Waktu Posting : 22-07-2016 09:33 | Dibaca : 3511x
1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula
darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis
kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan
kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung
aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori.
Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga
kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan
diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.
2. Gorengan
Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita.
Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit
degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke.
Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan
pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah
dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang
ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol
jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik)
dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan
kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak,
termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.
Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri
3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan
diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi
dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik
kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya
mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang
memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik
indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di
dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.
4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.
5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara
Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun
belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat
ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor
dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit
Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko
obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki,
atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor.
6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir
besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon
epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi
untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk
maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena
stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri
pelan-pelan.
Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.
7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan
wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik
sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma
disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat,
seperti pola makan dan olahraga.
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.
8. Menggunakan pil kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan
progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan
perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari
Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi
berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas
dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama
dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.
Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.
Baca juga : Cara Tahan Lama Tanpa Obat Kuat (Ejakulasi Dini)
9. Takut kulit jadi hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan
kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari
makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit
paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama
tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan
oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga
membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.
Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.
10. Keranjingan soda
Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap
51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi
minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung
tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena
kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan
kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum
lebih banyak.
Pengganti: Jus dingin tanpa gula
03-07-2014 16:48
Waktu anak berpuasa, umumnya ia terlihat lemas serta tak semangat. Walau demikian, bukan hanya pertanda anak-anak tidak bisa berpuasa. Orangtua dapat mulai mengajarkan puasa dengan cara bertahap. Umpamanya, puasa hingga jam makan siang, lalu dilanjutkan sampai azan magrib bergema. Namun, bagaimana bila anak telah menunaikan puasa dengan cara penuh? Pasalnya, anak-anak terus membutuhkan konsumsi nutrisi dengan cara maksimal serta melakukan aktivitas seperti hari umum. Baca juga : Tips Puasa Bagi Penderita Maag Nah, di bawah ini berbagai tips agar anak terus fit selama berpuasa : Waktu sahur, pastikan menu seperti makanan yang kaya serat seperti sayuran serta buah-buahan serta mempunyai indeks glikemik rendah seperti tipe karbohidrat seperti beras putih ganti dengan beras merah atau oatmeal. Jenis makanan seperti inilah yaang bisa menjaga kandungan gula darah stabil lebih lama dalam darah. [Baca juga : Tips Berpuasa Bagi Penderita Asma ] Lakukan anak meminum air putih waktu sahur agar tak dehidrasi waktu berpuasa. Upayakan senantiasa ada menu berkuah seperti sup untuk menaikkan konsumsi cairan. Jauhi makanan pedas, minuman bersoda yang dapat menambah kandungan asam lambung serta bikin anak terkena sakit maag (gastritis) dan jauhi makanan yang terlampau asin serta memiliki kandungan bumbu penyedap rasa lantaran bisa menambah rasa haus. Walau sahur bermanfaat semacam “bensin” dalam menggerakkan puasa, namun upayakan supaya anak tak makan terlalu berlebih supaya ia tak kembung serta terlampau kenyang. Waktu berbuka, mulai dengan makanan manis dengan porsi yang cocok agar kekurangan glukosa waktu puasa dapat terpenuhi. Umpamanya, sebutir kurma atau teh manis hangat. Walau lapar, sampaikan anak supaya tak menuruti udara nafsu dengan berbuka seperlunya saja agar sistem pencernaan tak “kaget”. Nah, semoga dengan beberapa tips diatas, anak Anda bisa terus fit dalam melakukan aktivitasnya meskipun berpuasa. Oh ya, janganlah lupa libatkan anak dalam menentukan menu makanan berbuka supaya lebih semangat melakukan puasa.
