Waktu Posting : 14-05-2016 18:42 | Dibaca : 2310x
30-11-2025 12:09
Dalam acara Dialog Kebangsaan yang digelar di Ballroom Hotel UTC, Semarang, Anies Baswedan menekankan perlunya transparansi dan meritokrasi dalam pengisian jabatan publik. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan kritik tajam terhadap praktik bagi-bagi jabatan yang dianggap masih kerap terjadi di pemerintahan saat ini.Dalam dialog yang dihadiri ratusan peserta, termasuk akademisi, aktivis, dan praktisi pemerintahan, Anies menyoroti fenomena jabatan publik yang dipandang sebagai komoditas politik, bukan amanah untuk melayani masyarakat. Banyak jabatan publik diperlakukan sebagai pendapatan dan cara mencari keuntungan. Padahal, jabatan itu seharusnya menjadi sarana pelayanan rakyat, bukan keuntungan pribadi atau kelompok tertentu, ujar Anies.Ia menegaskan bahwa banyak kebijakan strategis lahir dari mekanisme tertutup, minim partisipasi publik, dan dipengaruhi oleh kepentingan politik atau relasi kekuasaan. Menurut Anies, kondisi ini mengikis kredibilitas birokrasi dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa setiap jabatan harus diberikan kepada individu yang memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang jelas.Lebih lanjut, Anies menekankan tiga prinsip utama yang menjadi fondasi birokrasi sehat: integritas, transparansi, dan meritokrasi. Integritas berarti pejabat publik bertindak berdasarkan nilai moral dan komitmen melayani masyarakat, bukan kepentingan pribadi. Transparansi menuntut setiap proses pengangkatan jabatan dan pengambilan kebijakan dapat dipantau publik. Sementara meritokrasi memastikan jabatan diberikan kepada mereka yang benar-benar kompeten dan mampu menjalankan tugasnya secara profesional.Jika prinsip-prinsip ini diterapkan, birokrasi tidak hanya akan efektif, tetapi juga dipercaya masyarakat. Rakyat akan merasa bahwa keputusan pemerintah benar-benar berpihak pada kepentingan mereka, jelas Anies.Pernyataan Anies ini memicu respons dari beberapa pihak. Partai Gerindra menegaskan bahwa pengisian jabatan merupakan hak prerogatif presiden, sementara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyinggung pengalaman Anies sendiri ketika memimpin DKI Jakarta, termasuk terkait struktur seperti TGUPP. Kritik tersebut dianggap sebagian pihak sebagai retorika politik.Meski menuai pro dan kontra, pernyataan Anies berhasil memunculkan diskusi publik mengenai kualitas birokrasi, transparansi, dan integritas pejabat publik. Banyak masyarakat menilai sorotan Anies membuka ruang refleksi terhadap tata kelola pemerintahan dan menekankan pentingnya sistem meritokrasi dalam menentukan pejabat.Selain itu, Anies menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Menurutnya, kontrol sosial merupakan cara efektif agar birokrasi tidak terseret oleh kepentingan politik atau praktik transaksional. Ia mendorong warga untuk terus aktif mengawasi dan menuntut akuntabilitas dari pejabat publik.Sorotan publik terhadap pernyataan Anies menunjukkan bahwa isu integritas dan kualitas birokrasi tetap menjadi perhatian utama masyarakat. Dengan menekankan integritas, transparansi, dan meritokrasi, Anies Baswedan menegaskan bahwa birokrasi yang profesional, adil, dan berpihak pada rakyat adalah fondasi penting bagi tata kelola pemerintahan yang baik.
