Obat Tradisional Untuk Menghilangkan Keputihan

Additional Image

Waktu Posting : 21-07-2016 20:08 | Dibaca : 2731x

Keputihan adalah salah satu masalah yang biasa menyerang wanita. Jika keputihan itu terlanjur menyerang Anda, maka obat tradisional keputihan solusinya. Namun, jika hal ini dibiarkan tentu tidak baik bagi kesehatan. Keputihan bisa menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga bisa mengganggu aktifitas Anda sehari-hari. Keputihan ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya bakteri yang menyerang daerah kewanitaan.

 

Bakteri tersebut bisa muncul di daerah kewanitaan karena beberapa hal juga. Keputihan bisa timbul karena penderita kurang baik dalam merawat daerah kewanitaannya. Keputihan tidak akan muncul jika wanita menjaga daerah kewanitaannya dengan baik dengan cara membersihkannya secara teratur. Anda bisa menggunakan obat keputihan pada wanita tersebut dengan membuatnya sendiri di rumah tanpa harus membeli obat-obatan yang aneh.

 

Baca juga : Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Softlens

 

Obat tradisional yang akan dijelaskan di bawah ini adalah ramuan herbal yang menggunakan bahan-efek samping dari obat herbal kemasan yang sudah dijual di pasar. Anda bisa mempercayai obat yang Anda gunakan, terutama jika Anda yang meraciknya sendiri kan? Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti bawang putih, daun sirih, dan bahan alami lain yang dijamin keamanan dan keampuhannya dalam mengobati keputihan yang menyerang Anda. 

  • Bawang Putih

Obat tradisional keputihan yang pertama bisa dibuat dari bahan bawang putih. Ya, bawang putih terkenal sejak dahulu kala karena khasiatnya. Bawang putih mengandung beberapa zat penting yang diperlukan tubuh Anda. Bawang putih berperan sebagai anti biotik. Adapun cara membuatnya adalah sediakan beberapa siung bawang putih secukupnya. Haluskan bawang putih dan oleskan di sekitar daerah organ vital Anda. Anda bisa melakukannya secara rutin untuk menghilangkan bakteri jahat di organ vital Anda. Hal yang harus Anda perhatikan yakni bawang putih memiliki sifat pengencer darah, sebaiknya Anda juga berkonsultasi ke dokter terlebih dulu.

  • Kunyit

Obat tradisional keputihan berikutnya berbahan dasar kunyit. Kunyit atau si kunir ini memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan. Kunyit bisa menghilangkan keputihan dengan ramuan di bawah ini. Sediakan beberapa buah kunyit, daun sambiloto 5 lembar dan buah delima secukupnya. Cara membuatnya, tumbuklah dan campurkan semua bahan dan rebuslah bersama air sebanyak 3 gelas. Anda juga bisa menambahkan gula atau madu untuk perasa manis. Setelah itu, Anda bisa mengonsumsi ramuan ini sebanyak 2 kali sehari untuk memaksimalkan hasilnya.

  • Daun Sirih

Obat tradisional keputihan selanjutnya adalah daun sirih. Daun sirih terpercaya menghilangkan bakteri. Daun sirih juga menimbulkan bau yang sedap dan mengobati bau tak sedap. Cara membuat ramuan daun sirih ini adalah sediakan daun sirih secukupnya, air 2 hingga 3 gelas. Caranya, rebuslah daun sirih tersebut bersama air yang sudah disediakan hingga mendidih. Minumlah air rebusan daun sirih secara teratur.

  • Probiotik

Obat tradisional untuk keputihan berikutnya adalah berbentuk makanan yang mengandung zat Probiotik. Apa itu Probiotik? Probiotik adalah zat yang mengandung bakteri sehat. Jadi, konsumsilah makanan yang banyak mengandung zat tersebut agar daerah vital Anda menjadi lebih sehat dan terbebas dari keputihan. Selanjutnya ada Tea Tree Oil. Tea Tree Oil adalah bahan sejenis minyak yang bisa Anda beli di apotek. Gunakan secara teratur untuk menghilangkan bakteri yang ada di daerah vital Anda.

  • Kulit ara dan beringin

Obat tradisional keputihan selanjutnya yang bisa Anda gunakan untuk mengobati keputihan adalah kulit pohon ara dan kulit pohon beringin. Mengapa demikian? Kulit kedua pohon tersebut mengandung zat efektif yang bisa mengobati keputihan Anda. Gunakan serbuk dari kulit pohon dan rebuslah bersama dengan air. Selanjutnya, Anda hanya tinggal menyemprotkan atau memercikan air rebusan hangat ke daerah vital Anda. Lakukanlah secara teratur untuk melihat hasilnya.

  • Bunga Mangga

Obat tradisional untuk penyakit keputihan berikut adalah ramuan dengan bahan dasar biji buah mangga. Ya, Anda bisa menggunakan biji buah mangga yang ampuh meredakan keputihan. Gunakan bijinya untuk dibuat serbuk kemudian buatlah pasta halus untuk dioleskan ke organ vital. Lakukan secara teratur agar cepat sembuh.

Baca juga : Beberapa Penyebab Penis Loyo

  • Akar bayam

Obat tradisional keputihan yang berikutnya adalah akar daun bayam. Senyawa yang terkandung di dalamnya ampuh mengobati infeksi bahkan di organ vital sekalipun. Sifat akar bayam adalah anti bakterial, Anda bisa merebusnya dan meminum airnya secara rutin. Bila tidak, Anda bisa juga rutin mengonsumsi sayur bayam yang diolah menjadi aneka sayuran, seperti salah satunya adalah keripik daun bayam. Mudah bukan?

  • Ramuan kombinasi

Obat tradisional keputihan yang terakhir adalah ramuan kombinasi. Anda bisa mengombinasikan beberapa ramuan di atas sekaligus. Pertama, Anda bisa menggunakan pasta biji mangga, biji ketumbar, dan juga jeruk nipis. Ambillah bahan tersebut untuk dioleskan ke daerah vital. Anda perlu melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Hasil akan maksimal jika ditambahkan bahan lain seperti kunyit dan daun sirih.

Bagaimana, mudah bukan tips membuat obat tradisional keputihan ini? Anda tidak perlu was-was lagi karena obatnya bisa Anda buat sendiri. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Obat herbal untuk penyakit kolesterol

12-06-2015 01:01

Waspada Dengan Kolesterol Tinggi yang Mengintai! Kadar kolesterol darah Mendengarkan kata kolesterol, mungkin yang terbayang di benak Anda adalah sesuatu yang negatif. Bagaimana tidak, kebanyakan orang tentunya sudah tidak asing dengan istilah kolesterol tinggi bukan? Terlebih penyakit satu ini memang menjadi penyakit lumrah yang diderita oleh kaum urban dan masyarakat modern. Koleseterol sendiri sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun dinding sel serta memproduksi hormon. Catatan penting, kolesterol yang dibutuhkan tentunya dalam batas normal. Jika sudah melewati ambang batas, tentunya membutuhkan obat herbal  untuk penyakit kolesterol. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa yang memiliki tekstur lembek dan terletak diantara lemak dan sel tubuh. Itulah mengapa kita sering mendengar istilah kandungan kolesterol di dalam aliran darah. Setidaknya, ada 2 jenis kolesterol dalam tubuh, yaitu LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat dan HDL (high density lipoprotein) atau kolesterol baik. Baca juga : Minyak Argan yang Ajaib untuk Kecantikan dari Karunia Alam   Selain berperan aktif dalam produksi hormon, kolesterol pun adalah komponen pentin dalam pembentukan asam empedu. Tak hanya itu, kolesterol pun menjadi salah satu komponen dalam vitamin D dan produksi hormon steroid. Sayangnya, kadar kolesterol di dalam darah tetaplah tidak boleh terlalu kebanyakan. Hal tersebut akan memicu berbagai penyakit berbahaya, seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, batu empedu, stroke dan lain sebagainya. Kadar trigliserida dan kolesterol Selain kolesterol adapula trigliserida, yakni sejenis lemak di dalam aliran darah. Kadar trigliserida yang tinggi di dalam tubuh biasanya diikuti pula oleh kadar kolesterol yang tinggi. Kondisi ini berarti kadar LDL jauh lebih tinggi daripada kadar HDL di dalam aliran darah. Kolesterol seyogyanya berasal dari dalam maupun luar tubuh manusia, yaitu dari makanan yang Anda konsumsi. Biasanya makanan semacam ini berasal dari hewan, seperti telur dan daging. Baca juga : 3 Kesalahan Dalam Pengolahan Jus yang Harus Dihindari Penumpukan kolesterol pada aliran darah ternyata mampu menyempitkan pembuluh darah di dalam tubuh. Alhasil darah pun kesulitan mengalir lewat pembuluh darah yang ada di seluruh bagian tubuh Anda. Mungkin Anda tak menyadarinya dari sekrang, namun jumlah darah yang berkurang mengaliri seluruh jaringan tubuh akan berdampak tidak baik.

