Waktu Posting : 04-09-2014 08:05 | Dibaca : 2860x
03-05-2014 14:19
Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan - Ada lima jenis penyakit mata yang paling sering diderita orang berusia di atas 40 tahun dan dapat mengakibatkan kebutaan. Berikut ini penjelasannya. 1. Miopia Jenis gangguan ini paling banyak terjadi. Tanda-tandanya, sulit melihat jauh dan harus menggunakan kaca mata minus. Yang perlu diwaspadai adalah Miopis Patologis, yaitu jenis miopia yang paling berbahaya dan berpotensi membutakan. Pada beberapa individu, miopia jenis ini dibarengi kerapuhan retina akibat penipisan selaput jala dari waktu ke waktu. Penyembuhan bisa dilakukan melalui operasi, tetapi tingkat keberhasilan pemulihan penglihatan sangat tergantung dari kecepatan penanggulangannya. Satu hari tertundanya pelaksanaan pembedahan sudah mampu mengurangi presentase keberhasilan dalam derajat cukup banyak. 2. Katarak Katarak merupakan gangguan mata yang paling banyak terjadi pada orang dewasa, sebab berkaitan erat dengan faktor usia. Katarak tidak bisa dihindari, tapi bisa diobati lewat operasi. Penyakit ini menyerang orang berusia 30 tahun ke atas. Gejalanya diawali dengan penglihatan ganda, peka terhadap cahaya dan kesilauan sehingga menyebabkan penglihatan di malam hari lebih nyaman dibanding siang hari. Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping Gejala katarak pada stadium lanjut biasanya disertai selaput berwarna putih susu di pupil mata. Lensa mata penderita menjadi keruh dan menghalangi cahaya yang masuk sehingga tidak sampai ke retina mata bagian belakang. Selain karena faktor usia, katarak juga terjadi karena kecelakaan mata, diabetes, kelenjar paratiroid kurang aktif, radang kulit yang disebut dermatitis atopik, dan gangguan ginjal. Katarak juga bisa disebabkan alergi terhadap obat tertentu, terpaan sinar X, bahkan radang bisa disebabkan karena keturunan. 3. Glaukoma Di Indonesia glaukoma menempati urutan kedua penyakit mata yang banyak diderita golongan usia 40 tahun ke atas. Glaukoma adalah kondisi dimana cairan yang biasanya mengalir masuk dan keluar mata tiba-toba tersumbat. Sumbatan menyebabkan nyeri hebat dan hilang penglihatan. Gejala glaukoma antara lain sakit kepala hebat, mata merah, penglihatan kabur atau tampak cincin bercahaya, muntah-muntah, bola mata mengeras dan nyeri, pupil mata melebar, dan kelopak mata bagian atas membengkak. Glaukoma bisa menyerang siapa saja, tapi yang tergolong risiko tinggi adalah penderita diabetes atau penyumbatan pembuluh darah. Lebih-lebih jika sudah berusia lebih dari 60 tahun, mengalami stres emosional dan perokok, risiko glaukoma semakin besar. Baca juga : Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal Sekali terkena glaukoma, meskipun operasi berhasil, penglihatan tidak bisa pulih penuh. Ini karena penderita glaukoma mengalami kerusakan saraf otpik permanen. 4. Degenerasi Makula (Atrofi) Degenerasi makula atau atrofi adalah penyakit mata yang menyerang daerah dekat pusat retina. Pada usia lanjut, jenis penyakit mata ini merupakan salah satu penyebab kebutaan. Ada dua bentuk degenerasi makula. Pertama, bentuk kering yang ditandai perubahan atrofi pigmen epitel dan menyebabkan kehilangan penglihatan secara perlahan. Kedua, bentuk basah yang menyebabkan kehilangan daya lihat secara cepat. Penyebab penyakit ini adalah penyempitan dan penyumbatan arteri retina karena kemunduran pada refleksi normal. Gejalanya ditandai dengan adanya perubahan pada pusat penglihatan, semacam bintik putih di tengah-tengah halaman ketika sedang membaca. 5. Retinopati Diabetika Penyakit ini merupakan komplikasi dari penyakit kencing manis yang mengganggu mata. Sekitar 60% pengidap diabetes selama 15 tahun mengalami kerusakan pembuluh darah pada mataya. Retinopati sangat berpotensi menjadi penyebab kebutaan pada penderita diabetes. Ada dua jenis retinopati diabetika. Pertama retinopati awal. Pada tahap ini, pembuluh darah di retina mata mulai berubah. Ada pembuluh yang menyempit, ada yang membesar dan membentuk kantong-kantong yang bisa menghambat jalan darah. Pada tahap ini, retinopati diabetika tidak menimbulkan gangguan serius. Tapi jika tidak segera ditangani, retinopati awal berkembang ke tahap serius dan membahayakan penglihatan. Kedua, retinopati proliferatif, yang terjadi jika retinopati awal tidak ditangani serius dan muncul pembuluh darah baru pada permukaan retina atau pada saraf optik dan kemudian mengalami kebocoran. Dari sini bisa terjadi pelepasan retina mata, glaukoma, atau cacat penglihatan berat dan kebutaan. Jika sudah mengalami retinopati. lakukan diet dan menjaga kadar gula. Kurangi pekerjaan fisik yang berat untuk menghindari pendarahan pada retina karena adanya tekanan darah yang meningkat. Hindari juga olahraga yang berat.
07-04-2016 17:11
3 Cara Mencegah Defisiensi Sel Darah Merah Sejak Usia Dini - Defisiensi sel darah merah yang sehat bisa mengakibatkan tubuh alami anemia. Keadaan ini bisa menghalangi konsumsi oksigen ke semua tubuh serta pembuangan karbondioksida dari dalam sel paru-paru. Didalam tubuh, sel darah merah di produksi dengan teratur, tepatnya didalam sumsum tulang. Sel darah merah mengandung protein yang kaya zat besi. Protein ini dikatakan hemoglobin. Protein berikut yang menyajikan warna merah pada darah. Produksi sel darah merah yang kurang, rusaknya beberapa sel darah merah dalam tingkat yang tinggi, serta kehilangan darah bisa mengakibatkan anemia. Saat tubuh Anda tak menghasilkan sel darah merah dalam jumlah yang cukup, ada dua peluang pemicunya. Pertama, Anda sudah mewarisi keadaan tubuh yang produksi sel darah merahnya kurang dari gen orangtua hingga mulai sejak lahir tubuh Anda berkemungkinan menghasilkan sel darah merah dalam jumlah yang kurang. Keadaan ini diberi nama anemia yang ‘diwariskan’ (inherited). Anemia bakal menimbulkan keadaan gampang capek, cepat capek, lemahnya system kekebalan tubuh, sakit kepala, pusing, sesak napas, serta wajah pucat. Supaya tubuh tak alami defisiensi sel darah merah, Anda dianjurkan mencukupi konsumsi beberapa zat di bawah ini. Zat besi Zat besi ialah sisi utama dari hemoglobin. Kecuali sel darah, kuku, rambut, serta kulit pula memerlukan zat besi untuk melindungi kualitas kesehatan sel-selnya. Tersebut keperluan zat besi yang perlu Anda cermati : Wanita berumur 19-50 th. : 18 mg /hari, terutama saat saat menstruasi. Pria dengan umur 19-50 th. : 8 mg /hari. Anak-anak umur 9-13 th. : 8 mg /hari. Anak-anak umur 4-8 th. : 10 mg /hari. Bayi serta anak umur 1-3 th. : 7 mg /hari. Sumber-sumber konsumsi zat besi dapat diperoleh dari mengkonsumsi kerang, tiram, hati ayam, daging sapi, daging ayam, tuna, salmon, bayam, serta kacang-kacangan. Vitamin B12 Defisiensi vitamin B12 bisa mengakibatkan tubuh alami kekurangan darah yang selanjutnya bakal mengakibatkan terjadinya anemia. Kecuali bertindak dalam pembentukan sel darah merah, vitamin B12 dibutuhkan untuk perubahan saraf serta otak. Keperluan bakal vitamin B12 ialah 1-25 mcg /hari, bergantung pada umur. Bayi 0-6 bln. perlu 0, 4 mcg zat besi. Bayi umur 7-12 bln. perlu 0, 5 mcg zat besi. Anak-anak umur 1-3 tahunbutuh 0, 9 mcg zat besi. Anak-anak umur 4-8 th. perlu 1, 2 mcg zat besi. Anak-anak umur 9-13 years perlu 1, 8 mcg zat besi. Anak-anak diatas umur itu serta orang dewasa perlu 2, 4 mcg zat besi. Wanita hamil perlu 2, 6 mcgzat besi. Ibu menyusui perlu 2, 8 mcg zat besi. Anda dapat mencukupi keperluan konsumsi vitamin B12 dari sumbernya, yakni ikan, daging, serta buatan olahan susu, seperti keju serta yoghurt. Folat/Asam folat Folat atau asam folat ialah vitamin B yang bertindak dalam perkembangan serta metabolisme sel. Folat ialah vitamin B dengan cara alami yang ada didalam makanan. Sedang asam folat semacam vitamin B sintetis (buatan) diperoleh dari menambahkan kedalam makanan atau semacam suplemen. Defisiensi folat bisa terkena oleh pasien masalah ginjal, masalah hati, atau masalah system pencernaan. Perlakuan defisiensi folat ialah diberikan asam folat berbarengan dengan vitamin B12. Keperluan konsumsi bakal folat/asam folat berdasar pada umur, yakni : Bayi umur 0-6 bln. 65 mcg/hari. Bayi umur 7-12 bln. 80 mcg/hari. Anak-anak umur 1-3 th. 150 mcg/hari. Anak-anak umur 4-8 th. 200 mcg/hari. Anak-anak umur 9-13 th. 300 mcg/hari. Umur 14 th. ke atas 400 mcg/hari. Wanita hamil 600 mcg/hari. Ibu menyusui 500 mcg/hari Kecuali dengan suplemen, folat bisa diperoleh dari konsumsi brokoli, bayam, roti, jus buah, sereal, kacang-kacangan, melon, pisang, serta lemon. Yakinkan tubuh Anda memperoleh konsumsi yang mendukung produksi sel darah merah yang cukup supaya Anda tetaplah sehat serta bisa lakukan kegiatan tiap hari dengan baik.
