Waktu Posting : 09-06-2014 17:44 | Dibaca : 2504x
16-07-2021 22:35
Rayap bisa menjadi masalah bagi para penghuni perumahan karena bisa membuat kayu menjadi keropos. Dan bahkan jika tidak segera diantisipasi sekelompok rayap bisa merubuhkan rumah. Biasanya rayap ditemukan pada bagian atap rumah yang masih terbuat dari bahan kayu. Lalu bagaimana cara untuk mencegah rayap menyerang rumah Anda? Berikut adalah beberapa tipsnya : Bersihkan saluran air dan selokan Rayap sangat menyukai lingkungan yang lembap dan menyerap banyak air. Oleh karena itu segera bersihkan saluran air di lingkungan rumah anda secara teratur. Di samping itu perhatikan selokan di depan atau samping rumah anda. Jangan sampai tersumbat oleh sampah-sampah yang akhirnya membuat aliran airnya tidak lancar. Apabila kondisinya tidak dapat diantisipasi maka sangat mungkin menjadi sarang hewan nantinya akan mengganggu serta merusak rumah seperti halnya hewan rayap. Perbaiki pipa serta kran air yang bocor Lakukan antisipasi area rumah yang lembab karena rembesan air tersebut. Apabila kelembapan tinggi terjadi bukan tidak mungkin rayap akan berkembang biak di tempat tersebut dan bisa memakan perabot rumah yang terbuat dari kayu. Oleh karena itulah segera perbaiki kran air yang bocor atau sudah rusak. Jika diperlukan anda harus menggantinya karena sudah rusak. Jangan sampai menunggu lebih lama lagi hingga rayap menyerang rumah hanya gara-gara masalah sepele yang dibiarkan berlarut-larut hingga menyebabkan kerusakan parah di kemudian hari. Hewan rayap memang sangat menyukai elemen kayu yang berasal dari pepohonan. Namun demikian, tidak semua kayu bisa dimakan dan digerogoti oleh hewan rayap. Pasalnya karena kayu yang sangat keras serta padat pasti tidak bisa dimakan oleh rayap. Kecuali jika kayu tersebut sudah lembab dan lapuk sehingga lebih lunak kondisi fisiknya. Jika kondisi seperti itu akan membuat pasukan rayap siap menyerang serta menggerogoti kayu tersebut. Kurangi penggunaan elemen kayu Anda sebagai pemilik hunian rumah sebaiknya mengurangi penggunaan barang yang terbuat dari kayu di rumah. Sebagai contoh yang mudah yaitu bagian atap rumah yang biasanya banyak terbuat dari kayu. Bagian atap yang terkena guyuran hujan tiap hari ketika musim penghujan akan membuat bagian tersebut menjadi cukup lembab sehingga membuat pasukan rayap menyerang. Agar dapat mengantisipasi hal tesrsebut maka anda perlu menyemprotkan obat anti rayap pada kayu-kayu di atap rumah tersebut. Sedangkan cara lain yang dapat digunakan yaitu dengan mengganti atap rumah dari kayu menjadi bahan baja ringan yang kini banyak rumah sudah memakainya. Beri jarak furnitur dengan tembok Biasanya rayap akan masuk ke dalam rumah melalui celah-celah tembok. Kemudian rayap tersebut mulai menyerang elemen kayu pada furnitur rumah anda. Untuk mengantisipasinya dapat dilakukan dengan memberikan jarak antara tembok atau dinding rumah dan perabot furnitur. Dengan begitu kawanan rayap tidak akan menyerang dan selain itu segera tambal celah-celah tembok di rumah agar rayap tidak bisa masuk. Itulah tips yang dapat dilakukan agar hewan rayap tidak menyerang rumah serta perabot anda di rumah. Tetapi jika ingin lebih efektif anda bisa menggunakan jasa anti rayap dan pest control FUMIDA. Kami adalah perusahaan yang memiliki izin operasional perusahaan pest control atau pengendali hama yang merupakan salah satu anggota dari Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI). Percayakan pengendalian hama rayap kepada FUMIDA sebagai ahlinya baik di rumah maupun di tempat bisnis anda. Teknisi FUMIDA siap membantu anda untuk menyelesaikan permasalahan hama di rumah maupun di tempat bisnis anda.
24-04-2014 08:55
Khasiat Dan Manfaat Sirsak - Sirsak masuk ke Indonesia diperkirakan pada Abad XIX. Nama sirsak berasal dari bahasa Belanda, zuurzak. Zuur artinya asam dan zak berarti kantong. Jadi secara harfiah sirsak memiliki arti buah yang berasa asam. Bisa jadi ini didasari kombinasi rasa buahnya yang manis dan asam. Selain daunnya, hampir sekujur bagian tanaman sirsak juga memiliki manfaat untuk pengobatan. Buahnya, batangnya, bahkan bijinya pun memiliki manfaat yang tak bisa dipandang sebelah mata. Di Indonesia tanaman ini memiliki beberapa nama, yaitu nangka sebrang dan nangka londo (Jawa), nangka walanda dan sirsak (Sunda), nangka buris (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), serekaja (Bugis), jambu landa (Lampung), dan durian betawi (Minangkabau). Baca juga : Obat Herbal Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata Saat ini di Indonesia dikenal dua varietas sirsak yang dibedakan berdasarkan rasanya. Varietas sirsak yang rasanya manis dikenal juga dengan sirsak ratu. Varietas ini berbuah kecil, lengket di lidah, dan bijinya sedikit. Varietas lainnya adalah sirsak yang memiliki rasa asam. Jenis ini berukuran lebih besar dan mempunyai banyak biji. Sirsak jenis ini tersebar luas di Indonesia. Tanaman sirsak belum dibudidayakan secara besar-besaran, tetapi umumnya ditanam secara terbatas di halaman atau pekerangan rumah. Masyarakat Indonesia sudah mengemal tanaman sirsak sebagai obat-obatan. Sebagian besar nenek moyang kita sudah menggunakannya sebagai obat untuk mengobati beberapa macam penyakit diantaranya mengobati bisul batu, penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi), obat penurun panas (demam/meriang), mengobati penyakit hepatitis, obat batuk, obat sakit gigi dan masih banyak lagi. Baca juga : Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan Selain dikonsumsi layaknya buah segar, sirsak juga bisa diolah menjadi makanan dan minuman. Banyak masyarakatt di Indonesia membuat makanan olahan berbahan dasar sirsak seperti dodol sirsak dan selai sirsak. Selain dodol dan selai, kita juga mengenal jus sirsak. Jus sirsak merupakan minuman hasil olahan buah sirsak yang sehat dan menyegarkan. Bahkan dengan teknologi terkini, daun sirsak yang mengandung zat acetogenins ini diolah menjadi jus dipadukan dengan kulit manggis. Acetogenins dikenal sebagai zat yang berkhasiat untuk menumpas kanker.
28-04-2014 02:46
Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu : A. Osteomalacia Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah? Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang. Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut : a. Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah b. Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya c. Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya d. Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu : a. Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll b. Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah c. Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak. d. Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif. Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu a. Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia. b. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang c. Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda B. Osteoporosis Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun. Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun. Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk. Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya. Pengobatan : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu a. Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda b. Melakukan terapi kekuatan tulang c. Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda. Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda.