Obat Tradisional Untuk Menghilangkan Keputihan

Additional Image

Waktu Posting : 21-07-2016 20:08 | Dibaca : 2606x

Keputihan adalah salah satu masalah yang biasa menyerang wanita. Jika keputihan itu terlanjur menyerang Anda, maka obat tradisional keputihan solusinya. Namun, jika hal ini dibiarkan tentu tidak baik bagi kesehatan. Keputihan bisa menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga bisa mengganggu aktifitas Anda sehari-hari. Keputihan ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya bakteri yang menyerang daerah kewanitaan.

 

Bakteri tersebut bisa muncul di daerah kewanitaan karena beberapa hal juga. Keputihan bisa timbul karena penderita kurang baik dalam merawat daerah kewanitaannya. Keputihan tidak akan muncul jika wanita menjaga daerah kewanitaannya dengan baik dengan cara membersihkannya secara teratur. Anda bisa menggunakan obat keputihan pada wanita tersebut dengan membuatnya sendiri di rumah tanpa harus membeli obat-obatan yang aneh.

 

Baca juga : Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Softlens

 

Obat tradisional yang akan dijelaskan di bawah ini adalah ramuan herbal yang menggunakan bahan-efek samping dari obat herbal kemasan yang sudah dijual di pasar. Anda bisa mempercayai obat yang Anda gunakan, terutama jika Anda yang meraciknya sendiri kan? Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti bawang putih, daun sirih, dan bahan alami lain yang dijamin keamanan dan keampuhannya dalam mengobati keputihan yang menyerang Anda. 

  • Bawang Putih

Obat tradisional keputihan yang pertama bisa dibuat dari bahan bawang putih. Ya, bawang putih terkenal sejak dahulu kala karena khasiatnya. Bawang putih mengandung beberapa zat penting yang diperlukan tubuh Anda. Bawang putih berperan sebagai anti biotik. Adapun cara membuatnya adalah sediakan beberapa siung bawang putih secukupnya. Haluskan bawang putih dan oleskan di sekitar daerah organ vital Anda. Anda bisa melakukannya secara rutin untuk menghilangkan bakteri jahat di organ vital Anda. Hal yang harus Anda perhatikan yakni bawang putih memiliki sifat pengencer darah, sebaiknya Anda juga berkonsultasi ke dokter terlebih dulu.

  • Kunyit

Obat tradisional keputihan berikutnya berbahan dasar kunyit. Kunyit atau si kunir ini memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan. Kunyit bisa menghilangkan keputihan dengan ramuan di bawah ini. Sediakan beberapa buah kunyit, daun sambiloto 5 lembar dan buah delima secukupnya. Cara membuatnya, tumbuklah dan campurkan semua bahan dan rebuslah bersama air sebanyak 3 gelas. Anda juga bisa menambahkan gula atau madu untuk perasa manis. Setelah itu, Anda bisa mengonsumsi ramuan ini sebanyak 2 kali sehari untuk memaksimalkan hasilnya.

  • Daun Sirih

Obat tradisional keputihan selanjutnya adalah daun sirih. Daun sirih terpercaya menghilangkan bakteri. Daun sirih juga menimbulkan bau yang sedap dan mengobati bau tak sedap. Cara membuat ramuan daun sirih ini adalah sediakan daun sirih secukupnya, air 2 hingga 3 gelas. Caranya, rebuslah daun sirih tersebut bersama air yang sudah disediakan hingga mendidih. Minumlah air rebusan daun sirih secara teratur.

  • Probiotik

Obat tradisional untuk keputihan berikutnya adalah berbentuk makanan yang mengandung zat Probiotik. Apa itu Probiotik? Probiotik adalah zat yang mengandung bakteri sehat. Jadi, konsumsilah makanan yang banyak mengandung zat tersebut agar daerah vital Anda menjadi lebih sehat dan terbebas dari keputihan. Selanjutnya ada Tea Tree Oil. Tea Tree Oil adalah bahan sejenis minyak yang bisa Anda beli di apotek. Gunakan secara teratur untuk menghilangkan bakteri yang ada di daerah vital Anda.

  • Kulit ara dan beringin

Obat tradisional keputihan selanjutnya yang bisa Anda gunakan untuk mengobati keputihan adalah kulit pohon ara dan kulit pohon beringin. Mengapa demikian? Kulit kedua pohon tersebut mengandung zat efektif yang bisa mengobati keputihan Anda. Gunakan serbuk dari kulit pohon dan rebuslah bersama dengan air. Selanjutnya, Anda hanya tinggal menyemprotkan atau memercikan air rebusan hangat ke daerah vital Anda. Lakukanlah secara teratur untuk melihat hasilnya.

  • Bunga Mangga

Obat tradisional untuk penyakit keputihan berikut adalah ramuan dengan bahan dasar biji buah mangga. Ya, Anda bisa menggunakan biji buah mangga yang ampuh meredakan keputihan. Gunakan bijinya untuk dibuat serbuk kemudian buatlah pasta halus untuk dioleskan ke organ vital. Lakukan secara teratur agar cepat sembuh.

Baca juga : Beberapa Penyebab Penis Loyo

  • Akar bayam

Obat tradisional keputihan yang berikutnya adalah akar daun bayam. Senyawa yang terkandung di dalamnya ampuh mengobati infeksi bahkan di organ vital sekalipun. Sifat akar bayam adalah anti bakterial, Anda bisa merebusnya dan meminum airnya secara rutin. Bila tidak, Anda bisa juga rutin mengonsumsi sayur bayam yang diolah menjadi aneka sayuran, seperti salah satunya adalah keripik daun bayam. Mudah bukan?

  • Ramuan kombinasi

Obat tradisional keputihan yang terakhir adalah ramuan kombinasi. Anda bisa mengombinasikan beberapa ramuan di atas sekaligus. Pertama, Anda bisa menggunakan pasta biji mangga, biji ketumbar, dan juga jeruk nipis. Ambillah bahan tersebut untuk dioleskan ke daerah vital. Anda perlu melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Hasil akan maksimal jika ditambahkan bahan lain seperti kunyit dan daun sirih.

Bagaimana, mudah bukan tips membuat obat tradisional keputihan ini? Anda tidak perlu was-was lagi karena obatnya bisa Anda buat sendiri. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke

25-04-2014 03:15

Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke  - Seakan sudah dilumrahkan awam kalau setiap tekanan darah atas atau sistolik di atas 120 dan tekanan bawah distolik di atas 80 serta merta dianggap sudah darah tinggi (hipertensi). Tak soal kapan diukur, bagaimana mengukurnya, dan dalam kondisi apa orang diukur. Kita tahu tekanan darah berfluktuasi dari waktu ke waktu, bahkan dari jam ke jam. Emosi, kondisi bergiat, efek hormonal dan faktor stres ikut mempengaruhi tekanan darah. Vonis bahwa seseorang hipertensi tidak dihasilkan oleh keputusan selewat sambil lalu. Sekali seseorang divonis hipertensi, mungkin harus berurusan dengan terus minum obat. Sikap seperti itu tidaklah bijak. Karena bila keputusan itu ternyata tidak tepat, orang merugi karena harus minum obat untuk sesuatu yang belum perlu.   Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-buahan  Sejatinya, tekanan darah diukur pada saat baru bangun tidur pagi hari. Belum melakukan apa-apa, misal belum mengomel pada pembantu, belum merasa jengkel, dan belum juga bergiat fisik, di saat itulah tekanan darah langsung diukur. Tekanan darah saat itu mencerminkan kondisi semurninya tekanan darah. Tentu akan menjadi berbeda hasilnya bila diukur sudah melakukan aktivitas. Seseorang baru dipastikan hipertensi bila diukur tiga kali berturut-turut selang waktu beberapa hari dengan alat yang sama memberikan hasil yang sama-sama lebih tinggi dari normal. Hanya dari pemeriksaan tensi satu kali saja, dan hanya karena melihat lebih tinggi dari 120/80 mmHg, lalu langsung memastikan kalau itu hipertensi, bisa jadi belum tentu diagnosis yang betul. Optimalnya tekanan darah itu kurang atau sama dengan 120/80 mmHg. Menurut WHO International Society of Hypertension, tensi 130/85 mmHg masih tergolong normal dan 139/89 mmHg tergolong normal atas (high normal). Seseorang baru dikategorikan hipertensi (ringan) setelah tensinya 140/90 mmHg. Tentu dengan catatan, pengukuran dilakukan dengan kondisi seperti sudah disebut di atas dan alat tensimeternya sudah ditera normal.   Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi  Jadi kalau kondisi pengukuran tidak menghasilkan nilai tensi yang sesungguhnya dan tensinya belum berkategori hipertensi, tak bijak kalau terlalu cepat langsung diintervensi dengan obat. Mengapa? Bila tensi ternyata bukan yang sesungguhnya langsung diberi obat, bisa jadi tensi darah malah jadi anjlok. Kita tahu, tubuh punya mekanisme otoregulasi tekanan darah. Waspadai bila tak ada riwayat darah tidak pernah tinggi mendadak jadi tinggi. Perlu lebih kritis untuk bertanya ulang kalau dokter masih memberi resep, apa obat memang sudah diperlukan. Bila suatu saat tensi meninggi, ada sistem tubuh yang mengatur untuk menurunkannya. Sebaliknya, kalau tensi menurun, tubuh akan menaikkannya. Biarkan dulu mekanisme itu berjalan tanpa perlu diintervensi dengan obat. Kelewat cepat memberi obat, berarti mengacaukan mekanisme otomatisasi tubuh melakukan keseimbangan tekanan darah (homeostasis). Bisa jadi, malah bisa anjlok akibatnya. Kejadian anjloknya tensi darah akibat kelewat cepat atau mungkin kelewat tinggi pemberian dosis obat darah tinggi, bukan peristiwa yang jarang. Acap oleh ulah pasien sendiri yang memutuskan minum obat begitu merasa tekanan darah yang diukurnya sendiri di rumah meningkat, bisa-bisa fatal akibatnya.   Baca juga : Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi  Tekanan darah yang mendadak anjlok buruk akibatnya pada otak dan jantung, selain ginjal. Pasokan darah ke organ-organ tubuh penting itu mendadak berkurang. Kita tahu otak paling rentan terhadap kekurangan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Kasus stroke berisiko terjadi kalau tensi darah mendadak anjlok. Stroke bisa terjadi lantaran tensi darah kelewat tinggi, bisa juga bila kelewat rendah. 

