Body Mass Index

Additional Image

Waktu Posting : 15-10-2014 01:03 | Dibaca : 2544x

 

Obesitas oleh orang awam diidentikan sebagai kelebihan berat badan atau kegemukan. Namun secara medis, Obesitas didefinisikan memiliki kelebihan lemak di dalam tubuh. Obesitas meningkatkan risiko penyakit lain, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Dokter menggunakan BMI (body mass index) yang di dasarkan pada berat badan dan tinggi badan untuk menentukan apakah anda mengidap obesitas.

Obesitas ekstrim atau obesitas parah dikeal dengan istilah obesitas morbid. Merupakan sebuah kondisi dimana seseorang memiliki BMI di atas 40 atau lebih. Bila Anda masuk dalam kategori obesitas morbid, Anda terancam mengalami gangguan jantung yang serius.
 

 

Rumus untuk menghitung BMI (Body Mass Index)

BMI = Berat Badan / (Tinggi Badan * Tinggi Badan)

 

Keterangan :
-Satuan Berat Badan adalah Kilogram (kg)
-Satuan Tinggi Badan adalah Meter (m)

 

Contoh cara untuk menghitung BMI (Body Mass Index)

Berat badan anda adalah 51 kg dan Tinggi Badan anda adalah 1,59 (159 cm). Berapakah Indeks Massa Tubuh atau BMI anda ?

Baca juga : Kenali 4 Gejala Limfoma Berikut ini 

 

BMI = 51 kg / (1,59 x 1,59)
BMI = 20 → Normal

 

 


Untuk menentukan berapa nilai BMI (Body Mass Index) anda, silahkan menggunakan kalkulator BMI. Kemudian bandingkan hasilnya dengan data pada tabel di bawah ini:

 

BMI

Status berat badan

Dibawah 18,5

Kurang

18,5 – 24,9

Normal

25,5 – 29,5

Kelebihan

30,0 dan lebih tinggi

Obesitas

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Perawatan Rambut Harus Disesuaikan dengan Jenis Rambut

30-05-2014 08:12

Rambut = Mahkota Wanita Rambut bagi wanita adalah  mahkota. Hal ini tak terkecuali bagi mereka yang memakai jilbab dan kerudung atau suster-suster yang mengabdi di biara. Meski tertutup kain kerudung, kesehatan rambut tetap harus dijaga. Justru karena selalu tertutup ini, mereka yang memakai kerudung butuh tambahan kerja dalam perawatan rambut mereka. Ujung-ujungnya, bagi setiap wanita, rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang menjadi perhatian dan bisa mempengaruhi penampilan diri secara keseluruhan. Jenis rambut pun berbeda-beda. Menurut bentuknya ada yang lurus, ikal, dan keriting. Teksturnya ada yang halus dan kasar. Ada pula yang tebal dan tipis. Bentuk perawatan yang diberikan pada rambut haruslah disesuaikan dengan jenis rambutnya. Perawatan rambut yang lurus tentu tidak sama dengan yang keriting, begitu pula antara rambut yang tebal dan tipis. Jika disamakan, bisa-bisa rambut malah rusak karena tidak sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan. Baca juga : Mandi Susu Memutihkan Menyegarkan   Kotoran, Ketombe, Rontok? Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa sih kita perlu melakukan perawatan rambut? Pasti kamu sering dengar di iklan tentang masalah kutu, ketombe hingga rambut rontok, atau bahkan rambut yang kering, kusam, dan bercabang. Betapa sengsaranya orang yang mengalami masalah rambut ini karena kebersihan rambut membuat kenyamanan kepalamu. Masalah kotoran ini bisa dibereskan dengan pemakaian sampo atau vitamin rambut, baik yang alami maupun buatan. Vitamin ini bisa berupa ginseng atau daun lidah buaya yang sudah terkenal dengan khasiatnya untuk membuat rambut kuat dan bersih. Satu saran yang penting buatmu dalam memilih sampo: jika rambutmu tak ada masalah, sebaiknya pakailah sampo biasa. Tak perlu ada tambahan seperti anti-dandruff atau mengatasi rambut rontok. Lalu juga janganlah berganti-ganti jenis sampo karena hal itu seringnya malah menimbulkan masalah baru pada rambutmu. Ya rontok, ya ketombe, dan lain-lain. Apabila semua sampo tak mempan mengatasi kotoran dan ketombe yang ada di rambutmu, cobalah pakai sampo bayi selama beberapa minggu. Setelah dirasa bersih, kamu bisa kembali memakai sampo yang biasa kamu gunakan. Untuk rambut rontok, kamu bisa bergantung pada tonik rambut. Kadang rambut rontok yang berlebihan bermula dari terjangkitnya kutu di kulit kepala yang akhirnya perlu racun untuk membersihkannya. Hal tersebut jadi merusak kulit kepala sehingga kerontokan rambut tak dapat dihindari. Baca juga : Baju yang Sesuai Tubuh Memancarkan Inner Beauty  Merawat Kulit Kepala Kalau sudah tahu bagaimana merawat rambutmu, beralihlah lebih dalam ke kulit kepala. Kulit kepala jadi tempat tumbuh rambut dan menancapnya akar-akar rambut. Jika kulit kepala kotor dan sakit, rambut pun akan terkena imbasnya. Malu kan kalau seorang wanita berkepala botak tanpa alasan. Meski gaya rambut pendek dan mirip cowok sudah mulai beken di kalangan wanita, rambut panjang dan gaya tetap  paling indah di mata pria. Itulah pentingnya perawatan rambutkarena berpengaruh pada keseluruhan penampilanmu.

