Obat Herbal Trigliserida Sangat Mudah Ditemukan

Additional Image

Waktu Posting : 06-05-2014 06:21 | Dibaca : 2506x

Trigliserida merupakan sejenis lemak yang disimpan di dalam tubuh setelah dibentuk di hati. Jenis lemak ini didapat dari asupan makanan yang mengandung lemak tinggi serta karbohidrat sederhana yang berlebih sehingga sisa yang tidak dibutuhkan oleh tubuh disimpan di bawah jaringan kulit di dalam sel – sel lemak. Berbeda dengan kolesterol yang umumnya ditemukan di pembuluh darah dan hati serta berfungsi sebagai pembangun hormone dan sel, trigliserida yang tersimpan di dalam jaringan lemak kulit berfungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh. Namun, semakin tinggi jumlah trigliserida maka semakin tebal pula jaringan lemak sehingga mengakibatkan kegemukan dan berbagai resiko lain yang mengikutinya.

Untuk mengurangi tingginya kadar trigliserida dalam tubuh, seseorang harus berusaha untuk mengurangi berat badan dengan berbagai cara sehat, seperti berolah raga atau melakukan aktivitas fisik secara teratur. Selain itu, cara efektif lainnya yaitu dengan mengontrol asupan makanan dengan baik dengan mengurangi makan makanan berlemak dan mengandung karbohidrat sederhana seperti nasi, tepung, dan gula.

Baca juga : Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan  

Bagi Anda yang menderita penyakit trigliserida tinggi, beberapa obat herbal berikut dapat menjadi pilihan untuk mengobati dan mengurangi resiko penyakit.

  • Bawang Merah dan Bawang Putih

    Bawang merah yang umumnya digunakan sebagai bumbu masakan ini merupakan jenis obat herbal yang bisa Anda gunakan sebagai penurun trigliserida. Kandungan antioksidan plavonoid di dalamnya tidak hanya efektif menurunkan kadar trigliserida, tapi juga kolesterol dan gula darah. Sementara, bawang putih dengan kandungan s-allyl cysteine berkhasiat sebagai hipolidemik (menjaga elastisitas pembuluh darah) dan antitrombotik (melancarkan peredaran darah).

  • Alpukat

    Buah yang nikmat disantap sebagai pencuci mulut atau diolah menjadi jus ini sempat menjadi jenis buah yang dianggap musuh bagi mereka yang memiliki misi menurunkan berat badan. Pada kenyataannya, alpukat mengandung banyak nutrisi yang sangat baik untuk menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat dalam darah. nutrisi yang terkandung di dalam alpukat antara lain adalah asam folat, niasin, asam pantonenat, vitamin C, E, B1, B6, zat besi, fosfor, glutation, kalium, serta makanan, dan juga lemak tak jenuh tunggal.

Baca juga : Mengenal Arterosklerosis dan Permasahannya
  • Kol

    Sayuran yang satu ini tentunya sangat mudah ditemukan di pasar – pasar tradisional atau supermarket. Kol atau kubis yang kita tahu merupakan salah satu pilihan sayuran atau pelengkap lalapan. Ternyata, kol atau kubis ini juga mengandung banyak nutrisi yang menjadikannya ampuh menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Nutrisi yang terkandung dalam kol, yaitu protein, lemak tak jenuh, kalsium, karbohidrat, betakaroten, fosfor, serat, dan tinamide. Selain itu, sayuran ini juga mengandung senyawa aktif, seperti sulforafan, sianohidroksibutena, dan senyawa yang dapat meningkatkan antioksidan glutation yaitu iberin.

  • Daun Jati Belanda

    Daun jati belanda ini sudah cukup dikenal masyarakat sebagai obat penurun berat badan secara alami. Daun ini mengandung alkaloid, tannin dan lendir. Lendir yang dikonsumsi dari daun jati belanda ini akan menekan nafsu makan, dan juga menyerap kolesterol dan lemak di dalam tubuh.

  • Seledri

    Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang umumnya digunakan sebagai bumbu penambah aroma dalam masakan. Meski sebagian orang tidak menyukai aromanya, seledri memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan, termasuk untuk menurunkan trigliserida, kolesterol dan tekanan darah tinggi. Selain itu, akar seledri yang mengandung asparagin, glutamine, pentosan, minyak atsiri, zat pati, manit dan lendir dapat meningkatkan enzim pencernaan dan memperlancar buang air kecil.

Dengan mengetahui berbagai bahan makanan yang mampu menurunkan kadar trigliserida, tentunya Anda dapat menghindari masalah ini dengan cukup mudah. Akan tetapi, menahan nafsu makan agar kadar trigliserida menurun bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, Anda perlu mengkonsumsi makanan yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga efektif menekan nafsu makan. Makanan yang bisa dipilih adalah makanan berkabrohidrat kompleks dan tinggi serat, seperti roti gandum utuh, ketela, buah apel, sayuran hijau dan lain sebagainya. Selain itu, olah raga teratur atau melakukan aktivitas fisik selama kurang lebih 30 menit setiap hari juga merupakan cara yang sangat efektif untuk mengurangi timbunan lemak sehingga menurunkan kadar trigliserida.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tubuh Bugar Berkat Posisi Tidur Seimbang

16-06-2014 17:08

Seperti apakah posisi tidur Anda? Nyatanya nyaris 95% manusia mempunyai pola tidur yang sama tiap-tiap hari, sehingga menjadi suatu rutinitas. Namun, amankah untuk kesehatan tubuh Anda? Di bawah ini keterangannya : Posisi recovery Posisi memiringkan tubuh ini dimaksud posisi pemulihan, lantaran sering dipakai dalam keadaan darurat medis. Posisi ini baik untuk kurangi masalah pencernaan, terlebih refluks asam lambung serta melegakan saluran pernapasan. Untuk menangani masalah refluks, miringkan tubuh ke sisi kiri. Riset dari Graduate Hospital, Philadelphia, mengungkap bahwasanya posisi tidur miring ke kanan bikin asam lambung lebih lambat mengalir ke esophagus, sehingga perut menjadi tak nyaman. Resiko negatifnya ialah timbulnya kerutan di muka lantaran selalu tertekan di satu tepi. Posisi telentang Meletakkan sisi belakang tubuh semacam tumpuan ialah posisi ideal, terutama untuk pasien arthtritis serta sakit punggung. Pasalnya, beban tubuh terdiri dengan cara rata tiada berikan tekanan pada satu diantara daerah atau organ tubuh spesifik. Janganlah lupa menyelipkan bantal kecil dibawah lekukan lutut untuk bikin pinggang lebih relaks, terlebih untuk Anda yang mempunyai pinggang melenting atau sering punya masalah dengan sakit pinggang.   Baca juga : Rahasia Kulit Sehat Tetapi, posisi ini bisa menyebabkan munculnya dengkuran, lantaran bikin otot rahang serta lidah menjadi relaks, dan tenggorokan menyempit sehingga menyebabkan turbulensi hawa. Bila posisi ini adalah kesayangan Anda, yakinkan untuk menyokong kepala serta leher Anda dengan bantal yang nyaman supaya leher serta ruas tulang belakang sisi atas tak alami kekakuan yang bisa menyebabkan sakit. Posisi bayi (meringkuk) Posisi menyamping dengan ke-2 lutut naik atau ditekuk mendekati dada ini bisa menolong menangani cedera serta sakit pada punggung. Posisi ini ideal, lantaran tubuh yang melengkung ke arah dalam bakal buka tulang belakang, turunkan tekanan pada diskus (lempeng tulang belakang), serta menambah pemulihan pada tulang belakang yang sampai kini melakukan aktivitas banyak di pengaruhi oleh gravitasi. Yakinkan posisi leher sejajar dengan semua tubuh, pakai bantal yang tak terlampau tinggi serta tak terlampau rendah, supaya tak menyebabkan sakit kepala serta sakit leher pada pagi hari. Posisi memeluk (bantal atau pasangan) Penelitian yang dikerjakan oleh Dr. James Coan, psikolog serta pakar saraf dari AS mengatakan, sentuhan fisik (dengan pasangan) waktu tidur bisa kurangi stres, baik pada pria ataupun wanita. Sayangnya, posisi ini rawan bikin tubuh pegal dan memperburuk sakit otot serta sendi, terlebih bila dikerjakan menahun.   Baca juga : Cara Mudah Turunkan Gula Darah Posisi tengkurap Tidur dalam posisi tengkurap benar-benar tak disarankan, lantaran bisa menyebabkan persoalan tulang belakang, terlebih dibagian leher. Dapat juga menyebabkan tekanan penambahan di bagian leher disebabkan kepala miring ke satu segi. Tidur tengkurap juga bikin paru-paru tak bisa mengembang dengan baik, sehingga pasokan oksigen ke otak kurang optimal. Posisi ini dapat juga memengaruhi wujud payudara pada wanita, meskipun tak penting. Bila Anda memiliki rutinitas mengeretakkan gigi waktu tidur (bruxism), posisi ini mesti dihindari. Pada waktu Anda tengkurap, rahang bawah bakal semakin maju dari pada umumnya, sehingga menyebabkan tekanan semakin besar pada gigi bawah serta bisa berbuntut pada rusaknya. Posisi ini dapat juga menyebabkan masalah saraf pada tubuh sisi atas. Posisi bantal juga bikin posisi leher tak sejajar dengan tulang belakang, sehingga menambah tekanan di bagian leher. Panduan : Bila Anda terpaksa mesti tidur tengkurap, cobalah modifikasi ranjang Anda supaya mempunyai lubang dibagian kepala sehingga posisi leher tak terganggu. Hal semacam ini bisa meminimalkan tegangan pada leher, walau tekanan pada dada terus tak bisa dihindari.

Featured Image
Tips Penanganan Penderita Diabetes Secara Alami

10-03-2016 07:11

Penanganan penderita diabetes  melitus secara alami. Diabetes adalah salah satu jenis penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Adapun hal tersebut dikarenakan penanggulangan penyakit ini hanya memberikan kesembuhan yang sementara untuk penderita tanpa menuntaskan penyakit diabetes secara total. Untuk itu, sangat penting sekali upaya pencegahan pada penyakit ini terlebih lagi bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan penderita diabetes.   Penanganan penderita diabetes sangat penting dilakukan dengan segera sesudah mengetahui terjadinya peningkatan dari kadar gula dalam darah dengan drastis. Penyakit diabetes bisa saja terjadi karena turunan, namun tak menutup kemungkinan jika diabetes terjadi dikarenakan pola hidup tidak sehat dengan mengonsumsi banyak makanan berkadar gula sintesis tinggi atau kita tak dapat mengontrol asupan makanan yang dikonsumsi, jarang sekali menjalankan olahraga dan lain sebagainya. Hal inilah yang mengakibatkan seseorang mengalami penyakit diabetes. Baca juga :  Kenali Gejala Kolesterol Tinggi dan Temukan Cara Menurunkan Kolesterol yang Efektif   Pengertian Penyakit Diabetes Diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan dari sistem endokrin sehingga mengakibatkan kadar gula atau glukosa di dalam darah menjadi berlebihan dan tidak normal. Adapun semua hal tersebut terjadi dikarenakan oleh jumlah insulin pada darah tak mencukupi. Bisa juga sel-sel dalam tubuh tak memberikan respon pada insulin, dengan begitu gula pun tak bisa masuk pada sel-sel tubuh serta tak dapat digunakan secara normal oleh tubuh kita.   Faktor Penyebab Penyakit Diabetes Penyebab terjadinya penyakit diabetes sendiri dikarenakan tubuh tak mampu memanfaatkan insulin yang sudah dihasilkan pankreas. Bisa juga dikarenakan organ pankreas tak mampu menghasilkan hormon insulin dengan jumlah banyak demi membantu kadar gula masuk menuju sel-sel di dalam darah. D mana kedua hal tadi bisa saja terjadi pada tubuh kita dengan begitu kita mengalami yang namanya penyakit diabetes melitus. Ada berbagai macam faktor yang bisa mengakibatkan seseorang mengalami diabetes melitus, di antaranya obesitas, faktor keturunan, kadar kolesterol tinggi, kerusakan sistem pankreas, dan juga gaya hidup tidak sehat di mana kebanyakan orang gemar mengonsumsi makanan-makanan cepat saji atau junk food. Diabetes bisa juga dipicu karena seringnya merokok, hipertensi, kebanyakan mengonsumsi karbohidrat dan stres.   Gejala Penderita Diabetes Seseorang yang mengalami diabetes, biasanya akan menimbulkan beberapa gejala. Adapun gejala-gejala yang dialami penderita diabetes, di antaranya : Mudah haus serta banyak minum, mudah sekali merasa lapar dan makan banyak, sering buang air kecil khususnya di malam hari, urine yang dihasilkan jumlahnya berlebihan, sering mengalami mual dan pusing, penglihatan kabur, mudah lelah dan mengantuk, mudah mengalami infeksi kulit, berat badan terus menerus mengalami penurunan, mudah terluka terutama bila tergores sesuatu benda, koordinasi gerak seluruh anggota tubuh akan terganggu, dan merasa gatal-gatal serta kesemutan di area tangan serta kaki.   Adapun gejala-gejala ini terjadi disebabkan kadar gula dalam darah meningkat drastis mengakibatkan ginjal memproduksi urine secara berlebihan untuk dapat mengencerkan gula atau glukosa. Dengan begitu penderita sering kali mengalami buang air kecil. Di samping itu, hal ini juga membuat penderita lebih sering minum sebab proses ini membuat penderita merasa lebih mudah haus. Karena proses itu pulalah kalori pada tubuh si penderit mengalami kekurangan, sehingga mengakibatkan berat badan pun turun dengan drastis, akibatnya nafsu makan pun semakin meningkat. Maka dari itu, bagi penderita diabetes dianjurkan agar bisa mengelola pola makan serta melakukan olahraga dengan rutin. Hal ini bertujuan demi mempertahankan kadar glukosa atau gula dalam darah pun menjadi normal.   