Ini Lho Bahaya Duduk Terlalu Lama

Additional Image

Waktu Posting : 14-07-2014 08:26 | Dibaca : 2836x

Berbagai dekade paling akhir bila kita memperhatikan kembali persoalan kesehatan di Indonesia maka didapat pergeseran yang cukup penting dari pola penyakit infeksi jadi penyakit kronik seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, serta stroke.

Pergeseran pola penyakit ini di pengaruhi oleh banyak aspek, satu diantaranya ialah gaya hidup orang-orang yang saat ini beralih.

Gaya hidup yang disebut dapat dilihat dari sisi nutrisi, manajemen stres, serta kegiatan fisik. Spesial tentang kegiatan fisik, mari kita perhatikan kembali aktivitas yang kita kerjakan selama 24 jam ini, apakah kita telah memasukkan daftar olahraga di dalamnya?
 
Baca juga : Kenalilah Gejala Batu Empedu

Seberapa kerap saat kita olahraga dibanding saat untuk duduk?

Resiko penyakit kronik

Beberapa besar orang yang banyak menggunakan waktunya untuk duduk serta tidak sering melakukan kegiatan fisik mempunyai resiko penyakit kronik lebih tinggi di banding orang yang cukup melakukan kegiatan fisik setiap harinya.

Kegiatan duduk kerap dikatakan pula sedentary behaviour ini terhitung ketika ditempat bekerja, transportasi, melihat tv, serta dirumah yang banyak dikerjakan oleh pekerja kantor serta mahasiswa.

Suatu riset dari Kansas State University pada 63. 048 pria berumur 45 serta 65 tahun sempat dikerjakan untuk hal semacam ini. Kaum partisipan studi isi survey perihal keadaan kronik yang mereka punyai serta seberapa banyak mereka duduk.

Pria yang duduk lebih dari 4 jam /hari mempunyai insidensi menanggung derita penyakit kronik seperti penyakit jantung, diabetes, kanker atau desakan darah tinggi semakin besar.

Semakin lama saat yang di habiskan untuk duduk tiap-tiap hari, semakin tinggi resiko terserang penyakit kronik.

Penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah meningkat

Sedentary behaviour mempunyai pengeluaran daya yang amat rendah kira–kira 1, 5 metabolic equivalent units (METs), hingga metabolisme badan jadi lebih rendah juga.

Pembakaran kalori jadi amat lambat lantaran otot–otot badan tak banyak konsumsi daya, serta berlangsung pembentukan trigliserida serta LDL (low density lipoprotein—dikenal pula semacam kolesterol jahat—adanya hal semacam ini bisa menyebabkan penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah) makin meningkat.
 
Baca juga : Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam

Pola metabolisme ini bakal mengakibatkan timbulnya beragam jenis penyakit kronik.

Penyakit kronik tak berkenaan dengan indeks massa badan, hingga orang–orang yang mempunyai badan ideal maupun kurus terus berisiko terserang penyakit kronik.

Sisipkan kegiatan fisik

Ada berbagai jalan untuk menyisipkan kegiatan fisik di sela–sela aktivitas sedentary behaviour, yakni :

Jauhi ada di depan computer bila tiada yang hal utama yang ditangani
Upayakan melakukan relaksasi atau peregangan otot setiap satu jam dari duduk terus-menerus
Berjalanlah waktu pergi ke tempat–tempat yang dekat dengan jarak tempuh 5-15 menit
Tambah baik olahraga dengan rekan–teman diakhir minggu dibanding hang out makan atau nonton bersama
Batasi saat melihat TV
Berolahragalah minimum 30 menit tiap-tiap hari
Memperbanyak minum air putih.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Agar Wajah Mulus Bebas Jerawat

07-06-2014 20:40

Jerawat memanglah tidak membahayakan nyawa, namun cukup mengganggu tampilan. Wajah yang semula bersih serta mulus jadi ternoda oleh tonjolan-benjolan kecil. Seringkali, wajah yang penuh jerawat membuat kita jadi kurang percaya diri serta kurang yakin diri. Tetapi, walau mengganggu, janganlah sembarangan menyingkirkan jerawat. Alih-alih hilang, bahkan bakal menyebabkan iritasi kulit serta membekas yang malah sulit di hilangkan. Nyaris tiap-tiap orang sempat merasai persoalan dengan jerawat. Walau umum dihadapi pada saat remaja serta pubertas, tidak tidak sering persoalan jerawat juga berlanjut sampai dewasa. Jerawat merupakan peradangan menahun yang berlangsung lantaran terjadi penyumbatan pori-pori kulit yang disebabkan produksi kelenjar minyak terlalu berlebihan serta penumpukan beberapa sel kulit mati. Secara alami, minyak dihasilkan tubuh untuk menajga kelembaban serta kesehatan kulit. Namun produksi minyak terlalu berlebih bisa menyebabkan jerawat. Asal tak mengalami infeksi, jerawat sesungguhnya bisa pulih sendiri.   Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Sendi Wajah, bahu, dada, lengan serta punggung sisi atas, leher dan pantat merupakan bagian-bagian tubuh yang kerap diterpa jerawat lantaran mempunyai banyak kelenjar minyak. Berikut ini sejumlah aspek jadi pemicu jerawat kerap timbul pada kulit kita : • Kosmetik, penggunaan kosmetik yang tak pas bisa mengakibatkan jerawat. • Hormon, penambahan produksi hormon membuat keadaan tak seimbang hingga jerawat bisa nampak. Umumnya berlangsung lantaran stres, waktu mendekati siklus haid serta pada waktu saat remaja atau pubertas. Hormon yang mengakibatkan jerawat ialah androgen. • Genetik. Bila orang tua mempunyai jerawat lantaran produksi kelenjar minyak yang berlebihan, maka besar kemungkinan bakal menjalani penurunan pada anak. • Pola hidup tak sehat, rutinitas merokok, minum alkohol, kurang tidur serta terlampau banyak pikiran bisa menambah hormon androgen yang menjadi penyebab jerawat. • Mikroorganisme, bakteri yang masuk ke susunan kulit bisa mengakibatkan jerawat. Bakteri menyebarkan toksin serta membunuh beberapa sel baik dan berkembang biak ditempat itu, hingga terjadi peradangan serta nampak jerawat. Mencegah aspek-faktor penyebab jerawat sebagai sisi dari pola hidup serta kebiasaan keseharian memanglah dapat jadi jalan keluar untuk menjauhkan diri dari persoalan jerawat yang lebih serius. Umpamanya, dengan rajin membersihkan muka tiga kali satu hari untuk menyingkirkan sel kulit mati, kotoran, bekas rias muka serta keringat.   Baca juga : Kulit Manggis dan Jenis Kanker yang Mematikan Tetapi yang paling efisien dikerjakan ialah menghalangi bakteri pemicu jerawat, meredakan peradangan serta mencegah produksi sebum/minyak yang terlalu berlebih. Untuk menghalangi proliferasi bakteri pemicu jerawat, pakailah produk pembersih yang berteknologi anti-bacterial adhesive. dan untuk mengurangi sekresi sebum serta meredakan peradangan serta zinc PA gunakan nicotinamide. Kecuali itu, berkonsultasilah dengan dokter untuk memastikan tipe perawatan yang cocok sesuai dengan tipe serta keadaan kulit, dan jenis jerawat, terlebih apabila jerawat yang Anda alami cukup kronis, telah meradang serta tidak kunjung pulih sendiri. Juga diharap untuk tak memegang serta memencet jerawat supaya tak mengalami infeksi serta meninggalkan noda hitam di wajah Yang pasti, untuk memperoleh kulit sehat bebas jerawat dan parut yang diakibatkan pasca peradangan, diperlukan rangkaian tindakan yang terus-menerus serta tak bisa dikerjakan pada kurun waktu hanya semalam. Jangan anggap menjaga kulit menjadi sebuah beban. Seperti tubuh yang butuh makan, kulit juga perlu perwatan yang jitu serta terus-menerus.

