Waktu Posting : 10-05-2014 17:59 | Dibaca : 2834x
Secara tidak sadar tubuh manusia mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Racun – racun tersebut bisa berupa zat – zat berbahaya, zat – zat sampah, dan berbagai sisa metabolisme. Salah satu cara tubuh dalam mengeluarkan racun sisa metabolisme adalah dengan buang air besar. Buang air besar merupakan proses pembuangan sisa pencernaan yang berupa sampah tidak berguna dan zat – zat berbahaya lain dalam tubuh. Singkatnya, dalam usus besar kita terdapat sampah berbahaya yang harus segera dibuang. Jika kita mengalami masalah sulit buang air besar, maka bayangkan saja jika sampah di rumah Anda tidak segera dibuang dan dibiarkan menggunung. Maka rumah akan berbau sangat busuk dan bahkan akan tumpukan sampah tersebut akan mengotori rumah Anda.
Baca juga : Pencegahan Kanker dengan Bahan Herbal Alami
Oleh karena itu jangan anggap remeh gangguan kesehatan seperti sulit buang air besar karena akibatnya bisa sangat fatal jika dibiarkan terus. Konstipasi atau kesulitan buang air besar disinyalir menjadi penyebab berbagai jenis penyakit seperti diantaranya adalah radang usus hingga kanker usus besar. Penyebab kesulitan buang air besar bisa bermacam – macam diantaranya adalah kekurangan cairan, pola makan yang tidak sehat, terlalu banyak makan daging, kurang makan – makanan yang mengandung serat, kurang asupan Vitamin C, penyalahgunaan obat – obatan tertentu, hingga kelainan hormon. Dari penyebab – penyebab tersebut, sebagian besar kebanyakan penyakit konstipasi disebabkan oleh makanan yang kita konsumsi. Oleh karena itu salah satu cara paling disarankan untuk menyembuhkan konstipasi adalah dengan mengubah pola makan dan mengkonsumsi bahan herbal tertentu. Berikut ini adalah beberapa makanan alami yang bisa menjadi penyembuh konstipasi:
Selain beberapa makanan yang dianjurkan diatas, Anda juga harus menerapkan pola hidup yang sehat agar bisa terhindar dari sembelit. Ada berbagai kebiasaan yang harus Anda hindari dan Anda lakukan agar bisa memiliki sistem pencernaan yang lebih lancar seperti:
25-05-2014 15:04
Makanan organik merupakan makanan yang baik untuk kita konsumsi. Makanan ini bersumber dari proses alami tanpa menggunakan bahan-bahan kimia yang berbahaya. Terdapat berbagai manfaat yang akan kita dapatkan saat mengonsumsi makanan organik. Di antaranya berbagai manfaat yang akan kita dapatkan tersebut adalah sebagai berikut. 1. Makanan organik lebih aman terhadap bahan kimia berbahaya. Bagi anda yang terbiasa mengonsumsi buah, sayur atau pun daging maka perlu mencermati hal berikut ini. Banyak bahan makanan yang tumbuh dengan bantuan bahan kimia, seperti pada pertanian dan juga peternakan modern. Hal tersebut jelas kehadiran bahan kimia yang terkonsumsi selama bertahun-tahun semakin lama akan semakin menumpuk dan lama-lama akan menjadi racun bagi tubuh anda dan menyebabkan tubuh menjadi sakit. Nah hal ini lah yang menjadi salah satu kelebihan dari makan organik. Karena bahan makanan organik diperoleh dari cara alami sehingga memiliki kandungan kimia berbahaya yang rendah atau bahkan tidak mengandung sama sekali sehingga sangat aman untuk anda konsumsi. Baca juga : Berbagai Makanan Sehat Untuk Diet 2. Makanan organik ini menjadi makanan yang baik untuk dikonsumsi karena mengandung banyak vitamin dan antioksidan alami yang baik bagi tubuh. Makanan organik layaknya buah dan sayuran yang diproduksi melalui pertanian alami memiliki kandungan gizi yang tinggi karena tidak menggunakan pestisida yang mengandung zat berbahaya. Banyak sumber yang menyebutkan bahwa pestisida tersebut dapat menyebabkan berbagai gangguan dalam tubuh kita semisal menjadikan seseorang sakit kepala, mual atau yang lebih mengkhawatirkan adalah timbulnya sel kanker pada diri seseorang. 