Waktu Posting : 10-07-2014 16:15 | Dibaca : 3710x
23-05-2014 22:36
Dewasa ini permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat terkait dengan kesehatan semakin kompleks. Banyak penyakit yang diderita oleh masyarakat mulai dari anak-anak hingga kalangan dewasa sebagai akibat dari adanya pola hidup yang kurang sehat yang dijalaninya. Sebagai manusia modern, seperti yang anda ketahui saat ini bahwa memang kehidupan masyarakat modern memiliki pola yang cenderung kurang sehat. Berbagai perangkat canggih yang serba modern membuat masyarakat modern kian meninggalkan gaya hidup sehat semisal dengan jarangnya melakukan olah raga, lebih memilih untuk mengonsumsi makanan cepat saji dari pada makanan yang diolah dengan proses alami. Dengan hal tersebut, maka pola hidup instanlah sebenarnya yang menjadi pemicu dari banyaknya penyakit yang diderita oleh sebagian besar penduduk kita saat ini. Salah satunya, penyakit yang akrab dengan masyarakat adalah hipertensi. Banyak sekali masyarakat di Indonesia baik anak-anak, remaja, terlebih mereka yang memiliki usia di atas 30 tahun terserang penyakit ini. Karena hal tersebutlah maka pada ulasan di bawah ini akan sangat bermanfaat jika anda baca dengan seksama. Karena saya telah merangkum berbagai informasi penting terkait dengan penyakit hipertensi, gejala yang ditimbulkannya hingga cara mengatasinya, Sebagai berikut. Baca juga : Kiat Hidup Sehat Hipertensi ini merupakan sebuah penyakit yang lebih kita kenal dengan sebutan darah tinggi. Penyakit ini terjadi apabila tekanan darah yang ada di dalam nadi mengalami peningkatan yang signifikan yang mengakibatkan kondisi tubuh berada dalam keadaan kronis. Karena tekanan darah yang meningkat ini maka hal tersebut berimbas pada organ tubuh yang lain seperti jantung. Ketika tekanan darah dalam tubuh naik, maka jantung akan dipaksa untuk bekerja lebih keras dari keadaan normalnya sehingga biasanya orang yang hipertensi akan mudah berdebar. Pada saat seseorang mengalami hipertensi, maka orang tersebut akan mengalami berbagai gejala di antaranya, Seringkali mengalami sakit kepala, pada orang tertentu akan mengalami mimisan atau keluar darah dari hidung, penderita akan kesulitan untuk tidur sehingga berdampak pada tubuh yang akan terasa lelah sepanjang hari, sesak napas akan sering terjadi, bagian tengkuk akan terasa sangat berat, telinga akan berdengung seperti mendengar suara nyamuk, penglihatan akan sedikit terganggu seperti pandangan yang agak kabur, dan terakhir yang paling sering kita kaitkan dengan hipertensi ini adalah penderita akan seringkali mudah merasa marah. Jika hal tersebut terjadi pada anda maupun saudara anda maka yang harus anda lakukan adalah memeriksakan tekanan darah anda ke dokter terkait. Dalam hal ini ada dua jenis tes untuk mengetahui tekanan darah pada diri seseorang, yakni diastolik dan sistolik. Seseorang yang berada dalam keadaan normal adalah mereka yang memiliki tekanan sistolik sebesar 80 mmHg dan juga tekanan diastolik sebesar 120 mmHg. Baca juga : Mari Olahraga Resiko untuk terkena penyakit ini sangat mungkin terjadi bagi mereka yang menerapkan pola hidup yang kurang sehat karena itulah maka jika anda ingin terhindar dari penyakit ini maka anda harus melakukan berbagai hal seperti, memperbanyak mengonsumsi buah dan sayur, menghindari merokok dan meminum minuman alkohol, membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur di pagi dan sore hari untuk melancarkan peredaran darah sehingga dengan peredaran darah yang lancar tersebut maka naiknya tekanan darah dapat terhindari dengan sendirinya, memiliki berat badan yang berlebih memiliki resiko tinggi untuk terkena penyakit hipertensi sehingga jika tak ingin terkena hipertensi ini maka anda harus menjaga berat badan anda agar tetap dalam kondisi ideal. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan tentang hipertensi ini. Semoga beberapa ulasan berikut dapat bermanfaat bagi anda sekalian.