06-06-2014 01:16
Aliran darah yang jelek, bisa menyebabkan terjadinya beragam persoalan kesehatan seperti hipertensi, masalah jantung, serta stroke. Dampak aliran darah yang tidak lancar dapat juga dikenali dari masalah lain, umpamanya darah tak lancar hingga ke otak, bisa mengakibatkan orang kerap mengantuk, hilang memori, sakit kepala hebat. Bila darah tak lancar hingga di hati, timbunan toksin didalam badan bisa-bisa penuh. Sebagian gejalan lain yang disebabkan karena tak lancarnya peredaran darah, yakni : * jadi kedinginan * tangan serta kaki jadi dingin * kaki kram, kebas, atau baal * benar-benar letih * sesak napas * sakit tidak kunjung pulih atau pemulihan lamban * tangan serta kaki jadi gatal-gatal * detak jantung tak teratur * tangan serta kaki bengkak Baca juga : Mengenal Makanan Sehat Pendongkrak Libido Aliran darah yang jelek dapat diperbaiki dengan merubah pola hidup jadi lebih sehat. Inilah beragam strategi yang gampang dikerjakan untuk memperlancar peredaran darah : 1. Diet sehat Konsumsilah makanan sehat seperti jeruk atau lemon yang kaya bioflavonoid, yang dapat menolong menguatkan kapiler serta melakukan perbaikan peredaran darah. Tomat serta semangka yang kaya likopen bakal menolong menangkal terbentuknya plak di pembuluh darah. Makanan lain yang berguna menambah aliran, salah satunya ikan, bawang putih, bawang bombai, kacang-kacangan, sumber vitamin B (daging tak berlemak, susu, kentang, biji-bijian), biji labu, sayuran, protein tak berlemak, serta air. Sebaliknya, batasi atau jauhi konsumsi minyak kedelai serta minyak bunga matahari, makanan cepat saji, makanan olahan, makanan refinasi, makanan tinggi lemak juga tinggi garam serta tinggi gula, roti putih, tepung, serta alkohol. Baca juga : 5 Langkah Menuju Umur Panjang 2. Olah raga Kerjakan olah raga teratur, 30 menit /hari untuk menolong melakukan perbaikan aliran darah. Bila Anda banyak duduk waktu bekerja, kerjakan peregangan atau aktifkan fisik tiap-tiap satu jam sekali. Olah raga tidak mesti berat, yang utama dikerjakan teratur. Anda dapat memilih jalan kaki, yoga, peregangan, lari, serta berenang. Kecuali peredaran darah lancar, Anda juga bakal makin energetik. 3. Pijat Pijat tangan serta kaki memakai kombinasi minyak esensial bisa menambah aliran darah, sekalian menaikkan tingkat tenaga serta melakukan perbaikan cairan di kelenjar getah bening, hingga peranan badan tambah baik. Toksin-toksin di kulit serta jaringan otot juga turut terusir dari badan. Jaga gerakan yang mengarah ke jantung sepanjang memijat otot-otot badan Anda. 4. Merendam kaki Teteskan sebagian tetes minyak esensial ke dalam baskom diisi air hangat. Rendam tangan serta kaki sepanjang 10-15 menit untuk melakukan perbaikan aliran darah. 5. Pakai herbal Beragam herbal yang dapat melakukan perbaikan aliran darah seperti daun ketumbar, jahe, ginkgo biloba, serta alfalfa. Yang paling bagus memakainya semacam minuman teh.