02-06-2014 04:57
Apakah kulit anda berjerawat? Jika iya maka anda perlu melakukan kulit anda lebih berhati-hati. Kulit yang berjerawat membutuhkanperawatan kulit berjerawat dengan cara ekstra. Misalnya dengan mengontol makanan yang di konsumsi dan rajin merawat kulit terutama wajah dengan cara alami. Makanan yang perlu anda kontrol misalnya makanan yang mengandung minyak atau kolesterol tinggi dan juga makanan yang mengandung jenis kacang. Hal ini perlu di hindari karena kolesterol yang ada pada makanan akan memicu timbulnya jerawat pada wajah. Berikut ini cara perawatan kulit berjerawat dengan cara alami yaitu 1. Siapkan bahan Anda perlu mempersiapkan bahan yang di perlukan antara lain yaitu putih telur, madu dan air panas. Setelah semua bahan telah siap maka kita akan mencampur putih telur dan madu. Menggunakan putih telur dan madu memiliki tujuan khusus. Adapun tujuan menggunakan putih telur agar semua minyak dan kotoran dapat di angkat oleh kulit wajah. Selain itu kulit wajah menjadi kencang kembali. Sedangkan madu akan membuat wajah anda lebih bersinar dan cerah. Baca juga : Manfaat Senam Hamil 2. Masker Langkah selanjutnya adalah mengoleskan campuran putih telur dan madu secara merata ke bagian muka. Tunggu hingga seluruh bagian mengering. Rilekskan tubuh anda dengan cara merebahkan diri. Tujuannya agar masker dapat bekerja secara maksimal. 3. Bilas dan keringkan Setelah semua benar-benar rata dan kering maka anda bisa membilas seluruh muka dengan air hangat. Setelah benar-benar kering maka anda dapat membilasnya dengan air dingin. Adapun tujuan di bilas dengan air dingin yaitu pori-pori yang terbuka karena air hangat maka dapat menutup kembali jika di bilas dengan air dingin. Anda dapat melakukan perawatan wajah ini seminggu satu kali untuk mendapatkan hasil yang bagus. Baca juga : Lakukan Perawatan Pasca Melahirkan Berikut Ini Setelah anda mengetaui bahwa perawatan wajah berjerawat sangat muda di lakukan maka di sarankan agar anda tidak malas ya. Karena perawatan wajah dengan cara alami tidak akan dapat di rasakan jika hanya di lakukan satu atau dua kali saja. Membutuhkan waktu yang berkesinambungan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jangan khawatir jika akan melakukan perawatan ini karena tidak ada efek samping yang timbul jika perawatan ini di lakukan sering. Pemanfaatan bahan alami menjadi alasan mengapa tidak ada efek samping jika anda melakukan perawatan ini. Anda pun dapat menghemat biaya karena anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak untuk melakukan perawatan ini. Anda hanya tinggal mencari di kulkas pastilah tersedia. Hal ini karena bahan-bahan yang di gunakan biasa juga kita pakai sehari-hari. Untuk itu mengapa kita harus membuang-buang uang kita untuk pergi ke salon jika kita bisa membuat perawatan kulit terutama wajah kita dengan bahan alami yang kaya manfaat dan dengan harga yang terjangkau.
17-04-2015 04:08
Salah satu faktor kenapa pria menjadi kurang percaya diri dengan kemampuannya dalam bercinta salah satunya yaitu menurunnya stamina akibat faktor kesehatan. Kondisi fisik sesorang yang menurun memberikan pengaruh yang signifikan akan kemampuan organ vital dalam melakukan hubungan intim. Beberapa penyakit yang berkorelasi langsung dengan melemahnya organ vital pria yaitu diabetes, darah tinggi, lemah jantung dan penyakit yang berkaitan dengan sirkulasi darah yang terganggu (tidak stabil). Telah diketahui bahwa timbulnya ereksi pada alat vital pria dikarenakan sirkulasi darah yang lancar pada organ vital ditandai dengan tegang dan membesarnya organ vital sebelum dikondisikan untuk berhubungan intim. Apabila faktor psikis dan libido tetap tinggi tapi kondisi fisik tidak mendukung maka Anda memerlukan pengobatan untuk melancarkan sirkulasi darah terutama pada organ vital. Pilihan Obat kuat pria tahan lama bercinta menjadi sesuatu hal yang sangat penting  demi mendukung tercapainya kualitas ereksi yang optimal. Baca juga : Obat Kimia Kolesterol dalam Dunia Medis Banyak di pasaran beredar obat kuat untuk pria yang semuanya ditujukan untuk mendapatkan ereksi yang lebih optimal akan tetapi memberikan efek samping yang kurang baik khususnya para penderita hipertensi dan penyakit jantung. Kandungan produk obat kuat untuk pria yang memacu kinerja jantung untuk hasilkan ereksi jelas sangat membahayakan bagi kesehatan jantung itu sendiri.  Manfaat Obat Kuat Pria Dalam memilih obat kuat untuk pria memang membutuhkan ekstra hati-hati karena apa yang kita harapkan dalam pemakaian produk tersebut tentu manfaat positiflah yang kita harapkan. Produk obat kuat untuk pria yang memberikan manfaat bisa dilihat dari kandungan atau bahan pembuatan obat kuat pria  itu sendiri. Baca juga :Ramuan Jamu Kuat Tradisional Sebenarnya manfaat dari obat kuat untuk pria membantu menjaga vitalitas pria agar tetap prima serta menambah performa lebih bagus lagi. Kebutuhan obat kuat untuk pria seiring dengan menurunnya kualitas ereksi akibat faktor usia yang tidak dapat dihindari. Fungsi yang terpenting dalam pemakaian obat kuat pria yaitu memperbaiki dan meningkatkan kualitas ereksi lebih optimal tanpa menimbulkan sesuatu yang bersifat merugikan.