Waktu Posting : 30-05-2014 02:04 | Dibaca : 2595x
02-07-2024 13:00
Sebagai milenials, kamu perlu mengenal genre music blues. Meski sudah jarang diperdengarkan di klub-klub, namun musik blues ini menjadi salah satu jenis musik yang penting untuk kesehatan mental. Memang, blues artinya sedih. Tapi mampu mengekspresikan emosi dengan sempurna. Bahkan, ada beragam dampak positif untuk anak muda. Apa saja? Meredakan Kecemasan dan Stres Kelelahan berlebih sebab pekerjaan yang tidak ada habisnya, kondisi finansial yang kurang sehat, atau hubungan asmara yang lagi berantakan kerap dialami milenials dan gen Z. Bahkan, kelelahan itu bisa memuncak hingga menimbulkan rasa cemas dan stres. Dengan mendengarkan suara musik blues yang mengasyikkan bisa membantu meningkatkan kebahagiaan. Lalu file kebahagiaan di otak akan kembali terbuka, bertambah, dan semakin kuat. Hingga akhirnya terbebas dari dua efek negatif tersebut. Meningkatkan Kegembiraan Kesenangan dan kebahagiaan nyatanya mempengaruhi produktivitas seseorang secara signifikan. Saat mendengarkan musik blues, otak melepaskan dopamin yang membantu meningkatkan perasaan senang dan bahagia. Hasilnya, ia akan bersosialisasi dengan lebih baik dan puas menjalani kehidupan. Tidur Lebih Berkualitas Kurang tidur bisa disebabkan oleh tuntutan pekerjaan, kuliah, perasaan khawatir atas kehidupan, dan lainnya. Tidak harus 8 jam setiap hari, tidur yang cukup dan berkualitas dinilai lebih efektif dalam perkembangan kecerdasan. Telah banyak peneliti mengungkapkan relaksasi musik blues selama setidaknya 30 menit sebelum tidur mampu memperbaiki pola tidur pendengarnya. Mendorong Belajar Mendengarkan musik blues membuat kawula muda lebih cerdas dan termotivasi. Penelitian menunjukkan bahwa individu yang mendengarkan musik blues dapat lebih fokus bahkan menghabiskan lebih banyak waktu untuk belajar. Kecanggihan teknologi membantu para ilmuwan melakukan penelitian pada otak manusia yang berkaitan dengan efek musik blues. Jenis musik asal Amerika ini memiliki dampak positif bagi kesehatan mental. Apakah kamu sudah memutuskan untuk mendengarkan musik blues setelah ini?
07-07-2024 16:57
Pastinya setuju bila buah semangka memang nikmat dikonsumsi ketika dahaga menyerang apalagi bila cuaca sedang panas-panasnya. Buah semangka memiliki kandungan air hingga 92% hingga tak jarang buah ini menjadi makanan pencuci mulut di banyak perhelatan resmi. Semangka dikenal sebagai buah yang memiliki cita rasa manis dan dapat membuat tubuh menjadi segar. Sehingga buah semangka ini banyak dicari ketika musim kemarau tiba, karena selain dapat meredakan cuaca panas juga dapat mengatasi haus. Namun ternyata selain sebagai penghapus dahaga, buah ini memiliki manfaat lainnya bagi kesehatan kulit. Mengatasi kadar minyak wajah berlebih Bila kamu memiliki kulit wajah yang cenderung berminyak, maka buah ini dapat digunakan untuk mengontrolnya. Caranya cukup dengan menghaluskan daging buah semangka lalu diaplikasikan sebagai masker. Dan agar bisa memperoleh hasil yang maksimal, lakukan cara tersebut secara teratur. Meringankan jerawat Sering mengalami masalah kulit berjerawat? Semangka ternyata sangat ampuh untuk meringankan peradangan jerawat. Aplikasikan masker yang terbuat dari buah semangka, kemudian diamkan selama 15 menit lalu bersihkan dengan menggunakan air bersih. Anti aging Di dalam buah semangka mengandung vitamin A, C dan Lycopene yang ampuh untuk menangkal radikal bebas, mencegah kerutan kulitdan jerawat. Campurkan air perasan daging buah semangka dengan satu sendok teh madu. Kemudian aplikasikan sebagai masker sesaat sebelum tidur lalu bilas hingga bersih. Menjaga kelembapan wajah Dengan kandungan air yang tinggi di dalam buah semangka, bisa menjadi pelembap alami agar menjaga kelembapan kulit. Membersihkan wajah Gunakan jus semangka untuk membersihkan wajah, di mana semangka akan mengangkat sisa kotoran yang menempel pada wajah. Dan selain itu juga membantu untuk meredakan permasalahan kulit kusam. Meremajakan kulit Memakai masker yang terbuat dari buah semangka dapat memberikan manfaat. Manfaat tersebut yaitu meremajakan serta merevitalisasi kulit yang tampak kusam dan membuatnya menjadi cerah.
28-04-2014 02:46
Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu : A. Osteomalacia Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah? Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang. Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut : a. Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah b. Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya c. Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya d. Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu : a. Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll b. Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah c. Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak. d. Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif. Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu a. Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia. b. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang c. Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda B. Osteoporosis Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun. Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun. Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk. Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya. Pengobatan : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu a. Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda b. Melakukan terapi kekuatan tulang c. Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda. Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda.