Waktu Posting : 26-06-2014 08:23 | Dibaca : 2978x
13-06-2014 19:52
Sejuta alasan terkadang dilontarkan saat berhadapan dengan kenyataan bahwa kita harus memulai olah raga. Mau joging, malas berpanas-panasan. Mau treadmill, sudah terbayang kaki yang akan super pegal. Faktor bosan juga sering kali hinggap karena membayangkan olah raga konvensional yang dianggap kurang menantang. So, jika ingin memiliki tubuh bugar, stop cari alasan! Mau coba yang berbeda? Ayo lakukan TRX (Total Resistance eXercise) atau yang banyak disebut sebagai suspension training. Pencinta olah raga ini semakin tumbuh sukur dalam dua tahun terakhir. Meski mayoritas dilakukan perempuan, tak jarang olah raga ini juga menarik minat kaum lelaki yang ingin rehat dari olah raga hardcore. Latihan ini bisa mengencangkan otot tubuh di bagian yang diinginkan dengan memfokuskan gerakan di bagian itu. Banyak orang yang mengaku tertarik dengan TRX karena unik, yakni memakai tali dan pas dicoba ternyata enak, tidak perlu ngos-ngosan seperti halnya lari, tapi bisa bakar kalori banyak sekali. Baca juga : Olahraga Malam, Sehatkah? TRX pada awalnya diciptakan oleh seorang anggota Angkatan Laut AS, Randy Hetrick. Ide latihan ini muncul ketika ia tinggal di dalam kapal selam dan tidak memiliki peralatan latihan serta terbatasnya ruangan untuk berlatih. Ia Kemudian sebagian dari perlengkapan parasut dan sabuk karatenya ia gunakan untuk membuat sebuah protottipe TRX yang dimodifikasi menjadi bentuk yang saat ini dikenal. Sejak itu, TRX didesain bagi pasukan Angkatan Laut AS untuk teknik mengolah tubuh yang efektif, namun dalam waktu singkat. Penggunaannya semakin meluas dalam tiga tahun terakhir karena sekarang, siapa pun bisa melakukannya. Metode pelatihan pada olah raga ini adalah menggunakan beban tubuh sendiri sebagai pusat gravitasi untuk melatih otot inti, misalnya bagian perut serta otot-otot tubuh lainnya. Cara penggunaannya adalah menggenggam ujung tali dengan berat badan sebagai beban. Tak seperti mesin kebugaran yang sarat dengan beban logam dan skala beban yang diatur, TRX hanya memanfaatkan tiang palang dan tali kokoh yang mampu menopang beban tubuh pemakainya. Baca juga : Bedah Plastik Estetik, Sehatkah? Bukan hanya fisik, mental pun diuji agar tetap fokus karena keseimbangan dan daya tahan juga masuk agenda latihan ini. Meski terlihat simpel, penggunanya bisa melakukan full body workout karena seluruh bagian otot tubuh bisa dilibatkan di setiap gerakannya secara otomatis. Latihan ini juga bisa dibilang unik karena secara umum menggunakan tangan atau kaki pada titik jangkar tunggal, sementara badan tidak kontak dengan lantai. Keadaan ini memberikan ketidakseimbangan sehingga memungkinkan untuk melatih keseimbangan, kekuatan daya tahan, fleksibilitas, integritas gabungan, dan pencegahan cedera. Mengingat banyaknya kaum hawa yang tertarik dengan olah raga ini, apakah ada hubungan langsung antara latihan TRX dan perampingan tubuh?
20-03-2015 14:59
Jamsi obat diabetes sudah cukup banyak dikenal di masyarakat dan juga mulai banyak digunakan karena memang Jamsi dipercaya mengandung bahan-bahan herbal dan alami yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Sebagai obat yang memang dibuat sebagai obat alternatif yang tradisional, tentunya bahan-bahan yang digunakan di dalam obat herbal pun juga alami dan minim resiko. Meskipun demikian memilih obat yang tepat untuk diabetes tidaklah mudah bahkan jika Anda sudah memilih produk-produk obat alami dan herbal. Yang perlu Anda lakukan adalah memperhatikan hal-hal yang mungkin perlu dipertimbangkan sebelum memilih dan membeli obat untuk diabetes. Jamsi obat diabetes memang mengandung berbagai tanaman alami untuk tubuh seperti ekstrak madu. Memilih obat herbal yang tepat untuk diabetes tidak hanya berdasarkan pada bahan-bahan herbal yang digunakan saja, tapi juga ada beberapa hal penting lainnya yang perlu dipertimbangkan. Khasiat dari obat herbal itu sendiri merupakan hal yang paling penting. Khasiat bisa dilihat dari bahan dan bagaimana obat tersebut diproduksi, misalnya adalah dengan cara difermentasi. Bahan-bahan yang digunakan pun haruslah bahan-bahan yang alami dan herbal serta berkhasiat untuk tubuh. Selain itu, yang paling penting adalah izin BPOM, sertifikasi halal serta sertfikasi SNI dan sertifikasi Nasional yang harus dipenuhi oleh produk obat herbal. Jadi meskipun herbal Anda pun juga harus memperhatikan hal-hal penting tersebut agar tidak mendapatkan obat herbal yang tidak tepat. Membaca beberapa testimoni dari pengguna obat herbal juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengetahui apakah obat tersebut baik untuk diabetes ataupun tidak. Testimoni orang lain bisa dijadikan sebagai pelajaran yang tidak bisa ditemukan di manapun. Belajar dari kesalahan orang lain sangatlah penting. Jika Anda sudah menemukan obat yang tepat, hendaknya Anda benar-benar memperhatikan bagaimana caranya obat tersebut dikonsumsi karena ini pun sangat penting. Obat herbal bukan berarti obat yang bisa dikonsumsi sesukanya namun tata cara dan prosedur untuk minum Jamsi obat diabates juga perlu diperhatikan.