Featured Image
Deforestasi Legal Tinggi: Ancaman Lingkungan dan Tantangan Sumatra

22-01-2026 15:49

Pulau Sumatra kembali menjadi sorotan nasional setelah terungkap fakta mengkhawatirkan mengenai kondisi hutan di wilayah ini. Pada 18 Januari 2026, seorang tokoh nasional mengungkap bahwa hampir seluruh pembukaan hutan, sekitar 97 persen, dilakukan melalui mekanisme legal yang sah menurut izin pemerintah. Fenomena ini dikenal sebagai deforestasi legal tinggi, dan menjadi perhatian serius karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesejahteraan masyarakat setempat.Fenomena deforestasi legal tinggi menunjukkan bahwa legalitas izin bukan jaminan keberlanjutan. Izin resmi memungkinkan perusahaan menebang dan memanfaatkan hutan secara masif, dengan sedikit atau tanpa pengawasan yang ketat. Akibatnya, praktik penebangan berlangsung secara berkelanjutan dan berpotensi merusak ekosistem secara sistemik. Dampak ekologis dari kegiatan ini tidak hanya lokal, tetapi bisa memengaruhi seluruh wilayah Sumatra.Akibat nyata dari deforestasi legal tinggi terlihat dari meningkatnya frekuensi bencana alam. Banjir bandang, tanah longsor, dan kerusakan lahan pertanian menjadi lebih sering terjadi karena hilangnya tutupan hutan yang seharusnya menahan air hujan. Ketika hujan lebat datang, tanah yang gundul tidak mampu menahan aliran air, sehingga bencana sulit dihindari. Ini menunjukkan bahwa legalitas izin tidak selalu menjamin perlindungan lingkungan.Tokoh nasional yang memaparkan data ini menekankan bahwa masyarakat lokal menjadi pihak yang paling terdampak. Kehilangan lahan, risiko terhadap mata pencaharian, dan ancaman bencana alam menjadi beban mereka, sementara perusahaan tetap beroperasi secara sah. Kondisi ini menimbulkan ketimpangan antara kepentingan ekonomi dan perlindungan lingkungan, sekaligus menunjukkan perlunya reformasi menyeluruh dalam sistem perizinan hutan.Menanggapi sorotan publik, pemerintah pada 20 Januari 2026 mengambil langkah tegas dengan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti menyebabkan kerusakan hutan. Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa pencabutan izin ini merupakan bagian dari upaya menata ulang tata kelola hutan dan mencegah bencana ekologis lebih lanjut. Sebagian besar perusahaan yang izinnya dicabut bergerak di sektor pemanfaatan hutan alam, hutan tanaman, dan perkebunan, dengan luas kawasan yang terkena dampak mencapai lebih dari satu juta hektare.Langkah pemerintah ini mendapat dukungan luas dari masyarakat, tokoh politik, dan organisasi lingkungan. Mereka menilai pencabutan izin sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam menegakkan regulasi lingkungan. Namun, para pengamat menekankan bahwa pencabutan izin hanyalah langkah awal. Tanpa reformasi mendasar terhadap sistem perizinan, deforestasi legal tinggi tetap berisiko berlangsung. Transparansi data perizinan, audit independen terhadap aktivitas perusahaan, dan partisipasi masyarakat lokal menjadi hal penting untuk mencegah praktik eksploitasi hutan yang merusak.Kasus di Sumatra memperlihatkan bahwa deforestasi legal tinggi bukan sekadar masalah lingkungan. Dampaknya juga meluas ke bidang sosial dan ekonomi. Kualitas air menurun, keamanan pangan terganggu, dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan ikut terpengaruh. Oleh karena itu, pengelolaan hutan tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek; keberlanjutan harus menjadi prioritas utama.Selain itu, bencana yang muncul akibat deforestasi legal tinggi menekankan perlunya pengawasan yang ketat. Audit independen, penguatan lembaga pengelola hutan, dan keterlibatan masyarakat lokal menjadi kunci agar praktik eksploitasi berlebihan bisa dikendalikan. Partisipasi masyarakat memungkinkan pemetaan risiko bencana yang lebih tepat, sekaligus membantu pemulihan lahan yang rusak.Para pengamat menegaskan bahwa kebijakan kehutanan Indonesia harus menitikberatkan pada keberlanjutan jangka panjang. Deforestasi legal tinggi hanya dapat dikendalikan jika ada transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang konsisten. Langkah tegas seperti pencabutan izin memang penting, tetapi tanpa reformasi struktural, risiko kerusakan hutan tetap tinggi.Tantangan terbesar ke depan adalah menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan pelestarian lingkungan. Deforestasi legal tinggi tetap menjadi ancaman serius jika sistem perizinan tidak diperbaiki secara fundamental. Reformasi perizinan, pengawasan ketat, dan keterlibatan masyarakat menjadi strategi penting agar hutan Sumatra tetap lestari, sekaligus melindungi masyarakat dari risiko bencana ekologis.Kasus ini menjadi pengingat bahwa legalitas izin tidak selalu sejalan dengan keberlanjutan. Deforestasi legal tinggi menuntut tindakan proaktif dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan kolaborasi ini, Sumatra dapat tetap produktif secara ekonomi sekaligus terjaga secara ekologis, menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Featured Image
Prosedur Kuretase di Klinik Raden Saleh

