Waktu Posting : 07-08-2017 14:24 | Dibaca : 2820x
02-06-2014 10:25
Malam hari adalah saat yang baik untuk regenerasi kulit. Walau prosesnya berjalan alami, tiada kelirunya apabila Anda juga menyuplai makanan ekstra untuk kulit. Langkahnya yakni dengan memakai krim malam yang bisa menolong proses perbaikan sel kulit berlangsung dengan lancar. Lantas bagaimana penggunaan krim malam yang tepat? Proses regenerasi kulit adalah proses alami yang berlangsung setiap waktu. Tetapi malam hari adalah saat yang paling pas lantaran pada waktu itu otot-otot tak banyak beraktivitas atau beristirahat. Walau prosesnya berlangsung dengan cara alami, supaya lancar tiada kelirunya menyediakan makanan ekstra pada kulit, dengan pemberian krim malam atau dikenal juga dengan nama night cream. Krim malam mempunyai manfaat untuk kesehatan serta kecantikan kulit. Lantaran krim malam memiliki kandungan nutrisi yang bisa menolong melakukan perbaikan beberapa sel serta susunan kulit. Macamnya krim malam berbagai macam seperti : pelembab, vitamin antijerawat, memperkecil pori-pori, cream pemutih, serta krim antikerut. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak Mereka yang memilki jenis kulit kering dianjurkan sekali untuk menggunakan krim malam. Lapisan kulit yang terluar akan terhindar dari kekeringan sebab krim malam mengandung pelembab (moisturizer) alami yang dapat membantu mengatur kadar air. Zat aktif yang dikandung krim malam juga berfungsi untuk memperbaiki atau mengoreksi permasalahan yang berhubungan dengan kulit. Penggunaannya pun disesuaikan dengan jenis kulit. Mereka yang berkulit kering, sebaiknya menggunakan krim malam yang berbentuk krim dengan campuran pembawanya cair dan salep. Sementara mereka yang berkulit berminyak bisa menggunakan krim berbentuk pasta atau bedak kocok, dengan campuran pembawanya cairan atau bedak. Lamanya penggunaan krim malam tergantung pada jenis krimnya. Krim yang bersifat mengiritasi kulit biasanya mengandung asam salisilat yang tinggi, asam vitamin A, dan golongan asam buah-buahan. Gunakan cukup dua jam. Sementara krim yang hanya bersifat pelembab dapat digunakan hingga pagi hari. Baca juga : Obat Herbal Kencing Manis yang Ampuh Untuk mengetahui krim malam apa yang harus dipakai, sebaiknya dilakukan pemeriksaan dokter. Biasanya dokter akan mendiagnosis kulit, yang hasilnya akan menentukan jenis krim yang dibutuhkan pasien. Tentunya berbeda bila membeli krim malam bebas tanpa resep dokter. Bila membeli bebas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain kandungannya. Banyak yang tidak mencantumkan isi kandungannya. Faktor harga juga harus menjadi pertimbangan. Bila murah sekali seharusnya Anda berpikir, kandungannya apa saja sehingga harganya murah. Krim malam mesti dipakai dalam jumlah yang jitu. Pemakaiannya di oleskan sedikit untuk sedikit. Apabila waktu pemakaian kulit jadi benar-benar licin, bermakna Anda terlampau banyak memakainya. Kecuali itu, sebelum saat memakai cream malam baiknya muka dicuci dengan bersih supaya penyerapan krim jalan dengan baik. Apabila kulit mempunyai persoalan, seperti vlek serta kerutan, Anda dapat memakai krim malam untuk menyingkirkan vlek serta kerutan sekalian. Langkahnya, apabila tipe kulit Anda kering, maka terlebih dulu memakai pelembab. Diamkan seputar 10 menit, lalu memoleskan krim untuk vlek. Diamkan kembali selama 10 menit, sesudah itu bisa ditimpa dengan cream antikerut. Sesungguhnya tak persoalan apabila memakai 3-4 krim malam sekalian seandainya sesudah memakai krim tunggulah 5-10 menit, baru pakai krim yang lain. Hal semacam ini butuh dikerjakan supaya ada jeda saat untuk penyerapan krim. Namun jika Anda mempunyai tipe kulit berminyak, Anda tak butuh memakai pelembab. Dengan mengetahui cara tepat menggunakan krim malam ini selain kecantikan kulit didapat, terutama bagian wajah, juga sehat pun diraih.
