Waktu Posting : 03-06-2014 07:22 | Dibaca : 5001x
26-04-2022 04:28
Tidak sedikit orang yang tidak mau memiliki asuransi karena dianggap tidak ada manfaat dan membebani karena harus membayar premi setiap bulannya. Padahal, ada banyak manfaat asuransi, salah satunya adalah melindungi finansial dari biaya-biaya tak terduga seperti tagihan rumah sakit atau tagihan bengkel. Dengan memiliki asuransi keuangan jadi lebih tertata, aman, dan tidak mengganggu cash flow serta aset yang kamu miliki. Apalagi di masa pandemi seperti ini, di mana kondisi ekonomi tidak bisa diprediksi. Asuransi sendiri adalah perjanjian antara nasabah pemegang polis dan perusahaan asuransi di mana pihak perusahaan asuransi akan memberikan manfaat pertanggungan pada nasabah sesuai dengan polis yang dipilih dan besaran premi yang dibayarkan. Semakin besar premi, maka manfaat pertanggungan yang didapat akan lebih banyak. Kamu tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya-biaya lain misalnya untuk pengobatan, perbaikan gadget, hingga perbaikan kendaraan. Bagi kamu yang masih ragu untuk membeli asuransi, kamu wajib mengetahui manfaat asuransi untuk masa depan berikut ini. Manfaat asuransi sendiri terbagi menjadi manfaat secara umum dan manfaat berdasarkan jenis asuransinya. Berikut ini manfaat asuransi secara umum yaitu : 1. Memberikan rasa tenang Manfaat asuransi yang cukup terasa adalah memberikan rasa tenang karena kamu tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya-biaya lain misalnya biaya untuk rumah sakit, pengobatan, atau biaya perbaikan kendaraan. Asuransi juga akan melindungi kamu dari ketidakpastian yang terjadi di masa depan, apalagi saat pandemi seperti ini, di mana kemungkinan mengalami PHK cukup tinggi. Belum lagi apabila kamu sakit dengan biaya pengobatan yang mahal. Pihak asuransi nantinya akan mengganti kerugian yang kamu alami sesuai dengan polis yang diambil. 2. Keuangan jadi lebih tertata Manfaat asuransi lainnya yang bisa kamu rasakan adalah keuangan kamu jadi lebih tertata. Kamu bisa me-poskan keuangan kamu sesuai dengan rencana tanpa takut tabungan atau aset kamu terpaksa digunakan untuk biaya pengobatan atau perbaikan kendaraan. Kamu pun dengan leluasa melakukan pos-pos keuangan. Misalnya sebesar 50 persen untuk kehidupan sehari-hari. Sisanya bisa digunakan untuk investasi dan membayar asuransi. 3. Bisa digunakan untuk investasi Jangan salah, selain sebagai proteksi finansial, asuransi juga memiliki manfaat sebagai investasi. Salah satu contohnya adalah asuransi unit link yang terdapat layanan investasi dan keuntungannya bisa kamu ambil di akhir masa kontrak. Selain bisa memproteksi keuangan, asuransi juga bisa menambah pundi-pundi aset kamu yang bermanfaat untuk masa depan. Apabila di atas adalah manfaat asuransi secara umum, berikut ini fungsi asuransi sesuai dengan jenis-jenisnya. Manfaat asuransi kesehatan Sesuai namanya, asuransi kesehatan akan memberikan keuntungan berupa penggantian biaya terkait pengobatan, rumah sakit, hingga pembedahan. Asuransi kesehatan memiliki rider (asuransi tambahan) yang bisa kamu beli seperti asuransi gigi. Kamu bisa membeli rider tersebut apabila memang dibutuhkan. Beberapa produk asuransi kesehatan biasanya juga sudah ada yang sepaket dengan asuransi jiwa yang bisa memberikan perlindungan dari risiko-risiko yang tak terduga. Asuransi penyakit kritis Asuransi ini bisa untuk mengganti kerugian akibat biaya pengobatan yang termasuk ke dalam penyakit kritis, seperti jantung, stroke, hingga kanker. Apabila kamu atau keluarga memiliki riwayat atau keturunan penyakit kritis, kamu bisa membeli jenis asuransi ini sebagai persiapan apabila di kemudian hari risiko terkena penyakit tinggi. Untuk informasi selengkapnya mengenai berbagai produk asuransi tersebut di atas, kunjungi website PFI Mega Life. Menyediakan solusi investasi, tabungan, dan solusi proteksi asuransi yang paling baik kepada nasabah dan keluarga di tanah air, dengan menawarkan variasi produk dan layanan yang dirancang untuk memanfaatkan memenuhi kebutuhan keuangan para nasabah Indonesia yang beragam. PFI Mega Life Jl. TB. Simatupang Kav. 88, Pasar Minggu - Jakarta Selatan 12520, Indonesia