3. Makanan yang tumbuh secara alami atau diproses secara organik ini memiliki rasa yang berbeda dari makanan yang diproses melalui kegiatan menggunakan bahan kimia. Rasa yang dihasilkan pada makanan organik dinilai lebih nikmat untuk dikonsumsi daripada makanan yang lahir dari proses kimia. Misalkan saja buah dan sayuran organik yang memiliki tingkat kesegaran dan rasa yang lebih baik dari pada buah dan sayuran dari proses kimia. Baca juga : Posisi Duduk di Depan Komputer 4. Kebersihan makanan yang lebih terjaga. Dalam beberapa kasus, disebutkan bahwa bahan-bahan kimia ini dalam proses pertanian seringkali dikaitkan dengan tujuan untuk menjaga tanaman atau hasil tanaman agar tampak lebih segar dan indah dalam segi penampilannya. Hal tersebut memang benar karena ketika bahan kimia ini ditambahkan dalam proses produksi tersebut maka hama atau gulma pengganggu akan sulit tumbuh dan tanaman akan tampak lebih terawat. Namun tentu saja hal ini menjadikan banyak kandungan berbahaya yang masih tertinggal di tanaman. Dengan demikian maka jelas kebersihan bahan makanan yang sesungguhnya tetap berada di makanan organik yang meskipun kondisi luarnya terlihat kurang baik tetapi kandungannya tetap sehat. 5. Membicarakan tentang kandungan gizi maka secara otomatis kita juga membicarakan tentang khasiat dari makanan organik itu sendiri. Buah dan sayur seperti yang anda ketahui merupakan bahan makanan yang baik dikonsumsi setiap harinya untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Zat-zat yang terkandung di dalam buah dan sayur berkhasiat untuk menangkal berbagai jenis penyakit. Benarkah? Perlu untuk anda garis bawahi adalah tentang buah dan sayur yang dimaksud di sini lebih ditekankan pada buah dan sayur yang diproses secara alami. Karena seperti yang saya jelaskan di atas bahwa buah dan sayuran kimia memiliki kandungan kimia sehingga khasiatnya pun terbatas dan juga menimbulkan racun bagi tubuh. Demikianlah beberapa ulasan menarik yang dapat saya kupas tentang kelebihan yang didapatkan dari mengonsumsi makanan organik. Semoga sedikit rangkuman yang saya sajikan di atas mampu membantu anda untuk mendapatkan makanan yang berkualitas.
05-05-2014 00:01
Pentingnya Memahami Kulit Dan Fungsinya - Kulit adalah bagian terluar dari tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk melindungi organ-organ tubuh bagian dalam, mengatur suhu tubuh (thermoregulator), sebagai indra peraba, dan sebagainya. Selain itu, kulit memberikan pengaruh besar terhadap kecantikan. Demikian pentingnya fungsi kulit hingga perlu diberikan perhatian khusus agar terhindar dari kerusakan. Selain akibat benda tajam dan benturan, kulit juga dapat rusak akibat lingkungan alam seperti sinar matahari. Selain sebagai selimut tubuh dan sebagai pelindung alat-alat tubuh yang ada di bawahnya, kulit juga memiliki fungsi-fungsi penting yang lain, mencegah badan menjadi kering, menyaring bahan-bahan yang tak diperlukan badan, mengatur panas badan, melindungi badan dari ancaman luar, dan memberi peringatan awal pada sistem saraf akan adanya bahaya-bahaya dari luar. Dalam pemilihan dan penggunaan kosmetik ada faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan agar kulit tampil cantik, sehat, dan aman. Faktor-faktor tersebut adalah lingkungan alam, manusianya, dan kosmetiknya. 