Waktu Posting : 15-05-2014 16:43 | Dibaca : 2263x
19-06-2018 22:39
Tifus adalah penyakit yang timbul akibat bakteri salmonella typhi. Virus ini biasanya muncul dan tersebar dari makanan dan minuman. Tidak hanya itu, snaitasi yang buruk juga dapat memeperparah penyakit ini. Oleh karena itu harus benar-benar menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi. Berbagai makanan yang dipupuk dengan pupuk kotoran yang terinfeksi juga dapat menjadi pemicu dari penyakit ini. Gejala tifus umumnya demam yang tinggi, biasanya akan meninggi saat malam, disertai dengan pembesaran ginjal, sakit kepala, sakit perut, lemas, batuk, berkeringat, juga kehilangan nafsu makan. Gejalan ini bisa berlangsung hingga 1-3 minggu. Untuk itu perlu menjaga makanan saat penyakit ini sedang melanda. Nah berikut ini beberapa makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit. · Ikan rebus Ikan rebus merupakan salah satu yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit tifus. Ikan ini bisa menambah asupan protein yang diperlukan agar cepat sembuh tanpa harus menambah kolesterol dari minyak. Ikan juga bisa memepercepat proses penyembuhan. · Makanan yang lunak Makanan yang lunak juga akan sangat berguna saat sedang sakit tifus. Hal ini karena penderita tifus umumnya merasa kesulitan memakan makananya. Bubur atau nasi tim akan sangat membantu. Apalagi kedua jenis makanan ini mudah dicerna dan memiliki nutrisi yang tinggi. Bubur bisa dicampur dengan hati ayam lunak, atau kaldu dari ayam ataupun sapi agar lebih bergizi sehingga memepercepat proses penyembuhan. · Pisang Pisang merupakan salah satu buah yang cukup mudah untuk dicerna. Pisang juga memiliki banyak vitamin sehingga akan sangat baik bagi tubuh yang sedang sakit. · Pudding Pudding memiliki tekstur lembut yang akan memudahkan penderita mencerna makanannya. Puding juga bisa ditambahi banyak buah yang mengandung banyak vitamin dan memudahkan proses pemulihan tubuh. · Makanan rendah serat Penderita tifus tidak seharusnya mengkonsumsi makanan yang memiliki serat yang tinggi. Cobalah memakan kacang panjang, buncis muda, papaya, pisang yang memiliki serat yang rendah sehingga lebih mempercepat proses pemulihan. Nah itu tadi artikel mengenai makanan dan minuman yang bisa mempercepat proses pemulihan pada penderita tifus.
22-07-2016 01:01
Berikut adalah dua cerita pendek yang memberi kesadaran baru dan jarang kita perhatikan, namun kini telah kami sampaikan kepada Anda. Cerita pertama: Ada seorang anak, yang mempunyai ibu berusia lanjut, giginya sudah tanggal semua, sehingga membuat anaknya ingin membawa ibunya untuk memasang gigi palsu. Begitu masuk ke klinik gigi, dokter pun mulai mempromosikan gigi palsu mereka, namun si ibu maunya gigi palsu yang paling murah. Mendengar itu, sang dokter tidak mau menyerah begitu saja, sambil memandangi si anak, dengan sabar ia menjelaskan perbedaan kualitas antara gigi yang bagus dan buruk. Namun, yang sangat mengecewakan dokter adalah, anak yang tampaknya berduit itu acuh tak acuh, hanya sibuk merokok sambil telepon, sama sekali tidak peduli dengannya. Dokter gagal meyakinkan si ibu, hingga akhirnya memenuhi permintaannya. Saat itu, dengan tangan bergetar, si ibu mengambil sebuah kain bungkusan, lalu membukanya selapis demi selapis, kemudian mengambil dan menyerahkan uangnya kepada dokter sebagai uang muka, dan semingu kemudian akan kembali lagi untuk memasang gigi palsunya. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis Setelah si ibu dan anaknya meninggalkan klinik, orang-orang yang ada di klinik mulai jengkel dan marah-marah terhadap anak berduit tersebut, berpakaian necis, rokonya pun cerutu kualitas tinggi, tetapi tidak rela mengeluarkan uang untuk sepasang gigi palsu yang bagus bagi ibunya. Tepat di saat mereka masih memendam rasa jengkel dan amarah itulah, tak diduga anak berduit itu pun kembali ke klinik dan berkata : “Dok, tolong buatkan gigi porselen yang terbaik buat ibu saya, biayanya saya yang tanggung, tidak masalah berapa pun harganya. Tapi, saya minta anda jangan mengatakan hal yang sebenarnya kepada ibu saya, ibu saya orang yang sangat hemat, dan saya tidak ingin membuatnya sedih karena hal ini.” Cerita kedua: Saya ke pembaringan biasanya pada pukul 23:00 malam, di luar jendela sana tampak hujan salju. Saya menyusutkan diri di balik selimut, mengambil jam alarm, namun alarmnya tidak berfungsi, karena sudah saatnya ganti baterai baru dan saya lupa membelinya. Cuaca yang begitu dingin seperti itu, membuat saya malas untuk bangun lagi. Rasa malas membuat saya menelepon ibu, “Bu, jam alarm saya belum diganti dengan baterai baru, sementara besok pagi saya harus ke kantor untuk rapat, dan saya harus bangun pagi, jadi, besok jam 6 pagi, ibu bangunkan saya ya melalui telepon.” Suara ibu di ujung sana terdengar agak serak, mungkin sudah tertidur, kemudian terdengar ucapanya, “Ya, baiklah”. Saat telepon berdering, saya sedang bermimpi indah, langit di luar sana tampak gelap gulita. Sementara di seberang sana, ibu berkata, “Xiao-ju, ayo bangun, hari ini ada rapat.” Aku melihat jam di pergelangan tanganku, baru jam lima pagi. Lalu dengan jengkel, aku berteriak, “Bukankah aku bilang jam enam pagi? Aku kan masih mau tidur beberapa saat lagi, tapi ibu ganggu!” Tiba-tiba di seberang sana, ibu terdiam, dan aku pun menutup telepon. Setelah bangun, aku pun merapikan diri, dan siap berangkat ke kantor. Dingin sekali cuacanya, tampak hamparan salju di mana-mana. Di halte bis, aku terus menginjak kakiku saking dinginnya. Di sekeliling tampak gelap gulita, sementara di sampingku berdiri dua orang tua yang sudah senja. Aku mendengar si kakek berkata pada nenek itu, “Coba lihat kau, semalaman tidak tidur dengan nyenyak, waktu masih pagi juga kau mulai mendesakku, dan coba lihat sekarang harus menunggu begitu lama di sini.” Ya, bis pertama baru akan tiba lima menit lagi. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya bis yang ditunggu-tunggu itu pun datang, aku bergegas naik ke atas bis. Supir bis adalah seorang pemuda tanggung, sang supir segera tancap gas setelah menunggu aku naik ke dalam bis. Aku berkata kepadanya, “Hei, sopir, di bawah sana masih ada dua orang tua, cuaca begitu dingin, mereka sudah lama menunggu di sana, mengapa kau langsung tancap gas tidak menunggu mereka ?” Dengan bangga pemuda tanggung itu berkata, “Tidak apa-apa, mereka itu ayah ibu saya. Hari ini adalah hari pertama saya menarik (sebagai supir) bis umum, mereka datang hanya sekadar melihat saya.” Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri Tiba-tiba mataku berkaca-kaca dan meneteskan air mata, aku membaca pesan pendek dari ayah, “Nak, ibu bilang, ibu yang salah, ibu selalu tidak bisa tidur dengan nyenyak, sebenarnya sejak awal ibu sudah bangun, dan ibu khawatir kamu akan terlambat rapat.” Tiba-tiba aku teringat sebuah pepatah Yahudi : “Ketika ayah memberikan sesuatu untuk anaknya, sang anak pun tersenyum. Namun, ketika si anak memberikan sesuatu untuk ayahnya, sang ayah menangis.” Setelah membaca cerita ringkas dan sarat dengan makna ini, mengingatkan kita untuk menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua. Seumur hidup ini, orang yang memungkinkan kita berutang terlalu banyak dan tidak mengharapkan balasan jasa serta tanpa pamrih hanyalah Ayah dan Ibu, yakni orang tua kita. Jadi janganlah berkeluh kesah hanya karena mendengar ocehan mereka, sebaiknya maklumi dan pahami mereka, bersyukur dan terima kasih kepada mereka, serta peduli dengan mereka. Hidup ini singkat, jangan pernah merasa bosan untuk melihat orang tua kita selagi sempat, walau hanya sekejap. (secretchina/jhon/ran)
