Waktu Posting : 30-04-2016 00:29 | Dibaca : 2149x
07-05-2014 05:30
Kolesterol Tinggi Membahayakan Kesehatan - Sesuatu yang baik itu sesuai takaran. Anggapan itu tentu ada benarnya. Jika takaran kurang akan merepotkan. Pun sebaliknya, jika takaran melebihi batas bisa mencelakai diri sendiri. Begitu pula dengan jumlah kolesterol dalam tubuh, kolesterol yang melebihi batas normal bisa membahayakan. Kondisi dimana kadar kolesterol meningkat dinamai hiperkolesterolemia. Kondisi ini bermula saat jumlah LDL dalam darah meningkat pesat. Jumlah LDL yang meningkat tentu membuat kinerja HDL dalam menawar kelebihan kolesterol di pembuluh darah menjadi tidak maksimal. Akibatnya, timbunan kolesterol akan membentuk plak dalam pembuluh darah. Kondisi ini dinamai atherosklerosis. Atherosklerosis bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit. Baca juga : Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan Penyempitan pembuluh darah dibarengi laju darah yang tersumbat sebab gumpalan kolesterol bisa menutupi sebagian pembuluh darah. Aliran darah dan oksigen pun menjadi terganggu. Akibatnya timbul gejala-gejala kekurangan oksigen dalam tubuh seperti sakit kepala dan pegal. Gejala-gejala tersebut belum tentu menandai meningkatnya kadar kolesterol. Bisa jadi itu hanya sakit kepala atau pegal-pegal biasa. Untuk itu, jika suatu saat tiba-tiba Anda merasa pusing, segera periksakan ke dokter. Jangan biarkan gumpalan kolesterol tertimbun lama dalam pembuluh darah sebab bisa menyebabkan Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan stroke. Dua penyakit berbahaya yang rentan menyebabkan kematian. Kolesterol memang telah dicap negatif karena beragam akibat negatif yang ditimbulkannya. Namun demikian, tak selamanya kolesterol berefek negatif bagi tubuh. Dalam menjalankan fungsinya kolesterol juga memiliki fungsi yang dibutuhkan tubuh diantaranya membantu proses pembentukan empedu, membantu produksi vitamin D, membantu melapisi sistem saraf tubuh, dll. Baca juga : Beberapa Pilihan Obat Herbal Mata Minus Setelah mengetahui bahaya yang ditimbulkan, ada baiknya mengenal faktor risiko apa saja yang menyebabkan kolesterol tinggi. Lantas, apa sajakah itu? Simaklah penjelasan berikut. Keturunan. Seseorang terkena kolesterol tinggi bisa disebabkan karena adanya faktor keturunan. Anda juga bisa terkena kolesterol tinggi jika memiliki riwayat keluarga terkena hal yang sama. Mengkonsumsi makanan berlemak tinggi secara berlebihan. Faktor makanan, tak bisa dielakkan lagi, merupakan salah satu faktor penyebab naiknya kolesterol yang cukup berpengaruh. Sebagian besar lemak kadar tinggi berasal dari makanan. Misalnya saja otak babi dan otak sapi, jeroan sapi dan jeroan santan, dan sebagainya. Untuk itu, waspadalah terhadap jenis makanan ini. Kegemukan (obesitas). Jumlah lemak yang terlalu banyak rentan menyebabkan pelbagai penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Sekali lagi, waspadalah bagi yang memiliki tubuh gemuk. Kadar gula tinggi. Kolesterol tinggi bisa juga disebabkan kadar gula tinggi (diabetes). Bagi penderita diabetes melitus (kencing manis), tak jarang juga memiliki kadar kolesterol tinggi, bahkan bisa terkena serangan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Umur. Dengan bertambahnya umur, makin tinggi pula risiko terkena penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Namun, tidak hanya orang tua saja yang perlu waspada. Apalagi saat ini telah terjadi pergeseran, orang muda juga bisa terkena kolesterol tinggi. Ini bisa disebabkan gaya hidup tak sehat seperti merokok dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak tinggi. Merokok. Sebatang rokok mengandung zat-zat yang bisa mengakibatkan bertambahnya plak-plak lemak dalam pembuluh darah. Dengan demikian, peluang meningkatnya kadar kolesterol tinggi sebesar lima kali dialami oleh perokok. Kurang aktivitas fisik. Aktivitas gerak yang kurang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Pada saat bergerak, kalori dan lemak dalam tubuh ikut terbakar. Itu artinya, jika aktivitas gerak kurang, kalori dan lemak hanya akan menumpuk dan mengganggu pembuluh darah.
