Waktu Posting : 15-03-2016 13:16 | Dibaca : 2286x
20-05-2016 10:24
Mata kering ialah keadaan saat mata tak dapat berikan kelembapan yang cukup untuk melindungi mata selalu terproteksi. Air mata tak mencukupi lantaran beragam penyebab, diantaranya lantaran mata tak membuahkan cukup air mata atau air mata berkwalitas rendah. Mata yang sehat selalu ditutupi oleh susunan cairan. Susunan terluar (lipid) ialah asam lemak yang melembutkan permukaan air mata serta memperlambat penguapan dari susunan tengah (lacrimal) yang tidak tipis yang kebanyakan adalah air. Lendir membuat susunan terdalam (mucin) yang memberi kemungkinan air mata menyebar rata di permukaan mata. Mata kering berlangsung saat satu diantara dari ketiga komponen itu tak seimbang. Gejala mata kering yang umumnya memengaruhi ke dua mata diantaranya sensasi terbakar atau gatal menyengat mata, berserabut lendir didalam atau di sekitaran mata, penambahan iritasi mata lantaran asap atau angin, mata lelah sesudah membaca sebentar saja, kepekaan pada sinar, kesusahan menggunakan lensa kontak, air mata membanjir mendadak yang menandakan mata berupaya untuk menyeimbangi kurangnya produksi air mata, pandangan kabur serta kerap memburuk pada sore atau malam hari atau sesudah konsentrasi dalam kurun waktu lama. Baca juga : 10 Pola Hidup Sehat Agar Awet Muda Mata kering bisa dikarenakan oleh berbagai aspek termasuk yang terkait dengan air mata kurang serta kelembapan kurang dalam mata. Penyebab lain ialah penuaan. Makin berusia, produksi air mata makin kurang produktif yang bermakna kelembapan kurang untuk mata. Air mata mungkin saja juga menguap dengan cepat. Wanita mendekati menopause besar kemungkinan pula hadapi mata kering lantaran penambahan hormon. Aspek lain ialah penyumbatan saluran air mata atau lantaran obat yang mengakibatkan kurangnya produksi air mata. Berbagai tipe obat yang mengakibatkan mata kering diantaranya obat tekanan darah tinggi, antihistamin serta dekongestan, pil KB, berbagai antidepresan, pembasmi nyeri seperti ibuprofen serta naproxen, serta isotretinon untuk penyembuhan jerawat. Aspek lingkungan pun bisa mengakibatkan mata jadi kering. Misalnya udara berdebu, cuaca kering atau berangin, atau asap seperti asap rokok yang dapat menguapkan air mata tambah lebih cepat atau menghalangi efektivitas produksi air mata. Hal semacam ini terlebih berlangsung pada penggunaan lensa kontak lantaran lensa menyerap pelumasan dari air mata, melihat TV, memakai laptop, atau menjahit untuk durasi yang lama bisa mengakibatkan mata kering. Baca juga : Cara Mencegah Cedera Gigi dan Mulut Untuk menangani mata kering, di bawah ini terdapat panduan praktis langkah menyembuhkan dan menghindari mata kering yang dapat Anda kerjakan sendiri dirumah : Untuk masalah mata kering ringan bisa di hilangkan dengan obat tetes mata yang di jual bebas yang tak mengandung bahan untuk menangani mata merah lantaran akan jadi parah gejala. Baiknya tanyakan dahulu ke dokter obat yang pas untuk Anda. Mengkonsumsi makanan yang kaya dengan asam lemak omega-3, yang dapat diketemukan dalam minyak ikan serta sayur seprti minayk canola, minyak kedelai, minayk biji rami, kenari, ikan salmon, tuna, ikan kembung, sarden atau telur ayam. Jauhi udara bertiup di mata. Janganlah langsung mengarahkan mata ke pengering rambut, pemanas mobil, AC atau kipas angin. Menggunakan kacamata pelindung ketika keadaan berangin serta waktu berenang. Sering-sering menyempatkan diri untuk mengistirahatkan mata sesaat di tengah-tengah aktivitas padat. Bila Anda membaca atau lakukan pekerjaan lain yang membutuhkan konsentrasi visual, lakukanlah istirahat mata dengan tutup mata sekitar beberapa menit, atau berkedip berkali-kali sekitar beberapa detik untuk menolong menebarkan air mata dengan cara rata diatas mata. Posisikan monitor computer dibawah tingkat mata supaya Anda tak usah buka mata lebih lebar hingga memperlambat penguapan air mata. Berhenti merokok serta jauhi asap. Asap bisa jadi memperburuk gejala kering mata. Janganlah terus-terusan menggosok-gosok mata. Sesekali berkediplah untuk meratakan air mata diatas mata. Jumpai dokter bila Anda alami gejala mata kering yang berkelanjutan, termasuk juga mata merah, iritasi mata, capek atau sakit.
