10 Kebiasaan Penyebab Diabetes

Additional Image

Waktu Posting : 22-07-2016 09:33 | Dibaca : 3402x

Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes:

1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.

Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.

2. Gorengan
Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.

Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.

Baca juga :  Akhlaq Suami Terhadap Istri

3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.

Pengganti: Buah potong segar.

4. Kurang tidur.

Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.

Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.

5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.

Baca Juga:  5 Obat Efektif Untuk Osteoarthritis

Solusi: Bersepeda ke kantor.

6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.

7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.

8. Menggunakan pil kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.

Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.

Baca juga : Cara Tahan Lama Tanpa Obat Kuat (Ejakulasi Dini)  

9. Takut kulit jadi hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.

Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.

10. Keranjingan soda
Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.

Pengganti: Jus dingin tanpa gula


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Mengatasi Warna Gelap di Bibir

15-08-2014 08:39

Saya mempunyai masalah di bagian bibir. Yaitu, bibir saya sering sekali berwarna gelap jika di lingkungan luar. Terlihat tidak segar. Bagian pinggir berwarna gelap dan sangat kering. Warna asli bibir saya kemerahan di bagian bawah namun bagian atas agak coklat gelap. Dan itu sangat mengganggu ke-percayaan diri saya. Saya sudah pernah mencoba memakai bahan-bahan alami seperti jeruk nipis. Namun hasil nya tidak bertahan lama, pasti kembali berwarna gelap. Dan ditambah kebiasaan buruk saya suka menjilat bibir jika terasa kering. Pelarian saya yaitu selalu membawa air mineral atau mencuci bibir dengan berkumur. Saya belum pernah mencoba menggunakan bahan kimia karena tipe tubuh saya tidak cocok dengan bahan kimia. Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi masalah diatas? Selain dengan teknik sulam bibir. Terimaksih

Featured Image
Menurunkan Kolesterol

05-06-2014 11:53

Menurunkan kolesterol  dapat dilakukan dengan berbagai cara baik itu dengan konsumsi obat, ramuan atau melalui makanan yang dikonsumsi. Kolesterol menjadi salah satu penyakit yang bisa menyerang siapa saja mulai dari usia 20 tahun. Jumlah kadar kolesterol didalam darah harus normal jika kolesterol ini berjumlah hingga diambang batas normal bisa menyebabkan beberapa penyakit kronis seperti stroke dan jantung. Terlalu banyak kandungan kolesterol didalam darah menghambat proses peredaran darah didalam tubuh. Karena kolesterol menempel pada bagian dinding pembuluh darah arteri dan akibatnya darah tidak bisa masuk secara maksimal ke dalam jantung. Sehingga seseorang yang mengalami kadar kolesterol terlalu tinggi memiliki resiko untuk terserang penyakit jantung. Tidak hanya itu jumlah kolesterol yang terlalu tinggi itu juga menimbulkan rasa sakit pada bagian persendian terutama kaki dan tangan. Sehingga jika tidak segera diatasi bisa membuatnya cidera. Untuk mengatasi kolesterol tinggi sangat dianjurkan untuk menggunakan cara alami yaitu mengkonsumsi obat herbal. Tidak hanya sebagai peluntur kadar kolesterol saja kandungan senyawa alami di dalam obat herbal mampu melunturkan semua racun jahat di dalam tubuh.   Baca juga : Diet Berhasil Tanpa Olahraga    Salah satu cara alami untuk mengatasi kolesterol adalah dengan mengkonsumsi ramuan dari kulit manggis. Buah manggis tidak hanya memiliki rasa enak pada daging buahnya ternyata kulitnya sangat bermanfaat untuk kesehatan. Di dalam buah manggis mengandung senyawa alami yang mampu melancarkan peredaran darah serta mampu menurunkan kolesterol jahat di dalam darah. Kulit manggis mengandung xanthone yang membawa antioxidant dalam jumlah tinggi. Zat antioxidant sangat dibutuhkan oleh tubuh sehingga dengan mengkonsumsi ramuan kulit manggis tubuh akan lebih sehat dan terhindar dari kolesterol jahat. Kemudian antiinflamasi di dalam kulit manggis juga berperan meringankan peradangan pada persendian akibat kadar kolesterol terlalu tinggi. Kolesterol di dalam darah bisa diatasi dengan konsumsi ramuan alami dari kulit manggis dengan cara merebus atau membuat jus dari daging kulit manggis kemudian dikonsumsi 3 kali sehari dengan dosis setengah gelas untuk satu kali minum. Ramuan dari kulit manggis ini memiliki rasa yang sangat pahit dan tidak enak. Untuk menawar rasa pahit tersebut campurkan madu sebanyak 2 sendok makan sebelum diminum. Supaya pengobatan herbal ini membuahkan hasil secara maksimal konsumsilah ramuan alami ini secara berkala. Ramuan kulit manggis sangat aman untuk dikonsumsi karena tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.   Baca juga : Cara Sederhana Dapatkan Tubuh Sehat    Dalam menurunkan kadar kolesterol di dalam darah seseorang harus mengkonsumsi makanan rendah lemak sehingga tidak mampu membantu dalam proses penurunan kadar kolesterol. Lebih meningkatkan konsumsi sayuran daripada konsumsi daging. Kemudian kurangi konsumsi makanan bersantan karena juga memicu bertambahnya kadar kolesterol. Selain mengkonsumsi ramuan dari kulit manggis dalam menurunkan kadar kolesterol disarankan untuk konsumsi susu kedelai. Tanaman kacang – kacangan ini memiliki protein tinggi yang mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Sehingga penderita kolesterol dianjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat. Karena pemicu utama terjadinya kadar kolesterol tinggi di dalam darah adalah kurang pola makan yang kurang sehat. Salah satunya pola makan yang kurang sehat dan menyebabkan jumlah kolesterol meningkat adalah terlalu sering konsumsi makanan berlemak seperti daging ayam, daging sapi ataupun ikan dengan lemak tinggi. Lemak terbagi menjadi dua antara lemak jenuh dan lemak trans yang bisa terurai pada proses metabolisme. Ketika jumlah lemak jenuh di dalam tubuh melebihi ambang batas maka kolesterol di dalam darah akan meningkat dan mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan. Jika hal ini terjadi sebaiknya memilih cara untuk menurunkan kolesterol secara alami yang tidak menimbulkan efek samping.  