13-07-2014 01:25
Dapatkan Berat Badan Ideal dengan Diet Seimbang  - Kurang atau lebihnya berat tubuh dikarenakan oleh adanya ketidak seimbangan keperluan nutrisi dengan makanan yang masuk. Makan makanan yang enak serta lezat barangkali telah jadi tanda-tanda serta pola hidup orang-orang perkotaan di saat saat ini. Sangat banyak ada beraneka-ragam olahan makanan yang tak cuma enak di lidah, namun pula bisa menyebabkan aspek psikologis kegemaran yang dikonsumsi terus-menerus. Walau sebenarnya kita tak tahu, apakah makanan yang dikonsumsi itu sehat serta telah mencukupi kebetuhan nutrisi. Maka yang lalu bakal punya pengaruh dengan badan ialah berat tubuh. Persoalan berat tubuh pasti senantiasa jadi persoalan beberapa orang. Apakah dia under weight, normal, atau juga over weight. Sebenarnya, berat tubuh ideal itu ialah seimbang pada tinggi tubuh serta berat tubuh. Bila dirumuskan dalam formulasi hitungan, kita mengetahui perhitungan berat tubuh ideal dengan sebutan Indeks Massa Badan (IMT).  Baca juga : Kelebihan Protein Dapat Membahayakan Tulang Berat tubuh (Kilogram) dibagi tinggi tubuh (Mtr.), lalu dikuadratkan. Lalu bakal ditemukan akhirnya. Bandingkan dengan standarnya, umpamanya : 17-20 itu masuk kelompok Normal. Seorang disebutkan kurang atau keunggulan berat tubuh sebenarnya disebabkan lantaran ada tidak seimbangan pada keperluan nutrisi dengan makanan yang masuk. Umpamanya keperluan kalori seorang semestinya 2. 000, tetapi kalori yang dikonsumsi meraih 2. 500. Keunggulan 500 kalori ini bakal tersimpan dalam senyawa lemak, bakal tertimbun jadi lemak badan, terakumulasi, serta makin lama berat tubuhnya bakal jadi tambah. Jadi, seorang bisa disebutkan mempunyai berat tubuh lebih itu lantaran konsumsi makanannya melebihi keperluan. Sebaliknya, seorang yang mempunyai kekurangan berat tubuh, konsumsi makanan kurang dari keperluan. Keperluan nutrisi semasing orang memanglah tidak sama. Berbagai aspek yang memengaruhinya diantaranya, tinggi tubuh, berat tubuh, usia, kegiatan, serta juga suhu lingkungan (kecil namun punya pengaruh).  Baca juga : Ingin Sehat, Hindarilah Lemak Orang yang mempunyai berat tubuh besar serta tinggi sudah pasti perlu kalori yang lebih tinggi. Keperluan kalori juga bisa dihitung dengan mengkalkulasi IMT. Langkahnya, kalkulasi berat tubuh aktual, dikalikan pada 20-25 kalori per kilogram berat tubuh. Hasil dari perhitungan itu ialah jumlah kalori yang diperlukan. Lalu apa yang perlu dikerjakan seorang agar bisa mengatur berat tubuh serta mencukupi keperluan nutrisinya dengan cara seimbang? Anda bisa coba anjuran dibawah ini : Konsumsilah sebelum saat lapar, serta berhenti lah sebelum saat kenyang�ini berkenaan proses keseimbangan dalam badan. Kurangi ngemil, lantaran pada intinya ngemil tak terlampau diperlukan badan. Keunggulan kalori yang dihasilkan dari ngemil bakal tersimpan selalu, terakumulasi dalam wujud lemak. Kerjakan olah raga dengan teratur. Bila bakal makan, baiknya dahulukan sayuran yang memiliki kandungan serat serta baik untuk usus. Dengan makan sayuran bakal menyebabkan kenyang hingga kalori yang masuk bakal menyusut. Sesudah makan sayuran, minum air putih atau teh supaya lambung terisi dengan beberapa bahan yang tak banyak memiliki kandungan kalori serta lemak. Sesudah itu baru makan makanan yang lain. Kurangi tipe makanan yang memiliki kandungan lemak. Berhenti makan 3-4 jam sebelum saat tidur. Untuk Anda yang kurang berat tubuh, konsumsilah makanan yang padat kalori, dapat pula diakali dengan nutrisi seperti susu, teh manis, atau madu yang tak bikin lambung jadi penuh tetapi padat kalori.
30-06-2014 13:04
Merokok membunuhmu. Memang benar adanya. Selain berpengaruh langsung pada kesehatan paru-paru, merokok mengakibatkan persoalan pada gigi, diantaranya : Bau mulut. Pergantian warna gigi. Peradangan bukaan kelenjar ludah di langit-langit mulut. Meningkatnya timbunan plak serta tartar pada gigi. Hilangnya tulang dalam rahang meningkat. Resiko leukoplakia meningkat, yakni bercak putih didalam mulut. Resiko penyakit gusi meningkat, yang disebut pemicu utama hilangnya gigi. Sistem pengobatan sesudah pencabutan gigi, perawatan periodontal, atau bedah mulut jadi tambah lama. Prosedur implan gigi mempunyai tingkat kesuksesan yang lebih rendah. Resiko kanker mulut meningkat. Bagaimana Merokok Mengakibatkan Penyakit Gusi? Rokok serta hasil olehan tembakau yang lain bisa mengakibatkan penyakit gusi lantaran memengaruhi lekatan tulang serta jaringan lunak pada gigi Anda. Dengan cara lebih khusus, merokok nampaknya mengganggu manfaat normal dari beberapa sel jaringan gusi. Masalah itu bikin perokok lebih rawan pada infeksi, seperti penyakit periodontal, serta nampaknya pula mengganggu aliran darah ke gusi, yang bisa memengaruhi pengobatan luka. Baca juga : Beberapa Fakta Kegiatan Seks terhadap Kesehatan Apakah Pipa Rokok serta Cerutu