25-04-2014 03:15
Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke - Seakan sudah dilumrahkan awam kalau setiap tekanan darah atas atau sistolik di atas 120 dan tekanan bawah distolik di atas 80 serta merta dianggap sudah darah tinggi (hipertensi). Tak soal kapan diukur, bagaimana mengukurnya, dan dalam kondisi apa orang diukur. Kita tahu tekanan darah berfluktuasi dari waktu ke waktu, bahkan dari jam ke jam. Emosi, kondisi bergiat, efek hormonal dan faktor stres ikut mempengaruhi tekanan darah. Vonis bahwa seseorang hipertensi tidak dihasilkan oleh keputusan selewat sambil lalu. Sekali seseorang divonis hipertensi, mungkin harus berurusan dengan terus minum obat. Sikap seperti itu tidaklah bijak. Karena bila keputusan itu ternyata tidak tepat, orang merugi karena harus minum obat untuk sesuatu yang belum perlu. Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-buahan Sejatinya, tekanan darah diukur pada saat baru bangun tidur pagi hari. Belum melakukan apa-apa, misal belum mengomel pada pembantu, belum merasa jengkel, dan belum juga bergiat fisik, di saat itulah tekanan darah langsung diukur. Tekanan darah saat itu mencerminkan kondisi semurninya tekanan darah. Tentu akan menjadi berbeda hasilnya bila diukur sudah melakukan aktivitas. Seseorang baru dipastikan hipertensi bila diukur tiga kali berturut-turut selang waktu beberapa hari dengan alat yang sama memberikan hasil yang sama-sama lebih tinggi dari normal. Hanya dari pemeriksaan tensi satu kali saja, dan hanya karena melihat lebih tinggi dari 120/80 mmHg, lalu langsung memastikan kalau itu hipertensi, bisa jadi belum tentu diagnosis yang betul. Optimalnya tekanan darah itu kurang atau sama dengan 120/80 mmHg. Menurut WHO International Society of Hypertension, tensi 130/85 mmHg masih tergolong normal dan 139/89 mmHg tergolong normal atas (high normal). Seseorang baru dikategorikan hipertensi (ringan) setelah tensinya 140/90 mmHg. Tentu dengan catatan, pengukuran dilakukan dengan kondisi seperti sudah disebut di atas dan alat tensimeternya sudah ditera normal. Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi Jadi kalau kondisi pengukuran tidak menghasilkan nilai tensi yang sesungguhnya dan tensinya belum berkategori hipertensi, tak bijak kalau terlalu cepat langsung diintervensi dengan obat. Mengapa? Bila tensi ternyata bukan yang sesungguhnya langsung diberi obat, bisa jadi tensi darah malah jadi anjlok. Kita tahu, tubuh punya mekanisme otoregulasi tekanan darah. Waspadai bila tak ada riwayat darah tidak pernah tinggi mendadak jadi tinggi. Perlu lebih kritis untuk bertanya ulang kalau dokter masih memberi resep, apa obat memang sudah diperlukan. Bila suatu saat tensi meninggi, ada sistem tubuh yang mengatur untuk menurunkannya. Sebaliknya, kalau tensi menurun, tubuh akan menaikkannya. Biarkan dulu mekanisme itu berjalan tanpa perlu diintervensi dengan obat. Kelewat cepat memberi obat, berarti mengacaukan mekanisme otomatisasi tubuh melakukan keseimbangan tekanan darah (homeostasis). Bisa jadi, malah bisa anjlok akibatnya. Kejadian anjloknya tensi darah akibat kelewat cepat atau mungkin kelewat tinggi pemberian dosis obat darah tinggi, bukan peristiwa yang jarang. Acap oleh ulah pasien sendiri yang memutuskan minum obat begitu merasa tekanan darah yang diukurnya sendiri di rumah meningkat, bisa-bisa fatal akibatnya. Baca juga : Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi Tekanan darah yang mendadak anjlok buruk akibatnya pada otak dan jantung, selain ginjal. Pasokan darah ke organ-organ tubuh penting itu mendadak berkurang. Kita tahu otak paling rentan terhadap kekurangan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Kasus stroke berisiko terjadi kalau tensi darah mendadak anjlok. Stroke bisa terjadi lantaran tensi darah kelewat tinggi, bisa juga bila kelewat rendah.