14-06-2014 21:47
Saat serangan vertigo, dunia serasa berputar. Serangan vertigo jelas mengganggu. Namun, dampak yang tak kalah serius adalah penderita yang tiba-tiba jatuh saat terkena serangan. Ada sejumlah tindakan pencegahan yang sebaiknya dilakukan untuk mengurangi keparahan karena terjatuh. Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) adalah salah satu jenis vertigo yang paling banyak diderita. Penderitanya merasa dunia di sekitarnya berputar atau bagian dalam kepala berputar. Jenis vertigo ini ditandai serangan rasa pening mulai dari ringan sampai berat. Gejalanya dipicu oleh perubahan posisi kepala seperti menunduk atau menengadahkan kepala atau berbaring, berbalik, atau duduk di tempat tidur. Penderitanya bisa juga kehilangan keseimbangan ketika berdiri atau berjalan. Baca juga : Bedah Plastik Estettik, Sehatkah? Meskipun pening karena vertigo jenis ini terasa sangat mengganggu, tidak ada akibat serius selain bahaya yang diakibatkan karena jatuh. Vertigo jenis BPPV ini bisa diobati oleh dokter. Meski bisa diobati, vertigo jenis ini bisa kambuh kembali. Kabar baiknya, penyakit ini bisa dikendalikan lewat terapi fisik dan pengobatan di rumah. Untuk menghindari cedera dan luka karena jatuh akibat serangan vertigo BPPV, disarankan agar penderita menyadari segala kemungkinan untuk kehilangan keseimbangan. Saat dunia tiba-tiba berputar, segeralah duduk. Saat tidur malam, sediakan lampu yang cukup terang untuk dipakai ketika terbangun di tengah malam. Dalam banyak kasus, serangan vertigo tidak bisa dicegah. Pencegahan yang bisa dilakukan adalah menghindari cedera kepala yang menyebabkan vertigo. Melakukan tindakan-tindakan berikut ini bisa menurunkan cedera kepala penyebab vertigo : Baca juga : Migrain Lebih Suka Mengincar Perempuan Menggunakan sabuk pengaman ketika naik mobil. Anak-anak juga harus mengenakan sabuk pengaman di mobil. Anak usia di bawah lima tahun, sebaiknya punya tempat duduk dan sabuk pengaman khusus. Jangan mengkonsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan saat menyetir atau ketika mengoperasikan mesin. Mengenakan helm atau alat perlindungan yang diperlukan ketika naik sepeda, sepeda motor, naik kuda, panjat dinding, atau segala jenis olah raga yang meyebabkan benturan keras atau berkecepatan tinggi. Mengenakan helm ketika bekerja atau berada di tempat konstruksi atau daerah industri. Jangan menyelam di tempat yang tidak begitu dikenal. Buat penderita vertigo, hal berikut bisa dilakukan untuk menghindari terjatuh saat serangan : Jangan biarkan ada benda berserakan di lantai. Hindari tempat yang meninggi di pintu atau bagian lain di rumah. Perbaiki karpet yang menganga karena bisa menyebabkan Anda tersandung dan jatuh. Atur kembali perabot rumah dan rapikan kabel listrik agar tidak membuat kaki tersandung. Gunakan pembersih lantai yang tidak membuat licin. Beri penerangan yang cukup untuk tangga atau gang di dalam rumah. Pasang pegangan di tangga dan gunakan keset yang tidak licin di kamar mandi atau dekat toilet. Taruh kursi di kamar mandi. Anda bisa duduk saat mendadak merasa pusing ketika sedang mandi. Pasang kenop lampu di dekat tempat tidur sehingga tidak perlu bangun untuk menyalakan lampu. Letakkan benda-benda dalam jangkauan sehingga tidak perlu menjangkau jauh saat mencarinya. Letakkan telepon nirkabel dan senter dengan baterai peuh di dekat tempat tidur.