15-06-2014 00:43
Jantung adalah satu diantara organ vital untuk manusia. Ketidakpahaman manusia perihal organ itu bikin banyak mitos beredar di orang-orang. Yang kritis, tak sedikit yang memercayai, walaupun lalu dapat dibuktikan salah. Serta bila salah, nyawa taruhannya. Mitos 1 : orang muda tak terkena serangan jantung Kata siapa? Mitos ini benar-benar lama beredar di orang-orang, juga barangkali ada banyak yang memercayai. Namun faktanya, sesudah masa 90-an pasien serangan jantung makin muda. Saat ini, terdaftar sejumlah 20 % masalah serangan jantung dibawah umur 40, sejumlah 40% diantara umur 40-45, serta 40% diatas umur 50. Itu penyebab tiap-tiap orang dianjurkan untuk lakukan penelusuran serta pencegahan dari awal, sesudah umur 25. Ada tiga aspek yang menambah resiko terkena penyakit jantung, yakni terlampau banyak konsumsi lemak serta gula, kemalasan fisik, serta dampak radikal bebas. Bila aspek resiko ini dirangkum jadi satu, ujungnya ialah pola hidup! Waspada! Baca juga : Waspadai, Kanker Usus Mengincar Anda Mitos 2 : jantung tak butuh beristirahat " Bila jantung beristirahat, mati, dong, orangnya! " Walau tak betul-betul berhenti berdenyut, jantung juga butuh beristirahat. Kapan? Di waktu kita tidur. Pada saat tidur, jantung berkontraksi minimum, yakni seputar 50-60 denyut per menit. Pekerjaan jantung sejatinya benar-benar berat. Setiap saat berdenyut, jantung memompa 70-80 cc darah. Serta dalam satu menit, jantung berdenyut 70-100 kali. Berarti, dalam satu menit jantung bakal memompa 500 cc cairan darah, serta ada 30. 000 cc atau seputar 5. 000-6. 000 liter darah dipompa tiap-tiap hari. Ini penyebab tidur benar-benar utama untuk kesehatan jantung. Mitos 3 : serangan jantung diwariskan? Pada dasarnya, penyakit jantung tak alami penurunan dengan cara genetik. Tetapi, bila keluarga Anda mempunyai kisah serangan jantung yang tinggi, maka itu mempertinggi resiko Anda terkena. Oleh karena itu Anda mesti dapat mengetahui diri serta lingkungan Anda, berhenti merokok, olahraga teratur, melindungi kolesterol, gula, serta berat tubuh, plus periksakan diri Anda dari awal. Baca juga : Tips Mendongkrak Stamina Orang Tua Mitos 4 : dada kiri nyeri = serangan jantung? Belum pasti iya, namun belum pasti juga tak. Bila rasa nyeri jadi lebih kuat saat aktif berkegiatan, serta gejalanya alami penurunan dengan pemberian obat nitrat dibawah lidah, maka itu mengindikasikan sakit jantung. Namun, apabila sakit di dada bisa ditunjuk dengan terang memakai jari -dan bila ditekan jadi nyeri, besar kemungkinan ini sakit otot dada. Di Indonesia, umumnya sinyal serangan jantung yang nampak ialah sakit di ulu hati, kembung serta seperti masuk angin. Tidak sama dengan di AS yang nyeri bermula dari dada, lalu menjalar ke lengan kiri serta leher. Yang menghebohkan, riset di Kampus Airlangga pada 1980-an tunjukkan, saat beberapa orang yang terasa masuk angin di check, sebenarnya 30 % diantara mereka terkena serang jantung koroner. Mitos 5 : dapat mendeteksi serangan jantung Salah besar. Ada argumen kuat kenapa serangan jantung bisa dimaksud 'the silent killer', tidak cuma di Indonesia, tetapi di semua dunia. Faktanya, sejumlah 30 % masalah serangan jantung tak mempunyai tanda-tanda serta selesai dengan kematian. Ini yang dimaksud sudden death. Pemberitahuan untuk pertama serta paling akhir kalinya. Memanglah, sebagian serangan jantung, terlebih bila dikarenakan bisul penyumbat pembuluh darah yang besar, menyebabkan tanda-tanda. Namun pecahnya bisul pembuluh darah yang kecil, yang ukurannya kurang dari 50 % penyumbatan, inilah yang mengakibatkan sudden death. Plak-plak kecil inilah yang jahat. Bagaimana tak, ia tak tampak dengan EKG, tak terdeteksi dengan tes treadmill. Ia baru bakal terlihat bila dikerjakan Multislice CT scan. Dari sinilah julukan silent killer berasal.