17-01-2025 18:58

Prosedur kuret (atau kuretase) di Klinik  Aborsi Raden Saleh atau klinik-klinik lainnya biasanya dilakukan untuk tujuan medis tertentu yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi wanita. Kuretase adalah prosedur yang digunakan untuk membersihkan lapisan dalam rahim, biasanya dengan menggunakan alat khusus atau vakum. Berikut beberapa alasan mengapa seseorang mungkin memerlukan prosedur kuret :1. Mengatasi Kehamilan Tidak Terselesaikan (Keguguran)Jika seorang wanita mengalami keguguran, kadang-kadang masih ada sisa jaringan dari janin yang tertinggal di dalam rahim. Kuretase dilakukan untuk membersihkan sisa jaringan tersebut dan mencegah infeksi atau komplikasi lainnya.2. Aborsi MedisDalam beberapa kasus, kuretase dilakukan sebagai bagian dari prosedur aborsi untuk mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan atau kehamilan yang tidak berkembang dengan baik. Hal ini dilakukan oleh tenaga medis yang berlisensi dan dengan pertimbangan medis yang tepat.3. Masalah Kesehatan RahimKuretase dapat digunakan untuk mengatasi masalah seperti perdarahan abnormal atau fibroid. Dalam beberapa kasus, kuretase dilakukan untuk mengidentifikasi atau menangani kelainan pada lapisan rahim.4. Diagnosis Kelainan RahimKuret juga bisa digunakan untuk mengambil sampel jaringan dari lapisan rahim untuk pemeriksaan lebih lanjut, seperti untuk diagnosis kanker atau kelainan lainnya.5. Endometritis (Infeksi Rahim)Jika seorang wanita mengalami infeksi pada lapisan rahim (endometritis), kuretase bisa dilakukan untuk membersihkan infeksi tersebut dan mencegahnya menyebar.6. Gangguan Menstruasi atau Perdarahan yang Tidak NormalKadang-kadang, kuretase dilakukan untuk menangani masalah menstruasi yang sangat berat atau perdarahan yang tidak normal yang tidak dapat diatasi dengan obat-obatan.Prosedur Kuretase di KlinikJika kuretase dilakukan di Klinik Raden Saleh, prosedurnya biasanya dilakukan oleh tenaga medis yang berlisensi, seperti dokter spesialis kandungan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang prosedur kuretase di klinik:Pemeriksaan dan Konsultasi: Sebelum prosedur dilakukan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin beberapa tes, seperti USG atau tes darah, untuk memastikan bahwa prosedur ini diperlukan.Anestesi: Prosedur kuret biasanya dilakukan dengan anestesi lokal atau umum, tergantung pada kondisi pasien dan kebijakan medis.Pemulihan: Setelah prosedur, pasien mungkin perlu istirahat sejenak di klinik sebelum pulang. Biasanya, ada sedikit pendarahan atau kram yang dapat berlangsung beberapa hari setelah prosedur.Risiko dan Komplikasi: Meskipun prosedur ini relatif aman, tetap ada risiko infeksi, perdarahan berlebihan, atau cedera pada rahim. Oleh karena itu, kuretase hanya dilakukan jika benar-benar diperlukan.Jika Anda mempertimbangkan prosedur kuretase atau membutuhkan klarifikasi lebih lanjut tentang kenapa prosedur ini dilakukan di Klinik Raden Saleh, sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter di klinik tersebut. Dokter akan memberikan penjelasan lebih lanjut dan membantu menentukan apakah kuretase adalah pilihan yang tepat untuk kondisi medis Anda.

...