Featured Image
Mengenal 5 Mitos Seputar Jantung

15-06-2014 00:43

Jantung adalah satu diantara organ vital untuk manusia. Ketidakpahaman manusia perihal organ itu bikin banyak mitos beredar di orang-orang. Yang kritis, tak sedikit yang memercayai, walaupun lalu dapat dibuktikan salah. Serta bila salah, nyawa taruhannya. Mitos 1 : orang muda tak terkena serangan jantung Kata siapa? Mitos ini benar-benar lama beredar di orang-orang, juga barangkali ada banyak yang memercayai. Namun faktanya, sesudah masa 90-an pasien serangan jantung makin muda. Saat ini, terdaftar sejumlah 20 % masalah serangan jantung dibawah umur 40, sejumlah 40% diantara umur 40-45, serta 40% diatas umur 50. Itu penyebab tiap-tiap orang dianjurkan untuk lakukan penelusuran serta pencegahan dari awal, sesudah umur 25. Ada tiga aspek yang menambah resiko terkena penyakit jantung, yakni terlampau banyak konsumsi lemak serta gula, kemalasan fisik, serta dampak radikal bebas. Bila aspek resiko ini dirangkum jadi satu, ujungnya ialah pola hidup! Waspada!   Baca juga : Waspadai, Kanker Usus Mengincar Anda Mitos 2 : jantung tak butuh beristirahat " Bila jantung beristirahat, mati, dong, orangnya! " Walau tak betul-betul berhenti berdenyut, jantung juga butuh beristirahat. Kapan? Di waktu kita tidur. Pada saat tidur, jantung berkontraksi minimum, yakni seputar 50-60 denyut per menit. Pekerjaan jantung sejatinya benar-benar berat. Setiap saat berdenyut, jantung memompa 70-80 cc darah. Serta dalam satu menit, jantung berdenyut 70-100 kali. Berarti, dalam satu menit jantung bakal memompa 500 cc cairan darah, serta ada 30. 000 cc atau seputar 5. 000-6. 000 liter darah dipompa tiap-tiap hari. Ini penyebab tidur benar-benar utama untuk kesehatan jantung. Mitos 3 : serangan jantung diwariskan? Pada dasarnya, penyakit jantung tak alami penurunan dengan cara genetik. Tetapi, bila keluarga Anda mempunyai kisah serangan jantung yang tinggi, maka itu mempertinggi resiko Anda terkena. Oleh karena itu Anda mesti dapat mengetahui diri serta lingkungan Anda, berhenti merokok, olahraga teratur, melindungi kolesterol, gula, serta berat tubuh, plus periksakan diri Anda dari awal.   Baca juga : Tips Mendongkrak Stamina Orang Tua Mitos 4 : dada kiri nyeri = serangan jantung? Belum pasti iya, namun belum pasti juga tak. Bila rasa nyeri jadi lebih kuat saat aktif berkegiatan, serta gejalanya alami penurunan dengan pemberian obat nitrat dibawah lidah, maka itu mengindikasikan sakit jantung. Namun, apabila sakit di dada bisa ditunjuk dengan terang memakai jari -dan bila ditekan jadi nyeri, besar kemungkinan ini sakit otot dada. Di Indonesia, umumnya sinyal serangan jantung yang nampak ialah sakit di ulu hati, kembung serta seperti masuk angin. Tidak sama dengan di AS yang nyeri bermula dari dada, lalu menjalar ke lengan kiri serta leher. Yang menghebohkan, riset di Kampus Airlangga pada 1980-an tunjukkan, saat beberapa orang yang terasa masuk angin di check, sebenarnya 30 % diantara mereka terkena serang jantung koroner. Mitos 5 : dapat mendeteksi serangan jantung Salah besar. Ada argumen kuat kenapa serangan jantung bisa dimaksud 'the silent killer', tidak cuma di Indonesia, tetapi di semua dunia. Faktanya, sejumlah 30 % masalah serangan jantung tak mempunyai tanda-tanda serta selesai dengan kematian. Ini yang dimaksud sudden death. Pemberitahuan untuk pertama serta paling akhir kalinya. Memanglah, sebagian serangan jantung, terlebih bila dikarenakan bisul penyumbat pembuluh darah yang besar, menyebabkan tanda-tanda. Namun pecahnya bisul pembuluh darah yang kecil, yang ukurannya kurang dari 50 % penyumbatan, inilah yang mengakibatkan sudden death. Plak-plak kecil inilah yang jahat. Bagaimana tak, ia tak tampak dengan EKG, tak terdeteksi dengan tes treadmill. Ia baru bakal terlihat bila dikerjakan Multislice CT scan. Dari sinilah julukan silent killer berasal.

