Waktu Posting : 31-05-2014 19:45 | Dibaca : 2697x
Meski tampaknya tidak serius, kram atau nyeri otot selalu tidak menyenangkan penderitanya. Biasanya muncul akibat berlebihnya aktivitas fisik saat berolahraga.
Gejala
Adapun gejala kram dan nyeri otot bisa ditengarai dengan timbulnya hal-hal berikut :
Apa Itu Kram Dan Nyeri Otot?
Ada dua tipe nyeri otot. Pertama, nyeri dan kaku akan makin parah saat beraktivitas (lari, jalan, menggali, membawa beban). Dokter menyebutnya delayed onset muscle soreness (DOMS). Tipikalnya, dimulai sehari atau dua hari setelah aktivitas, bahkan hingga seminggu.
Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza
Bila otot tiba-tiba berkontraksi dan tidak dapat rileks, inilah nyeri tipe kedua, disebut kram. Biasanya mengenai paha, betis, telapak. Dapat terjadi setiap waktu, bahkan saat tidur sekalipun.
Penyebabnya
Meski kondisi tubuh oke, aktivitas baru bisa menyebabkan nyeri otot. Contohnya, Anda seorang pelari. Ketika menolong teman menggeser meja yang berat, nyeri pada lengan dan bahu bisa muncul.
Para ahli bilang, nyeri merupakan gejala robekan mikroskopik (sangat kecil) pada otot, yang akan membaik selama beberapa hari. Aktivitas yang menuntut otot meregang agak kuat seperti berlari menuruni bukit kerap menyebabkan terjadinya cedera.
Sebaliknya, kram otot bukanlah hasil dari cedera, meski tidak ada yang tahu tepatnya kenapa hal ini terjadi. Barangkali akibat tidak seimbangnya mineral-mineral (kalsium, megnesium, potasium, sodium) yang mengatur kontraksi dan rileksasi otot atau karena kurang air.
Latihan fisik yang terlalu berat sepanjang hari bisa jadi memunculkan kram pada bertis yang menimbulkan nyeri cukup menyakitkan saat Anda tidur nyenyak di malam hari, seperti juga bila Anda memakai sepatu bersol tinggi atau terlalu sempit.
Penanganan
Agar kebutuhan mineral menyokong kontraksi otot, asuplah kalsium dan magnesium secara rutin. Kebanyakan orang mendapatkan cukup potasium dan sodium atau natrium dari bahan makanan yang ada. Konsumsi juga vitamin E setiap hari jika Anda cenderung mudah mengalami kram saat berolahraga.
Baca juga : Jaga Kesehatan Mulut Untuk Redam Penyakit
Para binaragawan acapkali menggunakan suplemen kreatin untuk meningkatkan massa otot. Bahan ini terbukti menolong mengembalikan robekan mikroskopik saat latihan berat atau cedera terjadi.
Apalagi yang bisa dilakukan?
Atasi dengan herbal
01-09-2014 20:11
saya mau tanya apakah ada obat alami utk penyakit ppok?ortu saya berumur 58thn sdh divonis penyakit ppok sejak thn 2009 dan sdh bbrp x msk rmh skt dan skr sdh memakai oksigen drmh dgn uk stgh ltr dan untuk berjln bisa 3ltr.yg saya mau tanyakan apakah ada obat utk menyembuhkannya?dan bagaimana cara?
22-07-2016 21:48
Penumpukan asam urat di dalam sendi adalah penyebab penyakit asam urat. Asam urat sejatinya merupakan limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh. Sebagian besar asam urat dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine dan sebagian kecil lainnya dibuang melalui saluran pencernaan dalam bentuk tinja. Jika asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah yang diproduksi, maka asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi. Ketika kristal-kristal tajam tersebut masuk ke ruang persendian dan mengganggu lapisan lunak sendi, maka terjadilah peradangan yang terasa sangat sakit. Baca juga : Tips Memilih Aksesoris untuk Kebaya agar Kamu Makin Cantik Ada beberapa faktor yang bisa memicu naiknya kadar asam urat di dalam darah, salah satunya adalah makanan berzat purin tinggi yang kita konsumsi. Contoh-contoh makanan tersebut adalah jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang-kerangan, kepiting, ikan teri, ikan makarel), dan daging merah (sapi, kambing, kerbau). Selain makanan, kita juga bisa berisiko mengalami penumpukan sama urat di dalam darah jika mengonsumsi minuman manis (baik gula buatan maupun alami) dan minuman beralkohol secara berlebihan. Risiko terkena penyakit asam urat juga tinggi bagi orang-orang yang sedang menjalani pengobatan menggunakan obat-obatan jenis tertentu, misalnya niacin, aspirin, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor), obat penghambat beta (beta blocker), sislosporin, diuretik, dan obat-obatan kemoterapi. Sedangkan jika dipandang sebagai bentuk komplikasi, penyakit asam urat berisiko tinggi dialami oleh orang-orang yang sedang menderita penyakit ginjal kronik, penyakit diabetes, hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi, osteoarthritis, psoriasis, dan sindrom metabolisme. Terlepas dari keempat faktor pemicu di atas, penyakit asam urat juga diduga masuk ke kelompok penyakit turunan alias penyakit genetik. Ini artinya mereka yang memiliki anggota keluarga berpenyakit asam urat berisiko mengalami kondisi yang sama. Menurut penelitian, proporsi dari risiko ini adalah 20 persen. Baca juga : Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat Lebih sedikitnya jumlah perempuan yang terkena penyakit asam urat dibandingkan laki-laki kemungkinan terkait dengan kondisi menopause. Setelah perempuan mengalami menopause, kadar asam urat dapat meningkat dan mulai merasakan gejala-gejala penyakit asam urat. Terlepas dari faktor-faktor di atas, ada juga sebagian orang yang memiliki kadar asam urat tinggi dalam darah mereka, namun tidak ditemukan pembentukan kristal-kristal natrium urat pada sendi-sendinya. Selain itu, di antara sebagian orang yang memiliki kadar asam urat yang sama pun, tingkat kerentanan mereka akan berbeda-beda. Mengenai hal tersebut, hingga kini belum ada penjelasan yang pasti.
