Waktu Posting : 30-05-2014 08:12 | Dibaca : 2466x
Rambut = Mahkota Wanita
Rambut bagi wanita adalah mahkota. Hal ini tak terkecuali bagi mereka yang memakai jilbab dan kerudung atau suster-suster yang mengabdi di biara. Meski tertutup kain kerudung, kesehatan rambut tetap harus dijaga. Justru karena selalu tertutup ini, mereka yang memakai kerudung butuh tambahan kerja dalam perawatan rambut mereka. Ujung-ujungnya, bagi setiap wanita, rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang menjadi perhatian dan bisa mempengaruhi penampilan diri secara keseluruhan.
Jenis rambut pun berbeda-beda. Menurut bentuknya ada yang lurus, ikal, dan keriting. Teksturnya ada yang halus dan kasar. Ada pula yang tebal dan tipis. Bentuk perawatan yang diberikan pada rambut haruslah disesuaikan dengan jenis rambutnya. Perawatan rambut yang lurus tentu tidak sama dengan yang keriting, begitu pula antara rambut yang tebal dan tipis. Jika disamakan, bisa-bisa rambut malah rusak karena tidak sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan.
Baca juga : Mandi Susu Memutihkan Menyegarkan
Kotoran, Ketombe, Rontok?
Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa sih kita perlu melakukan perawatan rambut? Pasti kamu sering dengar di iklan tentang masalah kutu, ketombe hingga rambut rontok, atau bahkan rambut yang kering, kusam, dan bercabang. Betapa sengsaranya orang yang mengalami masalah rambut ini karena kebersihan rambut membuat kenyamanan kepalamu. Masalah kotoran ini bisa dibereskan dengan pemakaian sampo atau vitamin rambut, baik yang alami maupun buatan. Vitamin ini bisa berupa ginseng atau daun lidah buaya yang sudah terkenal dengan khasiatnya untuk membuat rambut kuat dan bersih.
Satu saran yang penting buatmu dalam memilih sampo: jika rambutmu tak ada masalah, sebaiknya pakailah sampo biasa. Tak perlu ada tambahan seperti anti-dandruff atau mengatasi rambut rontok. Lalu juga janganlah berganti-ganti jenis sampo karena hal itu seringnya malah menimbulkan masalah baru pada rambutmu. Ya rontok, ya ketombe, dan lain-lain. Apabila semua sampo tak mempan mengatasi kotoran dan ketombe yang ada di rambutmu, cobalah pakai sampo bayi selama beberapa minggu. Setelah dirasa bersih, kamu bisa kembali memakai sampo yang biasa kamu gunakan. Untuk rambut rontok, kamu bisa bergantung pada tonik rambut. Kadang rambut rontok yang berlebihan bermula dari terjangkitnya kutu di kulit kepala yang akhirnya perlu racun untuk membersihkannya. Hal tersebut jadi merusak kulit kepala sehingga kerontokan rambut tak dapat dihindari.
Baca juga : Baju yang Sesuai Tubuh Memancarkan Inner Beauty
Merawat Kulit Kepala
Kalau sudah tahu bagaimana merawat rambutmu, beralihlah lebih dalam ke kulit kepala. Kulit kepala jadi tempat tumbuh rambut dan menancapnya akar-akar rambut. Jika kulit kepala kotor dan sakit, rambut pun akan terkena imbasnya. Malu kan kalau seorang wanita berkepala botak tanpa alasan. Meski gaya rambut pendek dan mirip cowok sudah mulai beken di kalangan wanita, rambut panjang dan gaya tetap paling indah di mata pria. Itulah pentingnya perawatan rambutkarena berpengaruh pada keseluruhan penampilanmu.
03-07-2024 12:16
Bidang kesehatan merupakah salah satu ranah pekerjaan yang memiliki banyak peminat. Alasannya karena berbagai profesi dalam bidang ini memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan. Salah satu profesi yang mungkin Anda minati adalah profesi apoteker. Apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi yang bertugas menginformasikan dan memberikan obat-obat yang sedang Anda konsumsi. Selain tugas itu, apoteker juga memiliki kewajiban pokok lainnya. Jika Anda berminat untuk menggeluti profesi ini, berikut adalah beberapa tugas dan keahlian apoteker yang perlu Anda ketahui. Apoteker adalah profesi yang berhubungan dengan pengelolaan obat dan berkaitan dengan kesehatan. Mereka bertanggung jawab untuk mengatur, menyimpan, dan menyediakan obat-obatan sesuai dengan resep dokter. Apoteker juga berperan dalam memberikan informasi dan saran tentang obat-obatan kepada pasien. Mereka juga dapat memberikan konsultasi kesehatan dan mengevaluasi efektivitas terapi obat bagi pasien. Sebagai seorang apoteker, Anda memiliki kewajiban untuk melayani pasien yang meminta informasi terkait obat-obatan yang mereka konsumsi. Selain itu, Anda juga perlu memberi obat yang telah diresepkan oleh dokter kepada pasien. Dalam melakukan tugas ini, Anda harus memastikan bahwa obat-obatan yang diberikan tidak saling berinteraksi. Selain memberikan obat pada pasien, apoteker juga memiliki tanggung jawab untuk meracik obat-obatan. Bersama dengan profesional kesehatan lain, apoteker juga merencanakan dan mengevaluasi efektivitas obat-obatan terhadap pasien. Setiap pasien harus mendapatkan penanganan kesehatan yang tepat. Jika Anda mengalami penyakit-penyakit ringan seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan, Anda dapat meminta saran klinik ataupun obat-obatan yang dijual bebas kepada apoteker. Terakhir, apoteker juga bertanggung jawab dalam memastikan bahwa apotek telah mengikuti peraturan pemerintah tentang penjualan obat. Keahlian atau Skill yang Perlu Dikuasai Apoteker Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi dan lulus ujian kompetensi untuk bisa bekerja sebagai di posisi ini. Selama masa pendidikan, apoteker perlu menguasai bidang ilmu kesehatan serta kimia. Selain itu, ada beberapa keahlian lain yang dibutuhkan untuk menjadi seorang apoteker. Berikut adalah berbagai keahliannya : Memahami jenis dan komponen obat-obatan serta pengaruhnya terhadap pasien. Mengetahui hukum-hukum dalam praktik farmasi Mengenal alternatif praktik kesehatan dan pengobatan. Memahami cara meracik maupun mencampur obat-obatan secara akurat dan tidak memberikan efek samping. Mampu mendesain, memproduksi, serta mendistribusi obat. Mampu memantau obat dari resep dokter agar dapat digunakan dengan sesuai. Mampu menjalankan konsultasi jika dibutuhkan pasien. Setelah mengetahui berbagai tanggung jawab dan keahlian yang perlu dimiliki oleh seorang apoteker, Anda mungkin akan bertanya-tanya proses apa saja yang harus dilewati untuk mendapatkan posisi ini? Ada beberapa tahap yang perlu Anda lewati jika ingin memiliki pekerjaan ini. Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut : 1. Lulus SMA Jurusan IPA atau SMK Farmasi Pertama-tama, Anda perlu lulus dari pendidikan SMA jurusan IPA atau SMK Farmasi. Jurusan saat SMA/SMK berpengaruh dalam lolos tidaknya Anda ke pendidikan sarjana S1 Farmasi. Sebab, ada beberapa kampus yang mengharuskan pendaftar S1 Farmasi berasal dari jurusan IPA atau SMK Farmasi. Selain itu, banyak juga yang menyarankan agar Anda mengambil SMK Farmasi karena akan lebih mudah saat berkuliah nantinya. Ini karena SMK Farmasi akan mempelajari dasar-dasar yang dibutuhkan dalam S1 Farmasi. 2. Lulus Pendidikan Sarjana (S1) Farmasi Tahap kedua, Anda perlu menjadi lulusan jurusan Farmasi di pendidikan S1. Selama pendidikan, Anda akan banyak belajar teori dan praktik terkait obat-obatan. Di samping itu, Anda juga dapat mengikuti program magang selama 2-3 bulan Pastikan Anda lulus pendidikan S1 Farmasi dengan menyelesaikan seluruh mata kuliah dan tugas akhir skripsi agar dapat mendapatkan ijazah S1. 3. Melakukan Sumpah Profesi Apoteker Sama seperti perawat dan dokter, untuk mewujudkan profesi ini, Anda perlu mengambil sumpah profesi. Sumpah ini akan diambil di waktu yang sama dengan para lulusan jurusan farmasi lainnya. 4. Menyelesaikan Pendidikan Profesi Apoteker Agar dapat menjadi apoteker profesional, Anda bisa mengambil pendidikan lagi selama 2 tahun. Mirip seperti pendidikan sebelumnya, Anda akan mendapatkan teori dan praktik yang lebih mendalam terkait ilmu farmasi dan perlu menyelesaikan tesis untuk dapat dinyatakan menjadi apoteker profesional. 5. Menerima Surat Tanda Registrasi (STR) Di tahap berikutnya, Anda perlu mengurus Surat Tanda Registrasi setelah menjadi lulusan S1 maupun selesai menjalankan pendidikan profesi. Surat ini berfungsi sebagai persyaratan untuk menjadi apoteker profesional dan membuka apotek sendiri. Untuk mendapatkan STR, Anda perlu mengerjakan uji kompetensi dan dinyatakan lulus. Ujian untuk mendapatkan STR dilakukan setiap setahun sekali dan diselenggarakan secara serentak. Jika tidak lulus, Anda dapat mengambil kembali ujian tersebut di tahun depan. 6. Menerima Izin Usaha Terakhir, untuk membuka usaha sendiri, Anda perlu menyiapkan berbagai berkas dan surat izin yang dibutuhkan, seperti surat izin profesi, surat izin usaha, dan masih banyak lagi. Tak lupa, Anda perlu memiliki modal yang cukup dan kemampuan bisnis serta manajemen yang baik. Setelah menjadi apoteker profesional, ada beberapa tempat yang dapat menjadi pilihan Anda untuk mulai bekerja sebagai profesi ini, di antaranya adalah : Industri farmasi Farmasi Rumah Sakit Apotek Pelayanan farmasi di pemerintahan Pedagang Besar Farmasi (PBF) Farmasi komunitas Pada akhirnya apoteker adalah profesi mulia yang bertanggung jawab dalam memberikan obat beserta informasinya agar pasien dapat sembuh. Jika Anda ingin menjadi apoteker, penting sekali untuk memahami tugas, kompetensi yang harus dimiliki, serta cara untuk menjadi apoteker agar Anda dapat meraih cita-cita bekerja menjadi apoteker dengan mudah. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai apoteker, kunjungi https://pafikotameureudu.org/