1. Faktor Lingkungan Alam Lingkungan tropis yang bermatahari terik dan udara panas serta lembab memiliki pengaruh yang berbeda dengan lingkungan subtropis yang kurang sinar mataharinya dan berhawa dingin (4 musim) serta kering, misalnya Amerika, Eropa, baik terhadap kulit maupun terhadap kosmetiknya. Baca juga : Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua Di daerah tropis seperti Indonesia, kulit banyak berminyak dan berkeringat sehingga kosmetik yang kandungan minyaknya tinggi dan lengket mudah menyebabkan timbulnya jerawat. Sebaliknya, di lingkungan subtropis yang dingin dan kering, kulit lebih kering sehingga banyak membutuhkan kosmetik yang kandungan minyaknya tinggi. Sinar matahari dalam jumlah sedikit diperlukan untuk kehidupan manusia, tetapi dalam jangka waktu yang panjang sinar matahari sangat berbahaya dan dapat menginduksi efek buruk antara lain kanker, katarak mata, penuaan dini, kerusakan-kerusakan kulit lain. Hal ini terjadi karena reaksi peroksidan lemak pada permukaan kulit dengan sinar UV (ultra violet) dan oksigen udara yang menghasilkan radikal-radikal oksigen yang bebas dan akan masuk ke dalam kulit serta merusak sel-sel kulit dan menimbulkan rantai-rantai radikal di tubuh dan kerusakan-kerusakan sel yang lain. Oleh karena itu diperlukan perlindungan kulit terhadap sinar matahari. Perlindungan untuk kulit orang Indonesia akan berbeda dengan perlindungan kulit untuk orang Eropa dan Amerika. Udara yang panas dan matahari yang terik juga dapat merusak kosmetik sehingga ketika dipakai dapat menimbulkan berbagai kelainan pada kulit. 2. Faktor Manusia Perbedaan ras kulit, tipe kulit, kepekaan kulit dan pandangan hidup tentang kulit yang dianggap cantik (esthetic behavior) serta pengetahuan akan seluk-beluk kosmetik dan cara pemakaiannya yang benar sangat berpengaruh terhadap hasil pemakaian kosmetik pada kulit. Kulit ras Kaukasia (Eropa) yang putih mengandug sedikit pigmen melanin, kecil-kecil, dan mudah pecah (pheomelanin) menyebabkan kulitnya sulit menjadi cokelat (tanning). Sementara kulit rasa Asia dan Negro yang banyakmengandung pigmen melanin, ukurannya besar-besar dan sulit pecah (eumelanin) sehingga kulit yang sudah coklet ini mudah menjadi lebih cokelat. Baca juga : Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat Perbedaan tipe kulit membutuhkan kosmeik yang juga berbeda. Kulit orang Eropa yang kering membutuhkan banyak pelembab, sedangkan kulit orang Asia/Indonesia yang berminyak di iklim tropis yang lembab panas tidak membutuhkan kosmetik yang lengket berminyak karena dapat memicu terjadinya jerawat. 3. Faktor Kosmetik Kosmetik secara universal harus aman, tidak merusak kulit dan tubuh karena kosmetik dipergunakan berulang-ulang dalam jangka panjang dipergunakan oleh semua umur dari bayi hingga usia lanjut dan dipergunakan di seluruh tubuh setiap hari. Salah memakai kosmetik atau memakai kosmetik yang tidak tepat guna dan secara berlebih-lebihan dapat menimbulkan kerusakan kulit. Saat ini ribuan macam kosmetik ditawarkan di pasaran dengan berbagai cara sehingga menimbulkan keinginan orang untuk memakainya. Akan tetapi, tidak jarang berlawanan dengan maksud semula memakai kosmetik untuk mempercantik diri, yang didapat malah sebaliknya, kulit menjadi rusak seperti noda hitam, kulit merah seperti udang rebus dan lain-lain karena kosmetik itu.
