Waktu Posting : 06-05-2016 15:56 | Dibaca : 2125x
03-05-2016 10:40
Minyak adalah satu diantara bahan paling utama untuk memasak. Tetapi, jangan pernah salah pilih. Tiap-tiap tipe minyak mengandung nutrisi yang merubah kesehatan. Saat ini, waktu belanja pemakai bisa memperhatikan jejeran minyak yang tidak sama. Pilih minyak yang jitu bisa menolong keadaan kesehatan termasuk juga mengatur kandungan kolesterol, tingkatkan kesehatan jantung, turunkan berat badan, dan sebagainya. Tersebut berbagai tipe minyak yang kerap dipakai di Indonesia : Minyak Kelapa Minyak kelapa mempunyai aroma yang nikmat serta tahan lama pada suhu ruangan, hingga banyak juga dipakai untuk memanggang kue atau tipe makanan lain. Minyak kelapa mengandung 90 % lemak jenuh, yang berisiko tingkatkan kandungan Low Density Lipoprotein (LDL) atau lebih di kenal semacam kolesterol jahat. Mengakibatkan, resiko terserang penyakit jantung bakal bertambah juga.  Baca juga : 5 Langkah Mengatasi Kekurangan Darah dengan Cara Alami serta Cepat Anti-oksidan ini punya potensi semacam penyehat jantung lantaran turut bertindak dalam menghindar pembentukan plak di dinding pembuluh darah. Dengan hal tersebut anti-oksidan bertindak melindungi rongga pembuluh darah supaya tak menyempit. Walau sekian, kita butuh jeli waktu pilih minyak kelapa. Lantaran minyak kelapa yang saat ini di pasarkan melalui banyak proses yang bisa mengakibatkan kerusakan anti-oksidan serta beberapa zat berguna yang lain. Pemakaian minyak kelapa tak dianjurkan untuk dipakai dengan cara teratur, lantaran kandungannya tak dikira sebagus tipe minyak lain untuk melindungi kesehatan badan. Minyak Sawit Minyak sawit mengandung asam palmitat yang termasuk juga asam lemak jenuh, kandungan berikut yang punya potensi tingkatkan kandungan LDL serta semuanya tipe kolesterol. Walau sekian, dampaknya pada penyakit kardiovaskular masihlah diperdebatkan didunia medis. Di segi lain, minyak sawit pula di ketahui mengandung asam oleat serta linoleat yang termasuk asam lemak tak jenuh, dan vitamin A serta E semacam anti-oksidan. Vitamin E didalam kelapa sawit terbagi dalam tocotrienol, yang berperan menghindar kerja dari enzim pembentukan kolesterol. Minyak Kanola Minyak kanola rendah kandungan asam lemak jenuh cuma sekitaran 7 %. Minyak ini pula tinggi dalam kandungan asam lemak tak jenuh, senyawa vitamin E tokoferol serta beberapa zat lain, yang diakui semacam pelindung jantung. Riset pada pola makan dengan minyak kanola tunjukkan penurunan kandungan kolesterol, dibanding dengan mengkonsumsi minyak yang lebih tinggi asam lemak jenuh yang lain. Minyak Zaitun Minyak zaitun mempunyai lima sampai sepuluh kali semakin banyak lemak sehat yang kita perlukan, dibanding dengan minyak kelapa. Lemak sehat ini termasuk juga rantai ganda asam lemak tak jenuh serta rantai tunggal asam lemak tak jenuh.  Baca juga : Inilah Cara Mengatasi Sulit Konsentrasi Hal semacam ini peluang terkait dengan kekuatan minyak zaitun menghimpit kandungan LDL semacam kolesterol jelek, melakukan perbaikan hiperlipidemia (kandungan kolesterol, keseluruhan serta trigliserida tinggi), serta menghindar hipertensi, berdasar pada satu studi. Mengkonsumsi minyak zaitun dengan teratur pula bisa menghindar terjadinya stroke. Tidak cuma menghindar penyakit kardiovaskular, minyak zaitun pula diakui bisa menolong menangani keadaan lain seperti menghimpit resiko kanker payudara, radang pankreas akut, masalah hati, serta peradangan usus. Minyak ini pula peluang menunjang kesehatan mental dengan menghimpit depresi, sekaligus menghindar perubahan penyakit Alzheimer atau kepikunan. Untuk memperoleh banyak faedah dari minyak zaitun, disarankan untuk mengkonsumsi sekurang-kurangnya dua sendok makan atau kira-kira 23 gr sehari-hari. Berikan minyak zaitun waktu menumis sayur, kombinasi salad, atau memoles daging semacam pengganti mentega.
19-10-2025 14:48
Katarak adalah salah satu penyakit mata yang paling sering menyerang masyarakat, terutama kelompok usia lanjut. Penyakit ini ditandai dengan kekeruhan pada lensa mata yang secara perlahan menyebabkan penglihatan menjadi buram. Banyak orang menganggap katarak sebagai penyakit tua yang tidak bisa diobati, padahal faktanya katarak dapat disembuhkan secara efektif melalui operasi katarak.Katarak bukan hanya masalah kesehatan mata biasa. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, katarak bisa menyebabkan kebutaan permanen. Namun, kabar baiknya, teknologi medis modern saat ini memungkinkan penderita katarak untuk mendapatkan penglihatan yang jernih kembali hanya dalam waktu singkat.Apa Itu Katarak?Katarak adalah kondisi ketika lensa mata yang normalnya bening berubah menjadi keruh. Lensa mata berfungsi memfokuskan cahaya ke retina, sehingga kita dapat melihat dengan jelas. Ketika lensa menjadi keruh, cahaya tidak dapat masuk secara optimal, membuat penglihatan menjadi kabur, seperti melihat melalui jendela berkabut.Penyebab katarak bisa beragam, tetapi faktor usia merupakan penyebab paling umum. Seiring bertambahnya usia, struktur protein pada lensa mata mengalami perubahan, sehingga lensa kehilangan kejernihannya. Selain faktor usia, paparan sinar ultraviolet berlebihan, diabetes, cedera mata, merokok, dan penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang juga dapat mempercepat timbulnya katarak.Gejala Katarak yang Perlu DiwaspadaiKatarak biasanya berkembang secara perlahan, sehingga banyak orang tidak langsung menyadari bahwa penglihatannya mulai menurun. Beberapa gejala umum katarak antara lain :Penglihatan menjadi buram atau berkabut.Sensitif terhadap cahaya terang atau silau.Warna terlihat pudar atau kekuningan.Sering mengganti kacamata atau lensa kontak karena penglihatan terus berubah.Penglihatan ganda pada satu mata.Kesulitan melihat di malam hari.Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Semakin cepat katarak terdeteksi, semakin baik hasil pengobatannya.Faktor Risiko KatarakBeberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami katarak, antara lain:Usia lanjut (di atas 50 tahun)Paparan sinar matahari UV berlebihan tanpa pelindung mataMerokok dan konsumsi alkoholRiwayat diabetesPenyakit mata lainnya atau cedera mataRiwayat keluarga dengan katarakPenggunaan kortikosteroid jangka panjangPencegahan katarak tidak dapat sepenuhnya dilakukan, tetapi menghindari faktor risiko di atas dapat memperlambat proses kekeruhan lensa mata.Mengapa Operasi Katarak Menjadi Solusi EfektifSatu-satunya cara untuk menyembuhkan katarak adalah dengan operasi katarak. Obat tetes atau kacamata tidak dapat menghilangkan kekeruhan lensa mata. Operasi katarak adalah prosedur medis untuk mengangkat lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan (IOL intraocular lens) yang jernih.Operasi katarak saat ini tergolong prosedur cepat, aman, dan minim rasa sakit. Dalam banyak kasus, pasien tidak perlu rawat inap dan dapat pulang pada hari yang sama. Prosedur operasi biasanya memakan waktu sekitar 1530 menit, tergantung kondisi pasien.Teknik operasi yang umum digunakan antara lain:Phacoemulsifikasi teknik modern dengan sayatan kecil. Lensa yang keruh dihancurkan menggunakan gelombang ultrasonik, lalu diangkat dan diganti dengan lensa buatan.ECCE (Extracapsular Cataract Extraction) teknik dengan sayatan lebih besar, biasanya untuk katarak stadium lanjut.Proses dan Tahapan Operasi KatarakPemeriksaan pra-operasi dokter akan melakukan tes ketajaman penglihatan, mengukur tekanan bola mata, dan menentukan jenis lensa buatan yang akan dipasang.Anestesi lokal area mata akan dibius ringan, sehingga pasien tidak merasa sakit selama operasi.Pengangkatan lensa keruh dokter membuat sayatan kecil, lalu mengangkat lensa yang mengalami katarak.Pemasangan lensa buatan lensa buatan dipasang untuk menggantikan fungsi lensa alami.Pemulihan setelah operasi katarak, pasien akan diberikan pelindung mata dan obat tetes untuk mencegah infeksi.Pemulihan Setelah Operasi KatarakPemulihan pasca operasi katarak biasanya berlangsung cepat. Banyak pasien melaporkan penglihatan membaik dalam 2448 jam setelah operasi. Namun, beberapa hal perlu diperhatikan:Hindari mengucek atau menekan mata.Gunakan obat tetes sesuai anjuran dokter.Kenakan pelindung mata saat tidur dalam beberapa hari pertama.Hindari aktivitas berat dan berenang selama masa pemulihan.Lakukan kontrol sesuai jadwal dokter.Dengan mengikuti petunjuk pasca operasi, kemungkinan keberhasilan operasi katarak sangat tinggi. Tingkat keberhasilan operasi katarak modern mencapai lebih dari 95%, dan komplikasi sangat jarang terjadi.Pencegahan dan Perawatan Mata Sehari-hariMeskipun katarak tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya, ada beberapa langkah yang dapat membantu menjaga kesehatan mata:Gunakan kacamata hitam saat berada di bawah sinar matahari langsung.Konsumsi makanan kaya antioksidan, seperti wortel, bayam, brokoli, dan ikan berlemak.Hindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.Kontrol kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes.Periksa mata secara rutin, terutama setelah usia 40 tahun.Dengan gaya hidup sehat dan pemeriksaan mata berkala, katarak dapat dideteksi lebih awal dan ditangani sebelum mengganggu kualitas hidup.Katarak adalah penyebab utama gangguan penglihatan di dunia, terutama pada orang berusia lanjut. Meski terdengar menakutkan, katarak bukanlah akhir dari penglihatan yang jernih. Operasi katarak terbukti menjadi solusi efektif untuk mengembalikan penglihatan dan kualitas hidup penderita. Prosedurnya cepat, aman, dan memiliki tingkat keberhasilan tinggi.Jadi, jika Anda atau orang terdekat mulai merasakan gejala katarak seperti penglihatan buram atau kesulitan melihat di malam hari, jangan tunda untuk konsultasi ke dokter spesialis mata. Semakin cepat katarak ditangani, semakin besar peluang untuk mendapatkan kembali penglihatan yang optimal.
14-07-2014 18:33
Garam ialah suatu hal yang tak dapat terlepas dari kehidupan kita. Tak enak terasa konsumsi masakan yang tak memakai garam semacam bumbunya. Tetapi, konsumsi garam yang terlalu berlebih nyatanya bisa menyebabkan resiko hipertensi atau desakan darah tinggi. Bagaimana dapat hal semacam itu berlangsung? Riset sudah menunjukkan, garam ialah satu diantara aspek utama yang mengakibatkan naiknya desakan darah seorang kecuali kegemukan serta kurangnya olah raga. Hal itu lantaran bakal berlangsung penambahan desakan darah sebesar 9 mmHg jika konsumsi garam meningkat sejumlah 6 gram /harinya dalam kurun saat 30 tahun. Hal semacam ini tunjukkan bahwasanya aspek usia pula amat merubah naiknya desakan darah seorang disebabkan terlampau banyak konsumsi garam. Berbagai riset menuturkan bahwasanya ada dua jenis tanggapan pada masuknya garam ke badan seorang. Jenis pertama ialah seorang yang peka pada garam, sedang jenis ke-2 ialah seorang yang tahan pada garam. Baca juga : Ini Lho Bahaya Duduk Terlalau Lama Ke-2 jenis ini didasarkan pada tingkat kenaikan desakan darah serta penurunan suhu badan sesudah konsumsi garam. Jantung serta pembuluh darah merupakan organ utama yang menggerakkan manfaat penyusunan kenaikan desakan darah serta pergantian suhu badan, hingga konsumsi garam yang terlalu berlebih bisa juga merubah ke-2 organ yang amat utama ini. Kenapa garam dapat menambah desakan darah Bagaimana garam bisa menambah desakan darah? Bila kandungan garam dalam darah meningkat, badan bakal berupaya menetralkannya, yakni mengencerkannya dengan air. Hal semacam ini berlangsung lewat dua mekanisme yakni : merangsang pusat haus di otak, hingga seorang bakal minum semakin banyak air, atau mengakibatkan pelepasan hormon antidiuretik, yakni hormon yang mengakibatkan ginjal menyerap kembali beberapa besar air yang sudah disaringnya, sebelum saat dikeluarkan jadi urin. Masuknya air dalam jumlah besar ke dalam pembuluh darah mengakibatkan volume darah yang ada dalam sistem peredaran darah jadi tambah. Mengakibatkan, desakan darah meninggi. Seorang yang mempunyai jenis peka pada garam bakal alami kenaikan desakan darah yang lebih tinggi dari pada seorang dengan jenis tahan pada garam. Sebaliknya, seorang yang peka pada garam bakal alami penurunan suhu badan yang lebih rendah dari pada mereka yang tahan pada garam. Hal itu menuturkan bahwasanya seorang yang bertipe peka pada garam mempunyai keseimbangan penyusunan suhu badan yang tambah baik pada jenis tahan garam. Tetapi sebaliknya, ia mempunyai keseimbangan penyusunan desakan darah yang lebih rendah dari pada yang tahan garam. Baca juga : Bahaya Kekurangan Kalium Pergantian elastisitas dinding pembuluh darah Kenaikan desakan darah tinggi sesudah konsumsi garam ini bukan hanya tak barangkali bakal menyebabkan pergantian elastisitas dinding pembuluh darah yang disebut satu diantara aspek terpenting penyebab hipertensi. Merupakan hal yang utama untuk kita untuk membatasi konsumsi garam /harinya. Sudah dapat dibuktikan bahwasanya kurangi konsumsi garam lebih kurang 6 gram /harinya bakal turunkan desakan darah sejumlah 7/4 mmHg pada pasien hipertensi serta turunkan 4/2 mmHg pada mereka yang mempunyai desakan darah normal. Oleh karenanya, terapi rendah garam untuk pasien hipertensi merupakan satu pilihan yang dianjurkan oleh kaum tenaga medis untuk menunjang proses pengobatan kecuali memakai obat-obatan sintesis. Hal itu bisa dikerjakan dengan kurangi jumlah garam dalam masakan maupun mengecek komposisi bahan ketika beli serta menentukan makanan yang rendah kandungan garamnya.