05-10-2014 05:22
Turunkan berat tubuh kerapkali jadi masalah khusus untuk sebagian orang. Telah tahan lapar mati-matian, namun rupanya tujuan berat tubuh belum pula terwujud. Tak butuh cemas lebih jauh lagi, ikuti tulisan ini jadi Anda bakal tahu rahasia besar yang dipunyai pisang yang bisa menolong turunkan berat tubuh. Turunkan berat tubuh tak bisa dikira remeh. Seluruhnya segi kesehatan mesti dicermati, dari keadaan tubuh, tujuan laju penurunan berat tubuh sampai penentuan nutrisi dari pola makan. Lantaran turun berat tubuh terlampau cepat kurun waktu singkat tak baik pula untuk kesehatan.  Baca juga : Kenali 4 Gejala Limfoma Berikut Ini Bagaimanakah pisang bisa menolong diet turunkan berat tubuh Anda? Pisang adalah satu diantara buah yang paling banyak di mengkonsumsi orang. Bahkan juga di Amerika, mengkonsumsi pisang tambah lebih banyak dibanding mengkonsumsi dari apel ataupun jeruk. Kecuali lantaran terasa yang enak, pisang pula memiliki kandungan banyak vitamin yang berguna untuk tubuh. Nutrisi yang terdapat dalam pisang diantaranya : · Besi, - Protein - Serat - Karbohidrat - Vitamin C - Riboflavin - Vitamin B6 - Vitamin A, dan lain-lain Pisang pula dapat dibuktikan bisa turunkan depresi. Hal semacam ini dibuktikan dari kandungan triptofan yang banyak ada pada pisang. Triptofan ini lalu bakal dikonversi jadi serotonin yang bertindak semacam neurotransmitter untuk menyajikan rasa suka. Kecuali itu, mengonsumsi pisang dapat dibuktikan bisa menghindar keram waktu serta setelah berolahraga. Bahkan juga di Jepang, pisang jadikan semacam menu diet untuk turunkan berat tubuh yang di kenal dengan arti ‘Morning banana diet’. Di bawah ini paparannya :  Baca juga : Melalui Makanan Cegahlah Penuaan Dini Pisang untuk Turunkan Berat Tubuh Walau banyak terkandung karbohidrat, di Jepang pisang diakui bisa jadi satu diantara jalan untuk lakukan diet. Diet dengan pisang ini kerap dikatakan dengan ‘Morning banana diet’. Pada morning banana diet ini orang diperbolehkan untuk mengonsumsi pisang semacam sarapan mereka. Menu makan siang serta makan malam tak ditetapkan, tetapi untuk makanan selingan atau makanan ringan pula mesti konsumsi pisang saja. Dalam diet ini, orang tak diperbolehkan untuk makan kian lebih jam 8 malam serta mesti tidur saat sebelum tengah malam. Diet ini diakui bisa turunkan berat tubuh dalam kurun saat yang cukup singkat. Menurut peneliti, hal semacam ini bisa karena sebab berbagai hal : Pisang adalah sumber serat yang amat baik. Serat ini bisa perpanjang rasa kenyang serta ‘mendorong’ kalori menuju system pencernaan saat sebelum diserap oleh tubuh. Resistant starch (pati serta produk-produknya yang lolos dari proses pencernaan di usus halus serta masuk ke usus besar) yang diketemukan pada pisang diakui bisa tingkatkan pembakaran lemak sampai 20-25%.