Featured Image
Waspadai Dehidrasi Ringan Mengancam Produktivitas

05-07-2014 16:49

Asik bekerja oke-oke saja, namun agar tidak aktivitas yang semestinya berfaedah bagi Anda itu malah berefek menghabiskan biaya disebabkan kesehatan Anda menjalani penurunan. Lagipula, banyak lamgkah yang dapat dikerjakan untuk melindungi stamina Anda supaya terus stabil. Satu diantara jalan yang paling murah serta gampang ialah dengan mengatur pola minum air putih. Gaya hidup rajin minum air putih kerapkali tak dicermati oleh kebanyakan orang-orang Indonesia. Riset The Indonesian Hydration Regional Study (THIRST) yang dikerjakan pada 2010 juga mendapati 46% dari 1.200 orang yang dilihat di berbagai kota besar di Indonesia mempunyai kecenderungan menderita dehidrasi ringan.   Baca juga : Cara Mengatasi Jerawat di Usia Dewasa Orang-orang biasanya kurang mengetahui apakah itu dehidrasi ringan. Rasa haus merupakan pemberi tanda awal terjadinya dehidrasi ringan. Hal semacam itu umumnya lantaran malas minum air putih dengan beragam dalih. Walau sebenarnya, hilangnya dahaga malah merupakan indikasi bahwasanya tingkat dehidrasi yang dihadapi seorang telah lebih tinggi. Jadi, waktu merasa haus, baiknya secepatnya minum seperlunya, lantaran bila dilewatkan terus-menerus, bisa memiliki potensi mengakibatkan penyakit-penyakit serius, seperti konstipasi (sulit buang air besar), infeksi saluran kemih serta infeksi batu ginjal Kebanyakan badan manusia pada intinya memanglah terbagi dalam air : Pada bayi prematur sejumlah 80% dari berat tubuh, bayi normal 70-75%, sedang orang dewasa sejumlah 50-60%.  Kekurangan 1,5% kandungan air dalam badan saja dapat membahayakan mood, terlebih untuk wanita yang lebih rawan pada efek dehidrasi. Dibawah ini ialah dampak-dampak yang memiliki potensi menyerang pria serta wanita disebabkan dehidrasi ringan : A. Pada pria, dengan titik dehidrasi 1,5% Performa kognitif : Kewaspadaan dengan cara visual menurun Kemampuan kerja rekam visual menurun   Baca juga : 6 Langkah SADARI yang Perlu Anda Pelajari 2. Fase yang melibatkan mood : Didera kelelahan serta inertia Tensi darah serta rasa kuatir meningkat B. Pada wanita, dengan titik dehidrasi 1,3% Performa kognitif : Kewaspadaan dengan cara visual menurun Kemampuan kerja rekam visual menurun 2. Fase yang melibatkan mood : Didera kelelahan serta inertia Tensi darah serta rasa kuatir meningkat Gampang bingung/panik Semangat serta kegiatan menurun 3. Gejala-gejala Daya konsentrasi menurun Kesusahan merampungkan tugas Diserang sakit kepala

...