30-11-2017 08:47
Insulin merupakan salah satu terapi yang sangat penting dan harus dilakukan untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes. Ada beberapa mitos dan fakta yang tersebar dikalangan masyarakat mengenai insulin. Mitos 1 : Menggunakan Insulin berarti gagal mengontrol gula darah Fakta : Menggunakan insulin bukan berarti gagal mengontrol gula dalam darah namun untuk membantu pankreas dalam menyediakan insulin yang dibutuhkan tubuh. Mitos 2 : Insulin tidak bisa menyembuhkan diabetes Fakta : Sebenarnya diabetes merupakan penyakit akibat adanya gangguan pada insulin. Insulin merupakan cara terbaik untuk mengontrol kadar glukosa dalam darah. Mitos 3 : Insulin dapat meningkatkan berat badan Fakta : Ya memang benar insulin dapat menyebabkan penderita diabetes mengalami kenaikan berat badan karena insulin dapat membantu tubuh untuk menyerap makanan lebih efisien. Mitos 4 : Suntik insulin menimbulkan rasa sakit Fakta : Jarum yang digunakan saat menyuntik insulin berbentuk sangat kecil dan tipis. Banyak orang yang lebih merasa sakit saat pengambilan darah dari pada saat suntik insulin . Mitos 5 : Insulin menyebabkan komplikasi dan kematian Fakta : Fakta sebenarnya yaitu insulin justru dapat menurunkan risiko atau mencegah terjadinya komplikasi penyakit jika digunakan sesuai dengan anjuran dokter. Mitos 6 : Insulin dapat menyebabkan ketagihan Fakta : Insulin merupakan zat alami yang dibutuhkan tubuh sehingga tidak menyebabkan ketagihan atau kecanduan. Bagi penderita diabetes sebaiknya perlu diimbangi dengan mengkonsumsi obat herbal yang terbuat dari mengkudu "Ultra Noni" . Mengkudu dapat mengobati diabetes agar kadar gula dalam darah tetap dalam keadaan normal.
24-03-2015 22:42
Artikel ini akan menerangkan kepada Anda serangkaian fakta dan informasi yang berhubungan dengan penyakit ginjal, terutama obat ginjal yang berguna untuk mengobati penyakit ginjal menahun yang sedang diderita. Secara umum, ginjal dikenal sebagai organ dalam yang berfungsi menyaring semua zat tidak berguna yang tidak diperlukan oleh tubuh. Zat yang tidak diperlukan tubuh biasanya dibentuk dari sisa metabolisme, yang kemudian dikeluarkan dalam bentuk cairan/urine. Dengan kata lain, bisa dibilang bahwa ginjal adalah mesin alamiah yang sangat berguna bagi tubuh. Organ tersebut menyaring zat yang berlebihan, menyerap elektrolit tertentu, menjaga kesimbangan jumlah asam basa, serta yang paling penting: membentuk hormon yang membantu mematangkan sel darah merah. Baca juga : Kelebihan Penggunaan Obat Alami untuk Diabetes Di titik itu, penyakit ginjal muncul ketika organ tersebut tidak mampu mengerjakan tugasnya dengan cara sebagaimana mestinya. Tanda-tanda penyakit ginjal biasanya disertai dengan pembengkakan pergelangan tangan dan kaki, kelelahan, nafsu makan yang berkurang, kurangnya nafsu makan, hemogoblin yang menurun drastis, serta sulit buang air kecil. Gagal ginjal kronis adalah salah satu jenis penyakit ginjal yang sangat berbahaya dan mematikan. Pada tahap tersebut, ginjal tidak mampu berfungsi dengan baik, dan penderita memerlukan cuci darah rutin untuk membersihkan berbagai jenis sampah yang tidak mampu dibuang oleh ginjal. Baca juga : Obat-obat Tradisional Asam Urat Ada banyak tipe obat ginjal yang harus Anda ketahui, dan berikut beberapa di antaranya: § Daun kumis kucing memiliki manfaat yang besar bagi penderita penyakit ginjal. Daun jenis itu bermanfaat untuk melarutkan oksalat, fosfat, dan asam urat dari dalam tubuh. Sebagaimana diketahui, tiga jenis asam tersebut biasanya berasal dari ginjal, dan karenanya daun kumis kucing bisa digunakan untuk mengobati infeksi ginjal kronis maupun akut. § Selain daun kumis kucing, ekstrak daun sirsak dan kulit manggis juga bisa membantu Anda menyembuhkan penyakit ginjal akut. Ekstrak tersebut biasanya dijual dalam bentuk pil/kapsul, dan bisa diperoleh dengan mudah. Demikianlah dua jenis obat ginjal dari golongan herbal yang bisa Anda peroleh dengan mudah dan hadir tanpa efek samping yang berbahaya bagi tubuh.