Penanganan Diabetes Secara Alami Diabetes merupakan salah satu penyakit yang tak bisa dianggap sepele. Sebab jika diabetes ini dibiarkan begitu saja, bisa membuat penderitanya semakin parah. Selain itu, penderita diabetes akan mengalami berbagai macam dampak yang ditimbulkan seperti resiko mengalami komplikasi penyakit. Maka dari itu, kami akan memberikan penjelasan mengenai cara penanganan penderita diabetes secara alami. Adapun cara mengobati diabetes secara alami yaitu sebagai berikut : 1.             Kunyit Kunyit merupakan salah satu obat herbal yang banyak dimanfaatkan setiap orang, terlebih lagi kunyit sangat mudah dijumpai di lingkungan sekitar. Di samping itu, ternyata kunyit bisa dijadikan sebagai obat diabetes secara herbal yang paling aman dan mudah untuk diaplikasikan. Adapun cara pengolahan kunyit menjadi obat herbal diabetes adalah dengan mengambil 1 buah rimpang kunyit lalu tambahkan ½ sendok garam. Selanjutnya rebus pada 1 liter air sampai mendidih, dan saring air hasil rebusan tadi kemudian diamkan supaya dingin terlebih dulu. Sesudah dingin, Anda bisa meminum air hasil rebusan kunyit tadi ½ gelas saja. Kemudian minum dengan teratur ramuan kunyit tadi sebanyak 2 kali seminggu. 2.             Mahkota Dewa Obat tradisional penderita diabetes berikutnya yaitu mahkota dewa. Mahkota dewa termasuk salah satu tanaman yang sangat efektif untuk mengatasi diabetes selain bisa mengobati berbagai macam jenis penyakit. Adapun cara memanfaatkan tanaman herbal ini yaitu dengan menyiapkan 3-5 tangkai dari tanaman mahkota dewa, lalu tambahkan dengan 3 lembar daun salam kemudian cuci sampai bersih, selanjutnya rebus pada 3 gelas air bersih sampai mendidih hingga air yang tersisa tinggal setengahnya. Lalu minum air hasil rebusan tanaman mahkota dewa ini tiap hari supaya penyakit diabetes pun dapat diatasi. 3.             Tanaman Brotowali Tanaman brotowali sudah lama dikenal sebagai salah satu jenis tanaman obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diabetes. Untuk mengatasi diabetes dengan memanfaatkan tanaman brotowali ini, Anda bisa mencobanya dengan cara mengambil batang dari tanaman brotowali sekitar 10 cm, kemudian masukkan 1 genggam dari akar pepaya kemudian rebus bahan-bahan alami tadi dan rebus sampai mendidih. Diamkan dingin terlebih dulu sebelum dikonsumsi, lalu minumlah untuk meredakan penyakit diabetes.   Selain menggunakan bahan-bahan alami di atas, Anda juga bisa memanfaatkan mengkudu untuk mengatasi diabetes. Buah mengkudu memiliki kandungan Proxeroni tinggi sebagai zat yang bisa membentuk alkaloid dengan fungsinya membuka bagian pori-pori pada sel tubuh, dengan begitu nutrisi pun lebih mudah diserap oleh tubuh. Nah, jika Anda tak tahan dengan pahitnya buah mengkudu, kini sudah ada solusi terbaik memanfaatkan buah mengkudu sebagai obat diabetes yakni dengan mengonsumsi obat herbal Ultra. Baca juga : Keuntungan yang Didapatkan dari Kebiasaan Mencuci Muka Sebelum Tidur      Jadi daripada Anda harus repot-repot mencari buah mengkudu atau harus tahan dengan baunya jus mengkudu bisa langsung saja mengonsumsi Ultra Noni. Dengan membeli ultra noni ini, cukup meminumnya saja secara langsung untuk menyehatkan kembali tubuh Anda dari gangguan penyakit diabetes. Adapun manfaat dari jus mengkudu ini sebenarnya telah ditelaah berdasarkan medis untuk menurunkan tingkat atau kadar glukosa dalam darah.   Jus mengkudu herbal Ultra Noni ini telah melewat serangkaian uji coba dan sudah terdaftar dalam dinas kesehatan Republik Indonesia untuk dikonsumsi para penderita diabetes maupun untuk mengobati penyakit kencing manis. Ramuan tradisional Ultra Noni ini memang telah turun temurun digunakan demi mengobati penyakit diabetes ataupun penyakit yang berhubungan dengan kadar gula dalam darah. Jadi, untuk penanganan penderita diabetes secara alami Anda cukup mengonsumsi Ultra Noni secara instan, praktis dan aman tentunya!

