Waktu Posting : 23-10-2014 23:33 | Dibaca : 3129x
30-04-2014 08:25
Pengobatan Alami untuk Sakit Gigi - Sakit gigi bisa dikatakan merupakan salah satu penyakit yang cukup umum ditemukan dan menjadi alasan utama mengapa seseorang berkunjung ke dokter gigi. Sakit gigi itu sendiri bisa disebabkan oleh berbagai hal misalnya saja gigi yang berlubang, infeksi pada gusi, cavity atau tumpukan plak yang bisa memicu munculnya gigi berlubang, adanya gigi yang patah, gigi goyang dan berbagai sebab lainnya. Berbagai jenis penyakit gigi seperti ini sebenarnya dapat dicegah sedari dini dengan rajin melakukan kunjungan ke dokter gigi, setiap 6 bulan sekali. Selama proses kunjungan rutin tersebut, gigi akan diperiksa secara menyeluruh, dibersihkan tumpukan plak yang ada bila perlu dan juga mendeteksi sejak dini bila ada masalah yang terjadi pada gigi tersebut. Selain itu, menjaga kebersihan gigi dengan cara menggosok gigi secara teratur pagi dan malam hari sebelum tidur adalah hal yang wajib dilakukan oleh semua orang yang menginginkan gigi mereka agar tetap sehat. Namun, ada kalanya sakit gigi tetap menyerang dan bila hal ini terjadi, ada beberapa hal yang bisa ditempuh oleh penderita sakit gigi. Melakukan kunjungan ke dokter adalah hal yang dianjurkan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan mengetahui dengan pasti apa yang menjadi penyebab sakit gigi tersebut. Selain itu, penderita sakit gigi bisa mengkonsumsi jenis obat pereda rasa nyeri yang diberikan oleh dokter, atau bisa juga menggunakan obat tradisional yang lebih mudah ditemukan, lebih murah, lebih sedikit resiko efek samping dan juga lebih efektif. Meredakan Rasa Nyeri Upaya pertama yang bisa ditempuh saat menderita sakit gigi adalah meredakan nyeri itu sendiri. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh yaitu dengan: Kompres dingin. Hal ini dilakukan dengan cara menggunakan es batu yang sudah dibungkus oleh kain atau handuk kecil. Kompres ini diletakkan di bagian pipi tepat dibagian luar gigi yang terasa sakit. Hal ini bisa membantu meredakan nyeri. Tidak dianjurkan untuk mengompres langsung didaerah yang sakit karena hal ini bisa menimbulkan rasa nyeri yang lebih hebat mengingat gigi yang sakit akan jauh lebih rentan terhadap suhu dingin dan panas. Kompres panas dengan kantong teh. Pergunakan kantong teh yang masih hangat (tanpa tambahan gula) untuk mengompres daerah yang sakit Baca juga : Berbagai Pilihan Obat Herbal Darah Tinggi di Sekitar Kita Upaya Penyembuhan dengan Rajin Membersihkan Gigi Sakit gigi bisa disebabkan karena tumpukan sisa makanan yang tidak dibersihkan. Oleh karena itu, upaya pembersihan gigi secara teratur bukan hanya akan mencegah penyakit gigi itu sendiri, namun juga dapat membantu mengurangi rasa sakit yang ada. Berbagai upaya untuk membersihkan gigi itu sendiri bisa berupa rajin menyikat gigi pagi dan malam sebelum tidur, menggunakan mouthwash atau pencuci mulut secara teratur untuk mengurangi tumpukan plak yang ada dan juga menggunakan benang pembersih untuk membersihkan sela-sela gigi Penggunaan mouthwash bisa sangat membantu, namun anda tidak perlu menggunakan mouthwash yang ada di pasaran. Ada beberapa bahan yang mungkin sudah tersedia di dapur setiap orang yang bisa membantu membersihkan gigi dengan lebih maksimal yaitu: Berkumur-kumur dengan air hangat yang dicampur garam. Campuran garam dalam air hangat bisa membantu untuk membersihkan area disekitar gigi dan menarik racun ataupun cairan yang menyebabkan daerah gusi membengkak. Berkumur-kumur dengan air yang sudah dicampur dengan baking soda. Jenis mouthwash yang satu ini juga dapat dilakukan secara teratur untuk membantu mengurangi plak dalam mulut Obat Herbal untuk Mengobati Sakit Gigi Upaya pengobatan sakit gigi tidak akan lengkap tanpa menggunakan bahan-bahan herbal tertentu yang dipercaya dapat mengobati rasa sakit tersebut. Ada beberapa jenis obat herbal yang umum dipergunakan oleh masyarakat di seluruh dunia untuk mengatasi penyakit gigi, yaitu: Minyak cengkeh. Minyak cengkeh mengandung eugenol, sebuah senyawa yang bisa membantu meredakan sakit gigi. Cara menggunakannya adalah dengan mencelupkan kapas pada sedikit minyak cengkeh dan letakkan di daerah gigi yang sakit dan berlubang. Manfaat yang sama juga bisa didapatkan dengan cara menghaluskan cengkeh dan mencampurnya dengan sedikit air hingga membentuk pasta sebelum diaplikasikan ke daerah yang sakit Bawang putih. Penggunaan bawang putih merupakan salah satu resep nenek moyang terbukti cukup efektif untuk mengatasi sakit gigi. Caranya cukup mudah yaitu dengan menghaluskan bawang putih dengan sedikit garam. Campuran ini kemudian dimasukkan pada gigi yang berlubang atau pada daerah gigi/gusi yang sakit. Bawang putih memiliki kandungan anti bakteri yang bisa membasmi kuman-kuman penyebab penyakit gigi Biji alpukat. Biji alpukat yang sudah kering dihaluskan kemudian bubuk biji alpukat ini ditaburkan di daerah gigi yang sakit dan ditutup dengan kapas hingga rasa sakitnya berkurang. Air dari jeruk nipis yang diteteskan ke area yang sakit juga bisa membantu mengurangi rasa sakit yang ada. Oregano oil. Oregano oil atau minyak oregano merupakan salah satu jenis minyak yang bisa dipergunakan untuk mengatasi sakit gigi. Cukup dengan menempelkan kapas atau cotton ball yang sudah dibasahi dengan minyak oregano ke daerah yang sakit. Baca juga : Gejala dan Pengobatan Secara Herbal Untuk Penyakit Rematik Banyak sekali metode pengobatan herbal atau pengobatan alami yang bisa dipergunakan untuk mengatasi sakit gigi. Namun, kunjungan ke dokter gigi sangat diperlukan bila sakit yang dirasakan tidak kunjung reda. Pemeriksaan lebih lanjut akan mengungkap apa penyebab dari sakit gigi tersebut sehingga bisa dilakukan perawatan yang tepat untuk mencegah masalah tersebut menjadi lebih parah.
17-09-2014 02:03
Kebanyakan orang, biasanya sudah menyikat gigi 2 x satu hari, tetapi hal itu umumnya dikerjakan saat mandi. Menyikat gigi saat malam hari saat sebelum tidur malah tak dikerjakan, walau sebenarnya hal semacam itu amat utama. Melupakan saat untuk menyikat gigi saat sebelum tidur berisiko bikin bakteri makin bertambah banyak di mulut. Janganlah terlewat menyikat gigi saat sebelum tidur Melupakan saat untuk menyikat gigi saat sebelum tidur pada malam hari tak cuma bikin nafas jadi tak fresh, tetapi pula mempercepat tumpukan bakteri serta munculnya plak yang bisa menyebabkan penyakit gusi serta gigi berlubang. Baca juga : Cegah Gangguan Pendengaran dengan Makan Ikan Di pertengahan hari, coba untuk ‘menyapu’ gusi anda memakai lidah, dari segi kanan ke kiri. Umumnya ada rasa lengket serta seperti ada selubungnya yang mana hal semacam itu adalah tandanya plak. Rutinitas menyikat gigi ialah rutinitas yang baik, dimana aktivitas itu bisa singkirkan bakteri yang melekat pada gusi. Bila bakteri itu tak disingkirkan dengan selekasnya, jadi bakteri itu bisa mengakibatkan kerusakan gigi. Makin lama suatu plak yang ada disuatu tempat yang sama, plak itu bakal beralih jadi tartar, yakni suatu hal berwarna kuning yang keras serta kasar, yang ada pada sela-sela gigi. Tartar dapat menyebabkan radang serta gusi berdarah yang selanjutnya berisiko mengakibatkan gigi tanggal. Belum ada batasan yang pasti kapan suatu plak bakal meraih level terparahnya. Menurut Sahota, menyikat gigi 2 x satu hari adalah langkah yang jitu. Janganlah membiasakan diri menyikat gigi cuma sekali dalam satu hari. Baca juga : Menurunkan Kadar Asam Urat Secara Alami Kecuali itu, menyikat gigi dengan teknik yang salah pula dapat mengakibatkan efek yang negatif pula. Sahota merekomendasikan untuk memakai sikat gigi yang bulunya halus serta pasta gigi yang memiliki kandungan fluoride. Lebih detail lagi, ia merekomendasikan untuk menyikat gigi lebih kurang sepanjang dua menit serta semua sisi gigi mesti tersikat dengan baik. ADA (American Dental Association) menyaranakan untuk memakai benang gigi atau floss sekurang-kurangnya sekali dalam satu hari. Kecuali itu, berkonsultasi pada dokter gigi dengan cara teratur pula amat utama untuk dikerjakan. Hal semacam ini mempunyai tujuan supaya gigi anda terus terbangun serta termonitor kesehatannya. Dokter gigi pula bakal menolong bersihkan kotoran-kotoran yang tak bisa dibikin bersih sendiri, dimana satu diantaranya ialah tartar itu. Meskipun dapat bikin napas jadi fresh, tetapi larutan kumur, permen mint, serta permen karet belum dapat menukar peran menyikat gigi.