15-07-2016 07:24
Padatnya kegiatan, kerap membuat orang menunda jadwal makan, atau bahkan lupa untuk mengisi perut. Sebaiknya kurangi atau hentikan kebiasaan tersebut. Jika telat makan terus menerus akan buruk bagi kesehatan Anda.  1. Mood memburuk, mudah murung dan lesu Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan glukosa yang seharusnya disuplai dari makanan. Baca juga : 20 Cara Berciuman, Biar Ahli dalam Berciuman  2. Metabolisme melambat Dengan tidak adanya asupan makanan maka proses metabolisme melambat, yang berakibat pada berkurangnya kemampuan fisik dan mental anda. 3. Kram perut Makan teratur sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain untuk asupan nutrisi, juga bisa mengatur sistem pencernaan untuk lebih aktif. Jika Anda selalu menangguhkan makan, apalagi keseringan, maka sistem pencernaan akan terkejut, dan meresponnya tidak bagus. Akibatnya perut pun akan kram. Baca juga : Jangan Terlalu Sering Pegang Payudara dan Vagina Pacar  4. Maag Sekalipun anda tidak makan, lambung tetap dapat menghasilkan asam. Normalnya asam ini tidak akan membahayakan jaringan lambung. Tapi itu akan berubah jika Anda sering telat makan. 5. Nutrisi kurang, tubuh jadi kurang fit Akibatnya tubuh bisa terserang bakteri seperti H Pylori yang dapat meningkatkan kadar asam lambung. Jika berlebihan dapat merusak jaringan lambung dan mengakibatkan maag.Â
28-05-2014 03:26
Tubuh yang ideal adalah idaman, tak cuma wanita, namun juga pria. Spesial untuk wanita tak cuma ideal saja, walau demikian tubuh ramping, langsing ialah ukuran yang amat di idamkan. Hingga sudah jadi obsesi untuk sekelompok bagian besar wanita. Mengakibatkan semua langkah ditempuh untuk memperoleh tubuh yang ramping. Ada yang memakai langkah sehat, seperti mengonsumsi makanan rendah kalori serta olahraga. Tetapi banyak juga yang memakai langkah instan seperti obat pelangsing. Langkah instan ditempuh lantaran diet sehat yang di tawarkan membutuhkan tempo yang lebih lama serta dikira kurang praktis. Beragam obat pelangsing juga jadi pilihan, walau sebenarnya belum pasti betul-betul menghasilkan dampak bisa mengurangi berat tubuh. Ditambah lagi kandungan di dalamnya juga belum pasti sehat, kadang-kadang ada beberapa bahan kimia yang beresiko untuk tubuh. Baca juga : Beginilah Pola Makan Bagi Penderita Asam Urat Diet alami pastinya tetap tambah baik serta tak membahayakan kesehatan tubuh. Terdapat beberapa langkah yang dapat dikerjakan untuk melakukan diet, contoh perbanyak mengonsumsi sayur serta buah yang memiliki kandungan beragam vitamin, serta zat lain yang baik untuk tubuh. Satu diantaranya ialah memakai jeruk nipis. Telah banyak dikenal bahwasanya jeruk nipis mempunyai berbagai macam faedah, salah satunya adalah untuk masker muka, obat batuk, bumbu masak, menyingkirkan bau amis pada peralatan makan, serta ada banyak lagi. Tanaman yang datang dari India bagian utara ini memiliki kandungan air yang banyak serta vitamin C yang tinggi. Semacam menu untuk diet, kandungan vitamin C itu amat baik dalam melarutkan lemak dalam tubuh. Rasa asam serta unsur pectin yang terdapat di dalamnya menolong menyingkirkan toksin-toksin dalam tubuh, seperti kolestoral jahat. Baca juga : Cara Atasi Disfungsi Ereksi Semacam terapi untuk mengurangi atau turunkan berat tubuh, campur perasan jeruk nipis ke dalam satu gelas air putih hangat. Minumlah dengan cara teratur tiap-tiap pagi, siang, serta malam. Kandungan jeruk nipis dapat mengikis lemak-lemak yang ada dalam tubuh. Untuk yang terasa terlampau asam, satu gelas air jeruk nipis bisa dibaurkan dengan madu. Kecuali itu, bisa dibaurkan ke dalam beragam macam makanan seperti salad. Untuk hasil yang makin optimal, olahraga bakal lebih cepat menolong mengurangi berat tubuh. Tak mesti olahraga berat, olahraga yang sederhana dan ringan seperti jalan kaki serta lari juga bisa dikerjakan. Butuh dicatat juga, langkah diet memakai jeruk nipis ini tak disarankan untuk orang yang menderita maag/lambung.