23-06-2024 04:24
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) menjadi tempat bersatunya para ahli farmasi, khususnya asisten apoteker, untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam industri farmasi. Keanggotaan dalam PAFI bukan hanya formalitas, melainkan juga jalan menuju peningkatan pelayanan, pengakuan, pengaruh, dan kemampuan menghadapi perubahan dalam dunia farmasi. Ada beberapa keuntungan jika bergabung PAFI, seperti tersebut di bawah ini : Meningkatkan Kualitas Pelayanan Keanggotaan dalam PAFI memberikan akses asisten apoteker terhadap informasi terbaru mengenai ilmu farmasi dan teknologi terkini. Dalam organisasi ini, mereka dapat memperoleh pelatihan dan mengikuti seminar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga pelayanan yang diberikan dapat lebih berkualitas dan profesional. Pengakuan dan Reputasi Sebagai anggota PAFI, asisten apoteker mendapatkan pengakuan sebagai tenaga kesehatan dengan kompetensi dan kredibilitas tinggi di bidang farmasi. Hal ini bukan hanya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap apoteker, tetapi juga membangun jaringan dan hubungan dengan sesama ahli farmasi, memberikan pengalaman berharga dalam dunia farmasi. Pengaruh pada Kebijakan dan Regulasi PAFI memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan dan regulasi di bidang farmasi. Keanggotaan dalam organisasi ini memberikan kesempatan kepada asisten apoteker untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, memberikan masukan berharga, dan berkontribusi pada pembentukan kebijakan farmasi di Indonesia. Menghadapi Tantangan dan Perubahan Sebagai tenaga kesehatan di bidang farmasi, asisten apoteker harus mampu menghadapi tantangan dan perubahan yang terus berkembang. Keanggotaan dalam PAFI memberikan mereka akses kepada informasi dan dukungan yang diperlukan untuk menghadapi dinamika dunia farmasi, serta kesempatan untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi. Kolaborasi dan Pertukaran Pengetahuan PAFI juga menyediakan platform bagi asisten apoteker untuk berkolaborasi dan bertukar pengetahuan. Dalam dunia farmasi yang terus berkembang, kerjasama ini memberikan manfaat ganda, memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan asisten apoteker melalui pembelajaran dari pengalaman sesama anggota. Mendukung Inovasi dan Riset Keanggotaan dalam PAFI memungkinkan asisten apoteker untuk mendukung inovasi dan riset di bidang farmasi. Mereka dapat terlibat dalam proyek-proyek kolaboratif yang mendukung pengembangan obat-obatan baru dan penelitian-penelitian yang memajukan ilmu farmasi, sehingga memberikan kontribusi positif pada pembaruan dalam bidang kesehatan. Advokasi Hak Profesi PAFI tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas individu, tetapi juga memperjuangkan hak dan kepentingan kolektif asisten apoteker. Sebagai wadah advokasi, PAFI dapat memastikan bahwa suara dan aspirasi asisten apoteker didengar, dan hak-hak mereka diakui dan dihormati di tingkat nasional. Penguatan Etika Profesi Dalam PAFI, asisten apoteker dapat terlibat dalam diskusi dan pelatihan terkait etika profesi. Ini membantu memastikan bahwa setiap anggota mematuhi standar etika yang tinggi dalam memberikan pelayanan farmasi, membangun kepercayaan masyarakat dan menjaga integritas profesi. Akses Informasi Privileged PAFI sering kali memiliki akses informasi privilese, termasuk perkembangan terkini dalam teknologi farmasi. Keanggotaan dalam organisasi ini memberikan asisten apoteker keunggulan dalam menerapkan teknologi baru yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan di apotek. Pengembangan Karir Terakhir, keanggotaan dalam PAFI dapat membantu asisten apoteker dalam pengembangan karir mereka. Dengan akses ke jaringan profesional dan peluang pembelajaran terus-menerus, asisten apoteker dapat merencanakan dan meraih potensi penuh dalam perjalanan karir mereka dalam industri farmasi. Keanggotaan dalam Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) bukan hanya simbolis, melainkan merupakan langkah krusial untuk memajukan profesionalisme asisten apoteker di Indonesia. Dengan meningkatkan kualitas pelayanan, memperoleh pengakuan dan reputasi yang tinggi, memiliki pengaruh pada kebijakan dan regulasi, serta mendapatkan dukungan dalam menghadapi tantangan, asisten apoteker dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik. Sebuah keputusan bijak untuk mencapai kesuksesan dalam karir dan memberikan kontribusi positif pada perkembangan farmasi di tanah air. Oleh karena itulah, tak perlu ragu untuk sekarang mendaftar bergabung sekarang juga di PAFI melalui alamat situs https://pafikwandang.org /.
