Efek Terburuk jika Bayi Diberi Vaksin Palsu

Additional Image

Waktu Posting : 05-07-2016 05:07 | Dibaca : 2148x

Imunisasi merupakan salah satu cara mencegah penyakit berat pada anak. Infeksi yang bisa dicegah dengan imunisasi antara lain polio, campak, difteri, tuberkulosis, dan hepatitis B.

Vaksin dibuat dengan melemahkan virus atau bakteri, namun dalam bentuk yang tidak membahayakan tubuh. Malah, bagian dari virus atau bakteri yang sudah dilemahkan itu akan membantu tubuh membentuk antibodi yang membuat anak menjadi kebal terhadap penyakit tertentu.

Pada kasus peredaran vaksin palsu yang baru diungkap oleh kepolisian, diduga para tersangka pemalsuan vaksin mencampur cairan infus dengan antibiotik atau vaksin tetanus.

Baca juga : Ingin Coba? Ternyata Ini Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah  

Menurut ahli vaksin, dr.Dirga Sakti Rambe Msc-VPCD, ada dua efek negatif pemberian vaksin palsu pada bayi.

"Yang pertama dampak keamanan vaksin palsu itu dan yang kedua dampak proteksi atau kekebalan, yakni bayi yang diberi vaksin palsu tentu tidak memiliki proteksi atau kekebalan," kata Rambe seperti dikutip Antara.

Ahli vaksin dari Universitas Siena, Italia itu, menambahkan, terkait dampak keamanan, kata dia, tergantung dari larutan yang dicampurkan pembuat vaksin palsu.

Saat ini, kandungan yang terdapat dalam vaksin palsu masih diteliti lebih lanjut oleh Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Indonesia dan Badan POM.

"Yang jelas proses pembuatan vaksin palsu tentu tidak steril bisa tercemar virus, bakteri, dan lain sebagainya yang tidak baik bagi kesehatan," katanya.

Dia menambahkan, kemungkinan jangka pendek yang dapat terjadi adalah timbulnya infeksi.

"Infeksi bisa bersifat ringan bisa juga infeksi sistemik. Infeksi berat bisa berupa demam tinggi, laju nadi meningkat, laju pernafasan meningkat, leukosit meningkat, anak sulit makan minum hingga terjadinya penurunan kesadaran," katanya.

Menurut Kementrian Kesehatan RI dalam twitnya melalui akun @KemenkesRI, karena vaksin palsu dibuat dengan cara yang tidak baik, maka kemungkinan timbulkan infeksi.

Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis

Gejala infeksi ini bisa dilihat tidak lama setelah diimunisasikan. Jadi kalau sudah sekian lama tidak mengalami gejala infeksi setelah imunisasi bisa dipastikan aman. Bisa jadi anak Anda bukan diimunisasi dengan vaksin palsu, tetapi memang dengan vaksin asli.

Sementara itu, untuk dampak proteksi tujuan vaksinasi tidak tercapai, yaitu membentuk kekebalan tubuh sebelum seseorang jatuh sakit.

Misalnya, seorang anak mendapat vaksinasi Hepatitis B sebanyak 3 kali. Setelah terpenuhi, anak ini kebal bila kelak terpapar oleh virus Hepatitis B. Ia sudah kebal tanpa harus jatuh sakit.

Sementara anak yang tidak divaksinasi, harus sakit dulu baru dapat memiliki kekebalan. Bila ternyata anak ini mendapatkan vaksin yang palsu, tentu kekebalan itu tidak pernah ada.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan

06-05-2014 00:07

Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan  - Keputihan adalah salah satu masalah kesehatan di area intim yang paling banyak dialami oleh wanita. Karena sebagian besar wanita mengalami masalah keputihan, masalah ini pun sering dianggap masalah kecil biasa yang tidak perlu dikhawatirkan sama sekali. Padahal, beberapa jenis keputihan juga dapat menjadi pertanda adanya masalah penyakit yang lebih serius di area vagina dan rahim wanita. Para wanita tersebut memang memiliki siklus menstruasi yang teratur, dan keputihan termasuk ke dalam siklus tersebut yang dialami sebelum dan/ atau sesudah datang bulan. Namun, beberapa wanita mengalami siklus keputihan yang cukup parah; dalam jumlah banyak dan waktu yang sangat lama atau bahkan terjadi setiap hari. Ketika keputihan sudah dialami dalam jumlah sangat banyak, berwarna kecoklatan atau kehijauan, dan berbau amis serta menimbulkan rasa gatal dan/ atau panas di sekitar vagina, itu berarti keputihan tersebut merupakan pertanda adanya suatu penyakit. Konsultasi ke dokter adalah cara terbaik untuk mengetahui penyebab utama keputihan semacam ini dan mencarikan pengobatan yang tepat agar tak menjadi lebih parah. Sebagai perawatan di rumah, ada beberapa obat herbal yang bisa Anda pilih untuk mengurangi resiko keputihan dan mengurangi jumlahnya.   Daun Sirih   Daun sirih merupakan tanaman obat yang khasiatnya sudah dipercaya sejak dulu untuk mengobati keputihan dan merawat daerah kewanitaan agar tetap sehat. Daun sirih mengandung berbagai senyawa aktif yang dapat berperan sebagai anti bakteri, anti kuman, anti bakteri dan anti oksidan. Untuk mengobati keputihan, Anda bisa memanfaatkan daun sirih dengan cara merebus sepuluh lembar daun ini ke dalam dua liter air selama lima menit. Dinginkan air rebusan dan gunakan untuk membasuh daerah kewanitaan sebanyak tiga kali seminggu. Baca juga : Obat Herbal Trigliserida Sangat Mudah Ditemukan   Kandungan anti kuman dan anti oksidan dalam daun sirih akan sangat efektif dalam membunuh kuman penyebab keputihan dan menyehatkan sel – sel di daerah kewanitaan. Akan tetapi, penggunaan daun sirih juga tidak disarankan terlalu sering karena justru akan mematikan bakteri baik yang juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan area sekitar vagina. Tanaman Sambiloto Di dunia pengobatan herbal Indonesia, sambiloto juga merupakan jenis tanaman yang sudah sangat lazim digunakan dalam pembuatan jamu – jamuan berkhasiat. Sambiloto sendiri mengandung berbagai senyawa aktif seperti anti oksidan plavonoid, laktone, alkane, homoandrografolid, aldehid, keton, dammar, asam kersik, dan mineral. Tanaman sambiloto ini telah digunakan sejak zaman nenek moyang terdahulu sebagai obat untuk segala penyakit, dan salah satunya yaitu untuk mengobati keputihan dan masalah kewanitaan lainnya. Untuk mengkonsumsinya dan menikmati khasiat sambiloto ini, cukup ambil tiga batang tanaman sambiloto dan rebus dengan empat gelas air hingga berkurang menjadi dua gelas. Minum air rebusan ini sebanyak ¾ gelas, tiga kali sehari hingga keputihan berkurang atau berhenti. Lidah Buaya (Aloe Vera) Lidah buaya juga merupakan tanaman yang sangat dikenal dan sangat banyak tumbuh di tanah Indonesia. Jika sebelumnya tanaman ini dikenal dengan khasiatnya sebagai penyubur dan penghitam rambut, serta sumber serat yang menyehatkan tubuh, ternyata lidah buaya juga memiliki khasiat lain sebagai obat herbal keputihan. Lidah buaya yang mengandung serat yang tinggi, vitamin C dan juga vitamin E, juga memiliki khasiat sebagai antiseptik, anti virus, anti jamur, dan anti bakteri sehingga juga dapat digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi keputihan. Cara menggunakannya yaitu dengan beberapa batang lidah buaya yang dipotong – potong dan diblender. Rebus lidah buaya halus dengan lima lembar daun sambiloto ke dalam dua gelas air. Dinginkan dan gunakan untuk membasuh area kewanitaan sebanyak dua kali sehari. Baca juga : Kolesterol Tinggi Memabahayakan Kesehatan Keputihan juga merupakan masalah yang disebabkan oleh sensitivitas daerah kewanitaan yang terkontaminasi bakteri, jamur atau parasit. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga bagian ini agar tetap bersih dan tidak lembab sehingga kuman tidak dapat tumbuh di sekitarnya. Ketika keputihan terasa semakin mengganggu dan terjadi hingga cukup lama, sebaiknya atasi dengan mencoba satu dari beberapa obat herbal di atas. Jika keputihan masih saja tidak dapat diatasi, segera hubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Featured Image
Luka Diabetes Sembuh Sangat Sulit

26-05-2014 11:53

Permasalahan kesehatan merupakan sebuah bahasan yang semakin menarik untuk diperhatikan. Banyak permasalahan yang timbul dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat modern saat ini. Terlebih ketika menyoalkan tentang gaya hidup. Seperti salah satu di antaranya adalah gaya hidup instan yang selalu menyisakan permasalahan yang semakin serius. Seperti yang paling sering dibicarakan adalah tentang penyakit diabetes. Nah karena hal tersebutlah maka pada ulasan berikut ini saya akan memberikan sedikit ulasan yang penting tentang penyakit diabetes. Sebagai berikut.                   Diabetes merupakan sebuah penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang di dunia. Setiap orang memiliki resiko yang tinggi untuk terkena penyakit ini. Terlebih dengan kehidupan masyarakat yang terjadi seperti sekarang ini di mana gaya hidup yang kurang sehat semakin akrab dengan kehidupan masyarakat, membuat resiko untuk terkena penyakit ini pun semakin besar. Beberapa di antaranya penyebab utama dari penyakit ini adalah jenis makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat kita. Baca juga : Hati-hati Saat Sakit Kepala Belakang                    Salah satu hal yang menyebabkan penyakit ini begitu ditakuti oleh banyak orang adalah ketika penderita mengalami luka. Maka untuk bisa sembuh akan sangat sulit. Bahkan banyak di atara kasus uka diabetes tersebut dengan berakhir pada amputasi pada bagian tubuh penderita diabetes yang mengalami luka. Hal ini jelas membuat kita perlu memperhatikan lebih jauh tentang penyebab dari luka diabetes tersebut sulit untuk disembuhkan.                   Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli menyebutkan bahwa salah satu peyebab luka diabetes sulit sembuh adalah tingginya kadar kortisol dalam tubuh penderita diabetes. Naiknya kadar kortisol ini bisa diakibatkan karena tingginya tingkat depresi yang dialami oleh penderita diabetes. Sehingga untuk melakukan penyembuhan luka diabetes ini , yang diperlukan pertama kali adalah kondisi rileks penderita diabetes tersebut agar kadar kortisol ini tidak naik. Dan, luka diabetes pun lebih mudah disembuhkan.                   Ketika melakukan perawatan luka diabetes ini seringkali mengalami kegagalan karena penderita kurang sabar dalam melakukan perawatan. Banyak di antara mereka yang mengalami frustasi karena setelah sekian lama melakukan perawatan terhadap luka yang diderita, namun tak kunjung sembuh. Karena frustasi  yang dialami tersebut, akhirnya kembali menaikkan kadar kortisol dan membuat luka menjadi lebih sulit untuk disembuhkan. Karena itulah sikap sabar ini diperlukan bagi para penderita diabetes. Dengan perawatan yang bertahap dan sabar maka luka diabetes yang diderita akan berangsur-angsur sembuh. Baca juga : Tips Hidup Sehat                     Selain karena kadar kortisol yang tinggi, gangguan peredaran darah, gangguan syaraf dan juga infeksi membuat luka yang dialami oleh penderita diabetes menjadi semakin parah. Biasanya pada penderita diabetes ini, luka yang terjadi berawal dari luka kecil. Luka kecil tersebut lama-kelamaan akan menjadi semakin parah karena si penderita yang kurang memahami dan memperhatikan tentang luka tersebut. Dan jika terjadi gangguan lain layaknya gangguan syaraf, peredaran darah dan terjadinya infeksi oleh virus maka hal tersebut dapat membuat luka semakin sulit untuk disembuhkan. Karenanya maka perlu dilakukan sosialisasi oleh berbagai pihak kepada para penderita diabetes lebih menyadari akan luka diabetes ini. Sehingga luka yang dialami menjadi lebih mudah untuk disembuhkan.                   Pada penderita diabetes tertentu, juga mengalami penurunan kekebalan tubuh turut menjadi penyebab sulitnya penyembuhan luka diabetes ini. Jadi sangat penting untuk diperhatikan terkait dengan konsumsi makanan yang diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi para penderita diabetes tersebut.                   Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sampaikan tentang sulitnya penyembuhan luka pada penderita diabetes di atas. Semoga beberapa ulasan yang telah saya sampaikan tentangnya dapat memberikan banyak manfaat bagi anda sekalian.

Featured Image
Jenis-jenis Makanan Yang Dapat Menghilangkan Stres

26-05-2014 00:26

Tahukah Anda bahwasanya stres serta beban pikiran yang mengganggu kesehatan mental Anda nyatanya bisa menyusut dengan mengonsumsi macam bahan makanan spesifik? Stres dapat datang setiap saat, serta dimana saja. Terlebih, suatu studi dari Carneigh Mellon University mengatakan bahwasanya stres bisa mengurangi system imun badan, serta pada akhirnya menyebabkan penyakit. Mengakibatkan, kesibukan kita juga jadi terganggu. Di bawah ini ialah langkah menyingkirkan stres yang mengasyikkan serta menyehatkan. Tak butuh repot-repot berlibur ke Eropa atau bahkan shopping beberapa barang branded, namun cukup hanya mengkonsumsi sebagian macam makanan ini : 1. Susu Coba minum susu yang rendah lemak bila tidak hendak gendut namun sekalian juga merilekskan pikiran, kandungan protein serta kalsiumnya yang tinggi, dikombinasi dengan sereal pilihan Anda, bisa jadi alat pengikis stres yang lezat serta pas untuk menu sarapan. 2. Kacang almond Bila Anda tiba-tiba jadi suka ngemil waktu stres, coba mengunyah kacang yang satu ini. Kecuali lezat, kunyahan pada teksturnya yang keras akan bikin Anda terasa senang dapat meluapkan emosi berlebihan. Almond memiliki kandungan vitamin C serta E yang bisa melawan radikal bebas yang dikenal sebagai salah satu penyebab utama stres pada badan anda. Baca juga : Yuk Kenali Tanda-tanda Demensia 3. Buah bluberi Dengan warnanya yang gelap, bluberi mempunyai antioksidan yang sangat kaya. Kecuali itu, buah inipun  rendah kalori serta kaya serat. Kandungan vitamin C-nya yang tinggi bisa menyebabkan pikiran Anda lebih rileks serta tahan banting mengalami desakan. 4. Ikan tuna Ikan lezat ini memiliki kandungan vitamin B6 serta B12 yang bisa melawan stres. Lebih-lebih, ikan yang satu ini pun rendah lemak lho. 5. Asparagus Sayur ini memiliki kandungan asam folat tinggi yang berperan semacam alat untuk menstabilkan mood Anda. Asam folat menolong membuahkan hormon serotonin, hormon yang bisa menyebabkan rasa bahagia serta nyaman. 6. Gandum Cobalah untuk merubah sarapan pagi Anda dengan menu all about whole grain. Hal itu dianjurkan oleh Elisa Zied, penulis buku Nutrition at Your Fingertips, yang mendapatkan fakta bahwasanya kandungan vitamin B pada gandum bisa merangsang produksi hormon serotonin hingga dapat menentramkan otak. Makanan satu ini sendiri terhitung dalam kelompok low-fat, yang pastinya tak bakal menaikkan lemak serta gula di badan. 7. Kedelai Tempe, tahu, atau susu kedelai dapat juga jadi pilihan Anda untuk meredakan stres. Tidak cuma lantaran harga dari makanan tersebut yang tak terlampau mahal serta mengenyangkan, tetapi menurut Prevention Magazine’s Nutrition Advisor, kandungan protein, Vitamin B, kalsium, serta magnesium yang terdapat didalam kedelai dapat menyingkirkan stres serta menyehatkan. Stres hilang, kesehatan Anda juga terjaga. Baca juga : Khasiat Magis Kulit Manggis 8. Brokoli Menyantap sop brokoli setelah meeting nyatanya bisa meredakan stres. Argumennya simpel, menurut pakar gizi asal India yang bernama Maithili Kelkar, brokoli ialah sayuran yang banyak memiliki kandungan antioksidan hingga bisa meredam stres. Kecuali itu, Vitamin B, terlebih Folic Acid yang terdapat di dalamnya juga dapat dibuktikan tak cuma bisa meredakan stres, namun juga sindrom panik, gelisah, sampai depresi. 9. Teh Hijau Bila stres menyerang, pastikan untuk meminum teh hijau di banding soft drink terlebih minuman yang memiliki kandungan alkohol. Sangat banyak kandungan didalam teh hijau yang benar-benar baik untuk kesehatan seperti catechin yang bisa menangkal radikal bebas serta menyehatkan mata. Ada juga asam amino thenine yang diakui bisa menentramkan otak. Dr. Kaijun Niu dari Tohoku University Graduate School of Biomedical Engineering Jepang mendapatkan fakta bahwasanya kakek nenek yang mengkonsumsi 4 gelas teh hijau satu hari tidak sering merasakan depresi, sekalipun mereka cuma tinggal sendirian jauh dari kerabat serta rekan. Selain jenis makanan tersebut sebenarnya masih ada lagi makanan yang dapat  meredam dan menghilangkan stres, yaitu Buah Naga, Buah Manggis, Sirsak dan Mengkudu.

...