Waktu Posting : 28-06-2014 04:39 | Dibaca : 2982x
28-06-2014 05:38
Pada prinsipnya, tiada persoalan untuk pasien hipertensi guna berpuasa, sepanjang tensi darahnya teratasi serta pasien meminum obat dengan cara teratur. Waktu ini telah banyak obat yang dapat diminum cukup satu kali dalam satu hari, yang dapat diminum waktu sahur atau berbuka. Terkecuali untuk pasien yang memperoleh dosis tiga kali /hari serta tensi darah tetap dalam step penyesuaian dengan dosis. Di samping itu, pasien hipertensi pun mesti tetap mencermati gaya hidup yang sehat sepanjang berpuasa. Kunci utama untuk pasien hipertensi dalam melaksanakan ibadah puasa ialah mengatur tensi darah supaya tetap stabil.  Baca juga : Kenali Penyebab Hipertensi Sekunder Berikut tips yang bisa Anda lakukan agar tensi atau tekanan darah Anda tetap stabil : Jauhi makanan yang memiliki kandungan banyak garam atau asin, makanan yang diawetkan, makanan kaleng, serta makanan cepat saji. Kurangi makanan yang memiliki kandungan lemak. Mengatur berat tubuh dengan konsumsi protein seperlunya. Banyak makan makanan yang memiliki kandungan kalsium lantaran kalsium dapat turunkan desakan darah. Kalsium terdapat banyak di sayuran serta buah-buahan. Olahraga teratur paling sedikit 30 menit. Olahraga ringan sepanjang bln puasa seperti jalan kaki atau melaksanakan pekerjaan rumah. Jadi, untuk Anda pasien hipertensi Anda dapat tetap menjalani beribadah puasa sepanjang bln ramadhan. Lantaran kecuali menunaikan perintah agama, beragam riset medis menunjukkan puasa pun baik untuk kesehatan. Apa sih Hipertensi itu? Hipertensi ialah satu situasi dimana seorang alami penambahan tekanan darah diatas normal di mana tekanan darah sistolik semakin besar atau sama juga dengan 140 mmHg serta atau desakan diastolic sama atau semakin besar 90 mmHg.  Baca juga : Kiat Membatasi Makanan Tinggi Lemak Bagi Anak Anda Hipertensi tak mempunyai tanda-tanda yang spesial hingga kerapkali susah disadari oleh penderitanya. Karenanya tiap-tiap orang, terlebih yang mempunyai resiko hipertensi serta berumur di atas 30 thn dianjurkan untuk memerikasakan darah dengan cara teratur. Tetapi ada berbagai hal yang bisa menjadi indikator hipertensi, yakni pusing atau sakit kepala, kerap gelisah, muka merah, tengkuk jadi pegal, gampang tersinggung, telinga berdenggung, sulit tidur, sesak napas, gampang capek, mata berkunang-kunang, mimisan, serta pandangan kabur Beragam unsur yang menyebabkan terjadinya hipertensi, dimulai dari pola hidup, umur, kegemukan atau obesitas, kurang kegiatan fisik, kurang berolaraga, terlampau banyak mengkonsumsi garam, merokok, minum alkohol terlalu berlebih, serta stres. Yakinkan Anda mempunyai alat pengukur tensi darah, baik yang berbentuk cuff air raksa (sphygmomanometer) maupun alat digital yang lain. Alat ini penting untuk mengukur penambahan tensi darah diatas normal yang diperlihatkan oleh angka systolic (sisi atas) serta angka bawah (diastolic) pada kontrol tensi darah memakai alat pengukur tensi darah yang baik.
08-07-2016 07:08
Pertolongan Pertama Gejala Keracunan Makanan yang Mengandung MSG Apabila Anda atau keluarga mengalami gejala keracunan makanan yang mengandung MSG, sebaiknya jangan panik dan segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan intensif agar tidak mengalami keracunan yang lebih parah lagi. Untuk dapat mengatasi gejala keracunan makanan yang mengandung MSG ini, lakukanlah pertolongan pertama pada si penderita dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini : 1. Menganalisis Gejala Keracunan Makanan Periksa kembali gejala-gejala keracunan makanan yang disebutkan di atas. Cek perlahan dan Anda tidak perlu panik, kepanikan hanya akan membuat Anda tidak dapat menangani kondisi ini. Baca juga : Tips Mengatasi Flu atau Pilek Secara Alami 2. Periksa Asupan Makanan Ingat-ingat kembali makanan apa saja yang sudah masuk kedalam mulut Anda. Jika gejala keracunan makanan ini terjadi pada anggota keluarga Anda, maka sebaiknya tanyakan kepadanya makanan apa yang telah ia konsumsi. 3. Minum Air Putih atau Susu Susu diketahui dapat meredakan gejala akibat keracunan makanan dan MSG. Setelah gejala mereda, langsung minum banyak air putih agar racun yang ada dalam tubuh Anda segera terbuang melalui urin. Baca juga : Makanan Lebaran yang Mengakibatkan Penyakit Kambuh 4. Minum Obat Anda juga bisa meminum obat penetralisir racun yang dijual di toko obat. Biasanya obat ini memiliki kandungan alami untuk meredakan gejala keracunan makanan yang disebabkan oleh MSG. 5. Hubungi Dokter Saat gejala keracunan makanan tidak mereda, segeralah hubungi dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih baik. Saat gejala keracunan tambah parah dan Anda tidak berbuat apa-apa, dikhawatirkan racun cepat menyebar dan berpengaruh pada organ tubuh yang lain.
30-07-2014 02:56
Penyakit rematik bisa menyerang pria dan wanita yang umumnya telah berusia senja. Tapi tidak menutup kemungkinan rematik diderita orang yang masih muda. Serangan rematik biasanya dibarengi dengan gejala berupa rasa kaku, pegal linu atau rasa sakit. Gejala ini juga seringkali disertai dengan lemah otot, gangguan gerak tubuh dan mengalami pembengkakan persendian. Bila anda telah terdeteksi mengidap rematik, segera terapkan obat herbal yang tepat. Sehingga serangan penyakit ini bisa diatasi dengan tuntas. Tapi pastikan anda membeli produk herbal tersebut pada toko terpercaya yang jual obat herbal rematik. Agar khasiatnya sangat terasa anda rasakan dan aman tanpa efek samping negatif. Baca juga : Cara Mencegah Serangan Stroke Keluhan rematik yang kronis atau menahun dapat mencetus cacar pada permukaan tubuh yang mengalami penyakit rematik. Pengobatan kimiawi biasanya hanya berfungsi untuk mengurangi gejala sakitnya saja. Sehingga sumber penyakit sebenarnya tidak bisa diatasi dengan optimal. Maka bila serangan rematik mendera maka anda akan langsung mengonsumsi obat kimia tersebut. Memang derita sakit saat itu menghilang, tapi suatu saat rasa sakitnya kembali anda rasakan. Bila pemakaian obat kimia ini berlangsung dalam waktu yang lama, maka bisa menimbulkan ketergantungan dan merusak lambung. Pada umumnya proses penyembuhan serangan rematik bisa berlangsung sangat lama. Solusi terbaik untuk mengatasi rematik adalah dengan obat herbal berkhasiat tanpa efek samping. Baca juga : Gejala Kolesterol yang Harus Diwaspadai