Featured Image
Obat Herbal Trigliserida Sangat Mudah Ditemukan

06-05-2014 06:21

Trigliserida merupakan sejenis lemak yang disimpan di dalam tubuh setelah dibentuk di hati. Jenis lemak ini didapat dari asupan makanan yang mengandung lemak tinggi serta karbohidrat sederhana yang berlebih sehingga sisa yang tidak dibutuhkan oleh tubuh disimpan di bawah jaringan kulit di dalam sel – sel lemak. Berbeda dengan kolesterol yang umumnya ditemukan di pembuluh darah dan hati serta berfungsi sebagai pembangun hormone dan sel, trigliserida yang tersimpan di dalam jaringan lemak kulit berfungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh. Namun, semakin tinggi jumlah trigliserida maka semakin tebal pula jaringan lemak sehingga mengakibatkan kegemukan dan berbagai resiko lain yang mengikutinya. Untuk mengurangi tingginya kadar trigliserida dalam tubuh, seseorang harus berusaha untuk mengurangi berat badan dengan berbagai cara sehat, seperti berolah raga atau melakukan aktivitas fisik secara teratur. Selain itu, cara efektif lainnya yaitu dengan mengontrol asupan makanan dengan baik dengan mengurangi makan makanan berlemak dan mengandung karbohidrat sederhana seperti nasi, tepung, dan gula. Baca juga : Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan   Bagi Anda yang menderita penyakit trigliserida tinggi, beberapa obat herbal berikut dapat menjadi pilihan untuk mengobati dan mengurangi resiko penyakit. Bawang Merah dan Bawang Putih Bawang merah yang umumnya digunakan sebagai bumbu masakan ini merupakan jenis obat herbal yang bisa Anda gunakan sebagai penurun trigliserida. Kandungan antioksidan plavonoid di dalamnya tidak hanya efektif menurunkan kadar trigliserida, tapi juga kolesterol dan gula darah. Sementara, bawang putih dengan kandungan s-allyl cysteine berkhasiat sebagai hipolidemik (menjaga elastisitas pembuluh darah) dan antitrombotik (melancarkan peredaran darah). Alpukat Buah yang nikmat disantap sebagai pencuci mulut atau diolah menjadi jus ini sempat menjadi jenis buah yang dianggap musuh bagi mereka yang memiliki misi menurunkan berat badan. Pada kenyataannya, alpukat mengandung banyak nutrisi yang sangat baik untuk menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat dalam darah. nutrisi yang terkandung di dalam alpukat antara lain adalah asam folat, niasin, asam pantonenat, vitamin C, E, B1, B6, zat besi, fosfor, glutation, kalium, serta makanan, dan juga lemak tak jenuh tunggal. Baca juga : Mengenal Arterosklerosis dan Permasahannya Kol Sayuran yang satu ini tentunya sangat mudah ditemukan di pasar – pasar tradisional atau supermarket. Kol atau kubis yang kita tahu merupakan salah satu pilihan sayuran atau pelengkap lalapan. Ternyata, kol atau kubis ini juga mengandung banyak nutrisi yang menjadikannya ampuh menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Nutrisi yang terkandung dalam kol, yaitu protein, lemak tak jenuh, kalsium, karbohidrat, betakaroten, fosfor, serat, dan tinamide. Selain itu, sayuran ini juga mengandung senyawa aktif, seperti sulforafan, sianohidroksibutena, dan senyawa yang dapat meningkatkan antioksidan glutation yaitu iberin. Daun Jati Belanda Daun jati belanda ini sudah cukup dikenal masyarakat sebagai obat penurun berat badan secara alami. Daun ini mengandung alkaloid, tannin dan lendir. Lendir yang dikonsumsi dari daun jati belanda ini akan menekan nafsu makan, dan juga menyerap kolesterol dan lemak di dalam tubuh. Seledri Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang umumnya digunakan sebagai bumbu penambah aroma dalam masakan. Meski sebagian orang tidak menyukai aromanya, seledri memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan, termasuk untuk menurunkan trigliserida, kolesterol dan tekanan darah tinggi. Selain itu, akar seledri yang mengandung asparagin, glutamine, pentosan, minyak atsiri, zat pati, manit dan lendir dapat meningkatkan enzim pencernaan dan memperlancar buang air kecil. Dengan mengetahui berbagai bahan makanan yang mampu menurunkan kadar trigliserida, tentunya Anda dapat menghindari masalah ini dengan cukup mudah. Akan tetapi, menahan nafsu makan agar kadar trigliserida menurun bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, Anda perlu mengkonsumsi makanan yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga efektif menekan nafsu makan. Makanan yang bisa dipilih adalah makanan berkabrohidrat kompleks dan tinggi serat, seperti roti gandum utuh, ketela, buah apel, sayuran hijau dan lain sebagainya. Selain itu, olah raga teratur atau melakukan aktivitas fisik selama kurang lebih 30 menit setiap hari juga merupakan cara yang sangat efektif untuk mengurangi timbunan lemak sehingga menurunkan kadar trigliserida.

...