04-05-2016 13:27
Anda merasa tertekan hingga kurang tidur, walau sebenarnya ada banyak pekerjaan kantor yang belum usai serta pekerjaan tempat tinggal yang tidak terurus. Janganlah cemas, peluang hal semacam itu berlangsung lantaran Anda susah konsentrasi. Kesusahan konsentrasi memanglah bisa mengganggu proses belajar atau bekerja. Mengerti pemicunya bakal menolong mencari tahu jalan untuk mengatasinya. Berbagai hal yang bisa mengakibatkan seorang susah konsentrasi, diantaranya : Kerjakan berbagai pekerjaan sekaligus Kaum pakar menyebutkan multitasking (lakukan berbagai pekerjaan berbarengan) bisa memecah konsentrasi. Ada asumsi multitasking bisa merampungkan pekerjaan semakin banyak, tetapi sesungguhnya hal semacam itu malah mengonsumsi saat semakin banyak di banding merampungkan pekerjaan satu per satu. Baca juga : 5 Cara Bijak Memilih Minyak Buat Memasak Tak cukup tidur Janganlah anggap sepele akibatkurang tidur, terlebih pada kekuatan konsentrasi. Tidur bertindak dalam proses kognitif, yakni proses belajar serta memikirkan. Tidur pula mempunyai fungsi menjadikan satu beragam ingatan. Kurang tidur cuma bakal mengganggu konsentrasi, pula kewaspadaan serta pemecahan permasalahan, kurangi rentang atensi serta daya nalar, dan masalah mengingat peristiwa yang berlangsung terlebih dulu. Pekerjaan yang membosankan Pekerjaan yang menjemukan bisa jadi penyebabnya kesusahan konsentrasi, lantaran bikin seorang rawan teralihkan. Kadang waktu bekerja dengan jalan multitasking bisa menolong menangani kebosanan. Sekarang ini, internet serta gadget adalah satu diantara pengalih konsentrasi yang banyak dihadapi. Tak tidak sering yang alami ketinggal bus, kereta atau pesawat lantaran terlalu banyak mencermati gadget. Pikirkan banyak hal Kerapkali seorang tengah pikirkan beragam hal dengan cara sekaligus. Umpamanya permasalahan keuangan, pembicaraan dengan rekanan kerja yang tak mengasyikkan, serta vitamin yang perlu diminum. Dengan semua fikiran itu, peluang ia bakal kesusahan berkonsentrasi pada pekerjaan yang perlu dikerjakan. Panduan Tingkatkan Konsentrasi Jangan pernah susah konsentrasi mengganggu kemampuan kerja tiap hari. Tangkal hal itu dengan cermat dalam pilih pekerjaan yang dikerjakan dengan cara berbarengan. Tentukan yang paling gampang, umpamanya bicara di telephone sembari melipat pakaian yang baru dicuci. Jauhi kerjakan suatu hal yang susah dengan cara berbarengan. Tentukan saat untuk akses internet atau menyentuh gadget. Apabila terasa butuh, geser ke tempat kerja yang tak mempunyai akses internet sepanjang berbagai waktu. Walau kurang tidur berefek tak baik untuk konsentrasi, tidur terlalu berlebih juga bisa beresiko jelek. Untuk tingkat konsentrasi yang optimal usahakan untuk tidur cukup hanya saat yang nyaris sama sehari-hari. Bila perlu, pakai alarm untuk mengingatkan saat tidur serta bangun. Baca juga : Terlalu Banyak Makan Telur Bebek Asin Berisiko Hipertensi Disamping itu, bila susah konsentrasi dikarenakan rasa jemu, baiknya selingi dengan jalan ke luar ruang sekitaran 10 menit, atau konsumsi makanan serta minuman kesayangan. Untuk konsentrasi maksimal, yakinkan Anda peroleh konsumsi makanan dengan nutrisi seimbang. Rasa lapar atau diet ketat cuma bakal mengganggu konsentrasi. Berbagai tipe makanan mengandung vitamin B, C, E, serta magnesium seperti jeruk, wortel, bayam serta sayuran hijau lain, adalah pendukung konsentrasi yang baik. Supaya konsentrasi tetap maksimal, janganlah lupa berikanlah pula saat untuk otak untuk beristirahat dengan cukup. Kerjakan hoby yang mengasyikkan atau mendengar musik kesayangan.