05-05-2014 08:24
Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua - Saat ini banyak sekali usia muda yang meninggal pada umur 30-an. Dikarena serangan jantung, hanya kena 1x serangan, langsung meninggal. Keadaan ini sebenarnya bisa dihindari, asalkan dilakukan sejak muda. Beberapa tips pending di masa muda, untuk menjaga kesehatan di masa depan: 1. Olahraga Teratur Olahraga teratur minimal 3x seminggu, durasi 1 jam. Atau 30 menit tiap hari, itu juga bisa menjaga peredaran darah kita selalu lancar. Melatih jantung kita supaya rajin memompa darah. Darah yang dihasilkan dari peredaran darah yang lancar, akan lebih encer tidak kental. Karena ciri-ciri kena penyempitan pembuluh darah yaitu memiliki darah kental, sehingga memiliki kadar kolesterol tinggi. 2. Menghindari Makan Junk Food Biasanya anak muda suka sekali dengan junk food seperti: hamburger, pizza, fried chicken, hot dog, hal itu yang membuat kolesterol tinggi di darah, dan lama-kelamaan terjadi penyempitan pembuluh darah. Walaupun masih muda, tetapi jika tiap hari makan junk food, maka siapapun akan bisa terkena penyempitan pembuluh darah, dan umur 30-an bisa kena sakit jantung. Ganti pola makannya dengan makan tanpa gorengan, sayur-sayuran dan buah-buahan bisa dijadikan alternatif yang baik. Baca juga : Penyakit yang di Anggap Ringan, Tapi Mematikan 3. Rajin Puasa Minimal seminggu 1 hari untuk puasa, ini dimaksudkan agar organ-organ tubuh kita kembali normal. Karena kenyataannya jika pada saat bulan puasa, seluruh kadar dalam darah semuanya membaik, dikarenakan asupannya secukupnya dan tidak berlebihan. Cukup 1 hari dalam seminggu untuk puasa dari subuh sampai magrib. Jika agak malas berpuasa, bisa dengan cara yaitu, makan pada saat lapar sekali, dan berhenti makan pada saat belum kenyang, ini juga membantu mengurangi asupan makanan yang berlebihan ke tubuh kita. 4. Kontrol Darah Kontrol darah untuk menjaga dari hal-hal yang melebihi batas normal. Jika kolesterol yang diatas normal, segera kurangi makanan goreng-gorengan dan junk food. Jika asam uratnya yang tinggi, kurangi sayuran yang berwarna hijau dan jeroan-jeroan. Jika trigliseridanya naik, kurangi makan karbohidrat, seperti nasi. Jika gula darah yang naik, kurangi makanan yang manis-manis. Setelah cek di laboratorium, hasilnya dijadikan patokan untuk merubah pola makan dan pola hidup, agar hasilnya semua kembali dalam batas normal. 5. Hindari Stress Stress adalah akibat dari keinginan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Coba hindari stress dengan cara ikhlas. Lepaskan segala permasalahan kantor atau kerjaan jika berada di rumah. Tidak perlu membahas pekerjaan jika ada di rumah. Istirahatkan pikiran jika memang harus istirahat. Tidur jangan terlalu malam, dan bangun juga jangan terlalu siang. Jika stress, bisa membuat metabolisme melambat, tidak terjadinya keseimbangan tubuh, bisa jadi pusing, maag, pegal-pegal, tidak bisa tidur dan banyak lagi. Dan yang pasti bisa langsung mendapatkan serangan jantung. Akhirnya sakit jantung berkepanjangan. Dan selalu minum obat medis, padahal obat medis itu memiliki 2 mata pisau, yang satu untuk menyembuhkan penyakitnya dan satunya akan menimbulkan penyakit baru. Stress adalah sumber dari banyak penyakit, jadi hindari stress, ikhlas dan serahkan masalah pada akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya 6. Gunakan Obat Herbal sebagai Pendamping Obat Medis Obat herbal harus sebagai pendamping obat medis, tidak jadi yang utama tapi juga jangan sampai dilupakan, karena obat medis awalnya juga berasal dari penelitian obat-obat herbal. Semuanya yang serba alami pasti lebih baik, karena ciptaan Allah selalu lebih sempurna daripada ciptaan manusia. Obat herbal yang paling aman adalah berbentur cairan, karena lebih cepat diserap tubuh dan tanpa efek samping ke ginjal, karena berbentuk cairan bukan ekstrak yang harus dilarutkan dahulu. Demikian penjelasan dari saya, sesuai dengan pengamatan dan pengalaman saya selama ini. Semoga bermanfaat bagi pembaca. (TTR)