14-07-2014 08:26
Berbagai dekade paling akhir bila kita memperhatikan kembali persoalan kesehatan di Indonesia maka didapat pergeseran yang cukup penting dari pola penyakit infeksi jadi penyakit kronik seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, serta stroke. Pergeseran pola penyakit ini di pengaruhi oleh banyak aspek, satu diantaranya ialah gaya hidup orang-orang yang saat ini beralih. Gaya hidup yang disebut dapat dilihat dari sisi nutrisi, manajemen stres, serta kegiatan fisik. Spesial tentang kegiatan fisik, mari kita perhatikan kembali aktivitas yang kita kerjakan selama 24 jam ini, apakah kita telah memasukkan daftar olahraga di dalamnya? Baca juga : Kenalilah Gejala Batu Empedu Seberapa kerap saat kita olahraga dibanding saat untuk duduk? Resiko penyakit kronik Beberapa besar orang yang banyak menggunakan waktunya untuk duduk serta tidak sering melakukan kegiatan fisik mempunyai resiko penyakit kronik lebih tinggi di banding orang yang cukup melakukan kegiatan fisik setiap harinya. Kegiatan duduk kerap dikatakan pula sedentary behaviour ini terhitung ketika ditempat bekerja, transportasi, melihat tv, serta dirumah yang banyak dikerjakan oleh pekerja kantor serta mahasiswa. Suatu riset dari Kansas State University pada 63. 048 pria berumur 45 serta 65 tahun sempat dikerjakan untuk hal semacam ini. Kaum partisipan studi isi survey perihal keadaan kronik yang mereka punyai serta seberapa banyak mereka duduk. Pria yang duduk lebih dari 4 jam /hari mempunyai insidensi menanggung derita penyakit kronik seperti penyakit jantung, diabetes, kanker atau desakan darah tinggi semakin besar. Semakin lama saat yang di habiskan untuk duduk tiap-tiap hari, semakin tinggi resiko terserang penyakit kronik. Penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah meningkat Sedentary behaviour mempunyai pengeluaran daya yang amat rendah kira–kira 1, 5 metabolic equivalent units (METs), hingga metabolisme badan jadi lebih rendah juga. Pembakaran kalori jadi amat lambat lantaran otot–otot badan tak banyak konsumsi daya, serta berlangsung pembentukan trigliserida serta LDL (low density lipoprotein—dikenal pula semacam kolesterol jahat—adanya hal semacam ini bisa menyebabkan penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah) makin meningkat. Baca juga : Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam Pola metabolisme ini bakal mengakibatkan timbulnya beragam jenis penyakit kronik. Penyakit kronik tak berkenaan dengan indeks massa badan, hingga orang–orang yang mempunyai badan ideal maupun kurus terus berisiko terserang penyakit kronik. Sisipkan kegiatan fisik Ada berbagai jalan untuk menyisipkan kegiatan fisik di sela–sela aktivitas sedentary behaviour, yakni : Jauhi ada di depan computer bila tiada yang hal utama yang ditangani Upayakan melakukan relaksasi atau peregangan otot setiap satu jam dari duduk terus-menerus Berjalanlah waktu pergi ke tempat–tempat yang dekat dengan jarak tempuh 5-15 menit Tambah baik olahraga dengan rekan–teman diakhir minggu dibanding hang out makan atau nonton bersama Batasi saat melihat TV Berolahragalah minimum 30 menit tiap-tiap hari Memperbanyak minum air putih.