Featured Image
Proses Kuretase bagi Janin yang Tidak Berkembang

30-08-2024 06:56

Mendengar kata kuret, biasanya para wanita akan merasa ngeri. Apa sebenarnya kuret? Mengapa perlu dilakukan? Bagaimana proses kuret janin tidak berkembang?.  Dalam pengertiannya, kuret atau kuretase adalah prosedur pengeluaran jaringan dari dalam rahim. Jaringan yang dikeluarkan bisa berasal dari : sisa keguguran, di mana masih terdapat jaringan di dalam rahim. janin tidak berkembang (blighted ovum) atau hamil anggur janin meninggal yang tidak bisa keluar secara alami. Dalam istilah medis, kuret disebut D & C (dilatation & curettage). Mengapa Perlu Dilakukan Kuret? Ada beberapa tujuan dilakukannya kuret oleh dokter, yaitu :  Mengeluarkan janin tidak berkembang atau hamil anggur. Mengeluarkan sisa jaringan pasca keguguran, untuk menghindari infeksi dan perdarahan Membuang sisa plasenta yang masih terdapat dalam rahim pascapersalinan Membuang polip jinak yang tumbuh di dalam rahim. Dalam kondisi keguguran, biasanya tidak semua dokter akan melakukan kuret. Janin yang bisa gugur sempurna biasanya tidak membutuhkan kuretase.  Namun dalam kondisi tertentu, kadang masih ada jaringan yang tersisa. Bila tidak dikuret, sisa jaringan akan menjadi tempat berkembangnya bakteri dan bisa timbul infeksi. Infeksi rahim yang parah bisa menyebabkan diharuskannya rahim untuk diangkat agar infeksi tidak menyebar ke organ tubuh lainnya. Dalam jangka panjang, sisa jaringan dalam rahim yang tidak dibersihkan bisa memicu terjadinya kanker rahim. Proses Kuret Janin Tidak Berkembang Janin tidak berkembang umumnya bisa keluar secara alami. Bila tidak terjadi, maka perlu dilakukan kuret, dengan proses sebagai berikut : Pembiusan Tindakan pertama yang dilakukan dokter adalah melakukan tindakan anestesi atau pembiusan. Bunda akan dibius total (atau bius tidur) selama proses kuret,  Sehingga Anda tidak akan merasa sakit atau tidak nyaman selama proses berlangsung. Persiapan Anda yang sudah dibius akan dikondisikan seperti akan melahirkan. Kedua kaki ditekuk dan direnggangkan sehingga dokter lebih mudah melakukan proses kuret. Pembukaan vagina Dengan menggunakan alat yang dinamakan spekulum, dokter akan membuka vagina. Alat ini berguna untuk menahan vagina tetap terbuka selama proses kuret berlangsung. Penahanan serviks Selanjutnya, dokter akan melakukan fiksasi atau pembukaan serviks. Alat yang digunakan adalah tenakulum. Dokter juga akan melakukan pengukuran kedalaman dan sudut  rahim menggunakan alat bernama sonde, agar saat kuret lebih aman.  Dilatasi Selanjutnya dokter akan menggunakan alat yang disebut dilator untuk membuka mulut rahim. Alat ini berbentuk batang silinder besi steril yang dimasukkan dari ukuran terkecil sampai ukuran tertentu yang memungkinkan sendok kuret masuk melalui mulut rahim. Penggunaan alat ini opsional ya, jika memang mulut rahim sudah terbuka (seperti pada kasus keguguran atau pasca persalinan) maka tidak diperlukan penggunaan dilator. Pembersihan Setelah itu barulah proses kuret bisa dilakukan. Kuret menggunakan alat berupa sendok yang memiliki ukuran bervariasi. Ukuran yang digunakan tergantung dari seberapa besar mulut rahim membuka. Sendok akan mengeruk perlahan seluruh jaringan yang ada pada dinding rahim. Tindakan ini dilakukan sampai dinding rahim bersih total.  Prosedur kuret umumnya berlangsung sekitar 15-30 menit. Setelah semua proses kuretase selesai, alat kuret dan spekulum akan dikeluarkan dari vagina.  Anda mungkin akan diminta untuk menginap di rumah sakit atau dipantau selama beberapa jam. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan kondisi Anda aman dan tidak ada perdarahan lanjutan. Pemulihan Pasca Kuret Janin Tidak Berkembang Setelah kuret janin tidak berkembang, rahim memerlukan waktu untuk pulih. Setelah pulih, rahim mampu membentuk jaringan endometrium baru.  Total waktu pemulihan dari prosedur kuret adalah sekitar dua minggu. Seringkali pada pasca kuretase, Anda mengalami rasa tidak nyaman dan kram, yang berlangsung 3-4 hari. Selain itu, bisa juga muncul flek perdarahan selama dua minggu. Namun biasanya Anda tidak lagi mengalami flek ataupun perdarahan setelah 2 hari pasca kuretase. Selama masa pemulihan, siklus haid  Anda bisa jadi mundur atau terlambat. Ini normal sehingga tidak perlu dikhawatirkan.  Agar pemulihan berjalan sempurna, perhatikan ini : Hindari hubungan seksual setidaknya selama 7 hari setelah kuret atau sesuai anjuran dokter. Ini penting agar perlukaan yang mungkin ada di dalam rahim bisa sembuh total.  Hindari aktivitas fisik yang berat, termasuk olahraga berat. Lakukan gerakan ringan, terutama berjalan-jalan untuk memperlancar peredaran darah.  Ikuti semua rekomendasi dokter agar kondisi Anda segera pulih. Setelahnya, Anda bisa merencanakan kehamilan secara lebih aman dan sehat.  Itulah mengenai tahapan dari tindakan kuretase. Dan bagi  Anda yang membutuhkan tindakan kuretase yang aman, Klinik Raden Saleh adalah pilihan terbaik.  Klinik Aborsi Raden Saleh telah berhasil memberikan pelayanan kuret yang berkualitas, aman, dan tepat waktu bagi pasien wanita. Merupakan pusat layanan kesehatan reproduksi di Jakarta yang mengutamakan keselamatan, privasi, dan kesejahteraan pasien. Kami menyediakan berbagai layanan kesehatan reproduksi, termasuk prosedur aborsi yang aman, legal, dan sesuai dengan peraturan pemerintah Indonesia.

Featured Image
Obesitas Bisa Merusak Kesehatan Dan Penampilan

18-06-2014 14:29

Obesitas kerapkali dikira sebuah situasi sesaat yang dapat diatasi selama beberapa bulan  dengan melakukan diet yang ketat. Ini ialah asumsi yang salah. Tiap-tiap orang memanglah membutuhkan beberapa lemak tubuh untuk menyimpan tenaga, penyekat panas, penyerap guncangan serta yang lain. Tetapi dalam jumlah berlebihan, timbunan lemak malah bakal merugikan metabolisme tubuh. Ada tiga langkah penghitungan untuk memastikan klasifikasi berat tubuh Anda. Pertama ialah penghitungan simpel untuk tahu berat tubuh ideal yakni tinggi tubuh dikurangi 100, jumlahnya dikali satu kilogram. Yang ke-2 ialah mengkalkulasi lingkar pinggang. Batas lingkar pinggang normal untuk wanita ialah lebih kecil dari 80 cm serta lebih kecil dari 90 cm untuk pria. Lemak yang ada di daerah perut lebih beresiko lantaran bakal masuk ke dalam metabolisme badan. Misalnya, bila lemak menutupi hati, tugas hati bakal terganggu serta lama-lama bakal rusak.   Baca juga : Inilah 3 Pilar Agar Tubuh Ideal Yang ketiga ialah penghitungan Indeks Massa Badan (IMT), yakni pengukuran yang memperbandingkan berat tubuh serta tinggi tubuh. Rumus matematika IMT ialah berat tubuh (kilogram) dibagi dengan tinggi tubuh (mtr.) pangkat dua. Menurut ukuran yang diputuskan Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) untuk daerah Asia Pasifik, idealnya orang mempunyai IMT pada 18,5 – 22,9. Bahaya laten yang mengancam Penumpukan lemak pada penderita obesitas bisa menambah kemungkinan terjadinya Beberapa penyakit menahun seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, radang tulang dan sendi, tekanan darah tinggi, masalah hormonal, stroke, penyakit kantung empedu, jantung, kanker, masalah pernapasan dan masalah kardiovaskular. Diabetes jenis 2, misalnya, berlangsung lantaran glukosa yang ada didalam darah tak bisa masuk ke dalam sel yang tertutup lemak. Mengakibatkan, kandungan gula dalam darah tinggi. Tetapi lantaran sel tak memperoleh konsumsi yang harusnya, maka bakal timbul rasa lapar. Waktu kita kembali makan, siklus yang sama bakal terulang. Hal semacam ini selalu menambah kandungan gula dalam darah yang selanjutnya mengakibatkan diabetes jenis 2. Sesaat itu, komplikasi obesitas yang paling kerap dikeluhkan ialah radang tulang serta sendi. Obesitas bisa mengakibatkan beragam persoalan ortopedik seperti nyeri punggung bawah serta memperburuk osteoartritis, terlebih di sendi lutut serta pergelangan kaki. Hal semacam ini disebabkan trauma mekanis pada persendian disebabkan kelebihan berat tubuh.   Baca juga : Efek Gila Kerja dan Cara Mengatasinya Obesitas dapat juga menyebabkan masalah pernafasan lantaran penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma serta didalam dinding dada menghimpit paru-paru. Hal semacam ini bisa menyebabkan kesusahan bernapas walau penderita cuma beraktivitas mudah. Masalah pernapasan ini dapat juga berlangsung waktu tidur hingga mengakibatkan terhentinya pernafasan untuk tempo sesaat (apnea). Menanggung derita obesitas dapat juga menambah kemungkinan rusaknya otak Anda. Bersamaan dengan pertambahan umur, otak Anda bakal alami penyusutan (atrofi). Tetapi menanggung derita obesitas nyatanya bisa mempercepat prosesnya. Hal semacam ini sudah pasti kabar buruk lantaran atrofi otak disebut-sebut seperti satu diantara pemicu demensia. Sebuah riset atas 6.500 orang yang dikerjakan di California Utara, Amerika Serikat menunjukkan bahwasanya orang yang kelebihan berat tubuh di daerah perut di umur 40-an lebih memiliki resiko penyakit sukasia di umur 70-an. Apa yang mengakibatkan sistem penyusutan otak lebih cepat pada penderita obesitas belum di ketahui dengan cara pasti. Tetapi, obesitas di ketahui mengakibatkan beragam penyakit satu diantaranya tidur apnea yang mengakibatkan pasokan oksigen ke otak berhenti sepanjang sebagian detik. Hal semacam ini bisa mengakibatkan rusaknya otak. Jaringan lemak juga menyebabkan persoalan. Sel lemak keluarkan hormon leptin yang diprediksikan bertindak dalam perubahan Alzheimer.

...