesterol yang terjadi pada arteri di sekujur tubuh. Fungsi jantung menjadi fatal, bahkan dapat merenggut nyawa jika arteri tersumbat oleh adanya timbunan plak arterosklerosis. Itu sebabnya penderita penyakit jantung umumnya melakukan diet ketat kolesterol agar konsentrasinya dalam plasma darah berada dalam kisaran aman, yaitu di bawah 200 mg/dl. Kolesterol adalah molekul yang sangat sukar karut. Dia terakumulasi dalam sel-sel darah putih yang akan tertumpuk di luka atau kerusakan dinding arteri dalam. Pembuluh darah tersumbat akibat plak yang terbentuk dari mengerasnya tumpukan lemak menutupi permukaan pembuluh darah dalam plasma darah di saat tingginya kandungan kolesterol. Pada keadaan normal, homeostatis kolesterol dalam plasma dikendalikan lipoprotein kerapatan rendah (low density lipoprotein/LDL) dan lipoprotein kerapatan tinggi (high density lipoprotein/HDL). LDL berperan untuk mengangkut kolesterol dari jaringan tepi ke dalam plasma melalui proses endositosis. Itu sebabnya, LDL disebut juga sebagai kolesterol jahat. Sementara itu, pembersih kolesterol adalah lipoprotein kerapatan tinggi (HDL) yang memindahkan kolesterol plasma dari sel-sel mati atau membran yang hancur. Orang sehat memiliki nisbah LDL/HDL senilai 3,5. Baca juga : Obat Herbal Trigliserida Sangat Mudah Ditemukan Menurut hasil sebuah riset, kadar kolesterol bukan satu-satunya faktor penyebab penyumbatan arteri pada penyakit jantung. Pengehentian kolesterol dari diet seseorang ternyata tidak selalu mencegah masalah kardiovaskular. Banyak orang menderita penyakit jantung walau mereka telah melakukan tindakan pencegahan misalnya dengan menghindari makanan berkolesterol tinggi. Orang biasa dapat mengalami serangan jantung meski memiliki kadar kolesterol normal. Orang-orang yang makan sehat pun dapat juga terkena serangan jantung. Penyumbatan arteri dapat terjadi akibat adanya kebocoran mesin penghasil energi (mitokondria) yang terdapat di dalam sel-sel dinding pembuluh darah yang menua. Akibat kebocoran mitokondria ini adalah terjadi pelepasan molekul-molekul reaktif ke dalam pembuluh darah dan kemudian memicu rantai reaksi pembentukan plak yang akhirnya menyumbat arteri dan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung. Seperti diketahui, tiap sel mengandung kompartemen halus yang disebut mitokondria. Dalam kompartemen ini molekul bahan bakar dari makanan diubah menjadi energi yang disimpan dalam bentuk ikatan kimia (adenosin trifosfat/ATP) yang kemudian digunakan untuk menggerakan metabolisme sel/tubuh. Pada proses produksi energi ini perlu oksigen. Baca juga : Cari Obat Darah Tinggi Tanpa Efek Samping? Dengan berjalannya umur, mesin generator energi (mitokondria) menjadi aus (kurang efisien) dan bocor. Kebocoran mitokondria melepaskan kompleks sitokrom c yang mengatalisis reaksi oksigen dalam bentuk reaktif ke dalam sel. Tim Semenkovich membuat model tikus transgenik yang telah direkayasa gennya sehingga mitokondrianya bocor ke sel. Pada dinding sel arteri tikus transgenik ini juga memiliki gen uncompling protein –I (UCPI) yang dapat diinduksi doksisiklin. Protein UCP1 adalah protein yang memutuskan rantai pembentukan energi di kompleks ATP sintase dengan cara memotong jalur pompa protein agar tidak lewat kompleks ATP sintase. Percobaan pada tikus normal dan tikus transgenik, keduanya diberi makanan diet rendah lemak (diet rendah kolesterol). Hasilnya pada tikus normal sangat jarang ditemui kasus arterosklerosis. Namun, pada semua tikus transgenik dijumpai kasus penyakit arterosklerosis. Peneliti berpikir, kebocoran mitokondria memicu akumulasi fatal plak-plak yang menyumbat arteri dalam arterosklerosis. Peningkatan kadar superoksida akibat kebocoran mitokondria akan mengaktifkan UCP1 untuk mulai mengalirkan listrik menembus membran sehingga sel-sel dinding pembuluh darah tidak mampu memproduksi energi dan akhirnya mati. Hasil riset di atas menyadarkan kita, kolesterol bukan satu-satunya faktor penyebab penyumbatan arteri. Pada intinya, agar terhindar dari suatu penyakit kita harus selalu menerapkan pola hidup sehat dan pola makan sehat yang akan menjauhkan kita dari serangan penyakit. Sebagian besar penyakit masuk ke tubuh kita melalui makanan, untuk itulah perlunya pola makan sehat, yakni makanan rendah lemak, namun tinggi serat. Dan itu bisa Anda dapatkan melalui bahan-bahan alami semisal sayur dan buah-buahan. Untuk buah-buahan, saat ini telah tersedia dalam bentuk jus herbal.