Featured Image
Inilah Resiko Kesehatan Untuk Pekerja Shift Malam

22-05-2016 02:06

Seperti yang kita tahu, pekerja shift malam mempunyai jam kerja yang tidak sama dengan jam kerja sebagian besar orang biasanya. Pekerjaan yang termasuk juga kelompok shift malam diantaranya : perawat, dokter, pilot, petugas keamanan,  Apakah bekerja pada waktu kerja yang tidak sama dari umumnya orang mempunyai resiko yang lebih tinggi ? Pada intinya, bila kita terbangun bahkan juga bekerja di luar jam yang lumrah, ritme bilogis pada badan kita pasti bakal terganggu. Pekerjaan shift mengganggu Ritme Sirkadian (Circadian Rhythm) kita, yakni jam didalam badan yang terpaku pada terang serta gelap. Lantaran ritme sirkadian pula merubah fungsi badan, jadi bila ritme ini kacau, keseimbangan badan juga jadi kacau.    Baca juga : Cara Mencegah Cedera Gigi dan Mulut  Efek Periode Pendek  Efek periode pendek dalam soal ini tidak terus-terusan mesti dihadapi oleh pekerja shift malam. Kita sendiri dapat merasakannya, misalnya, tidur sampai larut malam kerjakan suatu hal, menanti pasangan yang tengah bersalin, dan lain-lain. Kecuali dari kelelahan yang riil dirasa, dampak lain yang dapat terkena diantaranya :  Mual, mulas, diare, sembelit atau nyeri ulu hati  Resiko cedera atau kecelakaan  Insomnia  Efek kesehatan periode panjang  Efek periode panjang dari bekerja shift malam lebih susah diukur. Namun kaum peneliti temukan jalinan yang mengagetkan pada kaum pekerja shift malam dengan meningkatnya resiko terkena penyakit :  Penyakit Kardiovaskuler. Sepanjang berpuluh-puluh th., kaum peneliti sudah sukses tunjukkan jalinan pada bekerja shift malam dengan resiko serangan jantung serta penyakit jantung. Diindikasikan resiko bakal bertambah bersamaan dengan semakin lamanya seorang bekerja shift malam.  Diabetes serta Sindrom Metabolisme. Berbagai studi temukan kalau bekerja shift mungkin saja jadi resiko terjangkit Diabetes. Satu diantara studi di Jepang temukan kalau pekerja shift, terlebih yang berdurasi 16 jam, mempunyai resiko 50% lebih tinggi terserang diabetes dari pada pekerja dengan jam kerja umum.  Obesitas. Ada berbagai keterikatan pada obesitas serta bekerja shift. Mungkin saja karena pola makan jelek dan kurang berolahraga. Keseimbangan hormon pula dapat jadi pemicunya. Hormon Leptin, yang bertindak utama dalam mengatur nafsu makan serta bikin kita terasa kenyang. Lantaran bekerja dalam shift mungkin saja jadi penyebabnya rendahnya hormon leptin, hal semacam ini bikin kaum pekerja shift jadi gampang lapar serta makan semakin banyak.  Permasalahan Kesuburan serta Kehamilan. Penelitian tunjukkan kalau bekerja shift bisa merubah system reproduksi wanita. Satu penelitian pada pramugari yang bekerja waktu hamil tunjukkan kalau kaum pramugari yang hamil serta bekerja shift mempunyai resiko 2 x lipat alami keguguran daripada pramugari hamil yang bekerja non-shift.  Kanker. Dua studi yang pernah dikerjakan memperlihatkan kalau bekerja malam hari menambah resiko terserang kanker payudara sebesar 50%. Bekerja shift di pesawat terbang, seperti pilot atau pramugari alami 70% resiko terserang kanker.  Baca juga : 7 Cara Ampuh Meningkatkan Kekebalan dalam Tubuh     Bagaimana Menanganinya?  Bila Anda bekerja shift, tersebut berbagai hal yang bisa Anda kerjakan :  Makan sehat serta olahraga. Lantaran banyak resiko untuk pekerja shift erat hubungannya dengan obesitas serta sindrom metabolisme, ambillah langkah yang tepat misalnya : olahraga teratur, makan sehat serta teratur dan melindungi berat badan sehat.  Tidur yang cukup. Umumnya, kaum pekerja shift malam susah tidur di siang hari lantaran paparan pada sinar siang hari bahkan bakal bangunkan badan Anda. Karenanya, pekerja shift malam mesti berupaya lebih keras untuk memperoleh istirahat yang cukup. Yakinkan Anda telah memblok sinar siang hari dengan tutup semuanya jendea di kamar supaya tetaplah gelap, atau dapat tidur dengan pertolongan masker tidur.  Gantilah jadwal Anda. Bila sangat mungkin, mintalah supaya Anda dipindah ke jadwal pagi. Namun bila tak, upayakan supaya Anda memohon jadwal yang stabil, serta bukanlah jadwal perputaran.  Tanyakan pada dokter. Bila Anda mencemaskan kesehatan Anda, mintalah dokter untuk memantau kesehatan Anda dengan lebih cermat.   Untuk menjaga stamina tubuh, Anda bisa mengatasinya dengan rutin mengkonsumsi Dragon Noni, Ultra Noni dan Ultra Mangosteen. 

Featured Image
Diabetes dan Maag

11-06-2014 02:10

Assalamualaikum bu,ibu saya berumur 50thn,ia kena diabet,sbelumnya punya gangguan maag,akhir2 ini sering kambuh maagnya,attensi darahnyapun mulai dlu rendah,Ɣªήğ ingin sy tanyakan gmn crnya mengatasi maagnya biar Ǧªªªк̲̣к̲̣к̲̣. Kambuh?sedangkan kl diabet mknya :) Ҩɑ̤̈̊к̲̣̣ bleh sring,hrs di takar.skian trimakasi atas jwbnya

...