Featured Image
Hilangkan Bekas Luka Dari Dalam Dan Dari Luar

09-05-2014 08:10

Dalam kehidupan sehari – hari kadang kita mengalami suatu kecelakaan baik kecil maupun besar atau harus menjalani sebuah operasi sehingga di bagian tubuh tertentu ada bekas luka yang sulit sekali dihilangkan. Jika bekas luka tersebut kecil atau berada di bagian yang tersembunyi tentunya seseorang tidak akan terlalu ambil pusing. Namun jika bekas luka tersebut lumayan besar dan berada di beberapa bagian tubuh yang dianggap penting untuk kecantikan seperti leher, wajah, atau tangan, maka bekas luka merupakan sebuah mimpi buruk. Dalam dunia kedokteran modern sendiri sebenarnya sudah ditemukan cara untuk mengatasi bekas luka diantaranya adalah dengan menggunakan metode laser atau dengan menjalani bedah plastik. Namun sayangnya kedua cara tersebut memerlukan biaya yang sangat mahal sehingga tidak semua orang bisa melakukan kedua terapi tersebut. Namun bagi Anda yang memiliki bekas luka dan ingin menghilangkannya dengan cara yang alami dan murah, ada solusinya. Dengan memanfaatkan berbagai bahan herbal yang sangat murah dan mudah ditemui, kita bisa menghilangkan bekas luka. Baca juga : Jus Kulit Manggis Obat Alami Atasi Aterosklerosis   Bahan herbal yang nantinya akan kita gunakan bisa berguna untuk menghilangkan dan menghaluskan berbagai bekas luka seperti luka bekas benda tajam, luka bekas cacar, luka karena terkena benda kimia, luka bekas jerawat, luka bekas jatuh, luka bekas operasi, dan lain sebagainya. Ada dua cara untuk menyamarkan bekas luka yaitu melalui makanan tertentu dan menggunakan bahan herbal untuk obat luar agar hasilnya bisa maksimal. A. Makanan penghilang bekas luka Bekas luka memang timbul di permukaan kulit, namun bukan berarti tidak ada jenis makanan tertentu yang bisa membantu penyembuhan bekas luka. Pada dasarnya tubuh membutuhkan berbagai macam nutrisi terutama vitamin untuk memperbaharui jaringan tubuh yang rusak karena luka. Saat ini banyak sekali terapi Vitamin C atau suntik Vitamin C yang bertujuan untuk memperhalus kulit dan mengencangkan kulit. Vitamin C merupakan zat yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaharui sel – sel baru dan berguna untuk memperbaiki jaringan. Vitamin C dapat merangsang tubuh untuk meningkatkan produksi kolagen yang berfungsi untuk meremajakan jaringan yang sudah tua atau memperbaiki jaringan yang rusak. Oleh karena itu konsumsi berbagai jenis makanan yang banyak mengandung Vitamin C terutama buah – buahan seperti Jeruk, Mangga, Mentimun, Buah Naga, Mengkudu, atau Anda bisa menambahkannya dengan suplemen Vitamin C yang sekarang banyak tersedia di pasaran. Selain Vitamin C, pemulihan jaringan kulit membutuhkan Vitamin E. Vitamin E bisa Anda peroleh dari suplemen kesehatan atau suplemen kecantikan yang bisa Anda dapatkan dengan petunjuk dokter. B. Pengobatan bekas luka dari luar Untuk menyempurnakan proses penghilangan bekas luka, Anda wajib menggunakan bahan – bahan herbal yang sifatnya untuk obat luar. ada berbagai jenis obat herbal yang bisa Anda jadikan sebagai obat penghilang bekas luka seperti: Buah mengkudu dan berbagai olahannya seperti ekstrak mengkudu atau jus mengkudu merupakan kompres yang paling baik untuk menghilangkan bekas luka bakar atau luka memar. Mengkudu mengandung scopoletin yang merupakan senyawa ampuh untuk anti peradangan. Oleskan mengkudu pada bagian yang luka kemudian biarkan hingga mengering. Diamkan selama 20 menit lalu bilas dengan air hangat. Lakukan pengobatan ini 2 hingga 3 kali sehari untuk mencegah agar luka Anda tidak menimbulkan bekas yang mengganggu. [Baca juga : Pencegahan Kanker Dengan Bahan Herbal Alami] Sama seperti mengkudu, lidah buaya juga memiliki kandungan anti peraangan. Oleskan saja gel lidah buaya untuk mengobati dan mencegah bekas luka pada jerawat, luka bakar, dan memar. Madu juga bisa menjadi kompres yang baik untuk menghilangkan bekas luka gores hingga luka bekas operasi. Oleskan madu pada bekas luka Anda untuk membantu menghaluskan bekas luka dan mengencangkan kulit Anda. Selain dikonsumsi, mentimun bisa menjadi kompres yang baik untuk bekas luka. Mentimun yang sudah dihaluskan bisa dipakai sebagai kompres di malam hari untuk wajah dan beberapa bagian tubuh yang terdapat bekas luka. Lakukan secara rutin agar hasilnya bisa lebih maksimal. Mentimun mengandung silica yang dapat merangsang produksi kolagen dalam tubuh yang berfungsi untuk memperbaiki jaringan rusak.

...