28-04-2014 07:01
Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium - Gangguan fisik akibat kekurangan Iodium menimbulkan beberapa dampak kesehatan bagi tubuh terutama untuk pertumbuhan tulang. Kandungan Iodium ini memang merupakan bagian zat gizi mikro bagi tubuh namun jika kebutuhannya tidak diberikan cukup oleh makanan yang dikonsumsi tentunya akan menyebabkan berbagai gangguan berbahaya bagi kesehatan anda. Anda yang sebelumnya kurang memperhatikan pemenuhan zat gizi mikro seperti halnya mineral Iodium ini sebaiknya perlu melakukan pembenahan diri agar terhindar dari berbagai dampak kesehatan akibat kekurangan Iodium. Untuk memenuhi kebutuhan mineral Iodium ini anda dapat memperolehnya melalui konsumsi makanan seperti : a. Makanan laut: ikan-ikan laut ( tongkol, cumi-cumi , dll) b. Makanan hasil fortifikasi: ikan asin, garam, dan lain - lainnya c. Makanan nabati yang mengandung Iodium: bayam, dan lain-lainnya Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya mineral Iodium ini, anda akan terhindar dari bahaya gangguan akibat penyakit kekurangan Iodium seperti halnya : 1. Penyakit gondok Manifestasi klinis akibat kekurangan kandungan Iodium bagi tubuh banyak diungkapkan dengan munculnya gangguan gondok. Penyakit gondok ini menimbulkan pembesaran pada bagian leher yang menyebabkan gangguan pada perputaran kepala anda untuk memandang daerah sekitarnya. Penyakit gondok ini memang terjadi karena kekurangan Iodium yang akut baik sejak anda kecil maupun saat anda beranjak dewasa. Kejadian penyakit gondok yang meningkat membuat pemerintah memberlakukan fortifikasi mineral Iodium pada garam sehingga masyarakat lebih mudah untuk mencukupi kebutuhannya berupa mineral Iodium ini. Kelainan penyakit gondok ini banyak terjadi pada kalangan pedesaan yang banyak mengkonsumsi sayur singkong. Selain kekurangan konsumsi Iodium, zat toksikan daun singkong juga mendukung terjadinya kelainan gondok pada masyarakat sehingga anda perlu melakukan pembatasan terhadap konsumsi daun singkong tersebut. Anda yang sekarang sedang menderita penyakit ini ada baiknya anda memeriksakannya ke dokter untuk memperoleh pengobatan yang memadai serta menghindarkan diri anda dari kejadian penyakit gondok yang bertambah parah. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah 2. Penyakit kretin (kerdil) Seseorang yang memiliki pertumbuhan terbatas seperti halnya kerdil ini merupakan bagian penyakit yang disebabkan oleh kekurangan mineral Iodium. Dalam ilmu medis, penyakit kerdil sering disebut sebagai penyakit kretin. Penyakit satu ini memang tidak mengganggu fungsional tubuh secara menyeluruh namun ternyata keberadaannya memberikan gangguan anatomi tubuh seperti tinggi tubuh yang terbatas atau pendek. Dengan adanya gangguan ini sudah pasti me nyebabkan seseorang menjadi rendah diri karena postur tubuhnya berbeda dengan yang lainnya. Kelainan ini selain didukung dengan kekurangan Iodium di masa pertumbuhan ataupun dalam masa kandungan, ternyata juga dipengaruhi oleh hubungan genetik dengan keluarganya. Untuk itu, dalam mencegah terjadinya penyakit kretin ini, anda perlu melakukan konsumsi mineral Iodium yang memang memadai serta melihat riwayat kelainan penyakit keluarga agar tidak menimbulkan perasaan rendah diri yang berlarut-larut. 3. Kondisi tulang yang mudah mengeropos Tulang merupakan bagian padat yang menyongkong tubuh seseorang. Dengan adanya tulang ini, anda akan mampu berdiri tegak serta mampu membentuk kerangka tubuh anda. Bagian tulang mengandung kalsium, zat kapur serta Iodium yang membuatnya menjadi keras serta mengalami pertambahan panjang serta besar. Untuk itu, anda yang mengonsumsi mineral Iodium dengan jumlah asupan yang kurang dapat menyebabkan tulang anda menjadi mudah mengeropos karena kandungan tulang yang berisikan zat mineral Iodium juga berada dalam jumlah yang sedikit. Untuk mengatasi hal ini anda perlu melakukan konsumsi makanan yang kaya akan Iodium serta juga bisa ditambahkan dengan suplemen Iodium untuk menjaga asupan Iodium yang memadai jumlahnya sehingga kesehatan tubuh anda tetap terjaga. Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak 4. Kekebalan tubuh yang menurun Berbagai mineral dalam tubuh merupakan nutrisi yang tepat untuk menjaga kekebalan tubuh dalam kondisi yang baik. Contohnya saja yaitu mineral Iodium yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh ini. Untuk itu, meskipun berbagai mineral seperti halnya Iodium ini dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit namun kehadirannya cukup penting untuk memberikan sistem fungsional tubuh yang berjalan lancar.