Waktu Posting : 13-09-2014 04:15 | Dibaca : 2663x
05-06-2014 05:54
Perut kembung jadi problema yang nyaris dirasakan tiap-tiap orang. Kerapkali persoalan ini menyebabkan rasa tak nyaman. Ketidaknyamanan yang timbul, kecuali lantaran banyak gas yang dapat bikin perut jadi tambah kira-kira 7,5 cm, dapat juga menyebabkan suara-suara seperti orang kelaparan. Anda juga dapat terasa serba salah. Perut kembung berlangsung lantaran timbunan hawa didalam saluran cerna yang bikin badan jadi tak nyaman. Bisa disebut, didalam usus itu mirip-mirip terjadi perang sipil. Kira-kira 20 % gas pemicu perut kembung sesungguhnya datang dari gas atau hawa yang ditelan. Selebihnya, merupakan hasil buatan dari saluran cerna, seperti produksi bakteri didalam usus yang menolong mengolah makanan. Sejumlah 80 % gas ini datang dari pemecahan makanan yang tak diolah pada saluran pencernaan. Hal-hal lain ini dapat berlangsung saat badan tak bisa menyerap karbohidrat spesifik, seperti gula, pati, serta serat yang ada pada banyak makanan, lantaran ketidakhadiran atau kurangnya enzim yang menolong sistem mengolah. Baca juga : Tips Nutrisi Penting Untuk Kesehatan Pria Berkenaan dengan makanan, sebagian macam sayur serta buah, dan minuman seperti minuman berkarbonasi serta olahan susu umpamanya, dapat mengakibatkan perut kembung. Kecuali itu, makanan atau minuman yang memiliki kandungan sorbitol dapat juga menyebabkan persoalan itu. Sorbitol ini merupakan pemanis buatan yang dapat ditemui pada minuman bersoda, permen karet, ataupun permen yang cukup keras. Sorbitol baiknya dihindari. Mengingat badan tak bisa memecahnya serta susah untuk mengolahnya. Dalam pada itu, sayuran serta buah seperti kubis, brokoli, kembang kol, dan kacang-kacangan, meski baik untuk badan, memiliki kandungan gula kompleks serta pati. Yang sesungguhnya susah untuk dipecah serta menyebabkan perut kembung. Sedangkan gandum serta olahan susu bisa menyebabkan gas pada mereka yang menanggung derita intoleransi laktosa, gluten, maupun alami alergi. Di segi lain, makan dalam jumlah berlebihan dapat juga menyebabkan perut kembung. Begitupun waktu Anda menyantap makanan dengan cepat maupun konsumsi makanan tinggi lemak. Baca juga : Inilah Pembakar Kalori Dari Dapur Bila kerap merasakan perut kembung, jauhi tingkah laku yang dapat menambah hawa yang ditelan lewat minum dengan memakai sedotan, mengunyah permen karet, konsumsi minuman berkarbonasi, serta mengulum permen yang cukup keras. Sebagian orang menelan semakin banyak hawa waktu mereka tengah gugup. Karenanya, perlu mengelola stres serta kekhawatiran yang dihadapi, lewat cara olah raga pernapasan atau rileksasi, yang bisa menolong menurunkan gas berlebihan serta perut kembung. Bila perut kembung berbentuk sesaat, serta dapat hilang sesudah Anda mengeliminasi pemicunya, persoalan ini tetap tergolong ringan serta umum berlangsung. Yang butuh dicermati, apabila Anda terus-terusan alami perut kembung tidak ada perbaikan. Mungkin saja, meski hal semacam ini tidak sering berlangsung, perut kembung yang dihadapi, merupakan simtom dari masalah kesehatan yang lebih serius. Misalnya saja peradangan usus, kanker ovarium , serta juga irritable bowel syndrome. Apabila perut kembung Anda tak membaik, secepatnya berkonsultasi dengan dokter.
05-07-2024 14:47
Demam merupakan gejala atau respons tubuh terhadap infeksi atau penyakit lain pada tubuh. Penyebab demam pada anak atau orang dewasa bervariasi seperti efek imunisasi, infeksi virus, atau gejala penyakit seperti cacar, tifus, dan lainnya. Demam umumnya tidak harus ditangani dengan obat kecuali bagi anak yang memiliki riwayat kejang. Saat anak mengonsumsi makanan bernutrisi dan istirahat cukup, demam pun dapat ditangani. Konsumsi obat untuk mengatasi demam pada anak perlu diperhatikan. Obat tanpa resep dokter mungkin lebih berisiko untuk anak. Tanpa obat, orang tua dapat memberi penanganan saat anak demam dengan beberapa cara alami. Melansir dari Health Line, berikut ini penjelasannya : Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Saat demam, suhu tubuh akan meningkat. Hal ini menyebabkan tubuh berkeringat dalam upaya untuk mendinginkan. Namun banyaknya keringat yang keluar membuat tubuh kekurangan cairan yang berdampak pada dehidrasi. Untuk itu, penuhi cairan tubuh saat anak demam. Caranya adalah dengan minum banyak air, jus buah, teh, dan mengonsumsi sup sayuran. Istirahat Cukup Demam adalah reaksi tubuh saat melawan virus dan penyakit yang datang. Kurangilah aktivitas anak dan beri mereka istirahat cukup. Bila anak sulit tidur, jangan lakukan aktivitas berat yang membutuhkan banyak tenaga. Bersantai sambil menonton tv juga bisa dilakukan. Konsumsi Obat Herbal Obat herbal biasa menjadi pengobatan alternatif atau tradisional untuk melawan berbagai penyakit. Untuk atasi demam, olah daun kelor menjadi sayur bening dan berikan pada anak. Daun kelor mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan agen antibakteri. Dinginkan Tubuh Daripada membalut tubuh dengan jaket berlapis dan selimut, biarkan tubuh mengenakan pakaian berbahan sejuk dan tidur tanpa selimut. Suhu ruangan dapat membantu suhu tinggi pada tubuh menurun. Untuk memberi hawa sejuk pada ruangan bisa dengan menyalakan kipas angin atau AC pada suhu 20 sampai 25 derajat. Selain itu, hindari mandi dengan air dingin. Air dingin dapat membuat tubuh menghangat dan semakin meningkatkan demam. Saat anak demam, tetap tenang dan tangani tanpa rasa panik. Sebagian besar demam akan sembuh dengan sendirinya. Bila demam tidak membaik, segera temui dokter. https://pafisumberkota.org/
18-06-2014 23:06
Pernahkah Anda menonton video di YouTube tentang telur yang matang lebih cepat karena pengaruh telepon genggam? Ancaman radiasi dari ponsel memang tak bisa dianggap sepele. Jika radiasi telepon genggam saja bisa membuat telur matang sempurna, apa jadinya telinga kita jika hampir setiap hari menempel dekat sekali dengan alat elektronik itu? Perdebatan mengenai bahaya gelombang elektromagnetik dan radiasi dari telepon seluler bagi kesehatan manusia sudah berlangsung sangat lama. Ada ilmuwan yang membenarkan mengenai bahaya tersebut, ada pula yang membantahnya. Dasarnya, penelitian seputar pengaruh telepon genggam terhadap manusia menunjukkan hasil yang berbeda. Namun, pada intinya semua perangkat yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik pasti bisa mempengaruhi tubuh manusia. Eksperimen sederhana seperti menggoreng telur menggunakan radiasi dari telepon genggam yang tengah aktif menunjukkan bahwa gelombang itu mengubah sesuatu yang organik. Baca juga : Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Eksperimen itu cukup masuk akal karena frekuensi yang digunakan telepon genggam mirip dengan microwave yang juga mengandalkan gelombang elektromagnetik, memang digunakan untuk memanaskan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi masalah adalah, penggunaan telepon genggam sangat dekat ke telinga dan otak yang sangat sensitif terhadap gelombang frekuensi tertentu. Orang yang secara rutin berdiri di dekat antena microwafe selama dua-tiga tahun dapat dipastikan akan sakit. Gelombang elektromagnetik dapat mempengaruhi struktur dalam tubuh, termasuk komposisi berbagai macam cairan dalam telinga seperti ion kalium, ion natrium, protein, serta berbagai enzim. Padahal cairan-cairan itu sangat penting dalam proses pendengaran. Penyebab gangguan pendengaran yang lebih signifikan sebenarnya adalah suara. Jangan pikir hanya suara keras seperti konser dan kegaduhan pabrik yang bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Suara musik dari pemutar musik MP3 juga berpotensi membuat pendengaran kita terganggu jika kita terbiasa menyetel volume musik di atas 60% dengan durasi lebih dari satu jam setiap hari. Paparan suara yang keras dapat merusak sensor yang berada di sel rambut dalam rumah siput telinga. Ironisnya, suara-suara itu menyerang frekuensi percakapan di atas 2.000 Hertz terlebih dahulu. Sementara itu, frekuensi percakapan itu berada pada 500 Hertz, 1.000 Hertz, 2.000 Hertz, dan 4.000 Hertz. Dengan begitu, banyak penderita gangguan pendengaran yang terlambat menyadari bahwa pendengarannya bermasalah. Baca juga : Tips Sukses Diet Sehat Baik telepon genggam maupun suara gaduh bukanlah hal asing dalam hidup kita. Bagaimana pun harus diakui, kita tidak bisa begitu saja melepaskan diri dari kedua hal tersebut. Telepon genggam (ponsel) misalnya, mengambil peranan penting dalam kelangsungan komunikasi kita. Sementara itu, kebisingan juga tak dapat terhindarkan terutama untuk masyarakat perkotaan. Yang bisa kita lakukan mungkin menekan risiko sampai sekecil mungkin, demi menghindarkan diri dan keluarga dari segala ancaman kesehatan. Ini bisa kita lakukan dengan aktif melakukan pencegahan. Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Gunakan handsfree untuk menerima panggilan dari telepon genggam. Semakin dekat telepon genggam dengan telinga, semakin besar pula potensi radiasi yang akan terpaapr pada kepala kita. Usahakan tidak menerima panggilan telepon terlalu lama. Pilih jenis telepon genggam dengan tingkat radiasi terendah. Jika suhu telepon genggam terasa meningkat alias memanas, sebaiknya jauhkan dari tubuh kita. Jauhkan telepon genggam dari anak-anak karena otak dan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan yang sangat sensitif terhadap segala potensi gangguan. Setel volume pemutar musik MP3 atau radio maksimal 60%. Sebaiknya tidak mendengarkan musik melalui earphone lebih dari satu jam. Hindari membiarkan anak-anak berada di pusat permainan di mall selama berjam-jam. Hindari berada di tempat bising seperti konser dan klub malam dalam waktu lama. Periksakan telinga ke dokter THT setiap 3-6 bulan sekali.