29-05-2014 03:43
Nanang sudah setahun ini mengidap amandel. Hampir setiap bulan amandelnya kumat. Menurut dokternya, sudah derajat tiga dan belum perlu dioperasi. Namun setiap kali serangan amandelnya datang, Nanang mesti minum antibiotika. Kalau tidak, amandelnya meradang hebat, bernanah dan tak sembuh-sembuh. Linggar juga begitu. Bahkan ia sudah sering sekali sampai tak bisa bernapas kalau sedang serangan. Tapi Linggar tak mau dioperasi. Ia takut, dan lebih suka memilih minum kapsul antibiotika saja. Nanang dan Linggar memang sudah sejak kecil minum obat antibiotika, obat untuk memusnahkan kuman penyakit. Namun menurut pengakuan ibunya, obat antibiotikanya sering tidak pernah dihabiskan. Selain minumnya kurang teratur, begitu terasa membaik, ia langsung menyetop sendiri minum antibiotikanya. Padahal dokternya memberinya sampai 5 hari. Ia minum cuma 2 sampai 3 hari saja. Tapi apakah karena minum antibiotika yang tak habis, dapat menimbulkan amandel? Oh, tidak. Bukan karena antibiotika yang tak dihabiskan amandel muncul, tapi karena kelenjar pertahanan tubuh di rongga mulut itu yang kalah perang melawan bibit penyakit. Dan kebiasaan minum antibiotika yang setengah-setengah itu dapat membuat kuman penyebabnya menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika tersebut. Dan kalau kumannya sudah kebal begitu, ia akan menyerang ulang penderita, dengan demikian penyakit akan menahun. Amandelnya sering terserang, dan tak sembuh jika diberikan jenis antibiotika yang sama. Perlu dicari jenis antibiotika yang lain. Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut Terlalu Bebas Berantibiotika Obat antibiotika tergolong obat daftar G. Artinya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Namun di kota-kota besar, toko-toko obat menjualnya tanpa resep dokter, dan digunakan secara bebas, bahkan tanpa aturan yang benar. Mudah dipahami, akibat dari pemakaian antibiotika yang tidak tertib ini, maka populasi berjenis-jenis kuman menjadi bertambah merajalela. Ia bukan saja menurunkan generasi yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika yang digunasalahkan, tapi juga semakin sukar menciptakan jenis antibiotika baru untuk memusnahkan generasi kuman yang baru. Banyak kuman sudah resisten sehingga pemakaian antibiotika semakin terbatas untuknya. Kita perlu melakukan uji kebal (resistensi tes) untuk memilih jenis antibiotika mana yang cocok untuk kuman yang sedang diidap seorang penderita penyakit infeksi. Dengan demikian tembakan kita lebih terarah. Sekarang sedikit-sedikit orang membeli kapsul sendiri, lalu meminumnya dengan aturan sendiri, dan tak tahu kapan obat harus dihentikan. Pemakaian antibiotika yang berkepanjangan juga bukan tanpa efek sampingan. Organ hati, ginjal dan darah adalah bagian dari tubuh kita yang paling sering dipengaruhinya. Sejak penisilin ditemukan, generasi kuman sudah semakin beraneka dan antibiotika pun kian bermunculan untuk membasminya. Masing-masing mempunyai peluru sendiri untuk menembak bagian kuman yang mana, dan tidak setiap antibiotika mampu membunuh semua kuman yang pernah kita kenal. Ada jenis yang bisa menyeluruh, ada yang hanya untuk beberapa jenis saja. Tetrasiklin tidak untuk anak kurang dari 10 tahun Sekarang terdapat banyak anak-anak yang mengeluh karena gigi-geliginya berwarna tidak seperti mutiara. Kuning keruh keabuan, bukan karena malas menggosok gigi, tapi karena memang mutu giginya yang buruk akibat pemakaian antibiotika dari golongan tetrasiklin (tetracycline). Jenis antibiotika ini berpengaruh terhadap pembentukan gigi-geligi sejak janin. Jadi memang tidak boleh diberikan bagi anak-anak, sekurang-kurangnya sampai anak mencapai usia 8 tahun. Baca juga : Atasi Jerawat Membandel Dengan Bahan Alami Celakanya, karena setelah gigi (benihnya) terbentuk buruk, tidak ada cara untuk memutihkannya, dengan mengasah atau mengikisnya sekalipun, kecuali melapisinya dengan mantel gigi pada seluruh permukaan gigi, terutama yang tampak dari luar. Obat jenis ini pun paling sering digunakan karena amat umum dan cukup tua selain golongan kloramfenikol (chloramphenicol). Di puskesmas, poliklinik, di balai pengobatan, tetrasiklin banyak digunakan, dan kini saatnya kita perlu pandai memilih jenis antibiotika mana yang boleh dan mana yang tidak. Bisa Suntikan Untuk jenis tertentu, antibiotika hanya dapat diberikan melalui suntikan. Antibiotika streptomisin (streptomycine) untuk penderita penyakit TBC atau Lepra, diberikan hanya lewat suntikan. Biasanya, penderita lebih tertib karena harus mengunjungi dokternya, dibanding yang harus diminum sendiri. Jika ada satu orang yang tidak tertib menggunakan antibiotika, berarti akan tumbuh jutaan kuman yang sedang dibasmi yang mewariskan generasi baru yang kebal terhadap antibiotika tersebut. Dapat dihitung, berapa banyak jenis kuman yang melahirkan generasi baru yang kian kebal terhadap antibiotika yang ada, harus menjadikan kita semakin takut. Iya, kan?!