Waktu Posting : 11-06-2014 12:14 | Dibaca : 2386x
03-09-2014 10:20
Antibiotik asalnya dari dua kata Yunani, yakni ‘anti’ yang bermakna ‘melawan’ serta ‘bios’ yang bermakna ‘hidup’. Antibiotik ialah obat yang dipakai untuk menghalangi perkembangan bakteri pemicu infeksi. Obat ini sudah dipakai untuk melawan infeksi beragam bakteri pada tumbuhan, hewan, serta manusia mulai sejak th. 1930-an. Antibiotik cuma melawan infeksi bakteri serta tak bekerja melawan infeksi virus, seperti flu, pilek, sakit tenggorokan, gondok, bronkhitis, dan lain-lain. Antibiotik yang dipakai untuk menyembuhkan infeksi virus bahkan dapat membahayakan tubuh. Hal semacam ini sebab setiap saat dosis antibiotik di ambil virus tak berpengaruh, bahkan demikian sebaliknya, berlangsung penambahan kekebalan bakteri pada antibiotik. Bakteri yang kebal dengan antibiotik tak bisa dibunuh dengan obat itu pada dosis yang sama.Inilah penyebab kenapa tiap-tiap orang mesti ikuti panduan yang didapatkan oleh dokter sebelum saat mengambil antibiotik. Baca juga : Tips Membakar Kalori Secara Sederhana Penisilin, semacam antibiotik pertama, diketemukan dengan cara tak berniat oleh Alexander Fleming dari kultur jamur. Sekarang ini ada kian lebih 100 tipe antibiotik yang dipakai dokter untuk mengobati infeksi enteng hingga kronis. Beragam Tipe Antibiotik Dari 100 zat antibiotik yang di produksi dengan cara alami serta sintetis, amat sedikit yang sudah dapat dibuktikan aman serta efisien. Ada beragam jalan untuk mengklasifikasikan antibiotik. Satu diantaranya ialah dengan mengklasifikasikan antibiotik berdasar pada dampak pada bakteri. Tetapi, dalam artikel ini kita bakal memperhatikan klasifikasi antibiotik berdasar pada susunan kimianya. Tipe ntibiotik yang dikategorikan berdasar pada susunan kimia ialah semacam tersebut : - Penisilin (Penicillins) - Sefalosporin (Cephalosporins) - Aminoglikosida (Aminoglycosides) - Makrolid (Macrolides) - Sulfonamida (Sulfonamides) - Fluoroquinolones - Tetrasiklin (Tetracyclines) - Polipeptida (Polypeptides) 1. Penisilin (Penicillins) Penisilin atau antibiotik beta-laktam ialah kelas antibiotik yang mengakibatkan kerusakan dinding sel bakteri waktu bakteri tengah dalam proses reproduksi. Penisilin ialah grup agen bakterisida yang terbagi dalam penisilin G, penisilin V, ampisilin, tikarsilin, kloksasilin, oksasilin, amoksisilin, serta nafsilin. Antibiotik ini dipakai untuk menyembuhkan infeksi yang terkait dengan kulit, gigi, mata, telinga, saluran pernapasan, dan lain-lain. Beberapa orang mungkin saja alami alergi pada penisilin dengan keluhan ruam atau demam lantaran hipersensitivitas pada antibiotik. Kerapkali penisilin diberikan dalam gabungan dengan beragam tipe antibiotik yang lain. 2. Sefalosporin (Cephalosporins) Sefalosporin, seperti penisilin, bekerja dengan mengganggu pembentukan dinding sel bakteri sepanjang reproduksi. Tetapi, antibiotik ini dapat menyembuhkan beragam infeksi bakteri yang tak bisa diobati dengan penisilin, seperti meningitis, gonorrhea, dan lain-lain. Dalam masalah di mana orang peka pada penisilin, jadi sefalosporin dapat diberikan semacam alternatif. Tetapi, dalam banyak masalah, saat seorang alergi pada penisilin, jadi besar kemungkinan dia bakal alergi pada sefalosporin pula. Ruam, diare, kejang perut, serta demam ialah dampak samping dari antibiotik ini. 3. Aminoglikosida (Aminoglycosides) Tipe antibiotik ini menghalangi pembentukan protein bakteri. Lantaran efisien dalam menghalangi produksi protein bakteri, aminoglikosida diberikan diantaranya untuk menyembuhkan tifus serta pneumonia. Walau efisien dalam menyembuhkan bakteri pemicu infeksi, ada resiko bakteri makin tahan pada antibiotik ini. Aminoglikosida pula diberikan dalam gabungan dengan penisilin atau sefalosporin. Aminoglikosida efisien mengatur serta menyembuhkan infeksi bakteri, tetapi punya potensi melemahkan ginjal serta manfaat hati. 4. Makrolida (Macrolides) Sama dengan pada awal mulanya, antibiotik ini mengganggu pembentukan protein bakteri. Makrolida menghindar biosintesis protein bakteri serta umumnya diberikan untuk menyembuhkan pasien yang amat peka pada penisilin. Makrolida mempunyai spektrum lebih luas dibanding dengan penisilin serta dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran lambung, dan lain-lain. Ketidaknyamanan pencernaan, mual, serta diare ialah berbagai dampak samping dari makrolida. Kecuali itu, wanita hamil serta menyusui tak bisa konsumsi makrolida. 5. Sulfonamida (Sulfonamides) Obat ini efisien menyembuhkan infeksi ginjal, tetapi sayangnya mempunyai dampak beresiko pada ginjal. Untuk menghindar pembentukan kristal obat, pasien mesti minum beberapa besar air. Satu diantara obat sulfa yang seringkali dipakai ialah gantrisin. Baca juga : Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami 6. Fluoroquinolones Fluoroquinolones ialah hanya satu kelas antibiotik yang dengan cara segera hentikan sintesis DNA bakteri. Lantaran bisa diserap dengan amat baik oleh tubuh, fluoroquinolones bisa diberikan dengan cara oral. Antibiotik ini dikira relatif aman serta banyak dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih serta saluran pernapasan. Tetapi, fluoroquinolones disangka memengaruhi perkembangan tulang. Itu karena, obat ini tak direferensikan untuk wanita hamil atau anak-anak. Dampak samping yang kerap muncul mencakup mual, muntah, diare, dll 7. Tetrasiklin (tetracyclines) serta polipeptida (polypeptides) Tetrasiklin ialah antibiotik spektrum luas yang dipakai untuk menyembuhkan beragam infeksi seperti infeksi telinga tengah, saluran pernafasan, saluran kemih, dan lain-lain. Pasien dengan permasalahan hati mesti hati-hati waktu mengambil tetrasiklin lantaran bisa jadi memperburuk permasalahan. Polipeptida dikira cukup beracun hingga terlebih dipakai pada permukaan kulit saja. Saat disuntikkan ke kulit, polipeptida dapat mengakibatkan dampak samping seperti rusaknya ginjal serta saraf.
14-05-2014 17:05
Manfaat daun sirsak untuk penghilang beberapa sel kanker yang bersarang di badan manusia telah tak diragukan lagi. Manfaat daun sirsak untuk penghilang kanker telah di kenal luas dari zaman dulu. Suatu riset mengatakan daun sirsak dapat membasmi kanker 10. 000 kali lipat dari kemoterapi. Hebat bukan? Hal ini terjadi lantaran adanya zat yang diberi nama Acetogenins annonaceous terkandung di dalam daun sirsak yang ternyata bermanfaat sekali untuk membasmi tumor serta beragam macam sel kanker seperti kanker usus, kanker payudara, kanker rahim, kanker prostat, kanker pankreas tiada membahayakan beberapa sel badan yang sehat. Acetogenins Annonaceous ini diprosuksi dibagian daun, kulit kayu serta biji sirsak.  Baca juga :Obat Herbal Untuk Metabolisme Yang Baik  Tak hanya untuk anti tumor serta kanker, kandungan Acetogenins dapat juga jadi antiparasit, antimikroba serta insektisida. Suatu riset mengatakan Acetogenins dapat jadi penghambat yang mengagumkan dari sistem enziem yang ditemukan dalam membran sel tumor serta kanker. Tersebut penyebab, Acetogenins adalah toksin yang mematikan untuk beberapa sel kanker serta tumor. Tak cuma itu, daun sirsak dapat juga digunakan sebagai obat pencegah kanker. Membasmi kanker dengan daun sirsak pasti tambah lebih efisien lantaran mengandung dampak sampingan yang mudah di banding dengan penyembuhan kemoterapi. Dari segi dana, penyembuhan memakai daun sirsak lebih irit. Untuk Anda yang mengandung penyakit kanker, coba resep obat dari alam ini untuk membasmi beberapa sel kanker Anda. Langkahnya yaitu :  Baca juga : Cara Efektif Untuk Meningkatkan Kinerja serta Metabolisme Tubuh 1. 