23-05-2014 18:22
Penyakit stroke saat ini sering kali menghantui mereka yang berada dalam usia di atas 40 tahun. Ya dalam hal ini kita sering kali mendapati orang yang berada pada usia di atas 40 tahun mengalami penyakit stroke. Hal ini lantas memunculkan banyak pertanyaan yang ada dalam benak kita, tentang mengapa penyakit yang satu ini bisa terjadi? Setelah para ahli melakukan banyak penelitian tentang penyakit ini maka akhirnya muncul sebuah hasil yang cukup mengejutkan. Stroke ini terjadi rata-rata karena pola hidup yang kurang sehat yang dimiliki oleh penderitannya di masa sebelumnya. Jadi dalam hal ini dapat kita simpulkan bahwa penyakit ini dapat kita cegah dengan pola hidup yang baik. Stroke merupakan penyakit yang berbahaya yang terkadang dapat berakhir pada kematian penderitanya. Penyakit ini merupakan penyakit yang menyerang pada sistem syaraf manusia. Jadi ketika sistem syaraf pada manusia tersebut terganggu maka yang terjadi adalah kekakuan atau mati fungsi yang dialami oleh sebagian organ tubuh. Semisal tangan, kaki dan juga organ tubuh lainnya. Perlu untuk anda ingat bahwa penyakit ini adalah pembunuh kedua di dunia setelah penyakit jantung, yang dengannya Indonesia memiliki jumlah penderita penyakit ini yang tidak sedikit. Sehingga dengannya perlu pemahaman lebih lanjut tentang penyakit ini agar mengurangi resikonya. Baca juga : Indikator Seseorang Terkena Sakit Ginjal Gejala stroke yang dialami oleh seseorang ini dibagi menjadi dua jenis gejala. Yakni gejala stroke mayor dan minor atau ringan. Dan untuk lebih jelasnya tentang kedua gejala stroke ini maka anda dapat membacanya pada ulasan d bawah ini. Gejala stroke mayor yang biasanya terjadi adalah tiba-tiba mengalami sakit kepala, rasa kaku pada bagian-bagian tubuh tertentu semisal wajah, kaki , tangan dan juga organ lainnya, terjatuh secara tiba-tiba, akan mengalami kesulitan untuk berbicara, penglihatan yang dirasa semakin kabur, denyut nadi terasa kuat namun tubuh dirasakan semakin melemah, sulit melakukan berbagai macam aktivitas yang biasanya dirasakan mudah layaknya berjalan, mengunyah makanan, dan lain sebagainya. Jika mengalami masalah ini maka upaya yang dapat dilakukan adalah dengan segera melakukan perawatan ke dokter dan memberikan bantuan pernapasan kepada penderita. Sedangkan gejala stroke minor atau ringan yang sering kali terjadi adalah penderita akan mengalami sakit kepala secara tiba-tiba, otot-otot yang terasa melemas serta biasanya akan mengalami kesulitan bicara. Jika hal ini terjadi maka upaya terbaik yang seharusnya segera dilakukan adalah mengonsultasikannya ke dokter terkait. Baca juga : Kebutuhan Gizi Wanita Penyakit stroke ini merupakan penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup yang kurang sehat penderita di masa sebelumnya. Sehingga penyakit ini dapat dicegah dengan berbagai upaya di antaranya sebagai berikut: 1. Membiasakan pola makan yang sehat. Anda perlu memperbaiki pola makan anda agar terhindar dari penyakit ini. Seperti halnya mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak seperti daging dan memperbanyak mengonsumsi buah dan sayuran 2. Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Seperti yang kita ketahui bahwa air putih mengandung beragam manfaat bagi tubuh kita. Jadi membiasakan mengonsumsinya secara teratur merupakan upaya yang baik untuk dilakukan. 3. Mengendalikan pola pikir. Orang yang stress memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit stroke. Jadi sebaiknya anda serng kali melakukan refreshing agar otak anda lebih santai. 4. Berolahraga dengan baik. Pagi dan sore hari serta waktu istirahat adalah waktu yang tepat untuk anda gunakan olahraga. Hal ini sangat manjur untuk mengurangi kepenatan sekaligus mengurangi resiko terkena penyakit stroke. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan kepada anda. Semoga beberapa ulasan di atas dapat memberikan manfaat bagi anda sekalian.