07-06-2014 03:08
Banyak perbincangan tentang penyembuhan herbal dalam mengobati penyakit di banding dengan penyembuhan dalam dunia kedokteran. Ditambah lagi dengan adanya banyak obat herbal yang belum diuji dengan cara klinis. Penyembuhan herbal bebasis ramuan tradisional yang datang dari tumbuhan alami sudah banyak dipakai dari zaman dulu. Manfaat obat ini sudah diakui menurut fakta empiris sepanjang bertahun-tahun. Hal semacam ini jadi penyebab timbulnya banyak riset pada beragam jenis tanaman untuk tahu kandungannya, dan bagaimana prosesnya dalam mengobati penyakit. Seperti dalam penyembuhan kanker yang bisa ditempuh dengan jalan medis ataupun herbal. Kanker semacam penyakit beresiko serta mematikan pastinya dibutuhkan penanganan serius. Dua tipe Cara penyembuhan dalam menyembuhkan kanker mempunyai konsekwensi sendiri. banyak pakar bedah tumor yang berasumsi bahwasanya pola penyembuhan herbal tak punya pengaruh pada kesembuhan pasien. Sesaat itu, obat kimia dikira bisa punya potensi mengganggu kemampuan kerja obat antikanker yang tengah dikonsumsi. Baca juga : Kulit Manggis dan Jenis Kanker yang Mematikan Walau sekian waktu ini ke-2 tipe penyembuhan itu malah bisa digabungkan, yakni dengan melakukan kemoterapi sekalian penyembuhan herbal. Pada beragam tipe tumbuhan yang digunakan semacam zat antikanker mempunyai kandungan flavonoid yang berguna untuk menyembuhkan kanker. Flavonoid merupakan senyawa yang terbagi dalam 15 atom karbon yang ada pada 2000 lebih tipe tumbuhan yang sudah diidentifikasi. Flavonoid ini terdiri dari tiga grup, yakni antosianin, flavonol, serta flavon. Tetapi dalam tiap-tiap tumbuhan itu mempunyai kandungan flavonoid yang beragam, hingga mempunyai gabungan serta jumlah yang bermacam untuk digunakan semacam obat kanker. Flavonoid mempunyai penyebaran yang luas dan tingakt toksisitasnya yang rendah, berikan keuntungan yang besar dalam badan. Zat ini dapat memodifikasi reaksi badan pada penyakit. Kecuali melawan kanker, flavonoid akan menghimpit peradangan atau inflamasi, mengontrol kandungan gula dalam darah, membuat perlindungan badan dari serangan penyakit jantung, dan melakukan perbaikan system imunitas (kekebalan) pada badan. Baca juga : Wanita Butuh Tidur Cukup dan Berkualitas Dalam pada itu, manfaat flavonoid dalam kemoterapi ialah untuk menambah kemampuan kerja kemoterapi serta turunkan efek toksin atau racun pada sistem kemoterapi. Gabungan ke-2 tipe penyembuhan ini mempunyai kesempatan besar dalam membunuh kanker, lantaran penyembuhan ini mempunyai langkah yang tidak sama dengan fungsinya masing-masing. Kemoterapi bakal membunuh sel kanker, tetapi tak bisa menghindar penyebaran sel kanker ke organ lain. Sesaat flavonoid bakal menghindar penyebaran sel kanker, dan berperan untuk menghimpit ada perkembangan pembuluh darah yang baru serta menghimpit terjadinya metastasis (penyebaran ke organ lain). Karena, kecuali penyembuhan medis, perlu untuk diperhitungkan mengenai konsumsi obat herbal untuk menangani penyakit kanker. Tetapi penting dicermati, penyembuhan mesti dilaksanakan dengan cara berkelanjutan serta persisten untuk kesembuhan Anda.