Mengakibatkan Persoalan Gigi? Ya bisa. Sama halnya rokok, cerutu serta pipa rokok bisa mengakibatkan persoalan kesehatan mulut. Menurut hasil riset yang diterbitkan dalam Journal of American Dental Association, perokok cerutu alami gigi keropos serta tulang alveolar keropos (yakni keroposnya sisi tulang rahang sebagai jangkar gigi) dengan kecepatan yang setara dengan perokok. Perokok pipa pula mempunyai resiko gigi keropos yang sama juga dengan perokok. Diluar resiko ini, perokok pipa serta cerutu tetap memiliki resiko terkena kanker oral serta faring (tenggorokan), meskipun bila mereka tak hirup rokok serta konsekwensi yang lain seperti bau mulut, gigi bernoda, serta penambahan resiko penyakit periodontal (gusi). Apakah Hasil Olahan Tembakau Yang Tidak Berasap Aman? Sama halnya dengan cerutu serta rokok, hasil olahan tembakau tidak berasap (umpamanya tembakau yang dihirup serta dikunyah) memiliki kandungan sekurang-kurangnya 28 bahan kimia yang sudah dapat dibuktikan menambah resiko kanker mulut dan kanker tenggorokan serta kerongkongan. Juga, mengunyah tembakau memiliki kandungan kandungan nikotin semakin banyak dari rokok, hingga mengakibatkan pemakainya lebih susah untuk berhenti. Demikian pula dengan satu kaleng tembakau yang dihirup, bisa menyajikan semakin banyak nikotin kian lebih 60 rokok. Tembakau tiada asap bisa merangsang jaringan gusi Anda, mengakibatkan gusi berkurang dari gigi Anda. Sesudah jaringan gusi berkurang, akar gigi jadi terbuka, hingga bisa menambah resiko gigi membusuk (tooth decay). Akar gigi yang terbuka pula lebih peka pada iritasi panas serta dingin atau yang lain, hingga bikin makan serta minum jadi tak nyaman. Kecuali itu, bahan gula yang kerap ditambahkan untuk menambah rasa tembakau tiada asap bisa menambah resiko gigi membusuk. Suatu riset yang diterbitkan dalam Journal of American Dental Association memperlihatkan bahwasanya pemakai tembakau kunyah empat kali memungkinkan meningkatkan gigi membusuk dibanding yang tak memakainya. Tembakau tiada asap pula umumnya memiliki kandungan pasir serta kerikil halus, yang bisa bikin gigi Anda aus. Menghilangkan Rutinitas Tembakau Tiada memperhatikan berapakah lama Anda sudah memakai produk tembakau, bila Anda berhenti memakainya saat ini, maka resiko serius untuk kesehatan Anda bakal menyusut. Sebelas tahunan sesudah berhenti merokok, kemungkinan bekas perokok terkena penyakit periodontal (gusi) tak jauh tidak sama dibanding beberapa orang yang tak sempat merokok. Juga, dengan menurunkan frekuensi Anda merokok bisa menolong mengurangi resiko terkena penyakit gusi. Satu riset mendapatkan bahwasanya perokok yang menurunkan rutinitas merokok mereka jadi kurang dari 1/2 bungkus satu hari cuma mempunyai resiko meningkatkan penyakit gusi tiga kali semakin besar dari non perokok. Angka ini memberi arti lebih rendah dibanding resiko orang yang merokok melebihi satu 1/2 pak /hari yakni enam kali lebih tinggi dari non perokok. Riset lain yang dipublikasikan dalam Journal of the Association American Dental mendapatkan bahwasanya penyakit mulut lesi leukoplakia bisa seutuhnya pulih dalam kurun waktu 6 minggu dari 97.5% pasien pemakai olahan tembakau tiada asap berhenti memakai buatan itu. Berbagai statistik dari American Cancer Society tunjukkan berbagai argumen serius lain untuk berhenti merokok. Mereka menyebutkan bahwasanya : Kira-kira 90% dari pasien kanker mulut, bibir, lidah, serta tenggorokan memakai tembakau, serta resiko terkena kanker ini meningkat bersamaan meningkatnya frekuensi merokok atau mengunyah tembakau serta lamanya merokok. Perokok mempunyai kemungkinan enam kali semakin besar dibanding non perokok untuk meningkatkan kanker ini. Seputar 37% dari pasien yang terus merokok sesudah kanker mereka membaik, bakal meningkatkan kanker ke-2 kalinya dari kanker mulut, bibir, lidah, serta tenggorokan. Jumlah ini semakin besar dibanding dengan mereka yang berhenti merokok yakni 6%. Baca juga : Kenali Faktor Risiko Akibat Kolesterol Tinggi Bagaimana Saya Bisa Berhenti Memakai Tembakau? Untuk berhenti memakai tembakau, dokter gigi atau dokter barangkali bisa menolong meredakan ketagihan nikotin Anda dengan obat-obatan, seperti permen karet serta patch nikotin. Sebagian dari buatan ini adalah obat OTC, sedang sebagian yang lain membutuhkan resep dokter. Obat lain (seperti Zyban) membutuhkan resep dokter. Kelas berhenti merokok serta grup pendukung kerap dipakai berbarengan dengan terapi obat. Program ini di tawarkan lewat rumah sakit lokal di masyarakat Anda serta terkadang lewat pemberi kerja atau perusahaan asuransi kesehatan Anda. Tanyakan pada dokter atau dokter gigi untuk info tentang program-program sejenis yang barangkali mereka ketahui. Obat herbal serta pula hipnosis serta akupunktur adalah pengobatan lain yang barangkali bisa menolong Anda menghentikan rutinitas menggunakan tembakau.