20 lembar daun sirsak dicuci bersih 2. Masak dengan air sejumlah 5 gelas sampai tersisa 3 gelas 3. Minumlah air rebusan daun sirsak tadi sejumlah 3x1 dengan cara teratur hingga kanker Anda pulih. Tak hanya dapat membasmi sel kanker, daun sirsak juga mengandung manfaat lain seperti menolong menambah system kekebalan badan, dapat menghindar radikal bebas, menaikkan stamina serta daya untuk badan. Daun sirsak dapat juga dipakai untuk turunkan asam urat, rematik, masalah pada air seni, sakit pinggang, eksim, liver serta anyang-anyangan. Sedemikian hebatnya manfaat dan khasiat daun sirsak sehingga saat ini ada upaya menghadirkannya dalam bentuk minuman suplemen berupa jus herbal yang dipadukan dengan ekstrak herbal lainnya, yaitu kulit manggis, yang juga tak kalah khasiatnya sebagai tanaman obat. Ya, benar, inilah Ultra Mangosteen, jus herbal yarg berisi ekstrak daun sirsak dan kulit manggis.
24-04-2014 08:55
Khasiat Dan Manfaat Sirsak - Sirsak masuk ke Indonesia diperkirakan pada Abad XIX. Nama sirsak berasal dari bahasa Belanda, zuurzak. Zuur artinya asam dan zak berarti kantong. Jadi secara harfiah sirsak memiliki arti buah yang berasa asam. Bisa jadi ini didasari kombinasi rasa buahnya yang manis dan asam. Selain daunnya, hampir sekujur bagian tanaman sirsak juga memiliki manfaat untuk pengobatan. Buahnya, batangnya, bahkan bijinya pun memiliki manfaat yang tak bisa dipandang sebelah mata. Di Indonesia tanaman ini memiliki beberapa nama, yaitu nangka sebrang dan nangka londo (Jawa), nangka walanda dan sirsak (Sunda), nangka buris (Madura), srikaya jawa (Bali), deureuyan belanda (Aceh), durio ulondro (Nias), serekaja (Bugis), jambu landa (Lampung), dan durian betawi (Minangkabau). Baca juga : Obat Herbal Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata Saat ini di Indonesia dikenal dua varietas sirsak yang dibedakan berdasarkan rasanya. Varietas sirsak yang rasanya manis dikenal juga dengan sirsak ratu. Varietas ini berbuah kecil, lengket di lidah, dan bijinya sedikit. Varietas lainnya adalah sirsak yang memiliki rasa asam. Jenis ini berukuran lebih besar dan mempunyai banyak biji. Sirsak jenis ini tersebar luas di Indonesia. Tanaman sirsak belum dibudidayakan secara besar-besaran, tetapi umumnya ditanam secara terbatas di halaman atau pekerangan rumah. Masyarakat Indonesia sudah mengemal tanaman sirsak sebagai obat-obatan. Sebagian besar nenek moyang kita sudah menggunakannya sebagai obat untuk mengobati beberapa macam penyakit diantaranya mengobati bisul batu, penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi), obat penurun panas (demam/meriang), mengobati penyakit hepatitis, obat batuk, obat sakit gigi dan masih banyak lagi. Baca juga : Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan Selain dikonsumsi layaknya buah segar, sirsak juga bisa diolah menjadi makanan dan minuman. Banyak masyarakatt di Indonesia membuat makanan olahan berbahan dasar sirsak seperti dodol sirsak dan selai sirsak. Selain dodol dan selai, kita juga mengenal jus sirsak. Jus sirsak merupakan minuman hasil olahan buah sirsak yang sehat dan menyegarkan. Bahkan dengan teknologi terkini, daun sirsak yang mengandung zat acetogenins ini diolah menjadi jus dipadukan dengan kulit manggis. Acetogenins dikenal sebagai zat yang berkhasiat untuk menumpas kanker.