17-10-2014 18:55
Bukanlah rahasia lagi bahwa sekarang ini tingkat penderita kanker payudara, baik pria ataupun wanita, tengah bertambah. Berbarengan dengan makin tingginya tingkat kesadaran wanita pada bahaya kanker payudara, makin tinggi juga masalah kanker payudara yang nampak. Lalu, apa yang dapat dikerjakan oleh kebanyakan orang, terlebih kaum wanita, untuk dapat mencegah serta menghindari penyakit beresiko yang satu ini? Ada berbagai langkah gampang yang perlu di ketahui wanita untuk dapat menghindari kanker payudara, antara lain sebagai berikut. Baca juga : Body Mass Index 1. Mengerti aspek resiko Yang harus di ketahui oleh kebanyakan orang perihal kanker payudara ialah aspek resiko yang mereka punyai. Aspek resiko kanker payudara mencakup umur, pola hidup, histori keluarga, serta therapy radiasi. Dengan makin menambahnya umur, resiko kanker payudara makin besar. Berbagai pola hidup seperti rutinitas merokok, minum alkohol, keunggulan berat tubuh, serta konsumsi makanan yang tidak sehat pula dapat menyebabkan kanker payudara. Wanita yang mempunyai histori keluarga terserang kanker pula mempunyai resiko lebih tinggi. Demikian pula dengan wanita yang tengah lakukan terapi radiasi di seputar dada. 2. Kontrol dini Sesudah tahu aspek resiko, wanita mesti tahu jalan mengecek keadaan serta kesehatan payudara sendiri. Lakukan kontrol awal oleh diri sendiri bakal menolong wanita temukan hal yang tidak lumrah pada payudara mereka lebih cepat. Kecuali mengecek payudara dengan teratur, wanita pula dapat lakukan tes klinis mulai umur 20 tahunan. Untuk kontrol step lanjut, wanita pula dapat melaksanakan USG, mammogram, atau MRI dengan dokter. Tetapi umumnya kontrol step kelanjutan ini dikerjakan bila wanita telah lakukan kontrol dengan dokter serta memanglah diperlukan. MRI umumnya dipakai pada pasien dengan payudara besar serta tidak tipis, saat dokter susah temukan tonjolan atau kanker. 3. Tanda-tanda serta resiko Tiap-tiap wanita mesti tahu beberapa gejala kanker payudara serta temukan hal yang tidak sama pada payudara mereka. Berbagai tanda-tanda kanker ialah timbulnya tonjolan, pergantian pada kulit serta bentuk payudara, dan keluarnya cairan yang tidak normal pada puting. Berbagai tipe kanker merasa sakit, tetapi tidak tidak sering kanker pula tak merasa sakit. Baca juga : 4 Jenis Minyak untuk Menjaga Kesehatan Jantung Anda Perlu untuk melaksanakan kontrol awal, lantaran deteksi kanker mulai sejak awal dapat menyelamatkan nyawa wanita. Bila dideteksi mulai sejak awal, wanita dapat hindari therapy yang mahal serta kemoterapi yang bikin tak nyaman. Tidak seluruhnya wanita dapat hadapi kemoterapi serta kuat terima dampak sebelahnya. Bila kanker terdeteksi terlampau lambat, perawatan yang didapatkan mungkin saja telah terlampau lambat serta mungkin mesti dikerjakan mastectomy (pengangkatan payudara). Demikianlah berbagai langkah yang perlu di ketahui wanita untuk menghindari kanker payudara. Ketahui aspek resiko Anda, kerjakan kontrol dengan cara teratur, baik sendiri ataupun dengan kontrol ke dokter, dan secepatnya melakukan tindakan bila ada keanehan dengan payudara Anda.