02-05-2014 08:32
Jangan Biarkan Asam Urat Menjerat Anda - Tokoh-tokoh terkenal seperti Benjamin Franklin, Ratu Anne, Leonardo da Vinci, pernah mengidap asam urat. Asam urat atau gout bisa menyebabkan kesulitan lain, yakni batu ginjal, perkapuran sendi tulang, tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal ginjal, bahkan penyakit jantung koroner (PJK). Asam urat (uric acid) adalah senyawa alkaloida turunan purin (xanthine). Senyawa ini ditemukan pertama kalinya oleh ahli farmasi dan kimia asal Swedia yang hidup antara tahun 1742-1786, Carl Wilhelm Scheele, pada tahun 1776. Asam urat merupakan kristal putih, tidak berbau dan berasa. Ia bisa mengalami dekomposisi atau perubahan komposisi dengan pemanasan menjadi asam sianida (HCN). Asam urat sangat sulit larut dalam air, gliserin, dan alkali. Setiap makhluk hidup bisa menghasilkan asam urat lewat proses metabolisme dalam inti sel tubuhnya. Dalam bahasa medis, penyakit asam urat disebut juga gout yang termasuk ke dalam sejenis rematik. Rematik sendiri adalah penyakit yang menyerang sendi (pertemuan tulang) dan jaringan sekitarnya. Jadi asam urat adalah salah satu jenis penyakit rematik. Baca juga : Gejala dan Pengobatan Secara Herbal Untuk Penyakit Rematik Selain berlangsung alamiah, makanan dan minuman yang dapat merangsang pembentukan asam urat. merupakan faktor luar yang menyebabkan meningkatnya asam urat dalam darah. Asam urat terjadi karena penumpukan kristal asam urat (monosodium urat) yang masuk ke dalam rongga sendi. Ditambah lagi bila kondisi metabolisme tubuh kurang normal dan ginjal kurang berfungsi. Dalam hal ini kadar asam urat akan semakin meningkat. Asam urat ini akan tertumpuk menjadi sampah (lemak jenuh). Pada tahap kadar asam urat darah mencapai 9-10 mg%, kristalisasi bisa terjadi. Timbunan kristal atau tophi ini inilah yang bisa menyebabkan reaksi radang bila tercetus oleh trauma, misalnya benturan, stres dan suhu dingin. Daun telinga, bagian samping mangkok sendi lutut, bagian punggung lengan dan siku tangan merupakan tempat munculnya tophi. Secara kasat mata tophi ini tampak berbentuk seperti benjolan kecil dengan warna kepucatan.Tophi akan semakin membesar dan bisa mengakibatkan sendi mengalami kerusakan serta borok jika tidak terkontrolnya kadar asam urat darah. Baca juga : Waspadai Batuk Tapi Jangan Takut Agar tidak menjadi tophi, penderita asam urat mesti terus memantau penyakitnya. Untuk menghilangkan radang, biasanya dokter akan memberi obat antiradang (NSAID = Non Steroidal Anti Inflammatory Drugs) atau coichicines yang dikenal lebih dari 1500 tahun dapat mengobati peradangan. Obat ini akan menunjukkan hasilnya dalam dua hari.Selain obat yang dikeluarkan dokter, saat ini telah tersedia obat herbal yang bisa mengatasi masalah asam urat, terutama jus herbal yang berbahan dasar dari mengkudu, kulit manggis, daun sirsak dan buah naga. Sendi-sendi yang jarang digerakkan juga menjadi sarang yang nyaman bagi asam urat. Ibarat engsel pintu yang tidak pernah dimainkan, akan karatan. Karat semakin penuh bila engselnya tak pernah digerakkan. Sebab itu, jangan biarkan kadar asam urat darah lebih dari 7 mg%. Semakin banyaknya timbunan kristal urat atau tophi dapat menyebabkan struktur sendi mengalami kehancuran. Selain itu struktur jaringan yang berada di bawah kulit pun ikut mengalami kerusakan. Hal ini terjadi jika Anda sudah mengalami asam urat pada tahap yang kronis, bahkan gagal ginjal bukan tidak mustahil terjadi. Kalau sudah mengalami gagal ginjal, kondisi semakin repot karena harus mencuci darah paling tidak dua kali seminggu. Selain biaya tinggi, hidup penderita gagal ginjal tergantung cuci darah. Sekali absen bukan tidak mungkin hidupnya berakhir.